ThesisOpen AccessMetadata saja
•
UMKM di anggap sebagai sektor usaha yang tidak rentan terhadap berbagai perubahan eksternal yang terjadi di pasar perekonomian. Sebagai sektor yang di anggap mampu bertahan meskipun dalam kondisi krisis, UMKM dapat menunjang pembangunan ekonomi yang bersifat jangka panjang, stabil, dan berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan dan kualitas manajemen keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM Mebel di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan menggunakan sampel jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 108 UMKM Mebel di Kota Tarakan. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan memperhatikan nilai koefisien regresi, uji parsial, uji pengaruh simultan, dan uji koefisien determinasi. Berdasarkan hasil penelitian Pertama, Literasi Keuangan berpengaruh negative terhadap Kinerja Keuangan UMKM Mebel. Kedua, Kualitas Manajemen Keuangan berpengaruh positif terhadap Kinerja Keuangan UMKM Mebel.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana biaya bahan baku dan perubahan nilai tukar rupiah memengaruhi kinerja keuangan perusahaan kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) antara tahun 2020 hingga 2024. Kinerja keuangan diukur dengan menggunakan Return on Assets (ROA). Penelitian ini menerapkan metodologi kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder serta teknik regresi linier berganda. Sampel penelitian terdiri dari 6 perusahaan kosmetik dengan total 30 observasi yang dipilih melalui teknik sampel purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, nilai kurs rupiah tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, sementara biaya bahan baku memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Secara simultan, nilai kurs rupiah dan biaya bahan baku memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan kosmetik. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan biaya bahan baku lebih berpengaruh dalam meningkatkan kinerja keuangan dibandingkan nilai kurs.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membuktikan secara empiris pengaruh Green Accounting dan Kinerja Lingkungan terhadap Kinerja Keuangan dengan Good Corporate Governance (GCG) sebagai variabel moderasi. Objek penelitian berfokus pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode pengamatan tahun 2020-2024. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, sehingga diperoleh sebanyak 18 perusahaan sampel dengan periode observasi selama 5 tahun (2020-2024), menghasilkan total 90 observasi data panel seimbang. Metode analisis yang digunakan adalah Moderated Regression Analysis (MRA) dengan pendekatan Random Effect Model (REM) terpusat (mean centering) melalui bantuan software Eviews 12. Hasil pengujian parsial (uji t) menunjukkan bahwa Green Accounting berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan (Retur on Assets / ROA), sedangkan Kinerja Lingkungan terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan. Lebih lanjut, hasil estimasi interaksi membuktikan bahwa Good Corporate Governance yang diproksikan melalui proporsi komisaris independen tidak mampu memoderasi pengaruh Green Accounting maupun Kinerja Lingkungan terhadap Kinerja Keuangan. Berdasarkan tipologi moderasi, variabel GCG dalam model ini diklasifikasikan sebagai Homologiser Moderator (moderasi homogen).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Reformasi birokrasi di Indonesia mendorong peningkatan kualitas layanan publik melalui tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta efisien. Penerapan BLUD memberikan fleksibilitas pengelolaan keuangan bagi instansi pemerintah pelayanan publik termasuk rumah sakit daerah, namun tetap menuntut adanya akuntabilitas kinerja. Berdasarkan data realisasi pendapatan dan belanja RSUD dr. H. Jusuf SK, terlihat adanya fluktuasi pendapatan serta kecenderungan belanja yang pada beberapa tahun melebihi pendapatan sehingga menimbulkan defisit anggaran. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya evaluasi kinerja keuangan secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Badan Layanan Umum Daerah pada RSUD dr. H. Jusuf SK Provinsi Kalimantan Utara menggunakan pendekatan Value for Money. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan populasi laporan keuangan rumah sakit tahun 2020–2024 dan sampel berupa laporan realisasi anggaran pada periode yang sama. Data dikumpulkan melalui metode dokumentasi serta didukung wawancara semi-terstruktur. Analisis dilakukan dengan menghitung rasio ekonomi, rasio efisiensi, dan rasio efektivitas sebagai indikator utama dalam konsep Value for Money. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio ekonomi pada periode 2020–2024 sebagian besar berada pada kategori tidak ekonomis. Rasio efektivitas menunjukkan hasil yang cukup berfluktuatif dimana sebagian besar hasil menunjukkan kategori tidak efektif. Namun demikian, rasio efisiensi menunjukkan kondisi yang belum stabil karena pada beberapa tahun masih berada pada kategori tidak efisien. Secara keseluruhan, rumah sakit masih menghadapi permasalahan dalam pengelolaan keuangan, baik dari aspek penghematan biaya, pencapaian target, maupun optimalisasi penggunaan sumber daya
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pertumbuhan ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan dua indikator utama keberhasilan pembangunan daerah yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kinerja keuangan daerah, kemiskinan, dan pengangguran. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ketiga variabel tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi dan IPM di Provinsi Kalimantan Utara secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan Badan Pusat Statistik pada tahun 2017-2024. Analisis data dengan metode regresi data panel melalui pendekatan CEM untuk pertumbuhan ekonomi dan FEM untuk IPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan daerah, tingkat kemiskinan, dan tingkat pengangguran terbuka secara parsial maupun simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar -0,029. Apabila nilai adjusted R² negatif maka diperlakukan sebagai nol, yang mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara lebih ditentukan oleh faktor struktural di luar model. Sebaliknya, ketiga variabel tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap IPM baik secara parsial maupun simultan dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,9833 atau 98,33 persen, di mana kinerja keuangan daerah berpengaruh positif, sedangkan kemiskinan dan pengangguran berpengaruh negatif. Temuan ini mengimplikasikan bahwa peningkatan IPM di Kalimantan Utara dapat didorong secara efektif melalui penguatan pengelolaan keuangan daerah yang berorientasi pada pelayanan publik, pengentasan kemiskinan yang tepat sasaran, serta perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial terhadap nilai perusahaan, serta menguji peran kinerja keuangan sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode purposive sampling dan memperoleh 23 perusahaan sebagai sampel dengan total 92 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan Moderating Regression Analysis (MRA) melalui SPSS 25. Nilai perusahaan diproksikan dengan Price to Book Value (PBV), kinerja keuangan diukur dengan Return on Assets (ROA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan kepemilikan manajerial berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel bersama kinerja keuangan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Adapun kinerja keuangan tidak terbukti memoderasi hubungan antara kepemilikan institusional maupun kepemilikan manajerial terhadap nilai perusahaan. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial penting untuk meningkatkan nilai perusahaan dan dapat menjadi pertimbangan investor dalam berinvestasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Enterprise Risk Management (ERM) terhadap kinerja keuangan dengan leverage sebagai variabel moderasi pada bank umum konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel menggunakan aplikasi EViews 12. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 21 bank dengan total 105 data pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Enterprise Risk Management (ERM) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Leverage yang diproksikan menggunakan Debt to Equity Ratio (DER) menunjukkan hasil yang berbeda pada setiap model penelitian. Pada model YI dan Y2 leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan pada model Y3 leverage berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Selain itu, leverage tidak mampu memoderasi hubungan antara Enterprise Risk Management (ERM) dan kinerja keuangan perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan manajemen risiko perusahaan belum mampu memberikan pengaruh langsung terhadap peningkatan kinerja keuangan perusahaan. Selain itu, penggunaan utang yang tinggi dan tidak dikelola secara optimal dapat meningkatkan risiko keuangan serta menurunkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Good Corporate governance (GCG) terhadap kinerja keuangan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Periode penelitian yang digunakan adalah 2018–2024. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan subsektor makanan dan minuman di BEI, dengan sampel sebanyak 15 perusahaan yang dipilih melalui metode purposive sampling, sehingga diperoleh 105 observasi. Variabel GCG diukur menggunakan indikator jumlah direksi dan komisaris independen, kinerja keuangan diproksikan dengan Return on Assets (ROA) dan Tobin’s Q, sedangkan ukuran perusahaan diukur menggunakan logaritma natural total aset. Metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa GCG berpengaruh negative signifikan terhadap kinerja keuangan. Sementara itu, ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan serta tidak mampu memoderasi hubungan antara GCG dan kinerja keuangan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya literatur mengenai peran GCG dan ukuran perusahaan dalam konteks industri makanan dan minuman di Indonesia, serta menegaskan bahwa kualitas implementasi tata kelola perusahaan lebih menentukan kinerja keuangan dibandingkan skala perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Carbon Emission Disclosure (CED) dan Green Intellectual Capital (GIC) terhadap kinerja keuangan dan nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur sub sektor industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2024. Kinerja keuangan diproksikan dengan Return on Assets (ROA), sedangkan nilai perusahaan diukur menggunakan Price to Book Value (PBV). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda, dengan sampel sebanyak 14 perusahaan yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang berasal dari laporan tahunan perusahaan. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS versi 27 melalui statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CED berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan GIC tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Selain itu, CED dan GIC tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa CED mampu meningkatkan kinerja keuangan perusahaan, sedangkan GIC belum mampu memberikan pengaruh terhadap kinerja keuangan maupun nilai perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penerapan good corporate governance merupakan salah satu mekanisme penting dalam meningkatkan kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh good corporate governance terhadap kinerja keuangan perusahaan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2023. Dari total 27 perusahaan dalam populasi penelitian, sebanyak 21 perusahaan memenuhi kriteria sampel yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) dalam metode penelitian kuantitatif. Hasil penelitian menyatakan bahwa good corporate governance memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Selain itu, ukuran perusahaan terbukti memoderasi hubungan antara good corporate governance dan kinerja keuangan dengan arah negatif, yang menunjukkan bahwa semakin besar ukuran perusahaan, semakin lemah pengaruh good corporate governance terhadap kinerja keuangan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan dan tata kelola perusahaan terhadap sustainability report dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor consumer cylicals dan non-cylicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode tahun 2021-2024. Kinerja keuangan diukur menggunakan ROA, ROE dan NPM, sedangkan tata kelola perusahaan diukur melalui komisaris independen, kepemilikan manajerial, komite audit dan kualitas audit. Sustainability reporting diukur menggunakan indeks GRI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis PLS-SEM terhadap 120 data observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan dan tata kelola perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap sustainability reporting. Ukuran perusahaan juga tidak memoderasi hubungan tersebut.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kinerja keuangan perusahaan asuransi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia berdasarkan penerapan PSAK 62 dan PSAK 117, khususnya terkait pengukuran liabilitas kontrak asuransi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan desain berpasangan. Data penelitian berupa laporan keuangan sembilan perusahaan asuransi umum periode 2018–2024 yang disimulasikan menggunakan pendekatan PSAK 117 serta data riil kuartal I tahun 2025 sebagai representasi awal implementasi standar baru. Simulasi pengukuran liabilitas dilakukan dengan Premium Allocation Approach (PAA) melalui perhitungan Liability for Incurred Claims (LIC) dan Liability for Remaining Coverage (LRC). Variabel kinerja keuangan yang dianalisis meliputi Risk Based Capital (RBC), Loss Ratio, Return on Assets (ROA), dan Return on Equity (ROE). Hasil uji normalitas menunjukkan data tidak berdistribusi normal sehingga pengujian hipotesis dilakukan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Temuan menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada seluruh rasio kinerja keuangan antara pengukuran berbasis PSAK 62 dan PSAK 117. Penerapan PSAK 117 cenderung meningkatkan nilai liabilitas kontrak asuransi yang berdampak pada penurunan RBC dan rasio profitabilitas, serta perubahan loss ratio.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Studi ini dilaksanakan guna mengevaluasi dampak dari risiko bisnis, risiko kredit, serta risiko likuiditas terhadap capaian keuangan perusahaan di sektor konstruksi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada rentang waktu 2020-2024. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang berasal dari laporan keuangan emiten. Melalui teknik purposive sampling, terpilih 11 entitas perusahaan sebagai sampel dengan akumulasi 55 unit observasi. Proses analisis data melibatkan serangkaian pengujian mulai dari uji asumsi klasik, regresi linear berganda, hingga uji t dan uji F. Hasil studi mengindikasikan bahwa risiko kredit dan likuiditas tidak memiliki pengaruh yang berarti terhadap kinerja keuangan. Sebaliknya, risiko bisnis ditemukan memiliki pengaruh positif yang bermakna terhadap Return on Equity (ROE). Secara kolektif, ketiga faktor risiko tersebut berpengaruh signifikan terhadap performa keuangan dengan tingkat determinasi (R²) mencapai 0,811. Hal ini berarti sebesar 81,1% dari variasi kinerja keuangan dapat diterangkan oleh ketiga variabel tersebut, namun 18,9% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar cakupan model ini. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan risiko bisnis memiliki peran penting dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan konstruksi di tengah ketidakpastian proyek dan dinamika sektor konstruksi. This study was conducted to evaluate the impact of business risk, credit risk, and liquidity risk on the financial performance of companies in the construction sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in the period 2020-2024. This research applies a quantitative method using secondary data from issuers' financial reports. Using purposive sampling, 11 companies were selected, yielding 55 observations in total. The data analysis process involved a series of tests, ranging from classical assumption tests to multiple linear regression and t-tests, and F-tests. The study's results indicated that credit and liquidity risks do not have a significant effect on financial performance. Conversely, business risk was found to have a positive and significant effect on Return on Equity (ROE). Collectively, these three risk factors had a significant effect on financial performance with a coefficient of determination (R?2)of 0.811. This means that 81.1% of the variation in financial performance can be explained by these three variables, while the remaining 18.9% is influenced by other variables outside the scope of this model. The results of this study confirmed that business risk management plays an important role in improving the profitability of construction companies amid project uncertainty and the sector's dynamics.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Environmental Cost dan Capital Structure terhadap kinerja keuangan dengan PROPER sebagai variabel moderasi pada perusahaan Food & Beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2024. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling yang diperoleh sebanyak 30 perusahaan sehingga data yang diperoleh sebanyak 150 data observasi. Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dan analisis regresi moderasi yang diuji dengan aplikasi Stata 17. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Environmental Cost berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan, yang berarti semakin tinggi pengeluaran untuk Environmental Cost, semakin baik pula kinerja keuangan Perusahaan. Sebaliknya, Capital Structure berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi proporsi utang, maka semakin rendah kinerja keuangan Perusahaan. Sementara itu, PROPER memoderasi secara negatif pada pengaruh Environmental Cost terhadap kinerja keuangan, dan PROPER tidak mampu memoderasi pada pengaruh Capital Structure terhadap kinerja keuangan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dengan memperkaya literatur mengenai teori Stakeholder, teori legitimasi, dan teori keagenan dalam konteks kinerja keuangan. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi manajemen perusahaan dalam meningkatkan kinerja keuangan melalui Environmental Cost, Capital Structure, dan PROPER.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan (i) untuk menganalisis kinerja keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tunas Mekar Jaya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) di Desa Karang Agung, serta (ii) merumuskan strategi pengembangan usaha BUMDes Tunas Mekar Jaya di Desa Karang Agung. Metode yang digunakan adalah mix method. Analisis keuangan dilakukan melalui perhitungan rasio likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas, sedangkan analisis kualitatif menggunakan pendekatan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan BUMDes berada dalam kondisi baik, dan rasio profitabilitas yang mencerminkan efisiensi penggunaan aset dan modal. Berdasarkan analisis SWOT, posisi BUMDes Tunas Mekar Jaya berada pada kuadran I (strategi agresif/SO), yang berarti memiliki kekuatan dan peluang besar untuk berkembang. Strategi yang direkomendasikan adalah strategi SO, yaitu mengoptimalkan kemampuan pengelola, memanfaatkan lokasi strategis dan dukungan masyarakat, memperluas kerja sama dengan pihak luar, serta memperkuat kebijakan desa guna meningkatkan kontribusi terhadap PADes.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT. Bukit Asam selama periode 2020-2024 menggunakan rasio profitabilitas, yang merupakan indikator utama efesiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari sumber daya yang dimiliki. Dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif, data laporan laba rugi dan posisi keuangan perusahaan dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan enam jenis rasio profitabilitas (GPM, OPM, NPM, ROA, ROE, ROI) dengan bantuan Microsoft Excel. Temuan menunjukkan bahwa kinerja profitabilitas PT. Bukit Asam mengalami fluktuasi signifikan, mencapai puncaknya pada 2020-2022 karena tingginya harga batubara global, namun kemudian menurun drastis pada 2023-2024 akibat melemahnya harga komoditas dan peningkatan biaya operasional. menyimpilkan bahwa profitabilitas perusahaan sangat bergantung pada kondisi pasar eksernal dan efektivitas pengelolaan asset belum konsisten.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh Big Data dan Intellectual Capital terhadap kinerja keuangan pada bank-bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020-2023, di mana Competitive Advantage berperan sebagai variabel moderating. Big Data dianggap sebagai instrumen krusial yang mendukung operasional bank agar lebih efisien serta memfasilitasi pengelolaan risiko secara optimal. Sementara itu, Intellectual Capital terdiri atas tiga elemen utama yaitu human capital, structural capital, dan relational capital yang berkontribusi dalam penciptaan nilai tambah bagi perusahaan, dengan kinerja keuangan diukur melalui indikator Return on Assets (ROA). Data sekunder yang digunakan berasal dari laporan tahunan bank, yang kemudian dianalisis dengan bantuan SPSS versi 27. Proses analisis meliputi pemeriksaan statistik deskriptif, pengujian asumsi klasik seperti normalitas residual, multikolinearitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas, diikuti oleh penerapan regresi linier berganda serta Moderated Regression Analysis (MRA). Meskipun demikian, hasil pengujian mengindikasikan bahwa residual tidak mengikuti distribusi normal dan terdapat autokorelasi positif; oleh karena itu, penelitian ini melengkapi analisis dengan R Studio melalui pendekatan regresi robust, termasuk M-estimator dan koreksi Newey–West, guna meningkatkan keandalan temuan. Secara keseluruhan, temuan menunjukkan bahwa Big Data memberikan dampak negatif terhadap kinerja keuangan, sedangkan Intellectual Capital menghasilkan pengaruh positif. Lebih lanjut, Competitive Advantage memperkuat hubungan antara Big Data dan kinerja keuangan, tetapi tidak memoderasi keterkaitan antara Intellectual Capital dan kinerja keuangan tersebut. Kesimpulan ini memperkokoh fondasi teori Resource-Based View, sekaligus menyediakan rekomendasi praktis bagi institusi perbankan dalam mengoptimalkan teknologi serta aset intelektual sebagai sumber daya strategis, sehingga dapat mempertahankan Competitive Advantage dan mendorong peningkatan kinerja keuangan secara berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk meninjau temuan literatur mengenai perusahaan zombi guna memberikan pandangan yang holistik dengan menjelaskan pengidentifikasian status, karakteristik kondisi, penyebab kelangsungan hidup, serta kerangka pemulihannya. Teknik analisis data menggunakan analisis tematik berbantuan perangkat lunak NVivo terhadap 133 artikel yang dipublikasikan pada jurnal terindeks Scopus periode 2019–2025, setelah melalui proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan zombi telah menjadi masalah yang signifikan dalam pasar modal dan perekonomian, serta dipengaruhi oleh faktor sosial-politik. Identifikasi perusahaan zombi dapat dilakukan melalui rasio-rasio keuangan serta metode khusus seperti modifikasi FN-CHK, Tobin’s Q, dan Altman Z-Score, yang menghasilkan karakteristik berupa kinerja keuangan lemah, produktivitas dan efisiensi rendah, perilaku dan strategi bertahan yang dijalankan perusahaan, pengaruh faktor struktural dan lingkungan, serta pengungkapan dan audit yang tidak transparan. Kelangsungan hidup perusahaan zombi disebabkan oleh intervensi dan subsidi pemerintah, praktik evergreening dan bantuan perbankan, pengelolaan keuangan internal yang kurang optimal, serta lemahnya prosedur kebangkrutan. Literatur juga menunjukkan adanya kerangka pemulihan yang mencakup restrukturisasi dari sisi internal meliputi keuangan, operasional, dan tata kelola, serta perbaikan dari sisi eksternal melalui kebijakan pemerintah, praktik perbankan dan rezim insolvensi. Keterbaharuan dari tinjauan ini terletak pada kelangkaan pembahasan fenomena serupa khususnya di Indonesia, dengan upaya komprehensif mempelajari literatur-literatur terbaru mengenai perusahaan zombi yang berfokus pada identifikasi, karakteristik, penyebab, serta pemulihan. Tinjauan ini dapat berfungsi sebagai acuan bagi peneliti di masa depan, pembuat kebijakan, dan lembaga keuangan dalam memahami dan mengatasi fenomena perusahaan zombi secara menyeluruh.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran kemampuan berwirausaha sebagai moderator dalam hubungan pengetahuan keuangan dan akses permodalan terhadap kinerja keuangan UMKM di Kota Tarakan. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling yang diperoleh sebanyak 95 responden. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan SEM-PLS dengan aplikasi WrapPLS versi 8.0. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan keuangan dan akses permodalan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan, kemampuan berwirausaha tidak memoderasi interaksi pengaruh pengetahuan keuangan terhadap kinerja keuangan, kemampuan berwirausaha tidak memoderasi interaksi pengaruh akses permodalan terhadap kinerja keuangan. Implikasi teoritis penelitian ini mendukung financial behavior theory dalam menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Risiko Environmental, Social, And Governance terhadap Risiko Sistematik dengan kinerja keuangan sebagai variabel mediasi pada perusahaan Bursa Efek Indonesia indeks IDX ESG Leaders tahun 2020-2023. Pengambilan sampel menggunakan metode sampling total dan diperoleh sampel sebanyak 51 perusahaan, sehingga terdapat 204 data observasi. Metode analisis data yang digunakan adalan analisis jalur (path analysis) menggunakan aplikasi SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko environmental, social, and governance tidak berpengaruh terhadap risiko sistematik, risiko environmental, social, and governance tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan, kinerja keuangan tidak berpengaruh terhadap risiko sistematik, dan kinerja keuangan tidak mampu memediasi pengaruh risiko environmental, social, and governance terhadap risiko sistematik.