2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTAK Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait Pemutusan Hubungan kerja dengan Alasan Force Majeure Menurut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja, Pemutusan hubungan kerja dengan alasan force majeure seringkali menimbulkan permasalahan yang tidak mudah terselesaikan, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja Juga tercantum di dalamnya. Permasalahannya yaitu pertama, Prosedur Pemutusan Hubungan Kerja dengan alasan Force majeure. kedua, perlindungan hak normatif kepada tenaga kerja atas pemutusan hubungan kerja dengan alasan Force majeure. Skripsi ini mengunakan metode penelitian normatif, dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian: pertama pemutusan hubungan kerja dengan alasan force majeure dapat dilakukan secara sepihak yang diatur di dalam pasal 154A Ayat 1 Huruf d Undang-Undang Cipta Kerja. Kedua, terdapat pengurangan hak normatif tenaga kerja yaitu hak pesangon setelah berlakunya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja, hak sebelumnya yang di atur di dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan memberikan hak pesagon terhadap Tenaga kerja Yang diputus hubungan kerja dengan alasan majeure sebesar 1 dikali upah pesangon, semetara Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja hanya memberikan hak pesangon sebesar 0,5 dikali upah pesangon apabila perusahaan tutup, 0,75 dikali upah pesangon apabila perusahaan tidak dalam keadaan tutup.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTAK Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait Pemutusan Hubungan kerja dengan Alasan Force Majeure Menurut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja, Pemutusan hubungan kerja dengan alasan force majeure seringkali menimbulkan permasalahan yang tidak mudah terselesaikan, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja Juga tercantum di dalamnya. Permasalahannya yaitu pertama, Prosedur Pemutusan Hubungan Kerja dengan alasan Force majeure. kedua, perlindungan hak normatif kepada tenaga kerja atas pemutusan hubungan kerja dengan alasan Force majeure. Skripsi ini mengunakan metode penelitian normatif, dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian: pertama pemutusan hubungan kerja dengan alasan force majeure dapat dilakukan secara sepihak yang diatur di dalam pasal 154A Ayat 1 Huruf d Undang-Undang Cipta Kerja. Kedua, terdapat pengurangan hak normatif tenaga kerja yaitu hak pesangon setelah berlakunya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja, hak sebelumnya yang di atur di dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan memberikan hak pesagon terhadap Tenaga kerja Yang diputus hubungan kerja dengan alasan majeure sebesar 1 dikali upah pesangon, semetara Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja hanya memberikan hak pesangon sebesar 0,5 dikali upah pesangon apabila perusahaan tutup, 0,75 dikali upah pesangon apabila perusahaan tidak dalam keadaan tutup.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Dwi Irvansyah, 2021. Gambaran pembelajaran daring pada siswa di masa pandemi covid-19 (studi kasus layanan bimbingan dan konseling di smp negeri terpadu unggulan 1 tana tidung) Oleh Dosen Pembimbing Utama Bapak Suprianto, S.Sos.,M.Pd Dan Ibu Siti Rahmi, S.Sos., M.Pd selaku pembimbing anggota. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pembelajaran daring pada siswa di masa pandemi covid-19. Gambaran pembelajaran daring pada siswa dimasa pandemi covid-19 menunjukan bahwa proses pembelajaran selama pandemi berubah yaitu dengan mengunakan jarak jauh. Hal ini memberikan gambaran pada guru karena kurang maksimal dalam memberikan materi pembelajaran dan tergangunya proses pembelajaran yang menyebabkan tidak tercapai tujuan pembelajaran yang di harapkan. Sehingga pembelajaran daring dilakukan dengan mengunakan Lembar Aktivitas Siswa. Pembelajaran daring adalah metode belajar jarak jauh yang mengunakan model interaktif berbasi internet (Online). Seperti mengunakan media Whatsapp, Zoom Meeting. Penelitian mengunakan jenis penelitian deskritif kualitatif. Fokus penelitian dalam penelitian ini yaitu gambaran pembelajaran daring pada siswa, subjek penelitian yaitu informan utama dalam penelitian ini adalah satu orang guru bimbingan dan konseling, satu orang kepala sekolah, dan 2 siswa. Teknik pengumpulan data melalui metode wawancara dan dokumentasi. Teknik analisi data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik riduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian pelaksanaan gambaran pembelajaran daring di SMP Negeri Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung sudah terlaksana dengan cukup baik. Hal tersebut dalam pelaksanan nya pembelajaran secara online yang melalui media whatsapp, zoom meeting dan google meet. ABSTRACT Dwi Irvansyah, 2021. The objective of this study was to describe the online learning for online learning for students during the covid-19 pandemic (a case study of guidance and counseling services at a leading integrated state junior high school 1 Tana Tidung) By Main Advisors Mr. Suprianto, S.Sos.,M.Pd and Mrs. Siti Rahmi, S.Sos., M.Pd as the member's supervisor. The purpose of this study was to find out the description of online learning for students during the covid-19 pandemic. The description of online learning for students during the COVID-19 pandemic shows that the learning process during the pandemic has changed, namely by using distance. This gives an overview to the teacher because it is not optimal in providing learning material and the disruption of the learning process which causes the expected learning objectives to not be achieved. So that online learning is done using the Student Activity Sheet. Online learning is a distance learning method that uses an internet- based interactive model (Online). Like using Whatsapp media, Zoom Meeting. This research uses descriptive qualitative research. The focus of the research in this study is the description of online learning for students, the research subject, namely the main informant in this study, is one guidance and counseling teacher, one principal, and 2 students. Data collection techniques through interviews and documentation. Data analysis techniques used in this study are data reduction techniques, data presentation, and drawing conclusions. Based on the results of the research, the implementation of the description of online learning at SMP Negeri Terpadu Unggul 1 Tana Tidung has been carried out quite well. This is in the implementation of online learning through whatsapp media, zoom meetings and google meet.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Dwi Irvansyah, 2021. Gambaran pembelajaran daring pada siswa di masa pandemi covid-19 (studi kasus layanan bimbingan dan konseling di smp negeri terpadu unggulan 1 tana tidung) Oleh Dosen Pembimbing Utama Bapak Suprianto, S.Sos.,M.Pd Dan Ibu Siti Rahmi, S.Sos., M.Pd selaku pembimbing anggota. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pembelajaran daring pada siswa di masa pandemi covid-19. Gambaran pembelajaran daring pada siswa dimasa pandemi covid-19 menunjukan bahwa proses pembelajaran selama pandemi berubah yaitu dengan mengunakan jarak jauh. Hal ini memberikan gambaran pada guru karena kurang maksimal dalam memberikan materi pembelajaran dan tergangunya proses pembelajaran yang menyebabkan tidak tercapai tujuan pembelajaran yang di harapkan. Sehingga pembelajaran daring dilakukan dengan mengunakan Lembar Aktivitas Siswa. Pembelajaran daring adalah metode belajar jarak jauh yang mengunakan model interaktif berbasi internet (Online). Seperti mengunakan media Whatsapp, Zoom Meeting. Penelitian mengunakan jenis penelitian deskritif kualitatif. Fokus penelitian dalam penelitian ini yaitu gambaran pembelajaran daring pada siswa, subjek penelitian yaitu informan utama dalam penelitian ini adalah satu orang guru bimbingan dan konseling, satu orang kepala sekolah, dan 2 siswa. Teknik pengumpulan data melalui metode wawancara dan dokumentasi. Teknik analisi data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik riduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian pelaksanaan gambaran pembelajaran daring di SMP Negeri Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung sudah terlaksana dengan cukup baik. Hal tersebut dalam pelaksanan nya pembelajaran secara online yang melalui media whatsapp, zoom meeting dan google meet. ABSTRACT Dwi Irvansyah, 2021. The objective of this study was to describe the online learning for online learning for students during the covid-19 pandemic (a case study of guidance and counseling services at a leading integrated state junior high school 1 Tana Tidung) By Main Advisors Mr. Suprianto, S.Sos.,M.Pd and Mrs. Siti Rahmi, S.Sos., M.Pd as the member's supervisor. The purpose of this study was to find out the description of online learning for students during the covid-19 pandemic. The description of online learning for students during the COVID-19 pandemic shows that the learning process during the pandemic has changed, namely by using distance. This gives an overview to the teacher because it is not optimal in providing learning material and the disruption of the learning process which causes the expected learning objectives to not be achieved. So that online learning is done using the Student Activity Sheet. Online learning is a distance learning method that uses an internet- based interactive model (Online). Like using Whatsapp media, Zoom Meeting. This research uses descriptive qualitative research. The focus of the research in this study is the description of online learning for students, the research subject, namely the main informant in this study, is one guidance and counseling teacher, one principal, and 2 students. Data collection techniques through interviews and documentation. Data analysis techniques used in this study are data reduction techniques, data presentation, and drawing conclusions. Based on the results of the research, the implementation of the description of online learning at SMP Negeri Terpadu Unggul 1 Tana Tidung has been carried out quite well. This is in the implementation of online learning through whatsapp media, zoom meetings and google meet.