Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: SADARI.
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH EDUKASI MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI PESANTREN AL-IMAM ASY-SYAFI’I TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kanker payudara masih menjadi salah satu penyebab utama kematian pada perempuan di Indonesia. Upaya deteksi dini melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dapat menurunkan risiko keterlambatan diagnosis, namun praktik SADARI pada remaja masih rendah. Salah satu langkah yang dapat ditempuh adalah melalui pendidikan kesehatan yang berperan sebagai strategi penting dalam membentuk pengetahuan dan sikap individu. Upaya peningkatan pengetahuan dan sikap remaja putri dapat dilakukan melalui penggunaan media audiovisual. Penggunaan media ini dapat membantu dalam proses penyampaian informasi kesehatan. Media audiovisual mampu merangsang dua indera sekaligus, yaitu pendengaran dan penglihatan, sehingga proses penyerapan informasi lebih efektif dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi media audiovisual terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri tentang SADARI di Pesantren Al-Imam Asy-Syafi’i Tarakan pada tahun 2025. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain Pre-Experiment dengan rancangan One Group Pre-test Post-test Design. Sampel penelitian berjumlah 46 responden yang diambil dengan teknik Total Sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan sikap yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi mayoritas responden memiliki pengetahuan cukup (60,9%) dan sikap netral (47,8%). Setelah diberikan intervensi media audiovisual sebanyak 6 kali, mayoritas responden memiliki pengetahuan baik (95,7%) dan sikap positif (93,5%). Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p < 0,001, yang berarti terdapat pengaruh signifikan edukasi media audiovisual terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang SADARI. Diharapkan remaja putri dapat mempraktikkan SADARI secara rutin setiap bulan sebagai upaya deteksi dini kanker payudara serta menerapkan sikap positif dalam menjaga kesehatan reproduksi dan untuk bidan dapat meningkatkan pemberian edukasi menggunakan media audiovisual karena terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri terkait kesehatan payudara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Metode Peer Group terhadap Pengetahuan dan Keterampilan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada Remaja Putri di SMA Negeri 2 Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Remaja putri merupakan kelompok usia yang mulai mengalami perubahan fisik, salah satu perubahan fisik yaitu perkembangan payudara yang dapat meningkatkan risiko terhadap kanker payudara. Deteksi dini melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) sangat penting dilakukan, namun pengetahuan dan keterampilan remaja putri dalam melakukan SADARI masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode peer group terhadap pengetahuan dan keterampilan SADARI pada remaja putri di SMA Negeri 2 Tarakan. Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest one group without control design. Sampel sebanyak 24 siswi kelas XI dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi dilakukan selama tiga kali pertemuan dengan durasi setiap pertemuan selama 60 menit dan dipandu oleh peer educator yang telah dilatih selama 2 kali pertemuan dengan durasi setiap pertemuan selama 180 menit. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan lembar checklist keterampilan. Sebelum intervensi, pengetahuan responden mayoritas berada pada kategori cukup dan pada keterampilan seluruh responden tidak terampil. Setelah intervensi, mayoritas pengetahuan responden berada pada kategori baik dan pada keterampilan mayoritas berada pada kategori terampil. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan dengan nilai p-value 0,001 (p0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa metode peer group berpengaruh terhadap pengetahuan dan keterampilan remaja putri dalam melakukan SADARI. Diharapkan agar metode ini dapat diterapkan dalam program pendidikan kesehatan remaja di sekolah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail