ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan spasial siswa dalam menyelesaikan soal geometri pada materi bangun ruang sisi datar. Kemampuan spasial yang dibahas meliputi aspek orientasi, visualisasi, dan relasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas tiga siswa kelas IX SMP Negeri 10 Tarakan yang dipilih berdasarkan rekomendasi guru mata pelajaran matematika. Analisis data melalui tahap pengelompokan dan menyusun data, membuat deksripsi serta tema, menghubungkan tema dan deksripsi serta menginterpretasikan makna, tema, dan deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan spasial siswa dalam menyelesaikan soal geometri pada materi bangun ruang sisi datar telah terlihat pada aspek orientasi, visualisasi, dan relasi. Namun, kemampuan tersebut belum berkembang secara merata sehingga masih ditemukan beberapa kesulitan, terutama pada aspek relasi dalam menghubungkan informasi, unsur bangun ruang, dan konsep geometri yang digunakan dalam penyelesaian masalah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kemampuan representasi matematis merupakan salah satu kemampuan penting yang perlu dimiliki siswa dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi statistika. Namun, masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan dalam menyajikan, mengolah, dan menginterpretasikan informasi statistika ke dalam berbagai bentuk representasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan representasi siswa dalam menyelesaikan soal statistika berdasarkan kemampuan representasi matematis meliputi representasi visual, representasi simbolik dan representasi verbal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SMA Hang Tuah Tarakan dengan subjek penelitian berjumlah 4 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi berupa lembar jawaban tes representasi matematis. Data dianalisis melalui tiga tahapan meliputi pemrosesan data, kategorisasi, dan penyajian data. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi teknik dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan representasi matematis siswa berbeda pada setiap aspek representasi. Subjek S1 dan S2 mampu memenuhi seluruh indikator representasi visual, simbolik, dan verbal, sedangkan Subjek S3 hanya menunjukkan kemampuan yang cukup baik pada aspek visual namun mengalami kesulitan pada aspek simbolik dan verbal. Sementara itu, Subjek S4 belum mampu memenuhi ketiga aspek representasi secara optimal. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kesulitan siswa tidak hanya terletak pada penggunaan rumus dan prosedur matematika, tetapi juga pada kemampuan menginterpretasikan data dan mengomunikasikan informasi matematis dalam bentuk kesimpulan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK RIZQI ADI SAPUTRA, 2026. Analisis Koran Semiotik Cover Koran Online Tempo Edisi 1 Januari- 31 Januari 2025 (kajian semiotik). Skripsi Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP, Universitas Borneo Tarakan. (Dibimbing oleh Siti Fathonah, M.Pd. dan Dr. Dwi Cahyono Aji, S.S, M.A). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna yang terkandung dalam cover koran online Tempo edisi 1 januari 31 januari 2025 menggunakan pedekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Fokus penelitian ini adalah mengindentifikasi serta menginterpretasikan tanda-tanda visual yang terdapat pada cover koran, yang diklasifikasikan ke dalam tiga kategori utama, yaitu ikon, indeks dan simbol. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan observasi terhadap sampul koran Tempo dalam periode penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen visual pada cover koran Tempo tidak hanya berfungsi sebagai ilustrasi, tetapi juga sebagai sarana komunikasi yang mengandung makna tersirat terkait isu sosial, politik, dan buaya. Ikon digunakan untuk merepresentasikan objek secara langsung, indeks menunjukkan hubungan sebab-akibat atau konteks tertentu, sedangkan simbol mengandung makna yang dibentuk berdasarkan kesepakatan sosial. Melalui analisis semiotika peirce, ditemukan bahwa setiap cover koran memiliki pesan kritis yang disampaikan secara implisit melalui kombinasi gambar, warna, dan teks. Penelitian ini menyimpulkan bahwa cover koran online Tempo merupakan bentuk komunikasi visual yang efektif dalam membangun opini punlik dan menyampaikan kritik sosial. Dengan demikian, kajian semiotika dapat membantu pembaca memahami makna yang tersembunyi di balik representasi visual dalam media massa. Kata Kunci : Semiotika, Cover Koran, Tempo, Komunikasi Visual.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Seseorang dengan pengelolaan emosi yang rendah biasanya kesulitan mengidentifikasi dan memahami emosi mereka sendiri, tidak menyadari penyebab dan dampak emosi pada pikiran dan perilaku mereka, kesulitan mengendalikan emosi yang kuat seperti marah atau sedih, mengalami emosi yang tidak stabil dan mudah berubah -ubah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik mindfulness untuk meningkatkan pengelolaan emosi siswa kelas XII di MAN Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Eksperimen model one group pretest and posttest. Hasil pretest menunjukkan bahwa tingkat pengelolaan emosi siswa berada pada kategori sedang (57,1%) dan rendah (42,9%). Setelah diberikan treatment (perlakuan) menggunakan teknik mindfulness, hasil posttest menunjukkan peningkatan signifikan, dengan empat siswa (57,1%) berada pada kategori tinggi, dan tiga siswa (42,9%) pada kategori sedang. Analisis paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,004 (p 0,05) yang berarti terdapat pengaruh positif dari teknik mindfulness terhadap pengelolaan emosi siswa. Teknik ini membantu siswa mengenali, memahami, dan mengelola emosi mereka dengan lebih baik, serta merespons situasi dengan lebih tenang dan terkontrol.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran "Deep of Math" yang berbasis etnomatematika dengan memanfaatkan motif batik Kalimantan Utara. Pengembangan ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya relevansi bahan ajar matematika terhadap konteks kejuruan dan budaya lokal, yang menjadi tantangan dalam pembelajaran matematika di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), khususnya pada Program Keahlian Desain Komunikasi Visual. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D). Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli serta angket respons guru dan peserta didik yang menggunakan skala Likert 4 poin. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil validasi ahli menunjukkan tingkat validitas materi sebesar 75% dan validitas media sebesar 66%, dengan rata-rata keseluruhan sebesar 71% yang termasuk dalam kategori cukup valid. Penilaian guru terhadap modul memperoleh persentase sebesar 71,25%. Selanjutnya, uji coba terbatas yang melibatkan 15 peserta didik menghasilkan tingkat respons sebesar 79,83%. Berdasarkan gabungan respons guru dan peserta didik, modul memperoleh rata-rata tingkat kepraktisan sebesar 75,54% yang termasuk dalam kategori praktis. Modul ini mengintegrasikan materi barisan aritmetika dan geometri dengan motif batik Kalimantan Utara sehingga mampu menghadirkan konteks pembelajaran yang lebih sesuai dengan karakteristik dan minat peserta didik pada Program Keahlian Desain Komunikasi Visual. Dengan demikian, modul “Deep of Math” dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan sebagai bahan ajar mandiri. Meskipun demikian, pengembangan lebih lanjut masih diperlukan untuk memperkuat aktivitas pembelajaran yang mendorong keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS). This research aims to develop a learning module titled "Deep of Math," grounded in ethnomathematic principles and utilizing North Kalimantan batik motifs, because the limited relevance of mathematical instructional materials to vocational and local cultural contexts constitutes a substantive challenge in vocational secondary education within the Visual Communication Design specialization program. The research and development methodology utilized expert validation instruments and teacher and student response questionnaires employing a 4-point Likert scale. Data were analyzed using descriptive, quantitative, and qualitative methods. Expert validation results demonstrated content validity of 75% and media validity of 66%, yielding an average of 71%, which is categorized as adequate. Teacher evaluation of the module yielded a rating of 71.25%. Subsequent limited trials involving 15 students produced a response rate of 79.83%. Based on aggregate responses from educators and learners, the module achieved an average practical utility rating of 75.54%, which is categorized as practically applicable. The module integrates arithmetic and geometric sequence content with North Kalimantan batik motifs, thereby establishing learning contexts more aligned with the characteristics and interests of students in the Visual Communication Design program. Consequently, the Deep of Math module is deemed both valid and practically functional as independent instructional material, although further development is necessary to strengthen learning activities that promote higher-order thinking skills.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Marsi Rianti. 2026. Kemampuan Menulis Teks Deskrispi Menggunakan Media Audiovisual Pada Siswa Kelas VII B SMP Negeri 3 Tanjung Palas. Skripsi Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP, Universitas Borneo Tarakan. (dibimbing oleh Dr. Dwi Cahyono Aji, S.S., M.A. dan Muhammad Ilham, S.S., M.Pd). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis teks deskripsi menggunakan media audiovisual Si Bolang pada siswa kelas VII B SMP Negeri 3 Tanjung Palas. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2025 di SMP Negeri 3 Tanjung Palas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan data hasil penelitian diperoleh dari tes kemampuan menulis siswa. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audiovisual Si Bolang untuk mengetahui kemampuan menulis teks deskripsi siswa dilihat dari nilai rata- rata kelas yaitu 63 yang menunjukkan bahwa siswa kelas VII B masih tergolong cukup. Lalu untuk persentasi pencapaian pada indikator pertama yaitu judul yang mencapai 70.58% dengan bobot B (66-79), indikator kedua yaitu kreativitas pengembangan tulisan dengan persentase 48.23% dan bobot D (40-55), indikator ketiga yaitu kelengkapan informasi dengan persentase 55.29% dan bobot D (40- 55), indikator keempat yaitu pemilihan kata dengan persentase 56.47% dan bobot C (56-65), dan indikator kelima yaitu penggunaan EYD dengan persentase 22.35% dan bobot di bawah E (30-39). Adapun hasil ketuntasan siswa diperoleh dengan persentase 52,94%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Andini, Nur, Aditia, 2024. “Pengembangan Media Visual Book dalam Pemilihan Karier di MA Alkhairaat Tarakan”. Penelitian dan pengembangan bertujuan untuk menguji kelayakan media visual book dalam pemilihan karier di MA Alkhairaat Tarakan ditinjau dari validitas media, materi dan praktisi. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penilaian kelayakan media visual book dilakukan oleh validator ahli media, ahli materi dan ahli praktisi. Subjek penelitian yang digunakan berjumlah 30 siswa kelas XI tahun ajaran 2023/2024 MA Alkhairaat Tarakan. Hasil validasi dari ahli media diperoleh persentase sebesar 90% dengan kategori “Sangat Layak”, validasi ahli materi memperoleh persentase sebesar 91% dengan kategori “Sangat Layak” dan validasi ahli praktisi memperoleh persentase sebesar 97% dengan kategori “Sangat Layak”. Setelah divalidasi oleh para validator ahli, kemudian akan dilakukan uji coba lapangan bersama 30 siswa kelas XI dan setelah penerapan media dilakukan akan disebarkan angket respon siswa yang memperoleh persentase 96% dengan kategori “Sangat Layak”. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa media visual book dalam pemilihan karier di MA Alkhairaat Tarakan memenuhi kriteria kelayakan untuk digunakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem deteksi objek senjata tajam berbasis deep learning menggunakan algoritma YOLOv8n. Sistem yang dibangun difokuskan pada pendeteksian tiga jenis senjata tajam, yaitu pisau, sabit, dan parang. Dataset yang dikumpulkan sebanyak 1.200 citra dengan rincian 600 citra primer dan 600 citra sekunder. Citra yang telah dikumpulkan akan diproses melalui tahapan konstruksi dataset, meliputi proses anotasi dan augmentasi data (saturation, brightness, dan resize) hingga diperoleh sebanyak 2.640 dataset. Hasil kontruksi dataset selanjutnya dibagi menjadi 2.160 citra untuk data latih, 240 citra untuk validasi data, dan 240 citra untuk data uji. Hasil pemodelan YOLOv8n yang dilatih sebanyak 100 epoch terhadap 2.160 citra latih diperoleh box precision, recall, mAP50, dan mAP50-95 masing-masing sebesar 0,865, 0,815, 0,895 dan 0,649. Evaluasi terhadap data uji diperoleh nilai precision, recall, dan F1-score masing-masing sebesar 0,837, 0,819, dan 0,827 dengan kelas terbaik ada pada kelas sabit dengan nilai precision sebesar 0,937, recall sebesar 0,913, dan F1-score sebesar 0,924. Hasil pengujian sistem secara real-time dalam berbagai variasi jarak (1-4 meter) menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan deteksi objek secara responsif dengan nilai rata-rata precision 0,824, recall 0,760, dan F1-score 0,790. Hasil menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu mendeteksi objek senjata tajam dan menampilkan hasil deteksi secara langsung. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan sistem deteksi senjata tajam berbasis deep learning pada berbagai lingkungan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Peran guru memiliki kedudukan yang sangat penting dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan peran guru menerapkan media pembelajaran visual berbasis inovatif di Sekolah Dasar Negeri 005 Kayan Hulu. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Guru dan kepala sekolah sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kendala yang dialami guru dalam menggunakan media pembelajaran visual berbasis inovatif di Sekolah Dasar Negeri 005 Kayan Hulu, di antaranya: (1) guru telah mengunakan media visual namun tidak berbasis inovatif. (2) guru kadang menggunakan media pembelajaran selama proses pembelajaran di kelas dikarenakan kurangnya pemahaman membuat media dan keterbatasan fasilitas di sekolah. (3) guru berupaya menyediakan berbagai media sesuai dengan metode sumber. (4) guru menyediakan buku-buku pembelajaran yang disediakan oleh pemerintah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kanker payudara masih menjadi salah satu penyebab utama kematian pada perempuan di Indonesia. Upaya deteksi dini melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dapat menurunkan risiko keterlambatan diagnosis, namun praktik SADARI pada remaja masih rendah. Salah satu langkah yang dapat ditempuh adalah melalui pendidikan kesehatan yang berperan sebagai strategi penting dalam membentuk pengetahuan dan sikap individu. Upaya peningkatan pengetahuan dan sikap remaja putri dapat dilakukan melalui penggunaan media audiovisual. Penggunaan media ini dapat membantu dalam proses penyampaian informasi kesehatan. Media audiovisual mampu merangsang dua indera sekaligus, yaitu pendengaran dan penglihatan, sehingga proses penyerapan informasi lebih efektif dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi media audiovisual terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri tentang SADARI di Pesantren Al-Imam Asy-Syafi’i Tarakan pada tahun 2025. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain Pre-Experiment dengan rancangan One Group Pre-test Post-test Design. Sampel penelitian berjumlah 46 responden yang diambil dengan teknik Total Sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan sikap yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi mayoritas responden memiliki pengetahuan cukup (60,9%) dan sikap netral (47,8%). Setelah diberikan intervensi media audiovisual sebanyak 6 kali, mayoritas responden memiliki pengetahuan baik (95,7%) dan sikap positif (93,5%). Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p < 0,001, yang berarti terdapat pengaruh signifikan edukasi media audiovisual terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang SADARI. Diharapkan remaja putri dapat mempraktikkan SADARI secara rutin setiap bulan sebagai upaya deteksi dini kanker payudara serta menerapkan sikap positif dalam menjaga kesehatan reproduksi dan untuk bidan dapat meningkatkan pemberian edukasi menggunakan media audiovisual karena terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri terkait kesehatan payudara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemahaman karir merupakan proses individu dalam menggali dan memahami dunia kerja yang mencakup minat, bakat serta kelebihan dan kekurangan diri guna mendukung kesuksesan dimasa depan. Namun, saat ini masih banyak siswa SMK yang belum memiliki pemahaman karir yang memadai, disebabkan oleh kurangnya informasi, motivasi, maupun akses terhadap materi pembelajaran yang relevan. Analsis ini memiliki tujuan guna mengkaji pengaruh bimbingan kelompok menggunakan media audio visual terhadap pemahaman karir murid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan design eksperimen one gorup pretest-posttest design. Sampel analisis berjumlah 17 murid kelas X yang didapatkan dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilaksanakan menggunakan skala likert dan analisa data dilakukan melalui analisa deskriptif serta inferensial dengan uji paired sampel T-test menggunakan SPSS.25 for windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai signifikansi (Sig. 2-Tailed) sebesar 0,002 nilai α 0,05. Oleh karena itu, bisa kita simpulkan bahwasannya terdapat pengaruh yang signifikan dari bimbingan kelompok menggunakan media audio visual terhadap pemahaman karir siswa. Temuan ini menyatakan bahwasannya media audio visual bisa dijadikan alternatif strategi yang efisien dalam layanan bimbingan kelompok untuk mengembangkan pemahaman karir murid SMK.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perilaku merokok pada anak sekolah di Indonesia sudah mulai terlihat pada anak-anak SMP hingga SMA sederajat. Remaja yang sedang menjadi seorang siswa tidak diperbolehkan untuk merokok di kalangan sekolah, di masyarakat atau di kalangan lainnya. Merokok pada usia dini disebabkan oleh kesadaran diri yang rendah tentang bahaya rokok. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada pengaruh Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Kesadaran Bahaya Merokok Pada Siswa Di SMA Hang Tuah Tarakan. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan pendekatan Pre-eksperimen dan desain penelitian one group pretestposttest. Populasi penelitian ini berjumlah 520 siswa. Sampel yang digunakan purposive sampling yaitu siswa laki-laki yang berjumlah 14 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen berupa skala likert tentang perilaku merokok berdasarkan dengan 3 indikator perilaku merokok yaitu aktivitas fisik, aktivitas psikologi, intensitas merokok. Analisis data dengan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian ini, perhitungan uji paired sample t-test dengan nilai sig (2-tailed) adalah sebesar 0,000 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh media audio visual dalam meningkatkan kesadaran bahaya merokok pada siswa di SMA Hang Tuah Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Apakah ada pengaruh model pembelajaran discovery learning dengan menggunakan media audio visual terhadap hasil belajar Biologi siswa SMA Negeri 1 Sebatik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu (quasi eksperimental), penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Sebatik menggunakan purposive sampling adalah metode pengambilan sampel data yang didasarkan pada pertimbangan tertentu. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji independen t-test untuk memperoleh data nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari pada nilai signifikansi sebesar 0,05 yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya ada pengaruh yang signifikan pada penerapan model pembelajaran Discovery Learning dengan menggunakan media audio visual terhadap hasil belajar biologi siswa SMA Negeri 1 Sebatik. dari hasil penelitian keterkaitan discovery learning dengan media audio visual adalah model pembelajaran discovery learning yang dibantu media audio visual dapat meningkatkan kompetensi pengetahuan dan hasil belajar siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Geometri merupakan salah satu materi yang dipelajari mulai dari tingkat sekolah dasar. Materi geometri menjadi penting untuk dipelajari karena dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Untuk memahami geometri dengan baik, diperlukan kemampuan visual. Namun hilangnya kemampuan seseorang dalam memahami benda-benda disebabkan oleh tingkat keabstrakan geometri yang relatif tinggi. Geometri dan kesulitan penerapannya terus menjadi tantangan bagi banyak siswa. Karena setiap anak memiliki tingkat kecerdasan visual spasial yang unik, tantangan yang mereka hadapi pun berbeda-beda. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan karakteristik kecerdasan visual spasial siswa SD kelas IV pada materi geometri. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pemilihan subjek dikategorikan berdasarkan gender, yaitu 2 laki-laki dan 2 perempuan. Metode pengumpulan data menggunakan tes dan metode wawancara, kemudian semua instrumen divalidasi terlebih dahulu oleh validator sehingga layak untuk digunakan dalam penelitian. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini ialah bahwa karakteristik kecerdasan visual spasial pada siswa laki-laki ditunjukkan dengan indikator pengimajinasian, pengkonsepan, dan penyelesaian masalah dengan lengkap. Namun, pada indikator penemuan pola terdapat satu subjek yang tidak lengkap dalam menemukan pola. Hal ini dikarenakan subjek tersebut tidak hapal perkalian. Karakteristik kecerdasan visual spasial pada siswa perempuan ditunjukkan dengan indikator pengimajinasian yang lengkap. Namun, pada indikator pengkonsepan, penyelesaian masalah, dan penemuan pola terdapat subjek yang menjawab tidak lengkap.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah Matematika ditinjau dari gaya belajar pada siswa kelas VIII SMPN 8 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yaitu penelitian yang diarahkan untuk menghimpun data, mengambil makna, dan memperoleh pemahaman dari kasus tersebut. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 5 siswa di kelas VIII SMPN 8 Tarakan yang dipilih melalui teknik purposive sampling yaitu pengambilan partisipan berdasarkan pertimbangan tertentu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, tugas, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif model interaktif yaitu analisis data yang dilakukan secara interaktif dan berlangsung terus menerus sampai tuntas. Hasil penelitian ini menunjukkan dalam menyelesaikan soal konten sistem persamaan linier dua variabel siswa yang memiliki kemampuan pemecahan masalah Matematika dengan gaya belajar kinestetik mampu melalui empat tahap kemampuan pemecahan masalah Matematika menurut Polya yakni memahami masalah, merencanakan, melaksanakan dan memeriksa kembali. Siswa dengan gaya belajar visual hanya mampu melalui tiga tahap kemampuan pemecahan masalah Matematika menurut Polya, dan pada tahap ketiga (melaksanakan rencana penyelesaian) siswa visual mengalami kesulitan dalam melakukan perhitungan terutama pada pembagian. Sedangkan untuk siswa yang memiliki kemampuan pemecahan masalah Matematika dengan gaya belajar auditori hanya mampu melalui tahap memahami masalah. Siswa dengan gaya belajar auditori tersebut hanya mampu memahami informasi yang terdapat pada soal, dan cenderung mengalami kesulitan saat membuat model Matematika dari informasi yang sudah mereka pahami sebelumnya serta membutuhkan waktu lebih lama untuk memahami soal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
This research aims to create audio-visual learning materials concerning the material properties of objects and their changes for the VA class in SDN 047 Tarakan. In addition, to determine the feasibility of mrdia based on the outcomes of material validation by expert, languages, media and practitioners. And to determine Shiva’s response to the media using the student response questionnaire. The research method used is research and development, or R&D, employing the ADDIE paradigm, wich consists of five steps: analysis, design, development, lamentationion, and avaluation. The experts in different fields were able to obtain the following percentages in their respective categories: material experts got 67,5%in the feasible category, linguists got 88,8% in the decent category, media experts got 86,6% in the very decent category, and practitioner experts got 97,1% in the very decent category. The students response questionnaire from the initial group trial indicated a high feasibility percentage of 95%, categorizing it as extremely feasible. Similarly, the field group trial also yielded a high feasibility percentage of 95% in the same category. Therefore, the audio-visual learning media created is an appropriate and valuable addition to the learning process.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MENYIMAK CERITA ANAK KELAS IV-B SDN 035 TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar menyimak cerita anak dengan menggunakan media Audio Visual. Jenis penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian adalah kelas IV-B yang berjumlah 27 siswa, 14 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Penelitian dilaksanakan sebanyak dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan dengan prosedur langkah-langkah siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil bahwa penggunaan media Audio Visual dapat meningkatkan hasil belajar menyimak cerita anak kelas IV-B di SDN 035 Tarakan. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan menyimak cerita anak pada siklus I dan siklus II. Pada siklus I hasil menyimak cerita anak mencapai ketuntasan dengan persentase 74%. Setelah diadakan perbaikan pada siklus II mengalami peningkatan menyimak cerita anak mencapai ketuntasan dengan persentase 81%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa indikator ketercapaian peneliti dapat dikatakan berhasil dalam meningkatkan hasil belajar menyimak cerita anak menggunakan media Audio Visual pada siswa kelas IV-B di SDN 035 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The purpose of the research was to determine students' interest in learning English vocabulary using audiovisual media at the eighth-grade students of SMP Muhammadiyah 2 Tarakan and to describe the factors that influence the students in learning English vocabulary using audiovisual media at the eighth-grade students of SMP Muhammadiyah 2 Tarakan. The type of the research used was descriptive qualitative method. The subjects of the research were eighth grade students of SMP Muhammadiyah 2 Tarakan and English teacher of SMP Muhammadiyah 2 Tarakan. The researcher took 30 students for fulfilling the questionaries. Then the researcher took 10 students and 1 English teacher for interviews. Data were collected by using questionnaires and interviews. Data analysis techniques were data collection, data reduction, data display, and conclusion: drawing or verifying. The results of the research showed that most students have a great interest in learning English vocabulary when it used audiovisual media. Students were very enthusiastic in learning English vocabulary when it used audiovisual media. The interest factors that influence students in learning English vocabulary using audiovisual media in the eighth-grade students of SMP Muhammadiyah 2 Tarakan were: 1) internal factors; a) health, b) talent, c) readiness; 2) external factors: a) family; b) school.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media membaca permulaan berupa media audio visual dengan metode silaba. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan mengacu pada model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan penelitian yaitu, Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Kriteria kelayakan ditinjau dari ahli materi, ahli media dan ahli bahasa, serta keefektifan media ditinjau dari hasil penilaian membaca permulaan siswa. Hasil validasi kelayakan yang diperoleh dari ahli media dengan persentase sebesar 88%, ahli materi 79%, dan ahli bahasa 82%. Berdasarkan hasil tersebut media audio visual pembelajaran membaca permulaan dengan metode silaba termasuk kedalam kategori sangat layak. Hasil keefektifan media yang ditinjau dari hasil tes membaca permulaan uji coba terbatas sebesar 100% untuk mengenal huruf dan membaca suku kata dengan kategori sangat efektif sedangkan untuk membaca kata dan kalimat sederhana sebesar 66% dengan kategori cukup efektif. Sedangkan hasil tes membaca permulaan pada uji coba lapangan sebesar 100% untuk mengenal huruf dan membaca suku kata dengan kategori sangat efektif sedangkan untuk membaca kata dan kalimat sederhana sebesar 90% dengan kategori sangat efektif. Berdasarkan hasil validasi kelayakan dan keefektifan media dapat disimpulkan bahwa media audio visual pembelajaran membaca permulaan dengan metode silaba sangat layak dan sangat efektif digunakan dalam proses pembelajaran membaca permulaan kepada siswa terutama kelas II dengan bimbingan guru ataupun mandiri.