ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Air merupakan sumber daya vital bagi kehidupan dan kebutuhan sehari-hari manusia, baik untuk pertanian, industri, maupun rumah tangga. Oleh karena itu, pengelolaan air yang baik sangat diperlukan agar ketersediaannya tetap terjaga. Namun dalam praktiknya, PDAM Tanjung Selor masih menghadapi kendala karena sistem monitoring ketinggian air yang digunakan bersifat manual, sehingga kurang efisien dan berpotensi menyebabkan tangki meluap atau kosong. Penelitian ini bertujuan merancang sistem monitoring dan prediksi ketinggian air berbasis Internet of Things (IoT) dengan metode Fuzzy Mamdani untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi pengelolaan air. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan perancangan perangkat keras dan perangkat lunak. Sistem dibangun menggunakan sensor ultrasonik JSN-SR04T yang tahan air, mikrokontroler Wemos D1 R1, indikator LED, Buzzer, serta platform Blynk untuk monitoring jarak jauh. Data dikumpulkan sebanyak 12 sampel dengan interval 10 menit, kemudian diproses menggunakan logika Fuzzy Mamdani untuk menentukan kategori level ketinggian air (kosong, setengah, penuh) serta dilakukan prediksi tren dengan regresi linear untuk memprediksi waktu. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan monitoring secara real-time dengan rata-rata Error keseluruhan sebesar 1,15%, sehingga tingkat akurasi mencapai 98,85%. Selain itu, performa komunikasi data menunjukkan rata-rata latensi sebesar 342 ms dengan Packet Loss 0%, dengan jarak pengujian sejauh 12 meter yang membuktikan bahwa sistem dapat mentransmisikan data secara stabil tanpa kehilangan informasi. Implementasi metode Fuzzy Mamdani terbukti meningkatkan keandalan pembacaan data sensor dan mendukung prediksi perubahan ketinggian air. Secara keseluruhan hasil tersebut menunjukan sistem terbukti handal, akurat, serta efisien untuk melakukan monitoring ketinggian Level air. Oleh karena itu, sistem monitoring berbasis IoT dengan metode Fuzzy Mamdani layak di implementasikan karena dapat mengurangi kesalahan manual, meningkatkan efisiensi, serta membantu PDAM Tanjung Selor dalam mengelola pasokan air secara lebih optimal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk melihat kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tarakan menggunakan metode Balanced Scorecard. Metode Balanced Scorecard mengukur kinerja perusahaan dari sisi keuangan dan sisi non-keuangan perusahaan. Metode Balanced Scorecard memiliki 4 (empat) perspektif dalm mengukur kinerja perusahaan yakni perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal, dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder dan data primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja PDAM Kota Tarakan diukur menggunakan Balanced Scorecard pada perspektif keuangan menunjukkan kinerja yang buruk karena ROI dan ROE jauh dibawah standar, perspektif pelanggan menunjukkan hasil yang memuaskan karena tingkat kepuasan pelanggan dan kemampuan menarik pelanggan baru baik, perspektif proses bisnis internal menunjukkan kinerja yang baik karena inovasi; kualitas, kuantitas, dan kontinuitas air; serta lama penanganan pengaduan mendapatkan hasil yang baik, dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran menunjukkan kinerja yang memuaskan karena hasil dari tingkat kepuasan pegawai baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Tarakan merupakan kota yang sedang berkembang, jumlah penduduk kota Tarakan semakin bertambah dan kebutuhan akan air bersih dalam kehidupan sehari-hari semakin meningkat. Khususnya di wilayah perkotaan Tarakan, ketersediaan sumber air yang dijadikan sumber air baku tidak sebanding dengan kebutuhan air baku tersebut. Salah satu komponen terpenting bagi seluruh makhluk hidup adalah air bersih.Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui konsumsi air bersih masyarakat dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tarakan. (2) Untuk menganalisis perbedaan persepsi konsumen terhadap kondisi air bersih dan kotor. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan persepsi masyarakat. Dan dalam penelitian ini menggunakan 4 teori pendukung yaitu: teori ekonomi publik, teori kepuasan konsumen, teori persepi dan teori permintaan. Informan dalam penelitian ini berjumlah tiga puluh orang, penelitian ini berlangsung selama 5 bulan berlokasi di Kota Tarakan. Teknik pengumpulan data melalui kusioner yang dibagikan. Hasil penelitian ini dapat di simpulkan bahwa berdasarkan penelitian ini kepuasan konsumen terkhususnya pada persepsi masyarakat terhadap konsumsi air PDAM Kota Tarakan memberikan hasil yang sangat puas. Dalam penelitian ini pada kondisi saat air baik dan kondisi saat air tidak baik persepsi masyarakat terhadap konsumsi air PDAM diukur dengan menggunakan perhitungan distribusi frekuensi dan uji beda yang menyatakan bahwa nilai kepuasan konsumen ini sangat puas dalam persepsi masyarakat terhadap konsumsi air PDAM Kota Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP KONSUMEN AIR YANG DIKELOLA PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA ALAM KOTA TARAKAN ABSTRAK Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Alam Kota Tarakan merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMND) yang bergerak dibidang penyediaan air bersih untuk kebetuhuhan masyarakat Kota Tarakan, namun sering mendapat keluhan dari masyarakat kualitas air yang kurang baik, dilihat dari warna air yang tidak jernih dan keruh serta memiliki bau ditakutkan akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan tubuh tampaknya masih menjadi kendala yang sepenuhnya belum dapat diatasi oleh pemerintah daerah, di sisi lain permintaan masyarakat akan air bersih semakin meningkat setiap tahunnya , namun kualitas pelayanan yang diberikan belum sebanding dengan permintaan masyarakat. Tujuan penelitian ini (1) untuk mengetahui bentuk Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Air yang Dikelola Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Alam Kota Tarakan, (2) untuk mengetahui Tanggung jawab Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Alam Kota Tarakan apabila Konsumen Dirugikan. Dalam menjawab perrmasalahan ini digunakan metode penelitian yang bersifat normatif menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Bentuk Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen telah di atur berdasarkan Bab 10 Undang-undang nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen dalam pasal 45 ayat (1) yang menjelaskan bahwa pihak konsumen yang merasa dirugikan dapat mengajukan gugatan baik dalam pengadilan umum maupun melalui pihak yang berwewenang meneyelesaikan sengketa konsumen tersebut, (2) Tanggung jawab Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Alam Kota Tarakan apabila Konsumen dirugikan sesuai dengan Pasal 19 Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen terkait dengan Tanggung jawab pelaku usaha belum dapat diimplementasikan dengan baik oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Alam Kota Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan Masyarakat terhadap pelayanan Perusahaan Daerah air Minum (PDAM) Kota Tarakan. Berdasarkan tingkat kepuasan konsumen terhadap pelayanan PDAM Kota Tarakan. Dari tabulasi data indikator kualitas produk, sebagian besar responden menjawab ragu-ragu dengan besaran hasil 36%. Berdasarkan tabulasi data pengukuran indikator kualitas pelayanan, sebagian besar responden menjawab ragu-ragu dengan besaran hasil 35%. Berdasarkan tabulasi data pengukuran indikator emosi, sebagian besar responden menjawab setuju dengan besaran hasil 49%. Berdasarkan tabulasi data pengukuran indikator harga, sebagian besar responden menjawab setuju dengan besaran hasil 43%. Berdasarkan tabulasi data dari kuesioner dengan pengukuran indikator biaya, sebagian besar responden menjawab setuju dengan besaran hasil 49%. Berdasarkan tabulasi seluruh data dari lima (5) indikator, sebagian besar responden menjawab setuju besaran hasil 43%. Dari jawaban tersebut dapat di tarik kesimpulan bahwa masyarakat masih merasa puas akan pelayanan di PDAM Kota Tarakan.