Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

90 hasil
Penulis: MEGA
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Asuhan kebidanan komprehensif pada Ny T diklinik utama carsa

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANC : ​Merupakan kehamilan yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental pada ibu hamil secara optimal, hingga mampu menghadapi masa persalinan, nifas, menghadapi persiapan pemberian ASI secara eksklusif, serta kembalinya kesehatan alat reproduksi dengan wajar. Fertilisasi: ​sebuah proses penyatuan kedua sel gamet yang terdiri dari sel telur wanita dengan sel sperma dari laki-laki. Proses fertilisasi sendiri juga sering disebut dengan proses pembuahan Hasil dari fertilisasi sel tuggal atau bernama zigot. Skrining​: Pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui apakah seseorang berisiko lebih tinggi mengalami suatu masalah kesehatan. Bagi wanita, ada beberapa skrining kesehatan yang perlu dilakukan untuk mengetahui kemungkinan risiko terhadap penyakit tertentu. Kolostrum​: Susu yang dihasilkan oleh kelenjar susu dalam tahap ahkir kehamilan dan beberapa hari setelah kelahiran bayi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH FASILITAS DAN AKSESIBILITAS TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT PENGGUNA TAMAN KOTA DI KOTA TARAKAN

2026•Koleksi Perpustakaan

Taman kota di Kota Tarakan masih menghadapi beberapa keterbatasan dalam penyediaan fasilitas dan aksesibilitas yang dapat memengaruhi kepuasan yang dirasakan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Fasilitas dan Aksesibilitas terhadap Kepuasan Masyarakat Pengguna Taman Kota di Kota Tarakan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan 96 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner dengan skala Likert lima tingkat, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat pengguna taman kota dengan nilai t sebesar 4,880 dan signifikansi 0,000. Aksesibilitas juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t sebesar 2,214 dan signifikansi 0,029. Secara simultan, fasilitas dan aksesibilitas berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat Pengguna taman Kota dengan nilai F sebesar 20,128 dan signifikansi 0,000. Nilai R Square sebesar 0,302 menunjukkan bahwa fasilitas dan aksesibilitas mampu menjelaskan 30,2% variasi kepuasan masyarakat, sedangkan 69,8% dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian. Fasilitas menjadi variabel yang memiliki pengaruh lebih besar dibandingkan aksesibilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas fasilitas dan kemudahan akses secara bersama-sama penting untuk mendukung taman kota terhadap kepuasan masyarakat di Kota Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH FASILITAS DAN AKSESIBILITAS TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT PENGGUNA TAMAN KOTA DI KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Taman kota di Kota Tarakan masih menghadapi beberapa keterbatasan dalam penyediaan fasilitas dan aksesibilitas yang dapat memengaruhi kepuasan yang dirasakan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Fasilitas dan Aksesibilitas terhadap Kepuasan Masyarakat Pengguna Taman Kota di Kota Tarakan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan 96 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner dengan skala Likert lima tingkat, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat pengguna taman kota dengan nilai t sebesar 4,880 dan signifikansi 0,000. Aksesibilitas juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t sebesar 2,214 dan signifikansi 0,029. Secara simultan, fasilitas dan aksesibilitas berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat Pengguna taman Kota dengan nilai F sebesar 20,128 dan signifikansi 0,000. Nilai R Square sebesar 0,302 menunjukkan bahwa fasilitas dan aksesibilitas mampu menjelaskan 30,2% variasi kepuasan masyarakat, sedangkan 69,8% dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian. Fasilitas menjadi variabel yang memiliki pengaruh lebih besar dibandingkan aksesibilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas fasilitas dan kemudahan akses secara bersama-sama penting untuk mendukung taman kota terhadap kepuasan masyarakat di Kota Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Identifikasi dan Morfometri Siput Air Tawar (Mollusca: Gastropoda) di Perairan Lotik dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar

2026•

Siput air tawar merupakan salah satu organisme yang banyak ditemukan pada ekosistem perairan dan berperan dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Kalimantan utara memiliki banyak sungai dan anak sungai yang berpotensi menjadi habitat bagi berbagai jenis siput air tawar. Namun data awal mengenai siput air tawar di wilayah ini masih terbatas. Penelitian ini penting dilakukan yang didasarkan pada minimnya data mengenai siput air tawar di wilayah penelitian, dan perubahan kondisi habitat perairan berpotensi mempengaruhi keberadaan siput air tawar bahkan hilangnya spesies tertentu sebelum keberadaan spesies teridentifikasi. Berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengetahui morfometri siput air tawar. Metode penelitian ini menggunakan line transek, dengan tiga transek pada setiap stasiun yang ditempatkan pada bagian tepian kiri, tengah, dan tepian kanan anak sungai. Setiap transek terdiri atas tiga plot berukuran 1x1m. Pengambilan sampel dilakukan dengan menelusuri area plot penelitian dan mengumpulkan siput air tawar yang ditemukan pada berbagai substrat yang terdapat di dalam plot serta melakukan pengukuran parameter lingkungan yang meliputi suhu, pH, oksigen terlarut (Dissolved Oxygen), kecerahan air, dan kecepatan arus. Hasil penelitian ditemukan lima spesies siput air tawar, yaitu Sulcospira testudinaria, Clea nigricans, Filopaludina javanica, Pila saxea, dan Radix rubiginosa. Setiap spesies menunjukkan perbedaan karakter morfologi dan morfometri pada ukuran serta bentuk cangkang dan operkulum yang digunakan sebagai dasar dalam proses identifikasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Identifikasi dan Morfometri Siput Air Tawar (Mollusca: Gastropoda) di Perairan Lotik dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Siput air tawar merupakan salah satu organisme yang banyak ditemukan pada ekosistem perairan dan berperan dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Kalimantan utara memiliki banyak sungai dan anak sungai yang berpotensi menjadi habitat bagi berbagai jenis siput air tawar. Namun data awal mengenai siput air tawar di wilayah ini masih terbatas. Penelitian ini penting dilakukan yang didasarkan pada minimnya data mengenai siput air tawar di wilayah penelitian, dan perubahan kondisi habitat perairan berpotensi mempengaruhi keberadaan siput air tawar bahkan hilangnya spesies tertentu sebelum keberadaan spesies teridentifikasi. Berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengetahui morfometri siput air tawar. Metode penelitian ini menggunakan line transek, dengan tiga transek pada setiap stasiun yang ditempatkan pada bagian tepian kiri, tengah, dan tepian kanan anak sungai. Setiap transek terdiri atas tiga plot berukuran 1x1m. Pengambilan sampel dilakukan dengan menelusuri area plot penelitian dan mengumpulkan siput air tawar yang ditemukan pada berbagai substrat yang terdapat di dalam plot serta melakukan pengukuran parameter lingkungan yang meliputi suhu, pH, oksigen terlarut (Dissolved Oxygen), kecerahan air, dan kecepatan arus. Hasil penelitian ditemukan lima spesies siput air tawar, yaitu Sulcospira testudinaria, Clea nigricans, Filopaludina javanica, Pila saxea, dan Radix rubiginosa. Setiap spesies menunjukkan perbedaan karakter morfologi dan morfometri pada ukuran serta bentuk cangkang dan operkulum yang digunakan sebagai dasar dalam proses identifikasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MOTIVASI, DISIPLIN KERJA DAN KOMPETENSI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KABUPATEN MALINAU

2026•

Tesis ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja, disiplin kerja, dan kompetensi kerja terhadap kinerja pegawai di Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Malinau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pegawai BKPP. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja, disiplin kerja, dan kompetensi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan. Kompetensi kerja merupakan faktor yang memiliki pengaruh paling kuat dalam meningkatkan kinerja pegawai, sementara motivasi dan disiplin kerja berperan sebagai faktor pendukung yang mendorong konsistensi dan efektivitas kerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja pegawai sektor publikmemerlukan pengelolaan sumber daya manusia yang terintegrasi, tidak hanya melalui peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga melalui penguatan motivasi dan disiplin kerja. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi instansi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pengelolaan aparatur yang berorientasi pada peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MOTIVASI, DISIPLIN KERJA DAN KOMPETENSI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KABUPATEN MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tesis ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja, disiplin kerja, dan kompetensi kerja terhadap kinerja pegawai di Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Malinau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pegawai BKPP. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja, disiplin kerja, dan kompetensi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan. Kompetensi kerja merupakan faktor yang memiliki pengaruh paling kuat dalam meningkatkan kinerja pegawai, sementara motivasi dan disiplin kerja berperan sebagai faktor pendukung yang mendorong konsistensi dan efektivitas kerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja pegawai sektor publikmemerlukan pengelolaan sumber daya manusia yang terintegrasi, tidak hanya melalui peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga melalui penguatan motivasi dan disiplin kerja. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi instansi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pengelolaan aparatur yang berorientasi pada peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MOTIVASI, DISIPLIN KERJA DAN KOMPETENSI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KABUPATEN MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tesis ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja, disiplin kerja, dan kompetensi kerja terhadap kinerja pegawai di Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Malinau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pegawai BKPP. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja, disiplin kerja, dan kompetensi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan. Kompetensi kerja merupakan faktor yang memiliki pengaruh paling kuat dalam meningkatkan kinerja pegawai, sementara motivasi dan disiplin kerja berperan sebagai faktor pendukung yang mendorong konsistensi dan efektivitas kerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja pegawai sektor publikmemerlukan pengelolaan sumber daya manusia yang terintegrasi, tidak hanya melalui peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga melalui penguatan motivasi dan disiplin kerja. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi instansi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pengelolaan aparatur yang berorientasi pada peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KANDUNGAN GIZI PADA IKAN BANDENG (Chanos chanos) HASIL PEREBUSAN

2026•

ANALISIS KANDUNGAN GIZI PADA IKAN BANDENG (Chanos chanos) HASIL PEREBUSAN ABSTRAK Ikan bandeng (Chanos chanos) merupakan komoditas perikanan populer di Indonesia karena tingginya nilai gizi, terutama pada lemak serta protein. Namun, teknik pengolahan seperti perebusan dapat berdampak pada nilai gizi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar protein, kadar lemak, serta profil asam lemak pada ikan bandeng yang diproses secara perebusan. Penelitian ini terdiri dari dua tahap, pertama yaitu preparasi sampel dan kedua adalah perebusan ikan bandeng. Suhu perebusan yaitu 85℃ selama 20 menit. Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar protein sebesar 42,01% dan kadar lemak sebesar 3%. Profil asam lemak terdiri dari kandungan asam lemak jenuh/Saturated Fatty Acids (SFA) sebesar 0,65%, asam lemak tidak jenuh tunggal/Monounsaturated Fatty Acids (MUFA) sebesar 0,18% dan asam lemak jenuh tidak majemuk/Polyunsaturated Fatty Acids (PUFA) sebesar 0,44%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ikan bandeng yang diolah secara perebusan dapat digolongkan sebagai ikan dengan kadar protein tinggi (>20%) dan kadar lemak rendah (5%).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KANDUNGAN GIZI PADA IKAN BANDENG (Chanos chanos) HASIL PEREBUSAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS KANDUNGAN GIZI PADA IKAN BANDENG (Chanos chanos) HASIL PEREBUSAN ABSTRAK Ikan bandeng (Chanos chanos) merupakan komoditas perikanan populer di Indonesia karena tingginya nilai gizi, terutama pada lemak serta protein. Namun, teknik pengolahan seperti perebusan dapat berdampak pada nilai gizi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar protein, kadar lemak, serta profil asam lemak pada ikan bandeng yang diproses secara perebusan. Penelitian ini terdiri dari dua tahap, pertama yaitu preparasi sampel dan kedua adalah perebusan ikan bandeng. Suhu perebusan yaitu 85℃ selama 20 menit. Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar protein sebesar 42,01% dan kadar lemak sebesar 3%. Profil asam lemak terdiri dari kandungan asam lemak jenuh/Saturated Fatty Acids (SFA) sebesar 0,65%, asam lemak tidak jenuh tunggal/Monounsaturated Fatty Acids (MUFA) sebesar 0,18% dan asam lemak jenuh tidak majemuk/Polyunsaturated Fatty Acids (PUFA) sebesar 0,44%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ikan bandeng yang diolah secara perebusan dapat digolongkan sebagai ikan dengan kadar protein tinggi (>20%) dan kadar lemak rendah (5%).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Deskripsi Peran Guru Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Kelas V-A Melalui Tata Tertib Di SDN 006 Tarakan

2026•

Disiplin merupakan sikap mental yang dimiliki oleh individu dalam mengatur diri dan hakikatnya mencerminkan rasa ketaatan dan kepatuhan dalam menaati peraturan-peraturan yang ada guna meningkatkan karakter moral dan nilai-nilai yang baik dalam diri individu. Oleh karena itu kedisiplinan itu sangatlah penting diterapkan dimanapun khususnya di lingkungan sekolah. Dalam kaitan ini maka dibutuhkan peran guru dalam meningkatkan karakter kedisiplinan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan kedisiplinan siswa kelas V-A melalui tata tertib di SDN 006 Tarakan. Untuk mencapai tujuan diatas, digunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Instrumen kunci dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumen. Adapun tahapan analisis data dilakukan dengan cara yaitu: 1) data reduction, 2) data display, 3) conclusion. Dari hasil penelitian ini dapat dipahami bahwa dalam meningkatkan kedisiplinan siswa dibutuhkan peran aktif guru yaitu peran guru sebagai pendidik dan pengajar, peran guru sebagai model dan teladan, peran guru sebagai motivator, peran guru sebagai pembimbing dan evaluator.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Deskripsi Peran Guru Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Kelas V-A Melalui Tata Tertib Di SDN 006 Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Disiplin merupakan sikap mental yang dimiliki oleh individu dalam mengatur diri dan hakikatnya mencerminkan rasa ketaatan dan kepatuhan dalam menaati peraturan-peraturan yang ada guna meningkatkan karakter moral dan nilai-nilai yang baik dalam diri individu. Oleh karena itu kedisiplinan itu sangatlah penting diterapkan dimanapun khususnya di lingkungan sekolah. Dalam kaitan ini maka dibutuhkan peran guru dalam meningkatkan karakter kedisiplinan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan kedisiplinan siswa kelas V-A melalui tata tertib di SDN 006 Tarakan. Untuk mencapai tujuan diatas, digunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Instrumen kunci dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumen. Adapun tahapan analisis data dilakukan dengan cara yaitu: 1) data reduction, 2) data display, 3) conclusion. Dari hasil penelitian ini dapat dipahami bahwa dalam meningkatkan kedisiplinan siswa dibutuhkan peran aktif guru yaitu peran guru sebagai pendidik dan pengajar, peran guru sebagai model dan teladan, peran guru sebagai motivator, peran guru sebagai pembimbing dan evaluator.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG AZOLLA (Azolla Sp) DAN PAKAN KOMERSIL F999 TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus)

2025•

For fish farmers, the problem is that the cost of commercial feed is very expensive compared to the results of cultivation. This research aims to determine the effect of giving Azolla flour (Azolla sp) and commercial feed f999 on the growth of tilapia (Orechromis niloticus). This research was carried out for 30 days and used a Completely Randomized Design (CRD) with 3 treatments and 7 replications. Treatment consisted of A (commercial feed 100%), B (Azolla sp 100%) and C (Azolla sp 100% + commercial feed f999 100%). Parameters that will be observed include growth in absolute weight, absolute length, survival (SR), feed conversion ratio (FCR) and water quality. The results showed that treatment C produced the highest growth in absolute weight and absolute length with the lowest feed conversion ratio (FCR) value with a value of (2.16) which identified the best feed efficiency. The highest survival rate was also achieved in treatment C (48%). Water quality such as temperature, pH, DO and ammonia during the research was still within the range that tilapia can tolerate, although ammonia levels tend to be high.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG AZOLLA (Azolla Sp) DAN PAKAN KOMERSIL F999 TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

For fish farmers, the problem is that the cost of commercial feed is very expensive compared to the results of cultivation. This research aims to determine the effect of giving Azolla flour (Azolla sp) and commercial feed f999 on the growth of tilapia (Orechromis niloticus). This research was carried out for 30 days and used a Completely Randomized Design (CRD) with 3 treatments and 7 replications. Treatment consisted of A (commercial feed 100%), B (Azolla sp 100%) and C (Azolla sp 100% + commercial feed f999 100%). Parameters that will be observed include growth in absolute weight, absolute length, survival (SR), feed conversion ratio (FCR) and water quality. The results showed that treatment C produced the highest growth in absolute weight and absolute length with the lowest feed conversion ratio (FCR) value with a value of (2.16) which identified the best feed efficiency. The highest survival rate was also achieved in treatment C (48%). Water quality such as temperature, pH, DO and ammonia during the research was still within the range that tilapia can tolerate, although ammonia levels tend to be high.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Deskripsi Implementasi Dimensi Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa Dan Berakhlak Mulia Pada Kegiatan Kokurikuler Di Kelas IV B SDN 024 Tarakan

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses implementasi dan perkembangan siswa dalam menerapkan dimensi beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia dalam kegiatan kokurikuler melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (PS) di kelas IV B SDN 024 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian yaitu kepala sekolah, koordinator PS, guru kelas, dan siswa kelas IV B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses implementasi dimensi tersebut dilakukan melalui perencanaan yang matang, pelaksanaan yang melibatkan kegiatan menanam dan memilah sampah, serta evaluasi berkelanjutan. Kegiatan P5 dengan tema "Lihat Kebunku!! & Pemilahan Sampah" berhasil membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan, bertanggung jawab, serta menunjukkan sikap religius dan berakhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Sekolah secara konsisten menjadikan dimensi ini sebagai prioritas utama sesuai dengan visi dan misi sekolah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan kokurikuler berbasis P5 efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter religius dan akhlak mulia kepada siswa sekolah dasar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Deskripsi Implementasi Dimensi Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa Dan Berakhlak Mulia Pada Kegiatan Kokurikuler Di Kelas IV B SDN 024 Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses implementasi dan perkembangan siswa dalam menerapkan dimensi beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia dalam kegiatan kokurikuler melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (PS) di kelas IV B SDN 024 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian yaitu kepala sekolah, koordinator PS, guru kelas, dan siswa kelas IV B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses implementasi dimensi tersebut dilakukan melalui perencanaan yang matang, pelaksanaan yang melibatkan kegiatan menanam dan memilah sampah, serta evaluasi berkelanjutan. Kegiatan P5 dengan tema "Lihat Kebunku!! & Pemilahan Sampah" berhasil membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan, bertanggung jawab, serta menunjukkan sikap religius dan berakhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Sekolah secara konsisten menjadikan dimensi ini sebagai prioritas utama sesuai dengan visi dan misi sekolah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan kokurikuler berbasis P5 efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter religius dan akhlak mulia kepada siswa sekolah dasar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Penerapan Model Pembelajaran Open-Ended Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV SDN Utama 1 Tarakan

2025•

Proses pembelajaran harus menggunakan pendekatan saintifik, dalam pendekatan saintifik siswa diharapkan memiliki berbagai keterampilan salah satunya keterampilan berpikir kritis. Keterampilan berpikir kritis sangat penting untuk dilatih selama pembelajaran dikelas, karena siswa dengan kemampuan berpikir yang baik mampu memberi dampak dalam penyelesaian masalah dengan strategi yang tepat. Oleh karena itu, siswa membutuhkan model pembelajaran yang tepat pada proses peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa. Penggunaan model pembelajaran Open-Ended dapat menjadi inovasi bagi guru dan siswa. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana aktivitas guru, aktivitas siswa dan keterampilan berpikir kritis siswa melalui model pembelajaran Open-Ended di kelas IV SDN Utama 1 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang meliputi empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi yang dilakukan dalam dua siklus dengan subjek penelitian berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data mengenai keterampilan berpikir kritis dengan menggunakan instrument tes, lembar observasi dan lembar wawancara. Hasil tes keterampilan berpikir kritis siswa dalam aspek kognitif pada siklus I yang diperoleh sebesar 53,57%, hasil pengamatan aktivitas siswa dalam aspek afektif dan psikomotorik siklus I dengan jumlah presentase keseluruhan adalah 81,47%, hasil pengamatan aktivitas guru siklus I dengan presentase 81,25%. Masuk pada siklus II hasil tes keterampilan berpikir kritis siswa dalam aspek kognitif sebesar 98,85%, hasil pengamatan aktivitas siswa dalam aspek afektif dan psikomotorik siklus II dengan presentase 89,81%, hasil pengamatan aktivitas guru siklus II dengan presentase 91,07% terdapat peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dari siklus I ke siklus II. Peningkatan nilai hasil tes keterampilan berpikir kritis siswa dihitung secara klasikal sebesar 45,27%. Jadi dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran Open-Ended dinyatakan layak dan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dalam proses pembelajaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Model Pembelajaran Open-Ended Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV SDN Utama 1 Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Proses pembelajaran harus menggunakan pendekatan saintifik, dalam pendekatan saintifik siswa diharapkan memiliki berbagai keterampilan salah satunya keterampilan berpikir kritis. Keterampilan berpikir kritis sangat penting untuk dilatih selama pembelajaran dikelas, karena siswa dengan kemampuan berpikir yang baik mampu memberi dampak dalam penyelesaian masalah dengan strategi yang tepat. Oleh karena itu, siswa membutuhkan model pembelajaran yang tepat pada proses peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa. Penggunaan model pembelajaran Open-Ended dapat menjadi inovasi bagi guru dan siswa. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana aktivitas guru, aktivitas siswa dan keterampilan berpikir kritis siswa melalui model pembelajaran Open-Ended di kelas IV SDN Utama 1 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang meliputi empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi yang dilakukan dalam dua siklus dengan subjek penelitian berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data mengenai keterampilan berpikir kritis dengan menggunakan instrument tes, lembar observasi dan lembar wawancara. Hasil tes keterampilan berpikir kritis siswa dalam aspek kognitif pada siklus I yang diperoleh sebesar 53,57%, hasil pengamatan aktivitas siswa dalam aspek afektif dan psikomotorik siklus I dengan jumlah presentase keseluruhan adalah 81,47%, hasil pengamatan aktivitas guru siklus I dengan presentase 81,25%. Masuk pada siklus II hasil tes keterampilan berpikir kritis siswa dalam aspek kognitif sebesar 98,85%, hasil pengamatan aktivitas siswa dalam aspek afektif dan psikomotorik siklus II dengan presentase 89,81%, hasil pengamatan aktivitas guru siklus II dengan presentase 91,07% terdapat peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dari siklus I ke siklus II. Peningkatan nilai hasil tes keterampilan berpikir kritis siswa dihitung secara klasikal sebesar 45,27%. Jadi dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran Open-Ended dinyatakan layak dan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dalam proses pembelajaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail