ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kemampuan numerasi berorientasi kritis (KNBK) merupakan kemampuan peserta didik untuk menggunakan pengetahuan dan gagasan matematis secara tepat dan efisien dalam menyelesaikan persoalan, menafsirkan hasil atau informasi numerik sesuai dengan konteks, menilai serta memberikan dukungan, penolakan, atau sanggahan terhadap suatu pernyataan berdasarkan alasan dan bukti matematis, serta menarik kesimpulan dan mengambil keputusan secara logis berdasarkan hasil analisis matematis. Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dipandang relevan untuk mendukung pengembangan KNBK karena mengaitkan pembelajaran matematika dengan konteks kehidupan nyata yang dekat dengan pengalaman peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan RME terhadap KNBK peserta didik SMP Negeri 11 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain nonrandomized control group pretest–posttest design. Data diperoleh melalui tes KNBK yang diberikan kepada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Analisis data meliputi analisis N-Gain secara deskriptif dan uji Mann–Whitney terhadap nilai gain secara inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 34,45%, sedangkan kelas kontrol sebesar 32,75%. Hasil uji Mann–Whitney terhadap nilai gain memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,823 > 0,05, sehingga tidak terdapat perbedaan peningkatan KNBK yang signifikan antara kedua kelas. Meskipun secara deskriptif rata-rata peningkatan KNBK pada kelas eksperimen sedikit lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, hasil tersebut belum menunjukkan bahwa pendekatan RME lebih efektif secara statistik dalam meningkatkan KNBK peserta didik. Secara teoritis, hipotesis penelitian belum terbukti. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh waktu penerapan pembelajaran yang relatif singkat, yaitu tiga kali pertemuan. Waktu tersebut mungkin belum cukup bagi peserta didik untuk beradaptasi dengan pembelajaran RME yang menuntut peserta didik aktif dalam memahami masalah kontekstual, mencari strategi penyelesaian, serta menyampaikan dan merefleksikan hasil pemikirannya. Oleh karena itu, penerapan RME dalam waktu yang lebih panjang perlu dipertimbangkan agar pengembangan KNBK peserta didik dapat berlangsung secara lebih optimal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan numerasi yang tidak hanya menuntut penguasaan konsep dan prosedur matematika, tetapi juga kemampuan untuk berpikir secara kritis dalam memahami dan menyelesaikan permasalahan di dunia nyata yang dihadapi. Orientasi kritis menjadi aspek penting dalam numerasi karena memungkinkan siswa untuk mengekstraksikan informasi, Menyusun strategi, mengevaluasi strategi penyelesaian, serta merefleksikan hasil yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi orientasi kritis siswa ketika berhadapan dengan soal dan tugas yang berkaitan dengan masalah numerasi selama pembelajaran menggunakan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan penelitian terdiri atas dua Data dikumpulkan melalui pretest, posttest, tugas selama proses pembelajaran, observasi, dan wawancara. Analisis data dilakukan secara tematik dan memberikan hasil bahwa OKKN tampak melalui kemampuan mengidentifikasi informasi yang relevan, menghubungkan konsep matematika dengan konteks permasalahan, mempertimbangkan dan mengevaluasi strategi penyelesaian, serta merefleksikan hasil yang diperoleh. Temuan penelitian dikelompokkan ke dalam empat tema utama, yaitu orientasi kritis dalam konteks numerasi, pengalaman belajar, persepsi dan proses berpikir dalam penyelesaian masalah, serta hambatan dan kesulitan yang dialami siswa. Siswa yang mengikuti pembelajaran RME menunjukkan kecenderungan lebih aktif dalam mengonstruksi pemahaman, mengaitkan matematika dengan situasi nyata, dan melakukan refleksi terhadap proses penyelesaian masalah dibandingkan siswa pada pembelajaran konvensional.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan spasial siswa dalam menyelesaikan soal geometri pada materi bangun ruang sisi datar. Kemampuan spasial yang dibahas meliputi aspek orientasi, visualisasi, dan relasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas tiga siswa kelas IX SMP Negeri 10 Tarakan yang dipilih berdasarkan rekomendasi guru mata pelajaran matematika. Analisis data melalui tahap pengelompokan dan menyusun data, membuat deksripsi serta tema, menghubungkan tema dan deksripsi serta menginterpretasikan makna, tema, dan deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan spasial siswa dalam menyelesaikan soal geometri pada materi bangun ruang sisi datar telah terlihat pada aspek orientasi, visualisasi, dan relasi. Namun, kemampuan tersebut belum berkembang secara merata sehingga masih ditemukan beberapa kesulitan, terutama pada aspek relasi dalam menghubungkan informasi, unsur bangun ruang, dan konsep geometri yang digunakan dalam penyelesaian masalah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan orientasi masa depan terhadap perencanaan dana pensiun dengan gaya hidup konsumtif sebagai variabel mediasi pada Pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kecamatan di Kota Tarakan. Perencanaan dana pensiun merupakan aspek penting dalam menjamin kesejahteraan individu setelah memasuki masa purna tugas. Namun, kesiapan finansial pada masa pensiun sering kali dipengaruhi oleh tingkat pemahaman keuangan, orientasi individu terhadap masa depan, serta pola perilaku konsumsi yang dimiliki. Oleh karena itu, penelitian ini berupaya mengidentifikasi hubungan antara faktor kognitif, psikologis, dan perilaku konsumsi dalam mempengaruhi kesiapan perencanaan dana pensiun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai OPD Kecamatan di Kota Tarakan dengan jumlah sampel sebanyak 220 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert empat tingkat. Analisis data menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) yang meliputi pengujian outer model, inner model, serta pengujian hipotesis melalui teknik bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan orientasi masa depan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perencanaan dana pensiun. Literasi keuangan dan orientasi masa depan juga terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap gaya hidup konsumtif. Selanjutnya, gaya hidup konsumtif berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perencanaan dana pensiun. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa gaya hidup konsumtif memediasi secara signifikan hubungan antara literasi keuangan dan orientasi masa depan terhadap perencanaan dana pensiun.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan orientasi masa depan terhadap perencanaan dana pensiun dengan gaya hidup konsumtif sebagai variabel mediasi pada Pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kecamatan di Kota Tarakan. Perencanaan dana pensiun merupakan aspek penting dalam menjamin kesejahteraan individu setelah memasuki masa purna tugas. Namun, kesiapan finansial pada masa pensiun sering kali dipengaruhi oleh tingkat pemahaman keuangan, orientasi individu terhadap masa depan, serta pola perilaku konsumsi yang dimiliki. Oleh karena itu, penelitian ini berupaya mengidentifikasi hubungan antara faktor kognitif, psikologis, dan perilaku konsumsi dalam mempengaruhi kesiapan perencanaan dana pensiun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai OPD Kecamatan di Kota Tarakan dengan jumlah sampel sebanyak 220 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert empat tingkat. Analisis data menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) yang meliputi pengujian outer model, inner model, serta pengujian hipotesis melalui teknik bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan orientasi masa depan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perencanaan dana pensiun. Literasi keuangan dan orientasi masa depan juga terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap gaya hidup konsumtif. Selanjutnya, gaya hidup konsumtif berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perencanaan dana pensiun. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa gaya hidup konsumtif memediasi secara signifikan hubungan antara literasi keuangan dan orientasi masa depan terhadap perencanaan dana pensiun.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan dan motivasi kerja terhadap peningkatan kinerja UMKM dengan menempatkan orientasi kewirausahaan sebagai variabel intervening. Menggunakan pendekatan kuantitatif, studi ini dilakukan melalui metode survei dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik pengambilan sampel yang diterapkan adalah purposive sampling, melibatkan 125 responden yang merupakan pelaku UMKM di sektor olahan makanan di Kota Tarakan. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Square (PLS) menggunakan aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pelatihan berpengaruh positif tapi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja UMKM, sementara motivasi kerja menunjukkan pengaruh positif yang signifikan. Pelatihan terbukti memengaruhi orientasi kewirausahaan, begitu pula motivasi kerja. Selain itu, pelatihan dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja UMKM melalui orientasi kewirausahaan. Orientasi kewirausahaan sendiri memiliki dampak positif terhadap kinerja UMKM. Secara teoritis, temuan ini mendukung ResourceBased View (RBV) Theory dengan menjelaskan berbagai faktor yang memengaruhi kinerja UMKM. Secara praktis, penelitian ini memberikan rekomendasi kepada pemerintah untuk merancang program pelatihan yang relevan, terstruktur, dan berkelanjutan guna mendukung pengembangan UMKM secara lebih efektif dan berdaya saing.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN DAN ORIENTASI PASAR TERHADAP KINERJA USAHA DIMEDIASI KEUNGGULAN BERSAING PADA UMKM DI PULAU SEBATIK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh orientasi kewirausahaan, orientasi pasar terhadap kinerja usaha dimediasi keunggulan bersaing pada umkm di Pulau Sebatik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah UMKM di Pulau Sebatik. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling yaitu 60 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Structural Equation Model (SEM) dengan metode alternatif Partial Last Square (PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Orientasi kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan bersaing UMKM di Pulau Sebatik. (2) Orientasi pasar berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan bersaing UMKM di Pulau Sebatik. (3) Orientasi kewirausahaan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja usaha UMKM di Pulau Sebatik (4) Orientasi pasar berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja usaha UMKM di Pulau Sebatik. (5) Keunggulan bersaing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha UMKM di Pulau Sebatik. (6) Orientasi kewirausahaan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja usaha dimediasi keunggulan bersaing UMKM di Pulau Sebatik. (7) Orientasi pasar berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja usaha dimediasi keunggulan bersaing UMKM di Pulau Sebatik.