Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

20 hasil
Penulis: HASNI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Layanan Informasi Menggunakan Media Pohon Karir Terhadap Perencaan Karir Siswa Kelas VIII MTs Negeri Tarakan

2026•Koleksi Perpustakaan

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah layanan informasi menggunakan media pohon karir berpengaruh terhadap perencanaan karir siswa kelas VIII di MTs Negeri Tarakan. Perencanaan karir siswa yang belum optimal ditandai dengan ketidakpahaman mengenai bakat, minat, dan potensi diri, sehingga banyak siswa memilih sekolah lanjutan bukan berdasarkan keinginan dan kemampuan sendiri, melainkan karena dorongan orang tua maupun teman sebaya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memberikan layanan informasi melalui bimbingan konseling menggunakan media pohon karir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-experimental dan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini berjumlah 90 siswa kelas VIII MTs Negeri Tarakan dengan menggunakan teknik simple random sampling, sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa skala Likert perencanaan karir. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene's Test, dan uji hipotesis Wilcoxon Signed Rank Test dengan bantuan software SPSS versi 21. Hasil penelitian pada saat pemberian pretest menunjukkan mayoritas siswa berada pada kategori tinggi (55%) dan sangat tinggi (42%) dengan nilai rata-rata (mean) sebesar 121,39, sedangkan setelah pemberian posttest hampir seluruh siswa (94%) berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai rata-rata (mean) meningkat menjadi 149,84. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai Z sebesar -4,861 dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 0,05, maka Ha diterima dan H0 ditolak, artinya layanan informasi menggunakan media pohon karir terbukti berpengaruh terhadap peningkatan perencanaan karir siswa kelas VIII MTs Negeri Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Perlindungan Hak Cipta, Desain Industridan Merek Dagang dalam Peragaan Busana Industri Fesyen di Indonesia

2026•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan hukum Hak Cipta, Desain Industri, dan Merek Dagang terhadap karya fesyen yang dipamerkan dalam peragaan busana di Indonesia dan untuk mengetahui kepastian hukum perlindungan Hak Cipta, Desain Industri, dan Merek Dagang terhadap karya fesyen yang dipamerkan dalam peragaan busana di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan (library research) dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan perlindungan karya fesyen dapat memperoleh perlindungan melalui Hak Cipta, Desain Industri, dan Merek Dagang sesuai dengan objek perlindungannya. Hak Cipta melindungi unsur kreativitas dan ekspresi seni, Desain Industri melindungi tampilan estetis produk yang memenuhi persyaratan kebaruan, sedangkan Merek Dagang melindungi tanda pembeda suatu produk atau jasa. Dengan demikian bahwa kepastian hukum telah didukung oleh peraturan perundang-undangan yang mengatur objek perlindungan, pemegang hak, serta upaya hukum terhadap pelanggaran, perlindungan karya fesyen memerlukan penerapan rezim HKI yang tepat sesuai karakteristik objek yang dilindungi serta memperhatikan waktu pengungkapan karya. Oleh karena itu, pelaku industri fesyen perlu meningkatkan kesadaran hukum dan melakukan pencatatan atau pendaftaran HKI untuk memberikan perlindungan terhadap karya yang dihasikan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perlindungan Hak Cipta, Desain Industridan Merek Dagang dalam Peragaan Busana Industri Fesyen di Indonesia

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan hukum Hak Cipta, Desain Industri, dan Merek Dagang terhadap karya fesyen yang dipamerkan dalam peragaan busana di Indonesia dan untuk mengetahui kepastian hukum perlindungan Hak Cipta, Desain Industri, dan Merek Dagang terhadap karya fesyen yang dipamerkan dalam peragaan busana di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan (library research) dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan perlindungan karya fesyen dapat memperoleh perlindungan melalui Hak Cipta, Desain Industri, dan Merek Dagang sesuai dengan objek perlindungannya. Hak Cipta melindungi unsur kreativitas dan ekspresi seni, Desain Industri melindungi tampilan estetis produk yang memenuhi persyaratan kebaruan, sedangkan Merek Dagang melindungi tanda pembeda suatu produk atau jasa. Dengan demikian bahwa kepastian hukum telah didukung oleh peraturan perundang-undangan yang mengatur objek perlindungan, pemegang hak, serta upaya hukum terhadap pelanggaran, perlindungan karya fesyen memerlukan penerapan rezim HKI yang tepat sesuai karakteristik objek yang dilindungi serta memperhatikan waktu pengungkapan karya. Oleh karena itu, pelaku industri fesyen perlu meningkatkan kesadaran hukum dan melakukan pencatatan atau pendaftaran HKI untuk memberikan perlindungan terhadap karya yang dihasikan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Layanan Informasi Menggunakan Media Pohon Karir Terhadap Perencanaan Karir Siswa Kelas VIII MTs Negeri Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah layanan informasi menggunakan media pohon karir berpengaruh terhadap perencanaan karir siswa kelas VIII di MTs Negeri Tarakan. Perencanaan karir siswa yang belum optimal ditandai dengan ketidakpahaman mengenai bakat, minat, dan potensi diri, sehingga banyak siswa memilih sekolah lanjutan bukan berdasarkan keinginan dan kemampuan sendiri, melainkan karena dorongan orang tua maupun teman sebaya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memberikan layanan informasi melalui bimbingan konseling menggunakan media pohon karir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-experimental dan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini berjumlah 90 siswa kelas VIII MTs Negeri Tarakan dengan menggunakan teknik simple random sampling, sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa skala Likert perencanaan karir. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene's Test, dan uji hipotesis Wilcoxon Signed Rank Test dengan bantuan software SPSS versi 21. Hasil penelitian pada saat pemberian pretest menunjukkan mayoritas siswa berada pada kategori tinggi (55%) dan sangat tinggi (42%) dengan nilai rata-rata (mean) sebesar 121,39, sedangkan setelah pemberian posttest hampir seluruh siswa (94%) berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai rata-rata (mean) meningkat menjadi 149,84. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai Z sebesar -4,861 dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 0,05, maka Ha diterima dan H0 ditolak, artinya layanan informasi menggunakan media pohon karir terbukti berpengaruh terhadap peningkatan perencanaan karir siswa kelas VIII MTs Negeri Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengungkapan ESG (Environmental, Social dan Governance) dan GCG (Good Corporate Governance) Terhadap Nilai Perusahaan: Profitabilitas Sebagai Variabel Mediasi

2026•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan ESG dan GCG terhadap nilai perusahaan dengan profitabilitas sebagai variabel mediasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Dari total populasi sebanyak 473 perusahaan, diperoleh 58 perusahaan yang memenuhi kriteria sampel melalui teknik purposive sampling sehingga menghasilkan 290 data pengamatan. Analisis data menggunakan SEM-PLS dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan ESG berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Sementara itu, GCG berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas dan nilai perusahaan. Selain itu, profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Berdasarkan hasil pengujian mediasi, profitabilitas tidak mampu memediasi pengaruh pengungkapan ESG terhadap nilai perusahaan, tetapi mampu memediasi pengaruh GCG terhadap nilai suatu perusahaan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengungkapan ESG (Environmental, Social dan Governance) dan GCG (Good Corporate Governance) Terhadap Nilai Perusahaan: Profitabilitas Sebagai Variabel Mediasi

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan ESG dan GCG terhadap nilai perusahaan dengan profitabilitas sebagai variabel mediasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Dari total populasi sebanyak 473 perusahaan, diperoleh 58 perusahaan yang memenuhi kriteria sampel melalui teknik purposive sampling sehingga menghasilkan 290 data pengamatan. Analisis data menggunakan SEM-PLS dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan ESG berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Sementara itu, GCG berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas dan nilai perusahaan. Selain itu, profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Berdasarkan hasil pengujian mediasi, profitabilitas tidak mampu memediasi pengaruh pengungkapan ESG terhadap nilai perusahaan, tetapi mampu memediasi pengaruh GCG terhadap nilai suatu perusahaan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Tinjauan Yuridis Klausul Milik Beding Dalam Perjanjian Utang Piutang Dengan Jaminan Hak Tanggungan (Studi Kasus Putusan Nomor 2182 K/Pdt/2019)

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum mengenai klausul milik beding dalam perjanjian utang piutang dengan jaminan hak atas tanah menurut ketentuan hukum positif di Indonesia serta mengkaji pertimbangan hakim dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 2182 K/Pdt/2019. Perjanjian utang piutang dengan jaminan hak atas tanah dalam praktik kerap memuat klausul milik beding, yaitu klausul yang memberikan kewenangan kepada kreditur untuk memiliki objek jaminan apabila debitur wanprestasi. Klausul tersebut menimbulkan permasalahan hukum karena bertentangan dengan prinsip keadilan dan keseimbangan dalam hukum perjanjian. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klausul milik beding secara tegas dilarang oleh Pasal 1178 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan tidak sejalan dengan sistem jaminan Hak Tanggungan berdasarkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996. Mahkamah Agung dalam Putusan Nomor 2182 K/Pdt/2019 menegaskan bahwa perjanjian utang piutang yang mengandung klausul milik beding beserta perbuatan hukum turunannya adalah batal demi hukum, meskipun debitur terbukti wanprestasi. Dengan demikian, larangan klausul milik beding merupakan instrumen penting untuk menjamin kepastian hukum serta memberikan perlindungan yang seimbang bagi para pihak dalam perjanjian utang piutang dengan jaminan hak atas tanah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tinjauan Yuridis Klausul Milik Beding Dalam Perjanjian Utang Piutang Dengan Jaminan Hak Tanggungan (Studi Kasus Putusan Nomor 2182 K/Pdt/2019)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum mengenai klausul milik beding dalam perjanjian utang piutang dengan jaminan hak atas tanah menurut ketentuan hukum positif di Indonesia serta mengkaji pertimbangan hakim dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 2182 K/Pdt/2019. Perjanjian utang piutang dengan jaminan hak atas tanah dalam praktik kerap memuat klausul milik beding, yaitu klausul yang memberikan kewenangan kepada kreditur untuk memiliki objek jaminan apabila debitur wanprestasi. Klausul tersebut menimbulkan permasalahan hukum karena bertentangan dengan prinsip keadilan dan keseimbangan dalam hukum perjanjian. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klausul milik beding secara tegas dilarang oleh Pasal 1178 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan tidak sejalan dengan sistem jaminan Hak Tanggungan berdasarkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996. Mahkamah Agung dalam Putusan Nomor 2182 K/Pdt/2019 menegaskan bahwa perjanjian utang piutang yang mengandung klausul milik beding beserta perbuatan hukum turunannya adalah batal demi hukum, meskipun debitur terbukti wanprestasi. Dengan demikian, larangan klausul milik beding merupakan instrumen penting untuk menjamin kepastian hukum serta memberikan perlindungan yang seimbang bagi para pihak dalam perjanjian utang piutang dengan jaminan hak atas tanah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

penegakan hukum perdagangan pangan ilegal di kota tarakan

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi penegakan hukum terhadap perdagangan pangan ilegal di Kota Tarakan. Serta megetahui faktor penghambat dalam penegakan hukum perdagangan pangan ilegal Kota Tarakan. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian, baik data primer dan data sekunder akan di analisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatis. Selain itu dideskripsikan, dengan menelaah permasalahan yang ada, menggambarkan, menguraikan hingga menjelaskan permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan penelitian ini. Penggunaan metode deskriptif ini di maksudkan untuk memperoleh gambaran yang baik, jelas, dan dapat memberikan data sedetail mungkin tentang objek yang diteliti, dalam hal ini menggambarkan implementasi penegakan hukum perdagangan pangan ilegal di kota Tarakan serta faktor-faktor penghambat dalam implementasinya. Pada penelitian ini penulis memilih Lokasi penelitian di BPOM, Kepolisian, Bea Cukai, dan Pedagang. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa Penelitian ini menyimpulkan bahwa penegakan hukum terhadap perdagangan pangan ilegal di Kota Tarakan belum berjalan optimal. Diperlukan sinergi antarinstansi, penambahan sumber daya, serta peningkatan edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha mengenai pentingnya legalitas dan keamanan pangan. Pemerintah daerah juga diharapkan menyusun regulasi yang lebih tegas serta memperkuat mekanisme pengawasan untuk menekan peredaran pangan ilegal secara berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

penegakan hukum perdagangan pangan ilegal di kota tarakan

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi penegakan hukum terhadap perdagangan pangan ilegal di Kota Tarakan. Serta megetahui faktor penghambat dalam penegakan hukum perdagangan pangan ilegal Kota Tarakan. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian, baik data primer dan data sekunder akan di analisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatis. Selain itu dideskripsikan, dengan menelaah permasalahan yang ada, menggambarkan, menguraikan hingga menjelaskan permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan penelitian ini. Penggunaan metode deskriptif ini di maksudkan untuk memperoleh gambaran yang baik, jelas, dan dapat memberikan data sedetail mungkin tentang objek yang diteliti, dalam hal ini menggambarkan implementasi penegakan hukum perdagangan pangan ilegal di kota Tarakan serta faktor-faktor penghambat dalam implementasinya. Pada penelitian ini penulis memilih Lokasi penelitian di BPOM, Kepolisian, Bea Cukai, dan Pedagang. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa Penelitian ini menyimpulkan bahwa penegakan hukum terhadap perdagangan pangan ilegal di Kota Tarakan belum berjalan optimal. Diperlukan sinergi antarinstansi, penambahan sumber daya, serta peningkatan edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha mengenai pentingnya legalitas dan keamanan pangan. Pemerintah daerah juga diharapkan menyusun regulasi yang lebih tegas serta memperkuat mekanisme pengawasan untuk menekan peredaran pangan ilegal secara berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Ketimpangan dan Konvergensi antar Kabupaten/Kota Di Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2017 - 2022

2024•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketimpangan antar Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara menggunakan analisis Indeks Williamson. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terjadinya konvergensi antar Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara melalui pendekatan sigma konvergen dan beta konvergen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Berdasarkan hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ketimpangan antar wilayah cenderung menurun dan tingkat ketimpangan dikategorikan sebagai ketimpangan rendah. Analisis konvergensi menunjukkan bahwa telah terjadi konvergensi antar Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara, baik itu konvergensi sigma maupun konvergensi beta. Dengan hasil estimasi menunjukkan kecepatan konvergensi absolut dan konvergensi kondisional adalah 11,1 persen dan 11,2 persen. Waktu yang dibutuhkan untuk menutupi setengah dari total ketimpangan yang terjadi sekitar 6 tahun.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Ketimpangan dan Konvergensi antar Kabupaten/Kota Di Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2017 - 2022

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketimpangan antar Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara menggunakan analisis Indeks Williamson. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terjadinya konvergensi antar Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara melalui pendekatan sigma konvergen dan beta konvergen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Berdasarkan hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ketimpangan antar wilayah cenderung menurun dan tingkat ketimpangan dikategorikan sebagai ketimpangan rendah. Analisis konvergensi menunjukkan bahwa telah terjadi konvergensi antar Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara, baik itu konvergensi sigma maupun konvergensi beta. Dengan hasil estimasi menunjukkan kecepatan konvergensi absolut dan konvergensi kondisional adalah 11,1 persen dan 11,2 persen. Waktu yang dibutuhkan untuk menutupi setengah dari total ketimpangan yang terjadi sekitar 6 tahun.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KONSTRUKSI BAHASA PADA NOVEL "KKN DI DESA PENARI" KARYA SIMPLEMAN (KAJIAN SINTAKSIS)

2023•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk konstruksi sintaksis pada novel KKN Di Desa Penari karya Simpleman. Konstruksi sintaksis merupakan satuan bahasa yang bermakna berupa frasa, klausa dan kalimat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sember data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumen berupa novel KKN Di Desa Penari Karya Simpleman. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan tipe frasa, klausa dan kalimat pada konstruksi sintaksis pada novel KKN Di Desa Penari karya Simpleman. Berdasarkan hasil temuan peneliti dari sumber data kalimat yang ditemukan lebih di dominasi kemunculan kalimat tunggal dibandingkan kalimat majemuk. Data diperoleh dengan menggunakan teknik baca, teknik simak dan teknik catat. Peneliti memfokuskan hasil penelitannya pada tipe kalimat tunggal berkategori S-P, S-P-O, S-P-KET, S-P-O-KET, S-P-PEL, S-P-O-PEL selanjutnya kalimat majemuk dengan tipe yang berbeda-beda. (1) Tipe kalimat Tunggal yang paling banyak muncul adalah tipe S/P/O/Pel sebanyak 26 data yag ditemukan, (2) tipe S/P/Ket sebanyak 25 yang ditemukan, (3) tipe S/P/O sebanyak 24 data yang ditemukan, (4) tipe S/P/O/Ket sebanyak 18 data yang ditemukan, (5) tipe S/P dan S/P/Pel masing-masing ditemukan sebanyak 11 data yang ditemukan peneliti. Selanjutnya peneliti menemukan pada kalimat majemuk setara hubungan makna yang banyak berupa hubungan perjumlahan yaitu konjungsi “dan”, hubungan makna antar klausa yang ditemukan pada konstruksi sintaksis pada Novel KKN Di Desa Penari Karya Simpleman dalam kalimat setara ataupun bertingkat yakni hubungan pemilihan, waktu, akibat, tujan/harapan, pengurutan dan pertentangan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KONSTRUKSI BAHASA PADA NOVEL "KKN DI DESA PENARI" KARYA SIMPLEMAN (KAJIAN SINTAKSIS)

2023•

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk konstruksi sintaksis pada novel KKN Di Desa Penari karya Simpleman. Konstruksi sintaksis merupakan satuan bahasa yang bermakna berupa frasa, klausa dan kalimat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sember data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumen berupa novel KKN Di Desa Penari Karya Simpleman. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan tipe frasa, klausa dan kalimat pada konstruksi sintaksis pada novel KKN Di Desa Penari karya Simpleman. Berdasarkan hasil temuan peneliti dari sumber data kalimat yang ditemukan lebih di dominasi kemunculan kalimat tunggal dibandingkan kalimat majemuk. Data diperoleh dengan menggunakan teknik baca, teknik simak dan teknik catat. Peneliti memfokuskan hasil penelitannya pada tipe kalimat tunggal berkategori S-P, S-P-O, S-P-KET, S-P-O-KET, S-P-PEL, S-P-O-PEL selanjutnya kalimat majemuk dengan tipe yang berbeda-beda. (1) Tipe kalimat Tunggal yang paling banyak muncul adalah tipe S/P/O/Pel sebanyak 26 data yag ditemukan, (2) tipe S/P/Ket sebanyak 25 yang ditemukan, (3) tipe S/P/O sebanyak 24 data yang ditemukan, (4) tipe S/P/O/Ket sebanyak 18 data yang ditemukan, (5) tipe S/P dan S/P/Pel masing-masing ditemukan sebanyak 11 data yang ditemukan peneliti. Selanjutnya peneliti menemukan pada kalimat majemuk setara hubungan makna yang banyak berupa hubungan perjumlahan yaitu konjungsi “dan”, hubungan makna antar klausa yang ditemukan pada konstruksi sintaksis pada Novel KKN Di Desa Penari Karya Simpleman dalam kalimat setara ataupun bertingkat yakni hubungan pemilihan, waktu, akibat, tujan/harapan, pengurutan dan pertentangan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PERAWAT PELAKSANA DI RUANG RAWAT INAP

2023•Koleksi Perpustakaan

Hubungan Beban Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Perawat Pelaksana di Ruang Rawat Inap (Asoka, Dahlia, Anggrek A dan Anggrek B1) RSUD dr. H. Jusuf SK ABSTRAK Perawat bekerja selama 24 jam untuk memenuhi kebutuhan pasien, merawat pasien dengan penuh tanggung jawab dan memberikan pelayanan asuhan keperawatan individu atau kelompok orang yang mengalami tekanan karena menderita sakit. Namun, pelayanan yang diberikan oleh perawat masih sering dikeluhkan oleh masyarakat. Kinerja yang buruk akan berdampak terhadap rendahnya mutu pelayanan, pasien akan merasa tidak nyaman dan tidak puas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan beban kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja perawat pelaksana diruang inap. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode stratified random sampling dengan responden sebanyak 96 orang yang berasal dari ruang rawat inap. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Penilaian Beban Kerja; Motivasi Kerja; dan Lembar Observasi. Analisis deskriptif digunakan untuk memperoleh gambaran tentang karakteristik, beban kerja, motivasi, dan kinerja perawat. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan melihat nilai Fisher”s Exact Test. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebanyak 49 perawat (51%) memiliki beban kerja rendah; sebanyak 79 perawat (82.3%) memiliki motivasi tinggi dan sebanyak 91 perawat (94.8%) mayoritas memiliki kinerja tinggi. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara beban kerja dan kinerja perawat tetapi tidak ada hubungan antara motivasi dan kinerja perawat. Kesimpulannya adalah motivasi kerja yang tinggi akan mempengaruhi semangat dan perilaku kerja perawat di ruang rawat inap. Rumah sakit perlu menetapkan kebijakan tentang penerapan sistem penghargaan (reward) kepada perawat berprestasi untuk meningkatkan dan mempertahankan motivasi perawat dalam bekerja

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG BUAH PEPAYA (Carica papaya) PADA PAKAN BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus)

2022•Koleksi Perpustakaan

Penambahan Tepung buah pepaya dalam pakan komersil mampu meningkatkan daya cerna dan penyerapan protein pada pakan, sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan ikan nila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung buah pepaya (Carica papaya) kedalam pakan dengan penggunaan konsentrasi yang berbeda pada setiap perlakuan terhadap pertumbuhan ikan nila (Oreocrhomis niloticus). Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 3 ulangan, satu sebagai kontrol. Konsentrasi tepung buah pepaya yang dicampurkaan dalam pakan yaitu 3, 3.25, dan 3.50 gr/500gr pakan. Pemberian pakan dilakukan 3 kali sehari, parameter yang diuji meliputi Berat Mutlak, Panjang Mutlak, Spesific Growth Rate (SGR), Survival Rate (SR) dan Feed Convertion Ratio (FCR). Nilai pertumbuhan berat mutlak berkisar antara 7.33 – 21 gram, nilai pertumbuhan panjang mutlak berkisar antara 1.83 – 2.73 cm, nilai SGR berkisar antara 0.18 – 0.43%, nilai SR berkisar antara 66 – 83% dan FCR berkisar antara 091-1.06. Beradasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan tepung buah pepaya pada pakan yang memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan ikan nila dengan konsentrasi terbaik yaitu 3,25 gr/500 gr pakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG BUAH PEPAYA (Carica papaya) PADA PAKAN BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penambahan Tepung buah pepaya dalam pakan komersil mampu meningkatkan daya cerna dan penyerapan protein pada pakan, sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan ikan nila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung buah pepaya (Carica papaya) kedalam pakan dengan penggunaan konsentrasi yang berbeda pada setiap perlakuan terhadap pertumbuhan ikan nila (Oreocrhomis niloticus). Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 3 ulangan, satu sebagai kontrol. Konsentrasi tepung buah pepaya yang dicampurkaan dalam pakan yaitu 3, 3.25, dan 3.50 gr/500gr pakan. Pemberian pakan dilakukan 3 kali sehari, parameter yang diuji meliputi Berat Mutlak, Panjang Mutlak, Spesific Growth Rate (SGR), Survival Rate (SR) dan Feed Convertion Ratio (FCR). Nilai pertumbuhan berat mutlak berkisar antara 7.33 – 21 gram, nilai pertumbuhan panjang mutlak berkisar antara 1.83 – 2.73 cm, nilai SGR berkisar antara 0.18 – 0.43%, nilai SR berkisar antara 66 – 83% dan FCR berkisar antara 091-1.06. Beradasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan tepung buah pepaya pada pakan yang memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan ikan nila dengan konsentrasi terbaik yaitu 3,25 gr/500 gr pakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PERAWAT PELAKSANA DI RUANG RAWAT INAP

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hubungan Beban Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Perawat Pelaksana di Ruang Rawat Inap (Asoka, Dahlia, Anggrek A dan Anggrek B1) RSUD dr. H. Jusuf SK ABSTRAK Perawat bekerja selama 24 jam untuk memenuhi kebutuhan pasien, merawat pasien dengan penuh tanggung jawab dan memberikan pelayanan asuhan keperawatan individu atau kelompok orang yang mengalami tekanan karena menderita sakit. Namun, pelayanan yang diberikan oleh perawat masih sering dikeluhkan oleh masyarakat. Kinerja yang buruk akan berdampak terhadap rendahnya mutu pelayanan, pasien akan merasa tidak nyaman dan tidak puas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan beban kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja perawat pelaksana diruang inap. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode stratified random sampling dengan responden sebanyak 96 orang yang berasal dari ruang rawat inap. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Penilaian Beban Kerja; Motivasi Kerja; dan Lembar Observasi. Analisis deskriptif digunakan untuk memperoleh gambaran tentang karakteristik, beban kerja, motivasi, dan kinerja perawat. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan melihat nilai Fisher”s Exact Test. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebanyak 49 perawat (51%) memiliki beban kerja rendah; sebanyak 79 perawat (82.3%) memiliki motivasi tinggi dan sebanyak 91 perawat (94.8%) mayoritas memiliki kinerja tinggi. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara beban kerja dan kinerja perawat tetapi tidak ada hubungan antara motivasi dan kinerja perawat. Kesimpulannya adalah motivasi kerja yang tinggi akan mempengaruhi semangat dan perilaku kerja perawat di ruang rawat inap. Rumah sakit perlu menetapkan kebijakan tentang penerapan sistem penghargaan (reward) kepada perawat berprestasi untuk meningkatkan dan mempertahankan motivasi perawat dalam bekerja

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

OPTIMASI WAKTU PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE JALUR KRITIS (CPM) Studi Kasus: Pemeliharaan Kantor UPTD Pelabuhan Tengkayu 1 Kota Tarakan

2022•Koleksi Perpustakaan

Pemeliharaan kantor UPTD Pelabuhan Tengkayu 1 Kota Tarakan menggunakan Kurva S dalam penjadwalan proyeknya sedangkan penelitian ini menggunakan metode jalur kritis CPM. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi pekerjaan yang masuk dalam jalur kritis serta percepatan durasi yang digunakan untuk memperoleh durasi yang optimal dan menguraikan perbandingan selisish durasi proyek yang mengalami percepatan. Untuk mengatasi masalah tersebut penulis menggunakan perhitungan manual dan bantuan Microsoft project dalam pengolahan datanya. Hasil penelitian menggunakan metode jalur kritis CPM alternatif diperoleh pekerjaan yang masuk dalam jalur kritis yaitu pekerjaan persiapan, pekerjaan penutup dinding dan lantai , pekerjaan sanitasi atau plumbing dan pekerjaan kusen, pintu, jendela. dari penelitian ini diperoleh optimasi waktu menggunakan jalur kritis CPM alternatif dengan sistem percepatan penambahan jam kerja lembur diperoleh durasi selama 99 hari selisih durasi 34 hari. Kata Kunci: Optimasi, Jalur kritis, Percepatan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

OPTIMASI WAKTU PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE JALUR KRITIS (CPM) Studi Kasus: Pemeliharaan Kantor UPTD Pelabuhan Tengkayu 1 Kota Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemeliharaan kantor UPTD Pelabuhan Tengkayu 1 Kota Tarakan menggunakan Kurva S dalam penjadwalan proyeknya sedangkan penelitian ini menggunakan metode jalur kritis CPM. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi pekerjaan yang masuk dalam jalur kritis serta percepatan durasi yang digunakan untuk memperoleh durasi yang optimal dan menguraikan perbandingan selisish durasi proyek yang mengalami percepatan. Untuk mengatasi masalah tersebut penulis menggunakan perhitungan manual dan bantuan Microsoft project dalam pengolahan datanya. Hasil penelitian menggunakan metode jalur kritis CPM alternatif diperoleh pekerjaan yang masuk dalam jalur kritis yaitu pekerjaan persiapan, pekerjaan penutup dinding dan lantai , pekerjaan sanitasi atau plumbing dan pekerjaan kusen, pintu, jendela. dari penelitian ini diperoleh optimasi waktu menggunakan jalur kritis CPM alternatif dengan sistem percepatan penambahan jam kerja lembur diperoleh durasi selama 99 hari selisih durasi 34 hari. Kata Kunci: Optimasi, Jalur kritis, Percepatan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail