ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Indonesia memiliki potensi besar di sektor perikanan dan kelautan, salah satunya komoditas kepiting bakau (Scylla sp) yang menjadi komoditas unggulan ekspor dari Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Kepiting bakau merupakan komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi yang memiliki permintaan cukup besar di pasar internasional sehingga harus memenuhi persyaratan mutu, kesehatan, dan ketentuan teknis negara tujuan. Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) berperan penting dalam menjamin kelayakan ekspor melalui pemeriksaan administrasi, pemeriksaan fisik, pengujian kesehatan, dan pengawasan penanganan komoditas sebelum diterbitkannya sertifikat kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis prosedur penanganan dan pengawasan kualitas ekspor kepiting bakau di Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) serta mengidentifikasi karakteristik kepiting yang di ekspor berdasarkan spesies, ukuran, bobot, jenis kelamin, dan pemeriksaan white spot syndrome virus. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan observasi 40 sampel kepiting bakau ekspor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan ekspor di BKHIT kota Tarakan meliputi pemeriksaan administrasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan white spot syndrome virus, pengawasan pengemasan, dan penerbitan sertifikat kesehatan sebagai jaminan mutu ekspor. Seluruh sampel secara administratif tercatat sebagai Scylla serrata, meskipun berdasarkan karakteristik morfologi ditemukan adanya spesies lain yaitu Scylla olivacea. Sebagian besar kepiting memiliki lebar karapas 14-15 cm dan seluruh sampel berjenis kelamin jantan sesuai dengan regulasi PERMEN KP No.7 Tahun 2024. Pemeriksaan kondisi penyakit menunjukkan bahwa sampel yang di uji dalam laboratorium menggunakan metode PCR (Polymerase chain reaction) menunjukkan hasil negatif terhadap white spot syndrome virus (WSSV). Pengujian laboratorium dilakukan secara berkala satu bulan sekali karena eksportir telah memiliki sertifikasi cara karantina ikan yang baik (CKIBK). Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanganan ekspor kepiting bakau di BKHIT Kota Tarakan telah dilaksanakan sesuai prosedur karantina dan mendukung jaminan mutu, kesehatan, serta kelayakan komoditas untuk perdagangan internasional.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PERLINDUNGAN HUKUM PIDANA BAGI PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI) BERDASARKAN HUKUM NASIONAL Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab pemerintah dalam memberikan perlindungan hukum terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia serta mengkaji peran pemerintah dalam mencegah pengiriman PMI nonprosedural yang berpotensi menimbulkan tindak pidana perdagangan orang, eksploitasi tenaga kerja, kekerasan, dan pelanggaran hak asasi manusia. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya kasus permasalahan yang dialami PMI, baik sebelum keberangkatan, selama bekerja di negara penempatan, maupun setelah kembali ke Indonesia. Berbagai persoalan tersebut umumnya disebabkan oleh lemahnya pengawasan, rendahnya tingkat pendidikan dan kesadaran hukum masyarakat, maraknya perekrutan ilegal oleh calo, serta kurangnya pemahaman mengenai prosedur resmi penempatan tenaga kerja ke luar negeri. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan, khususnya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dan peraturan pelaksana lainnya, serta bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal ilmiah, dan literatur hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap PMI dilakukan secara menyeluruh melalui tiga tahapan, yaitu sebelum bekerja, selama bekerja, dan setelah bekerja, yang meliputi perlindungan administratif, hukum, sosial, dan ekonomi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perlindungan hukum pidana bagi PMI telah diatur secara komprehensif dalam hukum nasional, khususnya melalui Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Namun, efektivitas perlindungan tersebut masih memerlukan penguatan pengawasan, peningkatan edukasi hukum kepada masyarakat, optimalisasi koordinasi antarlembaga, serta penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku pengiriman PMI nonprosedural agar hak-hak PMI dapat terlindungi secara maksimal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
DESKRIPSI KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATERI OPERASI HITUNG KELAS IV-B SDN 032 TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi operasi hitung berdasarkan prosedur Newman di kelas IV-B SDN 032 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes soal cerita matematika dan wawancara. Subjek penelitian berjumlah enam siswa yang dipilih dari tiga kategori kelompok belajar, yaitu mandiri, berkembang, dan masih perlu bimbingan, dengan masing-masing kategori diwakili oleh dua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap kategori kelompok belajar memiliki karakteristik kesalahan yang berbeda. Siswa pada kelompok belajar mandiri tidak mengalami kesalahan pada tahapan membaca dan memahami masalah, namun masih mengalami kesalahan pada tahap transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir berupa ketidaklengkapan menuliskan model matematika, kesalahan perhitungan karena kurang teliti, serta tidak menuliskan kesimpulan secara lengkap. Kelompok belajar berkembang menunjukkan kemampuan membaca dan memahami masalah yang cukup baik, tetapi masih mengalami kesulitan pada tahap transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir, terutama dalam mengubah soal cerita ke dalam model matematika, melakukan perhitungan dengan tepat, dan menuliskan kesimpulan akhir. Sementara itu, kelompok belajar masih perlu bimbingan mengalami kesalahan yang lebih kompleks pada semua tahap penyelesaian soal. Kesulitan yang dialami meliputi kelancaran membaca, memahami informasi dalam soal, menentukan model matematika, melakukan operasi hitung, serta menuliskan kesimpulan dan satuan pada jawaban akhir. Kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika paling banyak terjadi pada tahap transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir. Kata Kunci : Kesalahan Siswa, Soal Cerita Matematika, Prosedur Newman, Operasi Hitung, Sekolah Dasar
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Pengelolaan keuangan desa yang akuntabel dan transparan menjadi tuntutan penting seiring meningkatnya alokasi Dana Desa dan penerapan digitalisasi melalui Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi peningkatan kualitas laporan keuangan desa melalui implementasi akuntansi berbasis akrual dan standarisasi prosedur akuntansi yang konsisten. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi akuntansi berbasis akrual dan standarisasi prosedur akuntansi desa serta peran Siskeudes dalam membentuk kualitas laporan keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal di Desa Karang Agung, Kabupaten Bulungan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan aparat desa, dan analisis dokumen keuangan desa, kemudian dianalisis secara tematik dengan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi berbasis akrual dan prosedur akuntansi yang terstandar, didukung oleh pemanfaatan Siskeudes, mampu meningkatkan relevansi, keandalan, dan keterpahaman laporan keuangan desa, meskipun masih ditemukan kendala teknis dan kompetensi aparatur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara akuntansi akrual, SOP, dan digitalisasi berimplikasi positif terhadap kualitas laporan keuangan desa dan memerlukan penguatan kapasitas berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan menulis Bahasa Indonesia dengan mengimplementasikan metode pendekatan problem-based learning siswa kelas VII-3 SMPN 4 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 30 siswa sebagai subjeknya. Terdapat dua siklus di dalam penelitian ini, tiap siklus diuji dua kali. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis kualitatif dan kuantitatif. Penilaian afektif, kognitif, psikomotorik, lembar observasi siswa dan guru termasuk instrumen penelitian. Berdasarkan pada penelitian siklus I lembar aktivitas siswa memperoleh hasil sebanyak 47%, lembar aktivitas guru sebanyak 79%, kemudian pada aspek afektif sejumlah 14 siswa yang tuntas dengan presentase sebanyak 47%, dan aspek kognitif ada 10 siswa yang mencapai ketuntasan dengan presentase 33% kategori kurang, aspek psikomotorik sejumlah 0 siswa tuntas dan 30 orang yang tidak tuntas dengan presentase 100%. Indikator kesuksesan yang ditentukan belum bisa dicapai oleh hasil penelitian yang didapat pada siklus I, maka peneliti melakukan perbaikan pada siklus II. Siklus II, lembar aktivitas siswa memperoleh hasil sebanyak 80% kategori baik, lembar aktivitas guru sebanyak 93%. Berdasarkan rubrik penilaian aspek kognitif 25 siswa tuntas dengan presentase 83% kategori sangat baik dan siswa yang tidak tuntas 5 siswa dengan presentase 17%, aspek afektif sejumlah 27 siswa tuntas dengan presentase 90% kategori sangat baik dan siswa tidak tuntas sejumlah 3 siswa dengan presentase 10%, kemudian aspek psikomotorik sejumlah 25 siswa tuntas dengan presentase 83% kategori sangat baik dan sejumlah 5 orang yang tidak tuntas dengan presentase 17%. Berdasarkan temuan analisis data, terjadi kenaikan pada keteramapilan menulis teks prosedur sesudah diimplementasikannya pendekatan problem-based learning pada siswa kelas VII-3 SMPN 4 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kemampuan menyelesaikan soal cerita merupakan cerminan pemahaman konseptual dan keterampilan berpikir kritis mahasiswa, khususnya pada materi geometri. Namun, masih ditemukan kesulitan dalam penyelesaiannya secara sistematis. Jenis kesalahan tersebut dapat dianalisis melalui tahapan prosedur Newman, yaitu: membaca, memahami, transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan mahasiswa PGSD Universitas Borneo Tarakan dalam menyelesaikan soal cerita pada materi geometri. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes terkait materi geometri dengan menggunakan prosedur Newman yang dikonfirmasi melalui proses wawancara. Sebanyak 34 mahasiswa PGSD lokal A2 angkatan 2023 menjadi pertisipan dalam penelitian dan mengerjakan tes terkait materi geomteri yang kemudian dikelompokkan berdasarkan kategori kemampuan tinggi, kemampuan sedang, dan kemampuan rendah. Setelah itu, peneliti memilih enam mahasiswa secara acak untuk mewakili setiap kategori kemampuan untuk diwawancarai. Hasil penelitian menunjukkan: (1) subjek dengan kemampuan tinggi umumnya mampu menyelesaikan soal dengan baik di semua tahap tanpa melakukan kesalahan. Subjek memahami soal dengan baik, menerapkan strategi yang sesuai, serta menuliskan jawaban akhir dengan benar; (2) pada subjek dengan kemampuan sedang ditemukan kesalahan dalam tahap transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir. Hal ini disebabkan oleh pemilihan rumus yang kurang tepat, kesalahan dalam penerapan konsep, serta kelalaian dalam menuliskan satuan dan menyusun jawaban secara sistematis; (3) subjek dengan kemampuan rendah hanya mampu memahami soal pada tahap awal, dan mengalami kesulitan besar mulai dari transformasi hingga penulisan akhir. Kesalahan tersebut meliputi pemilihan rumus yang tidak sesuai, kesalahan dalam perhitungan, dan ketidakmampuan menyusun jawaban akhir dengan benar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan terkait kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam mengerjakan penyelesaian soal cerita matematika dengan materi operasi pecahan berdasarkan penggunaan prosedur polya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes terkait materi operasi pecahan dengan menggunakan prosedur polya yang dikonfirmasi melalui proses wawancara. Sebanyak 22 siswa kelas V-A menjadi partisipasi dalam penelitian dan mengerjakan tes terkait operasi pecahan yang kemudian peneliti mengelompokkan 22 siswa kelas V-A ke dalam tiga kategori kemampuan yaitu, kategori tinggi, sedang dan rendah. Kemudian peneliti memilih maksimal 6 siswa yang dipilih secara acak menjadi 2 siswa kategori tinggi, 2 siswa kategori sedang dan 2 siswa kategori rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Subjek dengan kategori tinggi tidak melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita berdasarkan prosedur polya, Namun subjek kategori tinggi kurang berhati-hati dalam menyelesaikan satu soal cerita; (2) subjek dengan kategori sedang melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita pada tahapan melaksanakan rencana dan melihat kembali berdasarkan prosedur polya, karena belum mampu menyelesaikan soal operasi pecahan yang memiliki penyebut yang berbeda; (3) subjek dengan kategori rendah melakukan kesalahan pada semua tahapan prosedur polya, karena masih kesulitan memahami masalah yang diberikan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan guna menjawab pertanyaan terkait Tanggung Jawab Perdata Pelaku Usaha Terkait Peredaran Obat Tradisional Berbahan Kimia Obat. Pertama, bagaimana prosedur yang wajib dipatuhi pelaku usaha dalam memproduksi obat tradisional? Kedua, bagaimana pertanggungjawaban perdata pelaku usaha kepada konsumen akibat peredaran obat tradisonal berbahan kimia obat?. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian yaitu tipe penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Data yang digunakan terdiri dari data sekunder, data primer dan data tersier. Hasil dari penelitian, penulis menyimpulkan bahwa: pertama, prosedur pelaku usaha dalam pembuatan obat tradisional wajib menerapkan aspek Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB). Penerapan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) merupakan persyaratan kelayakan dasar untuk menerapkan sistem jaminan mutu dan keamanan yang dipersyaratkan dalam seluruh rangkaian kegiatannya, hal tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 6 Tahun 2012 Tentang Industri dan Usaha Obat Tradisional Pasal 35. Kedua, pertanggungjawaban perdata pelaku usaha terhadap konsumen terkait peredaran obat tradisonal berbahan kimia obat bahwa pelaku usaha akan bertanggungjawab mengganti kerugian apabila dapat dibuktian kerugian yang terjadi itu akibat dari kesalahan pelaku usaha.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini merupakan penelitian yang dilakukan pada siswa kelas VII-1 SMP Negeri 11 Tarakan yang memiliki permasalahan dalam menulis teks prosedur. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur dengan model pembelajaran project based learninng dalam aplikasi Tiktok siswa kelas VII-1. Subjek penelitian siswa kelas VII-1 yang berjumlah 30 siswa yang terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 14 siswi perempuan. Penelitian PTK ini terdiri dari dua siklus yang tiap siklusnya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi dari obervasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan ada dua yaitu teknik penelitian kualitatif dan teknik penelitian kuantitatif. Instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar pengamatan keaktifan siswa, lembar kognitf, lembar afektif, lembar psikomotorik, dan lembar video. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I pada lembar pengamatan keaktifan siswa 52%, aspek kognitif 26% aspek afektif 60% dan aspek psikomotorik 55% sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan dalam menulis teks prosedur dengan media aplikasi Tiktok hal ini dapat dibuktikan dengan lembar pengamatan aktivitas siswa meningkat menjadi 84%, aspek kognitif meningkat menjadi 76%, aspek afektif meningkat menjadi 85%, dan aspek psikomotorik meningkat menjadi 80% . Dapat disimpulkan pada bahwa menulis teks prosedur menggunakan model pembelajaran project based learning dalam aplikasi Tiktok siswa kelas VII SMP Negeri 11 Tarakan mampu meningkatkan kemampuan siswa menulis teks prosedur. This Classroom Action Research (PTK) conducted on class VII-1 students of SMP Negeri 11 Tarakan who had problems in writing procedural texts. This research aimed to improve the ability to write procedural texts using a project based learning model in the Tiktok application for class VII-1 students. The subjects of this research were 30 students in class VII-1, consisting of 16 male students and 14 female students. This Classroom Action Research consists of two cycles, each cycle consisting of planning, implementation, observation and reflection Data collection techniques used include observation, tests and documentation Data analysis techniques use two methods, namely qualitative and quantitative. The research instruments used were student activity observation sheets, cognitive sheets, affective sheets, psychomotor sheets, and video sheets Based on the results of research in cycle I on the student activity observation sheet, the results obtained were 52%, cognitive aspects 26%, affective aspects 60%, and psychomotor aspects 55% Meanwhile, in cycle Il there was an increase in writing procedural texts using the Tiktok application as evidenced by the student activity observation sheet, the results increased to 84%, the cognitive aspect increased to 76%, the affective aspect increased to 85%, and the psychomotor aspect increased to 80% From the research results, it can be concluded that writing procedural texts using the project based learning model in the Tiktok application for class VII-1 students at SMP Negen 11 Tarakan is able to improve students' writing skills in procedural texts
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan dan penyebab siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matematika berdasarkan prosedur Newman pada kelas VIII-2 SMP Negeri 10 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 3 orang siswa yang memiliki nilai terendah ulangan harian materi bangun ruang sisi datar. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu peneliti sendiri, adapun instrumen pembantu yaitu pedoman wawancara. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa mengalami 5 kesalahan berdasarkan analisis Newman yaitu 1) kesalahan membaca penyebabnya karena siswa masih belum dapat membaca soal dengan benar, dan tidak dapat mengartikan setiap simbol, dan tidak mengerti mana saja simbol yang ada didalam soal, tidak dapat menentukan kata-kata atau istilah, 2) kesalahan memahami penyebabnya tidak teliti menentukan apa yang diketahui, tidak memahami masalah, tidak terbiasa menuliskan apa yang ditanyakan, 3) kesalahan transformasi penyebabnya kesalahan penulisan rumus yang akan digunakan karena kurang teliti, 4) kesalahan keterampilan proses penyebabnya tidak dapat menentukan langkah-langkah apa yang akan digunakan dengan tepat dan benar, 5) kesalahan penulisan jawaban akhir penyebabnya ketidak terbiasaan siswa menuliskan jawaban diakhir.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTAK Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait Pemutusan Hubungan kerja dengan Alasan Force Majeure Menurut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja, Pemutusan hubungan kerja dengan alasan force majeure seringkali menimbulkan permasalahan yang tidak mudah terselesaikan, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja Juga tercantum di dalamnya. Permasalahannya yaitu pertama, Prosedur Pemutusan Hubungan Kerja dengan alasan Force majeure. kedua, perlindungan hak normatif kepada tenaga kerja atas pemutusan hubungan kerja dengan alasan Force majeure. Skripsi ini mengunakan metode penelitian normatif, dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian: pertama pemutusan hubungan kerja dengan alasan force majeure dapat dilakukan secara sepihak yang diatur di dalam pasal 154A Ayat 1 Huruf d Undang-Undang Cipta Kerja. Kedua, terdapat pengurangan hak normatif tenaga kerja yaitu hak pesangon setelah berlakunya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja, hak sebelumnya yang di atur di dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan memberikan hak pesagon terhadap Tenaga kerja Yang diputus hubungan kerja dengan alasan majeure sebesar 1 dikali upah pesangon, semetara Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja hanya memberikan hak pesangon sebesar 0,5 dikali upah pesangon apabila perusahaan tutup, 0,75 dikali upah pesangon apabila perusahaan tidak dalam keadaan tutup.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematikan berdasarkan prosedur newman. Tujuan penelitian ini adalah Mendeskripsikan jenis kesulitan belajar dalam menyelesaikan soal cerita matematika berdasarkan prosedur Newman pada kelas IX MTs Al-Ikhlas Nunukan dan Mendeskripsikan faktor apa saja yang menyebabkan siswa melakukan kesulitan belajar dalam menyelesaikan soal cerita matematika berdasarkan prosedur Newman pada kelas IX MTs Al-Ikhlas Nunukan. Penelitian melibatkan 33 siswa kelas IX MTs Al-Ikhlas Nunukan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan wawancara dengan 6 subjek untuk diwawancarai. Data dianalisis secara kualitatif untuk mendeskripsikan jenis kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita dan faktor penyebab berdasarkan prosedur newman. Berdasarkan hasil penelitian: 1) terdapat 4 jenis kesulitan belajar dalam menyelesaikan soal cerita yaitu kesulitan memahami masalah, kesulitan transformasi, kesulitan ketrampilan proses dan kesulitan penulisan jawaban akhir; 2) Faktor penyebab siswa mengalami kesulitan belajar dalam menyelesaikan soal cerita matematika yaitu kurang teliti, kurang hati-hati dan terburu-buru dalam menjawab soal cerita yang diberikan, dan tidak dapat melakukan proses perhitungan dengan baik dan benar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dalam proses pembelajaran matematika sering dijumpai beberapa siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami materi yang diajarkan. Salah satu kesulitan yang dimaksud adalah kesalahan siswa dalam mengerjakan soal matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan yang siswa dalam menyelesaikan soal matematika materi FPB dan KPK pada siswa kelas IV SDN 017 Tarakan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes terkait materi FPB dan KPK dengan menggunakan prosedur Newman yang dikonfirmasi melalui proses wawancara. Sebanyak 22 siswa kelas IV-B menjadi partisipan dalam penelitian dan mengerjakan tes terkait FPB dan KPK yang kemudian dikelompokkan berdasarkan kategori kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Setelah itu peneliti memilih 6 siswa untuk mewakili setiap kategori kemampuan untuk diwawancarai. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) subjek kemampuan tinggi, sedang dan rendah tidak mengalami kesalahan berdasarkan prosedur Newman jika soal langsung meminta untuk mencari FPB dan KPK dari dua bilangan; (2) terdapat kesalahan lain yang muncul diakibatkan ketidakhati-hatian subjek dalam menyelesaikan soal; (3) subjek kemampuan tinggi mengalami kesalahan transformasi karena kesulitan mengubah soal berbentuk cerita menjadi soal berbentuk matematis; (4) subjek kemampuan sedang tidak memiliki keterampilan dalam mengaplikasikan konsep KPK pada soal cerita; (5) subjek kemampuan rendah mengalami kesalahan yang diakibatkan terbalik dalam menggunakan prosedur FPB dan KPK pada soal yang berbentuk soal cerita. Penelitian ini menemukan satu jenis kesalahan lain yang berbeda dari 5 tahapan berdasarkan prosedur Newman yang dialami siswa kelas IV-B SDN 017 Tarakan dalam menyelesaikan soal matematika materi FPB dan KPK. Kesalahan Siswa, Prosedur Newman, FPB, KPK
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengetahuan pribadi, prosedur kerja dan teknologi terhadap kinerja karyawan PT. Pertamina Tarakan dan Bunyu Field Hipotesis dalam penelitian ini adalah adanya pengetahuan pribadi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, prosedur kerja tidak berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan dan teknologi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Slovin, dan didapatkan 173 orang responden dari jumlah populasi sebanyak 300 orang karyawan PT. Pertamina Tarakan dan Bunyu field. Untuk uji hipotesis digunakan model regresi linier berganda dan uji t. Metode analisis menggunakan alat analisis dengan bantuan program SPSS versi 22.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan pribadi berpengaruh positif dan signifikan, prosedur kerja tidak berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja karyawan dan teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan