Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: Auditori
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA KELAS VIII SMPN 8 TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah Matematika ditinjau dari gaya belajar pada siswa kelas VIII SMPN 8 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yaitu penelitian yang diarahkan untuk menghimpun data, mengambil makna, dan memperoleh pemahaman dari kasus tersebut. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 5 siswa di kelas VIII SMPN 8 Tarakan yang dipilih melalui teknik purposive sampling yaitu pengambilan partisipan berdasarkan pertimbangan tertentu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, tugas, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif model interaktif yaitu analisis data yang dilakukan secara interaktif dan berlangsung terus menerus sampai tuntas. Hasil penelitian ini menunjukkan dalam menyelesaikan soal konten sistem persamaan linier dua variabel siswa yang memiliki kemampuan pemecahan masalah Matematika dengan gaya belajar kinestetik mampu melalui empat tahap kemampuan pemecahan masalah Matematika menurut Polya yakni memahami masalah, merencanakan, melaksanakan dan memeriksa kembali. Siswa dengan gaya belajar visual hanya mampu melalui tiga tahap kemampuan pemecahan masalah Matematika menurut Polya, dan pada tahap ketiga (melaksanakan rencana penyelesaian) siswa visual mengalami kesulitan dalam melakukan perhitungan terutama pada pembagian. Sedangkan untuk siswa yang memiliki kemampuan pemecahan masalah Matematika dengan gaya belajar auditori hanya mampu melalui tahap memahami masalah. Siswa dengan gaya belajar auditori tersebut hanya mampu memahami informasi yang terdapat pada soal, dan cenderung mengalami kesulitan saat membuat model Matematika dari informasi yang sudah mereka pahami sebelumnya serta membutuhkan waktu lebih lama untuk memahami soal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Identifikasi Gaya Belajar Siswa Kelas V SD Negeri 037 Tarakan

2022•

Setiap siswa cenderung memiliki gaya belajar yang berbeda-beda yang berguna untuk pembelajaran dan berkomunikasi. Oleh karena itu, memperhatikan gaya belajar siswa adalah hal yang penting untuk mengoptimalkan pengembangan kompetensi siswa. Berkaitan dengan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gaya belajar siswa kelas V SD Negeri 037 Tarakan pada tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini adalah penelitian jenis kuantitatif, dengan menggunakan metode survei. Variabel penelitian ini yaitu identifikasi gaya belajar siswa. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 037 Tarakan tahun ajaran 2021/2022 dengan jumlah keseluruhan yaitu sebanyak 41 siswa yang terdiri dari kelas VA yang berjumlah 19 siswa dan VB berjumlah 22 siswa. Adapun yang mengisi angket gaya belajar yaitu sebanyak 40 siswa, dan yang tidak mengisi sebanyak 1 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu penyebaran angket. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket gaya belajar siswa. Gaya belajar yang diidentifikasi pada penelitian ini yaitu gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan metode analisis data deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian pada siswa kelas V SD Negeri 037 Tarakan tahun ajaran 2021/2022 memiliki kecenderungan gaya belajar visual, dilihat dari persentase gaya belajarnya yaitu sebesar 67.5% gaya belajar visual dalam kategori tinggi. Sementara itu, gaya belajar auditori termasuk dalam kategori sedang dengan persentase 57.5%. Gaya belajar kinestetik termasuk dalam kategori sedang dengan persentase sebesar 47.5%. Hasil penelitian menunjukkan, dari 40 siswa diperoleh hasil bahwa 22 siswa memiliki gaya belajar visual, 6 siswa memiliki gaya belajar auditori, 10 siswa memiliki gaya belajar kinstetik, dan terdapat 2 siswa yang memiliki gaya belajar campuran dari visual dan kinestetik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Survei Gaya Belajar Siswa Berprestasi di SMK Negeri 1 Tanjung Selor

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Maghfirotul Fauziah. 2022. Survei Gaya Belajar Siswa Berprestasi Di Smk Negeri 1 Tanjung Selor, di bimbing oleh Ibu Siti Rahmi S.Sos.I.,M.Pd selaku Pembimbing Utama dan Bapak Riski Sovayunanto, S.Psi., M.Si selaku dosen pembimbing Anggota. Keberhasilan seorang siswa dalam mencapai prestasi belajar sangat dipengaruhi oleh faktor tertentu, salah satunya gaya belajar, setiap siswa cenderung memiliki gaya belajar yang berbeda-beda yang berguna dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, memperhatikan gaya belajar siswa adalah hal yang penting untuk mengoptimalkan pengembangan kompetensi siswa. Berkaitan dengan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya belajar siswa kelas XI dan XII SMK Negeri 1 Tanjung Selor pada tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini adalah penelitian jenis kuantitatif, dengan menggunakan metode survei. Sampel dalam penelitian ini 21 siswa berprestasi kelas XI dan 21 siswa berprestasi kelas XI dengan jumlah keseluruhan yaitu sebanyak 42 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu penyebaran skala, sedangkan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala gaya belajar siswa. Gaya belajar yang diidentifikasi pada penelitian ini yaitu gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan metode analisis data deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian pada siswa berprestasi di SMK Negeri 1 Tanjung Selor memiliki kecenderungan gaya belajar auditorial yang dimiliki 18 siswa berprestasi dengan presentase 43%, kemudian terdapat 12 siswa dengan presentase 29% memiliki gaya belajar visual, 7 siswa dengan presentase 17% memiliki gaya belajar visual-auditorial dan 5 siswa dengan presentase 12% memiliki gaya belajar auditorial-kinestetik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Gaya Belajar Auditori Siswa Kelas VII Di MTS Negeri Tarakan

2021•

ANALISIS GAYA BELAJAR AUDITORI SISWA KELAS VII DI MTS NEGERI TARAKAN Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gaya belajar auditori siswa Kelas VII di MTS Negeri Tarakan. Gaya belajar auditoria adalah gaya belajar siswa yang cenderung belajar melalui apa yang mereka dengar dengan cara menikmat serta mendengarkan apa yang disampaikan oleh orang lain. Ciri-ciri anak yang belajar dengan gaya auditoria adalah sebagai berikut berbicara kepada diri sendiri saat kerja, mudah terganggu oleh keributan, menggerakan bibir mereka dan mengucapkan tulisan dibuku ketika membaca, senang membaca dengan kertas dan mendengarkan, dapat mengulangi kembali dan menirukan nada, birama, dan warna suara, Merasa kesulitan untuk menulis, tetapi hebat dalam bercerita. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII di MTS Negeri Tarakan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling sebanyak 72 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan analisis data menggunakan analisis statistik deskrptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar auditori di MTS Negeri Tarakan, mencapai 68% atau dapat dikatakan cukup, artinya Gaya belajar auditori sudah cukup sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA OLEH SISWA VISUAL DAN AUDITORI (STUDI KASUS PADA MATERI PERBANDINGAN KELAS VII-3 SMP NEGERI 12 TARAKAN)

2021•

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemecahan masalah siswa visual dan auditori di kelas VII-3 SMP Negeri 12 Tarakan pada materi perbandingan. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII-3 SMP Negeri 12 Tarakan sebanyak 4 (empat) orang yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dimana 4 (empat) siswa tersebut diantaranya 2 (dua) siswa visual dan 2 (dua) siswa auditori. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi yang ditulis dalam catatan lapangan kemudian dianalisis menggunakan perjodohan pola, eksplanasi, dan deret waktu. Temuan penelitian berdasarkan analisis data dibedakan untuk siswa visual dan auditori. Siswa visual memiliki pemecahan masalah perbandingan masalah perbandingan mereka 1) dapat memahami masalah dengan cara membaca soal dengan cepat sambil menggerakkan bibir untuk membaca dalam hati, 2) dapat merencanakan penyelesaian menggunakan cara atau metode yang tepat dengan mencoret-coret kertas hitungan, 3) dapat melaksanakan rencana penyelesaian dengan rapi, teliti, dan teratur sesuai dengan rencana sebelumnya, dan 4) memeriksa kembali cenderung menggunakan gaya belajar kinestetik dengan membaca ulang yang di anggap penting pada penyelesaiannya. Sementara siswa auditori mereka 1) dapat memahami masalah perbandingan dengan cara membaca soal berulang kali dengan bersuara pelan. Siswa dapat mengungkapkan apa saja yang diketahui dan apa saja yang ditanyakan dengan bahasa sendiri, 2) dapat merencanakan penyelesian cenderung menggunakan gaya belajar kinestetik yaitu memilih metode mana yang benar untuk dapat digunakan untuk menyelesaikan soal dengan bahasa tubuh, 3) dapat melaksanakan rencana penyelesaian sesuai dengan rencana sebelumnya dengan berbicara sendiri terkait penyelesaian, dan 4) memeriksa kembali dengan membaca langkah demi langkah penyelesaian dan memperbaiki jika ada kesalahan namun ragu menuliskan perbaikannya. This research aimed at describing the problem solving by the visual and auditory students in VII-3 class of SMP Negeri 12 Tarakan on proportion learning material. This type of research was a case study under a qualitative approach. Four students from VII-3 class of SMP Negeri 12 Tarakan were selected using purposive sampling technique. Those four students as the representation of two visual students and two auditory students. The data were collected by observing, interviewing, and analyzing documents which were written in the form of field notes and then analyzed using match-making patterns, explanations, and time series. The findings based on data analysis were distinguished for visual and auditory students. The visual students were: (l) can understanding problems by reading the test items quickly while moving their lips to read silently, (2) can planning solutions using the right way or method by scribbling on the counting paper, (3) can carrying out the completion plan neatly, thoroughly, and regularly in accordance with the previous plan, and (4) can rechecking and tended to use a kinesthetic learning style by rereading what was considered important at its completion. While the auditory students were: (l) can understanding proportion problems by reading the questions repeatedly in a low voice. They could express what was known and what was asked in their own language, (2) can planning solutions and tended to use a kinesthetic learning styles, namely choosing which method was proper to be employed to solve problems by using body language, (3) can carrying out the completion plan according to the previous plan by talking to him/herself relating to the completion, and (4) rechecking by reading the solution step by step and correcting if there were mistakes but were doubtful to write down the corrections.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail