Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

37 hasil
Penulis: MARTI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS MAKNA SIMBOLIK PADA TATO DAYAK KENYAH LEPO' KE DI DESA LONG TEBULO KECAMATAN BAHAU HULU KABUPATEN MALINAU (KAJIAN FOLKLOR)

2026•Koleksi Perpustakaan

Tradisi tato Dayak Kenyah Lepo’ Ke di Desa Long Tebulo merupakan warisan budaya yang mengandung nilai filosofis, spiritual, dan sosial, tetapi semakin terancam oleh modernisasi, pengaruh agama, dan melemahnya pewarisan budaya sehingga perlu didokumentasikan melalui kajian folklor. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kajian folklor melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap dua informan yang dipilih secara purposive dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Temuan penelitian mengidentifikasi lima motif tato tradisional, yaitu Kalung Ilak, Kalung Tebuku, Kalung Besulan, Kalung Kabuk, dan Kalung Se'. Adapun makna yang terkandung didalam jenis-jenis tato yang telah diteliti, dari kelima jenis makna tato yang telah diteliti terdapat dua jenis makna tato yang digunakan oleh para tetua adat dan bangsawan yaitu, tato kalung ilak dan kalung kabuk yang bermakna sebagai kehormatan puncak tertinggi dalam struktur dan memilliki kekuasaan tertinggi pada suku Dayak lepo’ke, sedangkan untuk tiga makna tato yaitu kalung tebuku, kalung besulan dan kalung se’ tato yang bermakna sebagai bagaimana perjalanan hidup seseorang dan digunakan sebaagai bentuk eksistensi kelas mengah kebawah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS MAKNA SIMBOLIK PADA TATO DAYAK KENYAH LEPO' KE DI DESA LONG TEBULO KECAMATAN BAHAU HULU KABUPATEN MALINAU (KAJIAN FOLKLOR)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tradisi tato Dayak Kenyah Lepo’ Ke di Desa Long Tebulo merupakan warisan budaya yang mengandung nilai filosofis, spiritual, dan sosial, tetapi semakin terancam oleh modernisasi, pengaruh agama, dan melemahnya pewarisan budaya sehingga perlu didokumentasikan melalui kajian folklor. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kajian folklor melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap dua informan yang dipilih secara purposive dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Temuan penelitian mengidentifikasi lima motif tato tradisional, yaitu Kalung Ilak, Kalung Tebuku, Kalung Besulan, Kalung Kabuk, dan Kalung Se'. Adapun makna yang terkandung didalam jenis-jenis tato yang telah diteliti, dari kelima jenis makna tato yang telah diteliti terdapat dua jenis makna tato yang digunakan oleh para tetua adat dan bangsawan yaitu, tato kalung ilak dan kalung kabuk yang bermakna sebagai kehormatan puncak tertinggi dalam struktur dan memilliki kekuasaan tertinggi pada suku Dayak lepo’ke, sedangkan untuk tiga makna tato yaitu kalung tebuku, kalung besulan dan kalung se’ tato yang bermakna sebagai bagaimana perjalanan hidup seseorang dan digunakan sebaagai bentuk eksistensi kelas mengah kebawah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

STUDI FITOKIMIA TANAMAN KEMOYANG (Homalomena rubescens) DAN PENERAPANNYA SEBAGAI PANDUAN PRAKTIKUM

2026•

Tanaman Homalomena rubescens (kemoyang) merupakan tanaman obat yang memiliki potensi sebagai sumber senyawa bioaktif. Senyawa tersebut berupa golongan flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menentukan kadar flavonoid pada bagian umbi, batang, dan daun tanaman H. rubescens, (2) mengetahui perbedaan kadar flavonoid pada masing-masing bagian tanaman, serta (3) menyusun panduan praktikum analisis flavonoid berbasis spektrofotometri. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari bagian daun, batang, dan umbi tanaman H. rubescens yang diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol. Analisis kadar flavonoid dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 450 nm dengan kuersetin sebagai larutan standar. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA untuk mengetahui perbedaan konsentrasi flavonoid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar flavonoid tertinggi terdapat pada daun sebanyak 2,814268 mg/L, kemudian umbi sebesar 1,505941 mg/L, dan batang sebesar 1,447276 mg/L. Terdapat perbedaan signifikan kadar flavonoid antar bagian tanaman dengan nilai signifikansi 0,018 (0,05). Uji lanjut Post Hoc Tukey menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara daun dengan batang serta daun dengan umbi, sedangkan antara batang dan umbi tidak berbeda signifikan. Berdasarkan hasil penelitian, telah disusun panduan praktikum analisis flavonoid berbasis spektrofotometri yang memuat komponen lengkap dan sistematis, sehingga dapat digunakan sebagai bahan ajar dalam kegiatan praktikum fitokimia.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH BELANJA MODAL DAN BELANJA BANTUAN SOSIAL DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh belanja modal dan belanja bantual sosial dalam penanggulangan kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang mencakup belanja modal, belanja bantuan sosial dan kemiskinan tahun 2018-2025 di Provinsi Kalimantan Utara yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementrian Keuangan Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Utara. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan metode regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak E-Views 12. Berdasarkan hasil yang diperoleh menunjukkan secara parsial variabel belanja modal dan belanja bantuan sosial berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara. Secara simultan, variabel belanja modal dan belanja bantuan sosial berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KOMPENSASI DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA DENGAN MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PENYULUH PERTANIAN DI KABUPATEN MALINAU

2026•

Tesis ini meneliti pengaruh kompensasi dan kompetensi terhadap kinerja dengan motivasi kerja sebagai mediator pada penyuluh pertanian di Kabupaten Malinau. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan dengan survei dan kuesioner. Sampel diambil secara sensus, melibatkan 67 responden. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square. Hasil menunjukkan kompensasi tidak langsung memengaruhi kinerja, sementara kompetensi berkontribusi positif. Kompensasi dan kompetensi sama-sama meningkatkan motivasi kerja, yang kemudian memediasi hubungan dengan kinerja. Motivasi kerja sendiri juga berdampak positif pada kinerja. Temuan ini memperkaya teori mengenai kompensasi dan kompetensi di pelayanan publik serta memberi panduan praktis bagi pemerintah Kabupaten Malinau dalam meningkatkan kinerja penyuluh melalui optimalisasi kompensasi, peningkatan kompetensi, dan motivasi pegawai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGUATAN PERAN PANITIA PENGAWAS PEMILIHAN KECAMATAN (PANWASCAM)DI KECAMATAN KAYAN SELATAN DALAM MENJAGA NETRALITAS APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) PADA PILKADA

2026•Koleksi Perpustakaan

PENGUATAN PERAN PANITIA PENGAWAS PEMILIHAN KECAMATAN (PANWASCAM) DI KECAMATAN KAYAN SELATAN DALAM MENJAGA NETRALITAS APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH. MARTINUS BITH HIMANG Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaturan hukum mengenai netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) berdasarkan peraturan perundang-undangan di Indonesia, serta mengkaji penguatan peran Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) di Kecamatan Kayan Selatan dalam menjaga netralitas ASN pada penyelenggaraan Pilkada. Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup: (1) bagaimana pengaturan hukum netralitas ASN dalam pelaksanaan Pilkada berdasarkan peraturan perundang-undangan di Indonesia; dan (2) bagaimana penguatan peran Panwascam di Kecamatan Kayan Selatan dalam menjaga netralitas ASN pada penyelenggaraan Pilkada. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Sumber data yang digunakan meliputi peraturan perundang-undangan, literatur, jurnal, serta dokumen resmi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan hukum terkait netralitas ASN dalam Pilkada telah diatur dalam berbagai peraturan, antara lain Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, serta Peraturan Bawaslu mengenai pengawasan netralitas ASN. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala, terutama dalam hal penegakan hukum dan sinergi antarinstansi. Sementara itu, penguatan peran Panwascam di Kecamatan Kayan Selatan sangat diperlukan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, optimalisasi fungsi pengawasan, serta kerja sama strategis dengan Bawaslu Kabupaten, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya konsistensi regulasi dan penegakan hukum terkait netralitas ASN, penguatan kapasitas Panwascam melalui pelatihan berkelanjutan, serta peningkatan sinergi kelembagaan dalam upaya pencegahan dan penindakan pelanggaran netralitas ASN, sehingga Pilkada dapat terselenggara secara demokratis, adil, dan berintegritas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGUATAN PERAN PANITIA PENGAWAS PEMILIHAN KECAMATAN (PANWASCAM)DI KECAMATAN KAYAN SELATAN DALAM MENJAGA NETRALITAS APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) PADA PILKADA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGUATAN PERAN PANITIA PENGAWAS PEMILIHAN KECAMATAN (PANWASCAM) DI KECAMATAN KAYAN SELATAN DALAM MENJAGA NETRALITAS APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH. MARTINUS BITH HIMANG Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaturan hukum mengenai netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) berdasarkan peraturan perundang-undangan di Indonesia, serta mengkaji penguatan peran Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) di Kecamatan Kayan Selatan dalam menjaga netralitas ASN pada penyelenggaraan Pilkada. Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup: (1) bagaimana pengaturan hukum netralitas ASN dalam pelaksanaan Pilkada berdasarkan peraturan perundang-undangan di Indonesia; dan (2) bagaimana penguatan peran Panwascam di Kecamatan Kayan Selatan dalam menjaga netralitas ASN pada penyelenggaraan Pilkada. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Sumber data yang digunakan meliputi peraturan perundang-undangan, literatur, jurnal, serta dokumen resmi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan hukum terkait netralitas ASN dalam Pilkada telah diatur dalam berbagai peraturan, antara lain Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, serta Peraturan Bawaslu mengenai pengawasan netralitas ASN. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala, terutama dalam hal penegakan hukum dan sinergi antarinstansi. Sementara itu, penguatan peran Panwascam di Kecamatan Kayan Selatan sangat diperlukan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, optimalisasi fungsi pengawasan, serta kerja sama strategis dengan Bawaslu Kabupaten, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya konsistensi regulasi dan penegakan hukum terkait netralitas ASN, penguatan kapasitas Panwascam melalui pelatihan berkelanjutan, serta peningkatan sinergi kelembagaan dalam upaya pencegahan dan penindakan pelanggaran netralitas ASN, sehingga Pilkada dapat terselenggara secara demokratis, adil, dan berintegritas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KOMPENSASI DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA DENGAN MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PENYULUH PERTANIAN DI KABUPATEN MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tesis ini meneliti pengaruh kompensasi dan kompetensi terhadap kinerja dengan motivasi kerja sebagai mediator pada penyuluh pertanian di Kabupaten Malinau. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan dengan survei dan kuesioner. Sampel diambil secara sensus, melibatkan 67 responden. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square. Hasil menunjukkan kompensasi tidak langsung memengaruhi kinerja, sementara kompetensi berkontribusi positif. Kompensasi dan kompetensi sama-sama meningkatkan motivasi kerja, yang kemudian memediasi hubungan dengan kinerja. Motivasi kerja sendiri juga berdampak positif pada kinerja. Temuan ini memperkaya teori mengenai kompensasi dan kompetensi di pelayanan publik serta memberi panduan praktis bagi pemerintah Kabupaten Malinau dalam meningkatkan kinerja penyuluh melalui optimalisasi kompensasi, peningkatan kompetensi, dan motivasi pegawai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH BELANJA MODAL DAN BELANJA BANTUAN SOSIAL DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh belanja modal dan belanja bantual sosial dalam penanggulangan kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang mencakup belanja modal, belanja bantuan sosial dan kemiskinan tahun 2018-2025 di Provinsi Kalimantan Utara yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementrian Keuangan Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Utara. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan metode regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak E-Views 12. Berdasarkan hasil yang diperoleh menunjukkan secara parsial variabel belanja modal dan belanja bantuan sosial berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara. Secara simultan, variabel belanja modal dan belanja bantuan sosial berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KOMPENSASI DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA DENGAN MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PENYULUH PERTANIAN DI KABUPATEN MALINAU

2026•

Tesis ini meneliti pengaruh kompensasi dan kompetensi terhadap kinerja dengan motivasi kerja sebagai mediator pada penyuluh pertanian di Kabupaten Malinau. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan dengan survei dan kuesioner. Sampel diambil secara sensus, melibatkan 67 responden. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square. Hasil menunjukkan kompensasi tidak langsung memengaruhi kinerja, sementara kompetensi berkontribusi positif. Kompensasi dan kompetensi sama-sama meningkatkan motivasi kerja, yang kemudian memediasi hubungan dengan kinerja. Motivasi kerja sendiri juga berdampak positif pada kinerja. Temuan ini memperkaya teori mengenai kompensasi dan kompetensi di pelayanan publik serta memberi panduan praktis bagi pemerintah Kabupaten Malinau dalam meningkatkan kinerja penyuluh melalui optimalisasi kompensasi, peningkatan kompetensi, dan motivasi pegawai.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI FITOKIMIA TANAMAN KEMOYANG (Homalomena rubescens) DAN PENERAPANNYA SEBAGAI PANDUAN PRAKTIKUM

2026•

Tanaman Homalomena rubescens (kemoyang) merupakan tanaman obat yang memiliki potensi sebagai sumber senyawa bioaktif. Senyawa tersebut berupa golongan flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menentukan kadar flavonoid pada bagian umbi, batang, dan daun tanaman H. rubescens, (2) mengetahui perbedaan kadar flavonoid pada masing-masing bagian tanaman, serta (3) menyusun panduan praktikum analisis flavonoid berbasis spektrofotometri. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari bagian daun, batang, dan umbi tanaman H. rubescens yang diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol. Analisis kadar flavonoid dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 450 nm dengan kuersetin sebagai larutan standar. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA untuk mengetahui perbedaan konsentrasi flavonoid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar flavonoid tertinggi terdapat pada daun sebanyak 2,814268 mg/L, kemudian umbi sebesar 1,505941 mg/L, dan batang sebesar 1,447276 mg/L. Terdapat perbedaan signifikan kadar flavonoid antar bagian tanaman dengan nilai signifikansi 0,018 (0,05). Uji lanjut Post Hoc Tukey menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara daun dengan batang serta daun dengan umbi, sedangkan antara batang dan umbi tidak berbeda signifikan. Berdasarkan hasil penelitian, telah disusun panduan praktikum analisis flavonoid berbasis spektrofotometri yang memuat komponen lengkap dan sistematis, sehingga dapat digunakan sebagai bahan ajar dalam kegiatan praktikum fitokimia.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Perhitungan harga Pokok Produksi Berdasarkan pesanan metode job order costing untuk menentukan harga jual pada umkm batari squad di kota tarakan

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan harga pokok produksi (HPP) menggunakan metode Job Order Costing dalam penentuan harga jual pada UMKM Batari Squad di Kota Tarakan. Permasalahan yang diangkat berfokus pada ketidakakuratan penghitungan biaya produksi yang selama ini masih dilakukan secara sederhana tanpa memperhitungkan seluruh komponen biaya, sehingga berpotensi menimbulkan risiko underpricing maupun overpricing. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan analisis kuantitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi langsung, dokumentasi, dan studi pustaka terhadap aktivitas produksi ikan bandeng tanpa duri di UMKM Batari Squad selama periode Mei 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan HPP menggunakan metode Job Order Costing memberikan hasil yang lebih akurat dibandingkan metode konvensional yang digunakan UMKM. Total biaya produksi yang dihitung mencakup biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik baik yang bersifat tetap maupun variabel. Penetapan harga jual kemudian dianalisis dengan metode Cost-Plus Pricing dan Mark-Up Pricing untuk menentukan margin laba yang optimal. Evaluasi profitabilitas melalui analisis Break Even Point (BEP) menunjukkan bahwa penerapan Job Order Costing dapat meningkatkan efisiensi biaya dan membantu UMKM dalam menetapkan harga jual yang rasional serta kompetitif. Penelitian ini berkontribusi secara teoritis dengan memperluas penerapan konsep Job Order Costing pada skala UMKM, serta secara praktis memberikan pedoman bagi pelaku usaha kecil dalam menyusun sistem pencatatan biaya yang sistematis guna mendukung pengambilan keputusan strategis berbasis data biaya yang akurat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Perhitungan harga Pokok Produksi Berdasarkan pesanan metode job order costing untuk menentukan harga jual pada umkm batari squad di kota tarakan

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan harga pokok produksi (HPP) menggunakan metode Job Order Costing dalam penentuan harga jual pada UMKM Batari Squad di Kota Tarakan. Permasalahan yang diangkat berfokus pada ketidakakuratan penghitungan biaya produksi yang selama ini masih dilakukan secara sederhana tanpa memperhitungkan seluruh komponen biaya, sehingga berpotensi menimbulkan risiko underpricing maupun overpricing. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan analisis kuantitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi langsung, dokumentasi, dan studi pustaka terhadap aktivitas produksi ikan bandeng tanpa duri di UMKM Batari Squad selama periode Mei 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan HPP menggunakan metode Job Order Costing memberikan hasil yang lebih akurat dibandingkan metode konvensional yang digunakan UMKM. Total biaya produksi yang dihitung mencakup biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik baik yang bersifat tetap maupun variabel. Penetapan harga jual kemudian dianalisis dengan metode Cost-Plus Pricing dan Mark-Up Pricing untuk menentukan margin laba yang optimal. Evaluasi profitabilitas melalui analisis Break Even Point (BEP) menunjukkan bahwa penerapan Job Order Costing dapat meningkatkan efisiensi biaya dan membantu UMKM dalam menetapkan harga jual yang rasional serta kompetitif. Penelitian ini berkontribusi secara teoritis dengan memperluas penerapan konsep Job Order Costing pada skala UMKM, serta secara praktis memberikan pedoman bagi pelaku usaha kecil dalam menyusun sistem pencatatan biaya yang sistematis guna mendukung pengambilan keputusan strategis berbasis data biaya yang akurat.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN DENGAN PEMBERIANAROMA TERAPI LAVENDER UNTUK MENGURANGI KECEMASAN PADA IBU HAMIL RESIKO TINGGI DI PMB BIDAN MARTIANA PAULUS

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Kecemasan merupakan salah satu gangguan psikologis yang sering dialami ibu hamil, terutama pada kehamilan risiko Sangat tinggi. Jika tidak ditangani, kecemasan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan ibu maupun janin, termasuk meningkatkan risiko komplikasi obstetri. Salah satu pendekatan non-farmakologis yang aman dan efektif dalam mengurangi kecemasan adalah aromaterapi menggunakan minyak esensial lavender (Lavandula angustifolia). Tujuan: Laporan ini bertujuan untuk mendeskripsikan asuhan kebidanan melalui pemberian aromaterapi lavender dalam upaya mengurangi kecemasan pada ibu hamil risiko tinggi yang dilakukan di PMB Bidan Martiana Paulus. Metode: Asuhan kebidanan diberikan kepada Ny. E, usia 24 tahun, G2P1A0, usia kehamilan 37 minggu dengan riwayat IUFD pada kehamilan sebelumnya. Intervensi aromaterapi dilakukan selama tiga sesi dengan durasi 15–30 menit per sesi menggunakan metode inhalasi minyak lavender melalui diffuser. Pengkajian dilakukan secara menyeluruh menggunakan pendekatan SOAP dan kuesioner PRAQ-R2 untuk mengukur tingkat kecemasan. Hasil: Setelah dilakukan intervensi aromaterapi secara bertahap, terdapat penurunan tingkat kecemasan yang ditandai dengan pernyataan subjektif ibu yang merasa lebih tenang, peningkatan kualitas tidur, dan pengurangan ketegangan emosional. Evaluasi objektif juga menunjukkan perbaikan ekspresi wajah, postur tubuh, serta stabilisasi tekanan darah. Kesimpulan: Pemberian aromaterapi lavender terbukti efektif sebagai intervensi non-farmakologis dalam menurunkan kecemasan pada ibu hamil risiko tinggi. Intervensi ini dapat dijadikan alternatif komplementer dalam pelayanan kebidanan, khususnya di praktik mandiri bidan. Peran bidan dalam memberikan edukasi, dukungan emosional, dan pemantauan berkala sangat penting dalam keberhasilan intervensi ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN DENGAN PEMBERIAN AROMA TERAPI LAVENDER UNTUK MENGURANGI KECEMASAN PADA IBU HAMIL RESIKO TINGGI DI PMB BIDAN MARTIANA PAULUS

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang: Kecemasan merupakan salah satu gangguan psikologis yang sering dialami ibu hamil, terutama pada kehamilan risiko Sangat tinggi. Jika tidak ditangani, kecemasan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan ibu maupun janin, termasuk meningkatkan risiko komplikasi obstetri. Salah satu pendekatan non-farmakologis yang aman dan efektif dalam mengurangi kecemasan adalah aromaterapi menggunakan minyak esensial lavender (Lavandula angustifolia). Tujuan: Laporan ini bertujuan untuk mendeskripsikan asuhan kebidanan melalui pemberian aromaterapi lavender dalam upaya mengurangi kecemasan pada ibu hamil risiko tinggi yang dilakukan di PMB Bidan Martiana Paulus. Metode: Asuhan kebidanan diberikan kepada Ny. E, usia 24 tahun, G2P1A0, usia kehamilan 37 minggu dengan riwayat IUFD pada kehamilan sebelumnya. Intervensi aromaterapi dilakukan selama tiga sesi dengan durasi 15–30 menit per sesi menggunakan metode inhalasi minyak lavender melalui diffuser. Pengkajian dilakukan secara menyeluruh menggunakan pendekatan SOAP dan kuesioner PRAQ-R2 untuk mengukur tingkat kecemasan. Hasil: Setelah dilakukan intervensi aromaterapi secara bertahap, terdapat penurunan tingkat kecemasan yang ditandai dengan pernyataan subjektif ibu yang merasa lebih tenang, peningkatan kualitas tidur, dan pengurangan ketegangan emosional. Evaluasi objektif juga menunjukkan perbaikan ekspresi wajah, postur tubuh, serta stabilisasi tekanan darah. Kesimpulan: Pemberian aromaterapi lavender terbukti efektif sebagai intervensi non-farmakologis dalam menurunkan kecemasan pada ibu hamil risiko tinggi. Intervensi ini dapat dijadikan alternatif komplementer dalam pelayanan kebidanan, khususnya di praktik mandiri bidan. Peran bidan dalam memberikan edukasi, dukungan emosional, dan pemantauan berkala sangat penting dalam keberhasilan intervensi ini.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA KELAS IX SMP FRATER DON BOSCO TARAKAN

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan literasi matematis siswa kelas IX SMP Frater Don Bosco Tarakan. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen jenis Quasi Eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Frater Don Bosco Tarakan tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik sampling jenuh dengan sampel terdiri dari 31 siswa yaitu 16 siswa kelas IX-1 sebagai kelas eksperimen dan 15 siswa kelas IX-2 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes pretest dan posttest yang masing-masing terdiri dari 4 soal. Teknik analisis data menggunakan statistik non parametrik Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan literasi matematis siswa kelas IX SMP Frater Don Bosco Tarakan, hal ini ditunjukkan dari hasil perhitungan uji Mann-Whitney U diperoleh nilai U_hitung:340,03). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan literasi matematis siswa kelas IX SMP Frater Don Bosco Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA KELAS IX SMP FRATER DON BOSCO TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan literasi matematis siswa kelas IX SMP Frater Don Bosco Tarakan. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen jenis Quasi Eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Frater Don Bosco Tarakan tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik sampling jenuh dengan sampel terdiri dari 31 siswa yaitu 16 siswa kelas IX-1 sebagai kelas eksperimen dan 15 siswa kelas IX-2 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes pretest dan posttest yang masing-masing terdiri dari 4 soal. Teknik analisis data menggunakan statistik non parametrik Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan literasi matematis siswa kelas IX SMP Frater Don Bosco Tarakan, hal ini ditunjukkan dari hasil perhitungan uji Mann-Whitney U diperoleh nilai U_hitung:340,03). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan literasi matematis siswa kelas IX SMP Frater Don Bosco Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KEBIASAAN BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 5 TARAKAN

2024•Koleksi Perpustakaan

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh kebiasaan belajar dan motivasi belajar matematika siswa kelas IX SMP Negeri 5 Tarakan tahun ajaran 2023/2024. Jenis penelitian ini adalah penelitian Ex Post Facto. Sampel penelitian adalah siswa kelas IX SMP Negeri 5 Tarakan sebanyak 152 orang siswa yang diambil dengan teknik Simpel Random Sampling. Data penelitian diperoleh menggunakan teknik dokumentasi dan kuesioner, dianalisis dengan Uji Rank Spearman. Hasil analisis data menunjukan bahwa: (1) Tidak terdapat pengaruh antara kebiasaan belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IX SMP Negeri 5 Tarakan dengan persamaan nilai signifikansi 0,777 > 0,05 (2) Tidak terdapat pengaruh antara motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IX SMP Negeri 5 Tarakan dengan persamaan signifikansi sebesar 0,226 > 0,05.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KONTRASEPSI SUNTIK 3 BULAN DENGAN KEJADIAN AMENORE DI DOKTER PRAKTEK MANDIRI DR WITA MARLINA MALINAU TAHUN 2024

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KONTRASEPSI SUNTIK 3 BULAN DENGAN KEJADIAN AMENORE DI DOKTER PRAKTEK MANDIRI DR WITA MARLINA MALINAU TAHUN 2024 Abstrak Laju pertumbuhan penduduk terus mengalami peningkatan dengan persoalan tersebut pemerintah membuat program KB (Keluarga Berencana) untuk pengendalian kehamilan menggunakan alat kontrasepsi. Kontrasepsi suntik 3 bulan merupakan jenis kontrasepsi yang sering digunakan di praktek dokter mandiri dr wita marlina. terutama kontrasepsi suntik 3 bulan yang berisi Depo-Provera (Depo Medroxy Progesterone Acetat). Kontrasepsi ini memiliki efektifitas yang baik tetapi memiliki beberapa efek samping, seperti gangguan menstruasi, seperti amenore, peningkatan berat badan, mual, sakit kepala, nyeri payudara dan sebagainya. Gangguan menstruasi yang terjadi meliputi amenore, spotting, hipomenorhea dan hypermenorhea. Efek samping yang timbul merupakan alasan terbesar akseptor menghentikan pemakaian kontrasepsi suntik. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisa hubungan lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan gangguan menstruasi di dokter praktek mandiri dr wita marlina tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross-sectional yaitu mencoba menggali bagaimana dan mengapa fenomena itu terjadi. Metode pengumpulan data menggunakan ceklist dan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB suntik 3 bulan yang suntik di dokter praktek mandiri dr wita marlina sebanyak 81 orang. Data yang terkumpul akan dianalisis secara komputerisasi. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji Chi-Square menunjukkan bahwa p = 0,000 0,005, terdapat hubungan lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan kejadian amenore. Dalam hal ini dapat dinyatakan penerimaan hipotesis penelitian yaitu Ha diterima dan Ho ditolak dan demikian hipotesis penelitian telah teruji kebenarannya. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan kejadian amenore pada akseptor KB suntik 3 bulan di dokter praktek mandiri dr wita marlina tahun 2024. Saran untuk petugas Kesehatan agar dapat memberikan peningkatan pelayanan kepada akseptor KB suntik 3 bulan kepada WUS serta dapat memberikan KIE kepada pengguna kontrasepsi suntik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KONTRASEPSI SUNTIK 3 BULAN DENGAN KEJADIAN AMENORE DI DOKTER PRAKTEK MANDIRI DR WITA MARLINA MALINAU TAHUN 2024

2024•Koleksi Perpustakaan

HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KONTRASEPSI SUNTIK 3 BULAN DENGAN KEJADIAN AMENORE DI DOKTER PRAKTEK MANDIRI DR WITA MARLINA MALINAU TAHUN 2024 Abstrak Laju pertumbuhan penduduk terus mengalami peningkatan dengan persoalan tersebut pemerintah membuat program KB (Keluarga Berencana) untuk pengendalian kehamilan menggunakan alat kontrasepsi. Kontrasepsi suntik 3 bulan merupakan jenis kontrasepsi yang sering digunakan di praktek dokter mandiri dr wita marlina. terutama kontrasepsi suntik 3 bulan yang berisi Depo-Provera (Depo Medroxy Progesterone Acetat). Kontrasepsi ini memiliki efektifitas yang baik tetapi memiliki beberapa efek samping, seperti gangguan menstruasi, seperti amenore, peningkatan berat badan, mual, sakit kepala, nyeri payudara dan sebagainya. Gangguan menstruasi yang terjadi meliputi amenore, spotting, hipomenorhea dan hypermenorhea. Efek samping yang timbul merupakan alasan terbesar akseptor menghentikan pemakaian kontrasepsi suntik. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisa hubungan lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan gangguan menstruasi di dokter praktek mandiri dr wita marlina tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross-sectional yaitu mencoba menggali bagaimana dan mengapa fenomena itu terjadi. Metode pengumpulan data menggunakan ceklist dan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB suntik 3 bulan yang suntik di dokter praktek mandiri dr wita marlina sebanyak 81 orang. Data yang terkumpul akan dianalisis secara komputerisasi. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji Chi-Square menunjukkan bahwa p = 0,000 0,005, terdapat hubungan lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan kejadian amenore. Dalam hal ini dapat dinyatakan penerimaan hipotesis penelitian yaitu Ha diterima dan Ho ditolak dan demikian hipotesis penelitian telah teruji kebenarannya. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan kejadian amenore pada akseptor KB suntik 3 bulan di dokter praktek mandiri dr wita marlina tahun 2024. Saran untuk petugas Kesehatan agar dapat memberikan peningkatan pelayanan kepada akseptor KB suntik 3 bulan kepada WUS serta dapat memberikan KIE kepada pengguna kontrasepsi suntik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail