Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MM

722 karya publik ditemukan.

2026: 1562025: 1022024: 1252023: 1252022: 1002021: 762020: 312019: 3

SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KECAMATAN TARAKAN BARAT

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini betujuan untuk mengetahui kepuasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik di Kecamatan Tarakan Barat yang di ukur berdasarkan kepuasan masyarakat dengan menggunakan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan IKM dengan hasil desain dalam bentuk angka. Penelitian ini dilakukan di 5 (lima) Kelurahan di Kecamatan Tarakan Barat. Teknik sampel yang digunakan adalah non probability sampling. Teknik penngumpulan data dilakukan dengan kuesioner, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai IKM pada pelayanan di Kecamatan Tarakan Barat ialah : 1. Pada Indikator Persayaratan berada pada tingkat Baik hal ini ditunjukkan dengan nilai IKM Sebesar 3,075 dengan Nilai Konversi IKM sebesar 76,875. 2. Pada Indikator Sistem, Mekanisme dan Prosedur berada pada tingkat Kurang Baik hal ini ditunjukkan dengan nilai IKM Sebesar 3,057 dengan Nilai Konversi IKM sebesar 76,425. 3. Pada Indikator Waktu Penyelesaian berada pada tingkat Kurang Baik hal ini ditunjukkan dengan nilai IKM Sebesar 3,0075 dengan Nilai Konversi IKM sebesar 75,187. Pada Indikator Biaya/Tarif berada pada tingkat Kurang Baik hal ini ditunjukkan dengan nilai IKM Sebesar 2,992 dengan Nilai Konversi IKM sebesar 74,812. Pada Indikator Produk Spesifikas, dan Jenis Layanan berada pada tingkat Kurang Baik hal ini ditunjukkan dengan nilai IKM Sebesar 3,052 dengan Nilai Konversi IKM sebesar 76,300. Pada Indikator Kompetensi berada pada tingkat Kurang Baik hal ini ditunjukkan dengan nilai IKM Sebesar 3,035 dengan Nilai Konversi IKM sebesar 75,872. Pada Indikator Perilaku Pelaksana berada pada tingkat Kurang Baik hal ini ditunjukkan dengan nilai IKM Sebesar 2,992 dengan Nilai Konversi IKM sebesar 74,800. Pada Indikator Pengaduan,, saran dan masukan berada pada tingkat Kurang Baik hal ini ditunjukkan dengan nilai IKM Sebesar 2,985 dengan Nilai Konversi IKM sebesar 74,625. 8. Pada Indikator Pengaduan,, saran dan masukan berada pada tingkat Kurang Baik hal ini ditunjukkan dengan nilai IKM Sebesar 2,985 dengan Nilai Konversi IKM sebesar 74,625. 8. Pada Indikator Pengaduan,, saran dan masukan berada pada tingkat Kurang Baik hal ini ditunjukkan dengan nilai IKM Sebesar 2,985 dengan Nilai Konversi IKM sebesar 74,625

THE USE OF MIND MAPPING METHOD TO IMPROVE STUDENTS READING SKILL AT EIGHT SMP N 5 TANJUNG SELOR

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

This study aimed to determain the effect of using Mind Mapping method in teaching reading of narrative text to the eight grade students at SMP Negeri 5 Tanjung Selor. This study use quasi experimental desing samples were taken a pruposive sampling. There are two groups taken as a samples in this study, the experimwnt group taught using Mind Mapping method and the control group taught using Picture series. The researcher instrument was written test. The analyzed the data and were taken from the results of the pre test and posttest of the experimental and the control classes. An independent sample t-test was used to analyze the data with the help of SPSS 23.0. The results of this study indicatetd that the mean score of experimental group was 72,27 and that of the control group was 67,60. The critical t-table value (2000) was greater than and the calculated t value (2,256). The probablity was lasser than the level of significance (0,0280,05). In the other worrds, the null hypotesis (HO) was rejected and the alternative hypotesis (Ha) was accepted. The result of the data analysis proved that the teaching result using the Mind Mapping method were higher than that using the Picture Series. Itvwas concluded that he use of mind mapping method in teaching reading of narrative text to the eight grade students at SMP Negri 5 Tanjung Selor was more Effective than the use of the Picture Series.

EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN KARAMUNTING (Melastoma malabathricum L) SEBAGAI ANTI BAKTERI PADA BENUR UDANG WINDU (Penaeus monodon) YANG DI UJI TANTANG DENGAN BAKTERI Vibrio harveyi

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Beberapa tahun terakhir ini kegiatan budidaya udang di kota Tarakan mengalami penurunan produksi bahkan kegagalan panen, penyebab kegagalan ini adanya serangan penyakit. Salah satu penyakit yang menyerang udang adalah penyakit vibriosis. Karamunting (Melastoma malabathricum L), merupakan tumbuhan herbal yang mempunyai senyawa bioaktif, flavonoid, tannin, saponin, yang berpotensi sebagai anti bakterial. Penelitian ini bertujuan menguji potensi karamunting sebagai antibacterial pada benur udang yang diuji tantang dengan bakteri V. harveyi. Penelitian ini terdiri 4 perlakuan 3 ulangan, yaitu; kontrol (0 ppm) dan perendaman ekstrak daun karamunting dengan konsentrasi berbeda (25, 50, dan 75 ppm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman ekstrak dengan konsentrasi 75 ppm memberikan pertumbuhan bobot mutlak sebesar 0.083 g dan pertumbuhan berat spesifik 13.05%. Hasil menunjukkan bahwa pada hari ke 0-15, tingkah laku benur masih normal, gejala serangan terlihat pada hari ke 16–21 dan benur yang terinfeksi lebih awal adalah perlakuan kontrol (24 jam). Tingkat kelangsungan hidup benur untuk semua perlakuan, berkisar antara 90% - 98,3%. Kesimpulan perendaman ekstrak daun karamunting dengan konsentrasi berbeda memberikan pengaruh pada pertumbuhan bobot mutlak dan spesifik benur udang windu serta lama waktu penginfeksian yang lebih lambat dibandingkan dengan perlakuan kontrol. Selain itu ditemukan potensi ekstrak daun karamunting sebagai growth promotor.

STUDI KEMUNDURAN MUTU IKAN KAKAP MERAH DAN KERAPU LUMPUR HASIL TANGKAPAN BUBU DASAR DI PERAIRAN PULAU BUNYU KABUPATEN BULUNGAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRACT This research is purpose to know the variety of main catch fish basic bubu and comparison of main catch fish basic bubu with seatback process after die method. This research was implemented for two months that on April until Mei 2019 in Bunyu Island Kabupaten Bulungan. This research method was use survey method and descriptive method and descriptive with case study approach. The sample decision was are purposive sampling. The seatback of fish quality was influenced of some factors, that was the temperature of the habitat where the fish live, types of the fish, way to catch the fish and way to handled the fish. Rate of fish freshress dedured was variety and very depend on fish condition when the fish was catched. Fish freshress dedined is prevalent to occur because of enzymatic work reduced ATP. Based on the comparized result of fish quality of Red Snapper Fish (Lutjanus sp) and Grouper Lumpur Fish (Epinephelus malabaricus) that Red Snapper Fish (Lutjanus sp) has longer quality decline then Grouper Lumpur fish (E. malabaricus). Based on the result comparized of organoleptic test of Red Snapper Fish (Lutjanus sp) and Grouper Lumpur Fish (E. malabaricus) that changes in eye organs, gills and body surface mucus is longer than Red Snapper Fish (Lutjanus sp) quality decline compare then Grouper Lumpur Fish (E. malabaricus) that has quality descline faster then it. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan dari penelitian ini mengetahui jenis ikan hasil tangkapan utama bubu dasar dan perbandingan hasil tangkapan utama bubu dasar dengan metode proses kemunduran mutu ikan setelah mati. Penelitian ini dilaksanakan selama kurang lebih dua bulan yaitu pada bulan April sampai Mei 2019 di perairan pulau Bunyu Kabupaten Bulungan. Metode penelitian ini menggunakan metode survey dan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penentuan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Kemunduran mutu ikan sangat dipengaruhi oleh beberapa factor antara lain suhu habitat mana ikan itu hidup, jenis ikan, cara penangkapan dan cara penanganan. Laju penurunan kesegaran ikan sangat bervariasi dan sangat tergantung pada kondisi ikan pada saat itu tertangkap. Penurunan tingkat kesegaran ikan lazim terjadi karena kerja enzimatik mengurai ATP. Berdasarkan hasil perbandingan laju kemunduran mutu ikan antara ikan Kakap merah (Lutjanus sp) dan ikan Kerapu lumpur (Epinephelus malabaricus) bahwa ikan Kakap merah (Lutjanus sp) lebih lama kemunduran mutunya dibandingkan ikan Kerapu lumpur (E. malabaricus). Berdasarkan hasil perbandingan uji organoleptic antara ikan Kakap merah (Lutjanus sp) dan ikan Kerapu lumpur (E. malabaricus) bahwa perubahan organ mata, insang dan lendir permukaan badan lebih lama ikan Kakap merah (Lutjanus sp) kemunduran mutunya dibandingkan dengan ikan Kerapu lumpur (E. malabaricus) yang lebih cepat mengalami kemunduran mutu.

NILAI BUDAYA DALAM BUKU PAGUNTAKA NYANYIAN RAKYAT SUKU TIDUNG KARYA EVA APRIANI DAN SITI SULISTYANI PAMUJI (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA)

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NILAI BUDAYA DALAM BUKU PAGUNTAKA NYANYIAN RAKYAT SUKU TIDUNG KARYA EVA APRIANI DAN SITI SULISTYANI PAMUJI (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA) Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pemakaian nilai budaya yang terdapat pada lirik nyanyian rakyat suku Tidung di Kota Tarakan Kalimantan Utara. Berdasarkan masalah yang diajukan dalam penelitian ini, yaitu analisis nilai budaya dalam nyanyian rakyat suku Tidung di Kota Tarakan Kalimantan Utara, maka jenis penelitian ini termasuk penelitian kualitatif etnografi. Artinya, prosedur penelitian ini merupakan penelitian yang menghasilkan kata-kata secara tertulis dari lirik lagu yang analisis menggunakan kajian sosiologi sastra. Etnografi merupakan sebuah ilmu yang mempelajari tentang kebudayaan. Sehingga pada penelitian kali ini peneliti akan menjelaskan tentang nilai budaya yang terdapat dalam lirik lagu kebudayaan masyarakat suku Tidung. Penelitian kualitatif etnografi merupakan penelitian yang menganalisis sebuah data-data baik tertulis maupun lisan dari sebuah kebudayaan. Lirik nyanyian yang diteliti dalam gaya bahasa pada lirik nyanyian rakyat suku Tidung di Kota Tarakan Kalimantan Utara, yaitu: 1) Usak Amad Tantu, 2) Pagun Bakin Banta, 3) Beladaw, 4) Dindang pagun, 5) Belimpung Taka Tagas dan 6) Bebilin. Data dalam penelitian ini adalah berupa bait atau lirik nyanyian yang mengandung nilai budaya dalam nyanyian rakyat suku Tidung. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti kali ini hanya mengambil beberapa judul nyanyian dari sederetan nyanyian rakyat suku Tidung. Dari 6 lirik nyanyian yang telah dianalisis dengan kajian sosiologi sastra dapat diambil kesimpulan bahwa secara keseluruhan data yang didapatkan yaitu nilai budaya terdapat 33 data lirik lagu. Nilai budaya paling dominan yang terdapat dalam lirik nyanyian rakyat suku Tidung di Kota Tarakan Kalimantan Utara yaitu mata pencaharian suku rakyat Tidung, interaksi sosial. Kata kunci: Nilai Budaya, Nyanyian Rakyat Suku Tidung, Sosiologi Sastra.

KULTUR TALUS RUMPUT LAUT(Kappaphycus alvarezii) DENGAN PENAMBAHANPUPUKCONWYDANHORMON COMBO CPERTUMBUHAN SECARAIN VITRO

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Rumput laut Kappaphycus alvarezii salah satu jenis rumput laut yang banyak dibudidayaka, Rumput dan menjadi salah satu komuditas perikanan yang penting. Salah satu upaya untuk menyediakan bibit secara kontinyu adalah melalui kultur jaringan. Teknik kultur jaringan rumput laut sangat dipengaruhi oleh pupuk dan hormon sebagai pertumbuhan talus. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah penurunan kualitas bibit K. alvarezii di masa mendatang adalah melalui kultur in vitro. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengunaan hormon pertumbuhan terhadap tingkat kelangsungan hidup talus, berat mutlak Rumput laut K.alvarezii yang tumbuh, dan panjang talus jaringan rumput laut K.alvarezii yang dibudidayakan secara in vitro. Parameter yang diuji meliputi pertumbuhan berat mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, kelangsungan hidup, dan kualitas air. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan P4 dengan penambahan Pupuk conwi dan Hormon combo C (P&H) mampu menghasilkan 0,186 gram berat mutlak, 0,333 cm pertumbuhan panjang, dan kelangsungan hidup rumput laut 100% tingkat kelangsungan hidup diatas 50 % tergolong baik. Namun demikian, hasil uji sidik ragam dari seluruh perlakuan tidak menunjukkan perbedaan yang nyata dari keseluruhan parameter yang diamati. Berdasarkan hasil penelitian diketahui peningkatan pertumbuhan talus rumput laut K.alvarezii dengan kombinasi Pupuk dan Hormon (P&H) mampu meningkatkan pertumbuhan optimal pada panjang talus, berat talus dan kelangsungan hidup talus rumput laut K.alvarezii.

STRUKTUR KOMUNITAS ECHINODERMATA DI PERAIRAN PULAU DERAWAN DAN POTENSI IMPLEMENTASI TERHADAP PEMBELAJARAN BIOLOGI KELAS X SMA

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas Echinodermata berdasarkan indeks kelimpahan dan kemerataan Echinodermata di perairan Pulau Derawan menjadi potensi implementasi terhadap pembelajaran Biologi Kelas X SMA. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Lokasi penelitian terbagi menjadi enam stasiun penelitian. Setiap stasiun terdiri dari empat transek dengan masing-masing panjang transek kurang lebih 110 meter dengan masing-masing ukuran plot 1x1 m2. Parameter yang diukur yaitu Kelimpahan dan Kemerataan Echinodermata. Parameter penunjang berupa faktor lingkungan yang meliputi suhu, pH, salinitas, Total Dissolve Solid (TDS) dan Dissolved oxsigen (DO). Hasil penelitian Echinodermata di perairan Pulau Derawan ditemukan delapan spesies di antaranya yaitu Archaster typicus, Linckia leavigata, Nardoa tuberculata, Diadema setosum, Echinothrix calamaris, Leganum leganum, Holothuria atra dan Synapta maculata. Indeks kelimpahan spesies dari Filum Echinodermata di perairan Pulau Derawan yang tergolong tinggi terdapat pada spesies Diadema setosum dengan nilai kelimpahan 60.33%. kelimpahan Echinodermata yang yang tergolong sedang terdapat pada spesies Archaster typicus sebesar 19.48% dan Leganum leganum sebesar 17.81%. Sedangkan kelimpahan yang tergolong rendah terdapat pada spesies Linckia leavigata sebesar 0.48%, Echinothrix calamaris sebesar 1.19%, Nardoa tuberculata, Holothuria atra dan Synapta maculata dengan nilai masing-masing sebesar 0.24%. Indeks kemerataan Echinodermata di perairan Pulau Derawan sebesar 0.505 yang berarti tergolong tidak stabil. Selanjutnya dilakukan analisis keterkaitan penelitian struktur komunitas Echinodermata dengan pembelajaran Biologi. Hasil analisis keterkaitan penelitian struktur komunitas Echinodermata dengan pembelajaran Biologi, terdapat pada materi animalia invertebrata kelas X SMA dengan Kompetensi Dasar (KD) 3.8 dan 4.8. Langkah pemanfaatan hasil penelitian menjadi potensi implementasi pada pembelajaran biologi, antara lain: (1) kejelasan potensi; (2) kesesuaian dengan tujuan pembelajaran; (3) kejelasan sasaran; (4) kejelasan pedoman eksplorasi; (5) kejelasan perolehan yang ingin dicapai.

MASKULINISASI IKAN CUPANG (Betta sp) MENGGUNAKAN EKSTRAK SELEDRI (Apium graveolens)

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penggunaan ekstrak seledri dalam proses maskulinisasi ikan cupang diharapkan akan meningkatkan hormon testosteron. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak seledri terhadap persentase ikan cupang jantan dengan cara maskulinisasi. Penelitian ini menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 3 ulangan. Biota uji dalam penelitian ini adalah larva ikan cupang umur 7 hari yang direndam dalam media yang mengandung ekstrak seledri dengan konsentrasi berbeda selama 8 jam. Perlakuan terdiri dari penambahan ekstrak seledri sebanyak 5 mg/L (P1), 10 mg/L (P2), 20 mg/L (P3), 40 mg/L (P4), 80 mg/L (P5), dan tanpa penambahan ekstrak seledri sebagai kontrol (P0). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak seledri dengan perbedaan konsentrasi berpengaruh signifikan terhadap persentase ikan cupang jantan, tetapi tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kelangsungan hidup. Perlakuan P2 dengan konsentrasi 10 mg/L adalah perlakuan terbaik, menghasilkan 73,33% ikan cupang jantan setelah dua bulan masa pemeliharaan. Nilai kelangsungan hidup tertinggi diperoleh pada perlakuan Kontrol (P0) yaitu sebesar 100%, sedangkan nilai kelangsungan hidup terendah diperoleh pada perlakuan P5 yaitu sebesar 63,33%.

Percepatan Pematangan Ovari Induk Kepiting Bakau (Scylla sp.) Dengan Pemberian Kombinasi Ekstrak Daun Karamunting (Melastoma malabathricum) dan Hormon Tiroksin

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kepiting bakau merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis penting. Permintaan kepiting bakau di pasaran semakin meningkat, sehingga mendorong peningkatan penangkapan kepiting bakau. Berbagai usaha yang telah dilakukan untuk memenuhi permintaan pasar meliputi pembenihan, penggemukan, dan pembesaran induk kepiting bakau di tambak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kematangan ovari kepiting bakau (Scylla sp.) dengan pemberian kombinasi M. malabathricum dan hormon tiroksin. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Adapun perlakuan dalam penelitian ini adalah perlakuan kontrol (A), M. malabathricum 0,25 mg/g dan hormon tiroksin 0,1 µg/g (B), M. malabathricum 0,5 mg/g dan hormon tiroksin 0,1 µg/g (C), M. malabathricum 1 mg/g dan hormon tiroksin 0,1 µg/g (D). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi M. malabathricum dan hormon tiroksin pada perlakuan B dan C dapat mempercepat proses pengeluaran telur (berried) dalam kurun waktu 20 hari. Pemberian kombinasi M. malabathricum dan hormon tiroksin dapat mempercepat pematangan ovari induk kepiting bakau dibandingkan perlakuan kontrol.

MASKULINISASI IKAN CUPANG (Betta sp) MENGGUNAKAN EKSTRAK SELEDRI (Apium graveolens)

2020 · Thesis ·

Penggunaan ekstrak seledri dalam proses maskulinisasi ikan cupang diharapkan akan meningkatkan hormon testosteron. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak seledri terhadap persentase ikan cupang jantan dengan cara maskulinisasi. Penelitian ini menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 3 ulangan. Biota uji dalam penelitian ini adalah larva ikan cupang umur 7 hari yang direndam dalam media yang mengandung ekstrak seledri dengan konsentrasi berbeda selama 8 jam. Perlakuan terdiri dari penambahan ekstrak seledri sebanyak 5 mg/L (P1), 10 mg/L (P2), 20 mg/L (P3), 40 mg/L (P4), 80 mg/L (P5), dan tanpa penambahan ekstrak seledri sebagai kontrol (P0). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak seledri dengan perbedaan konsentrasi berpengaruh signifikan terhadap persentase ikan cupang jantan, tetapi tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kelangsungan hidup. Perlakuan P2 dengan konsentrasi 10 mg/L adalah perlakuan terbaik, menghasilkan 73,33% ikan cupang jantan setelah dua bulan masa pemeliharaan. Nilai kelangsungan hidup tertinggi diperoleh pada perlakuan Kontrol (P0) yaitu sebesar 100%, sedangkan nilai kelangsungan hidup terendah diperoleh pada perlakuan P5 yaitu sebesar 63,33%.

PERLINDUNGAN DAN PEMENUHAN HAK PENDIDIKAN BAGI NARAPIDANA ANAK DI LEMBAGA PERMASYARAKATAN KELAS II A TARAKAN

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Muhammad Andri Darmawan (NPM : 15.501010.020), dengan judul skripsi “Perlindungan dan Pemenuhan Hak Pendidikan bagi Narapidana Anak di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tarakan” Pembimbing 1 Dr. Nurasikin,S.HI., M.H dan Pembimbing 2 Inggit Akim, S.H., M.H. Hak asasi manusia (human rights) merupakan hak manusia, yang melekat padamanusia, dimana manusia juga dikaruniai akal pikiran dan hati nurani. Hak asasi manusia bersifat universal yang berarti melampaui batas- batas negeri, kebangsaan, dan ditujukan pada setiap orang baik miskin maupun kaya, laki-laki atau perempuan, normal maupun penyandang cacat dan sebaliknya. undangundang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak. Dalam hal perlindungan hak atas pendidikan, pasal 9 ayat (1) telah menegaskan bahwa setiap anak berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran dalam rangka pengembangan pribadinya dan tingkat kecerdasannya sesuai minat dan bakatnya.Hak atas pendidikan diperoleh oleh seluruh anak dan harus diusahakan oleh negara dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya. Hak atas pendidikan anakmelingkupi setiap anak dengan berbagai latar belakang dan status sosial anak, termasuk anak yang menjalani pemidanaan dengan status anak didik pemasyarakatan. Isu hukum ini diteliti menggunakan metode penelitian yuridis Empiris. Permasalahan diatas menimbulkan isu hukum mengenai pemenuhan hakpendidikan bagi narapidana anak di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kota Tarakan sudah sesuai dengan ketentuan Perundang-Undangan serta kendala yang dihadapi dalam melaksanakan pendidikan bagi narapidana anak di Lapas Kelas IIA Kota Tarakan. Pada akhir penelitian ini penulis menarik kesimpulan bahwa perlindungan dan pemenuhan hak pendidikan narapidana anak di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tarakan belum sepenuhnya sesuai dengan Undang-undang dikarenakan masih terhambatnya dalam kerja sama dengan pihak ketiga, kurangnya sumber daya manusia bagi pegawai lembaga pemasyarakatan dan kurangnya sarana dan fasilitas yang ada di Lembaga Pemasyarakatan. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Hukum dan HAM harus memperhatikan kondisi semua Lembaga Pemasyarakatan terkhusus Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tarakan. Kata Kunci : Hak Asasi Manusia, Narapidana Anak, Lembaga Pemasyarakatan

Tinjauan Hukum Hak Cipta Sebagai Jaminan Fidusia Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta

2020 · Thesis ·

MUHAMMAD IRVAN FACHROZI: 1640501111 dengan judul skripsi ini adalah TINJAUAN HUKUM HAK CIPTA SEBAGAI JAMINAN FIDUSIA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2014. Latar belakang penulis mengangkat judul ini adalah dikarenakan belum adanya peraturan perundang-undangan yang mengatur secara rinci tentang hak cipta dijadikan jaminan fidusia. Masalah pokok yang diteliti adalah bagaimanakah pengaturan hukum jaminan fidusia terhadap hak cipta kemudian pengikatan hak cipta sebagai jaminan fidusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang hak cipta yang dijadikan jaminan fidusia di Indonesia. Metode penelitian yang penulis gunakan dalam skripsi ini adalah penelitian hukum normatif. Dalam tahap analisis data, penulis menggunakan metode penyajian data secara kualitatif yaitu berasal dari data primer maupun sekunder yang disusun secara sistematis. Selanjutnya penulis melakukan analisa, dari data dan teori serta pendapat para ahli yang berkaitan dengan penelitian ini. Tahap selanjutnya adalah penarikan kesimpulan yang penulis lakukan secara induktif, yakni penarikan kesimpulan dari hal-hal yang bersifat khusus kepada hal-hal yang bersifat umum. Hasil penelitian penulis simpulkan bahwa tidak adanya aturan lebih lanjut mengenai hak cipta sebagai jaminan fidusia yang bahwa hanya disebutkan saja jika hak cipta bisa dijadikan jaminan fidusia. Lalu bagaimana penentuan royalti terhadap hak cipta tersebut dan perlu dibuatnya aturan yang mengatur hak cipta secara rinci apabila ingin dijaminkan menjadi jaminan fidusia. Kata Kunci : Hak Cipta, Jaminan Fidusia, Royalti, dan Nilai Ekonomis

Analisis Putusan Hakim Nomor 438/Pid.Sus/2018/Pn.Tar Terhadap Tindak Pidana Membawa, Menyimpan, dan Menguasai Senjata Tajam Tanpa Izin

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Muhammad Iqbal (NPM. 14501010024) dengan judul skripsi “Analisis Putusan Hakim Nomor 438/Pid.Sus/2018/Pn.Tar. terhadap Tindak Pidana Membawa, Mempunyai, Menguasai Senjata Tajam Tanpa Izin” dibawah bimbingan Bapak Arif Rohman,S.HI.,LL.M sebagai pembimbing I dan Zulvia Makka,S.H.,M.H sebagai pembimbing II. Di zaman yang modern sekarang ini tidak dapat dipungkiri lagi bahwa, masyarakat bisa dengan mudahnya memiliki senjata tajam. Dengan memiliki senjata tajam hal ini dapat meningkatkan kriminalitas sebagai akibat dari kepemilikan senjata tajam dan akan menimbulkan kerugian besar bagi kepentingan masyarakat, yaitu hilangnya keseimbangan, ketentraman dan ketertiban dalam kehidupan masyarakat. Ini juga menjadi salah satu penyebab keresahan masyarakat yaitu kejahatan dengan menggunakan senjata tajam. Penelitia ini bertujuan Untuk mengetahui penerapan hukum terhadap tindak pidana membawa, menyimpan, dan menguasai senjata tajam tanpa izin dalam Putusan Nomor 438/Pid.sus/2018/PN.Tar. dan Untuk mengetahui rasio decidendi hakim dalam menjatuhkan Putusan Nomor 438/Pidsus/2018/PN.Tar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual,dan Pendekatan Kasus. Hasil yang dicapai dari penelitian ini menunjukan bahwa Penerapan hukum pidana materil atas tindakan yang dilakukan oleh terdakwa dalam perkara nomor 438/Pid.Sus/2018/Pn.Tar telah sesuai dengan Pasal 2 Ayat 1 Undang-undang Nomor 12/Drt/1951. Hal ini terlihat atas terpenuhinya unsur-unsur sesuai dengan pasal yang dikenakan pada terdakwa tersebut. Ratio decidenci atau Dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap perkara sebagaimana yang dimaksud dalam putusan hakim Nomor 438/Pid. Sus/2018/PN.Tar. yaitu bersifat yuridis yaitu dari dakwaan penentut umum, keterangan saksi, keterangan terdakwa, barang bukti, dan pasal-pasal peraturan hukum pidana kemudia bersifat non yuridis yaitu alasan perbuatan terdakwa dan akibat dari perbuatan terdakwa serta hal-hal yang meringankan dan memberatkan. Oleh karena sebab pertimbangan diatas maka hakim memutuskan terdakwa dinyatakan bersalah sehingga terdakwa harus menjalani pidana penjara selama 10 (sepuluh) bulan dan membayar biaya perkara sebesar Rp.5.000,-(lima ribu rupiah).

THE USE OF MIND MAPPING METHOD TO IMPROVE STUDENTS READING SKILL AT EIGHT SMP N 5 TANJUNG SELOR

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aimed to determain the effect of using Mind Mapping method in teaching reading of narrative text to the eight grade students at SMP Negeri 5 Tanjung Selor. This study use quasi experimental desing samples were taken a pruposive sampling. There are two groups taken as a samples in this study, the experimwnt group taught using Mind Mapping method and the control group taught using Picture series. The researcher instrument was written test. The analyzed the data and were taken from the results of the pre test and posttest of the experimental and the control classes. An independent sample t-test was used to analyze the data with the help of SPSS 23.0. The results of this study indicatetd that the mean score of experimental group was 72,27 and that of the control group was 67,60. The critical t-table value (2000) was greater than and the calculated t value (2,256). The probablity was lasser than the level of significance (0,0280,05). In the other worrds, the null hypotesis (HO) was rejected and the alternative hypotesis (Ha) was accepted. The result of the data analysis proved that the teaching result using the Mind Mapping method were higher than that using the Picture Series. Itvwas concluded that he use of mind mapping method in teaching reading of narrative text to the eight grade students at SMP Negri 5 Tanjung Selor was more Effective than the use of the Picture Series.

EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN KARAMUNTING (Melastoma malabathricum L) SEBAGAI ANTI BAKTERI PADA BENUR UDANG WINDU (Penaeus monodon) YANG DI UJI TANTANG DENGAN BAKTERI Vibrio harveyi

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Beberapa tahun terakhir ini kegiatan budidaya udang di kota Tarakan mengalami penurunan produksi bahkan kegagalan panen, penyebab kegagalan ini adanya serangan penyakit. Salah satu penyakit yang menyerang udang adalah penyakit vibriosis. Karamunting (Melastoma malabathricum L), merupakan tumbuhan herbal yang mempunyai senyawa bioaktif, flavonoid, tannin, saponin, yang berpotensi sebagai anti bakterial. Penelitian ini bertujuan menguji potensi karamunting sebagai antibacterial pada benur udang yang diuji tantang dengan bakteri V. harveyi. Penelitian ini terdiri 4 perlakuan 3 ulangan, yaitu; kontrol (0 ppm) dan perendaman ekstrak daun karamunting dengan konsentrasi berbeda (25, 50, dan 75 ppm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman ekstrak dengan konsentrasi 75 ppm memberikan pertumbuhan bobot mutlak sebesar 0.083 g dan pertumbuhan berat spesifik 13.05%. Hasil menunjukkan bahwa pada hari ke 0-15, tingkah laku benur masih normal, gejala serangan terlihat pada hari ke 16–21 dan benur yang terinfeksi lebih awal adalah perlakuan kontrol (24 jam). Tingkat kelangsungan hidup benur untuk semua perlakuan, berkisar antara 90% - 98,3%. Kesimpulan perendaman ekstrak daun karamunting dengan konsentrasi berbeda memberikan pengaruh pada pertumbuhan bobot mutlak dan spesifik benur udang windu serta lama waktu penginfeksian yang lebih lambat dibandingkan dengan perlakuan kontrol. Selain itu ditemukan potensi ekstrak daun karamunting sebagai growth promotor.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY, INTELLECTUALLY, REPETITION (AIR) TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI SMK NEGERI 2 TARAKAN

2020 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) dan konvensional terhadap kemampuan komunikasi matematika, pengaruh motivasi belajar tinggi, sedang, dan rendah terhadap kemampuan komunikasi matematika, dan pengaruh interaksi antara model pembelajaran (AIR dan konvensional) dengan motivasi belajar terhadap kemampuan komunikasi matematika pada siswa kelas XI SMK Negeri 2 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2019/2020. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian treatment by level factorial 2×3. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK Negeri 2 Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling. Sampel penelitian ini adalah XI TAV 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MESIN 2 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes kemampuan komunikasi matematika dan angket motivasi belajar. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial dengan bantuan software SPSS version 24.0 for Windows. Analisis deskriptif meliputi rata-rata hitung dan simpangan baku. Analisis inferensial menggunakan analisis variansi dua jalur. Berdasarkan hasil analisis dengan taraf signifikan 5% dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran (AIR dan konvensional) berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi matematika dengan nilai p-value 0,000, motivasi belajar tinggi, sedang, dan rendah berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi matematika dengan nilai p-value 0,032, dan tidak ada pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan motivasi belajar terhadap kemampuan komunikasi matematika dengan nilai p-value 0,615.

STUDI KEMUNDURAN MUTU IKAN KAKAP MERAH DAN KERAPU LUMPUR HASIL TANGKAPAN BUBU DASAR DI PERAIRAN PULAU BUNYU KABUPATEN BULUNGAN

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT This research is purpose to know the variety of main catch fish basic bubu and comparison of main catch fish basic bubu with seatback process after die method. This research was implemented for two months that on April until Mei 2019 in Bunyu Island Kabupaten Bulungan. This research method was use survey method and descriptive method and descriptive with case study approach. The sample decision was are purposive sampling. The seatback of fish quality was influenced of some factors, that was the temperature of the habitat where the fish live, types of the fish, way to catch the fish and way to handled the fish. Rate of fish freshress dedured was variety and very depend on fish condition when the fish was catched. Fish freshress dedined is prevalent to occur because of enzymatic work reduced ATP. Based on the comparized result of fish quality of Red Snapper Fish (Lutjanus sp) and Grouper Lumpur Fish (Epinephelus malabaricus) that Red Snapper Fish (Lutjanus sp) has longer quality decline then Grouper Lumpur fish (E. malabaricus). Based on the result comparized of organoleptic test of Red Snapper Fish (Lutjanus sp) and Grouper Lumpur Fish (E. malabaricus) that changes in eye organs, gills and body surface mucus is longer than Red Snapper Fish (Lutjanus sp) quality decline compare then Grouper Lumpur Fish (E. malabaricus) that has quality descline faster then it. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan dari penelitian ini mengetahui jenis ikan hasil tangkapan utama bubu dasar dan perbandingan hasil tangkapan utama bubu dasar dengan metode proses kemunduran mutu ikan setelah mati. Penelitian ini dilaksanakan selama kurang lebih dua bulan yaitu pada bulan April sampai Mei 2019 di perairan pulau Bunyu Kabupaten Bulungan. Metode penelitian ini menggunakan metode survey dan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penentuan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Kemunduran mutu ikan sangat dipengaruhi oleh beberapa factor antara lain suhu habitat mana ikan itu hidup, jenis ikan, cara penangkapan dan cara penanganan. Laju penurunan kesegaran ikan sangat bervariasi dan sangat tergantung pada kondisi ikan pada saat itu tertangkap. Penurunan tingkat kesegaran ikan lazim terjadi karena kerja enzimatik mengurai ATP. Berdasarkan hasil perbandingan laju kemunduran mutu ikan antara ikan Kakap merah (Lutjanus sp) dan ikan Kerapu lumpur (Epinephelus malabaricus) bahwa ikan Kakap merah (Lutjanus sp) lebih lama kemunduran mutunya dibandingkan ikan Kerapu lumpur (E. malabaricus). Berdasarkan hasil perbandingan uji organoleptic antara ikan Kakap merah (Lutjanus sp) dan ikan Kerapu lumpur (E. malabaricus) bahwa perubahan organ mata, insang dan lendir permukaan badan lebih lama ikan Kakap merah (Lutjanus sp) kemunduran mutunya dibandingkan dengan ikan Kerapu lumpur (E. malabaricus) yang lebih cepat mengalami kemunduran mutu.

STRUKTUR KOMUNITAS ECHINODERMATA DI PERAIRAN PULAU DERAWAN DAN POTENSI IMPLEMENTASI TERHADAP PEMBELAJARAN BIOLOGI KELAS X SMA

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas Echinodermata berdasarkan indeks kelimpahan dan kemerataan Echinodermata di perairan Pulau Derawan menjadi potensi implementasi terhadap pembelajaran Biologi Kelas X SMA. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Lokasi penelitian terbagi menjadi enam stasiun penelitian. Setiap stasiun terdiri dari empat transek dengan masing-masing panjang transek kurang lebih 110 meter dengan masing-masing ukuran plot 1x1 m2. Parameter yang diukur yaitu Kelimpahan dan Kemerataan Echinodermata. Parameter penunjang berupa faktor lingkungan yang meliputi suhu, pH, salinitas, Total Dissolve Solid (TDS) dan Dissolved oxsigen (DO). Hasil penelitian Echinodermata di perairan Pulau Derawan ditemukan delapan spesies di antaranya yaitu Archaster typicus, Linckia leavigata, Nardoa tuberculata, Diadema setosum, Echinothrix calamaris, Leganum leganum, Holothuria atra dan Synapta maculata. Indeks kelimpahan spesies dari Filum Echinodermata di perairan Pulau Derawan yang tergolong tinggi terdapat pada spesies Diadema setosum dengan nilai kelimpahan 60.33%. kelimpahan Echinodermata yang yang tergolong sedang terdapat pada spesies Archaster typicus sebesar 19.48% dan Leganum leganum sebesar 17.81%. Sedangkan kelimpahan yang tergolong rendah terdapat pada spesies Linckia leavigata sebesar 0.48%, Echinothrix calamaris sebesar 1.19%, Nardoa tuberculata, Holothuria atra dan Synapta maculata dengan nilai masing-masing sebesar 0.24%. Indeks kemerataan Echinodermata di perairan Pulau Derawan sebesar 0.505 yang berarti tergolong tidak stabil. Selanjutnya dilakukan analisis keterkaitan penelitian struktur komunitas Echinodermata dengan pembelajaran Biologi. Hasil analisis keterkaitan penelitian struktur komunitas Echinodermata dengan pembelajaran Biologi, terdapat pada materi animalia invertebrata kelas X SMA dengan Kompetensi Dasar (KD) 3.8 dan 4.8. Langkah pemanfaatan hasil penelitian menjadi potensi implementasi pada pembelajaran biologi, antara lain: (1) kejelasan potensi; (2) kesesuaian dengan tujuan pembelajaran; (3) kejelasan sasaran; (4) kejelasan pedoman eksplorasi; (5) kejelasan perolehan yang ingin dicapai.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KELAS IV-B DI SDN 043 TARAKAN

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Muhammad Surtaji Arjun Kahar, 2019. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV-B Di SDN 043 Tarakan. PGSD, FKIP, UBT. (Dibimbing oleh Kadek Dewi Wahyuni Andari dan Dedi Kusnadi). Tujuan penelitian ini yaitu menerapkan model pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV-B SDN 043 tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan subjek penelitian, 26 siswa. Penelitian dilaksanakan 2 siklus, setiap siklus yang terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian yaitu lembar observasi kegiatan siswa, lembar observasi kegiatan guru, penilaian kognitif, afektif, dan psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada hasil belajar IPA siswa kelas IV-B SDN 043 Tarakan melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share, dilihat dari siklus I ketuntasan hasil belajar siswa (kognitif) 61%, menjadi 85% pada siklus II. Siklus I hasil belajar siswa (afektif) 58% katagori baik, menjadi 86% pada siklus II katagori sangat baik. Siklus I ketuntasan hasil belajar siswa (psikomotorik) 58% katgori baik, meningkat secara signifikan menjadi 92% katagori sangat baik. Penelitian dikatakan berhasil dan sesuai dengan indikator keberhasilan. Kata Kunci: Model TPS, hasil belajar IPA

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI TAMBAK UDANG WINDU SISTEM TRADISIONAL DI KALIMANTAN UTARA

2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI TAMBAK UDANG WINDU SISTEM TRADISIONAL DI KALIMANTAN UTARA Muhammad Rivaldi Jafar Sidik Salim, S.E., M.Si Budidaya udang windu sistem tradisional di Kalimantan Utara ini sangat dibutuhkan untuk mendorong ekspor dari sektor bagian perikanan dan dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian sehingga dapat mempenggaruhi pembangunan di Daerah Kalimantan Utara. Hasil dari budidaya udang windu dalam sistem tradisional ini juga dapat menyediakan permintaan udang windu yang sangat tinggi yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat lokal sehingga produksi budidaya udang windu dalam sistem tradisional ini harus ditingkatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah bibit, luas lahan, jumlah tenaga kerja, pemupukan lahan, pemberian pestisida, dan pemeliharaan terhadap produksi budidaya udang windu sistem tradisional yang ada di Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Tana Tidung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Data diolah menggunakan Eviews9 dan responden sebanyak 52 responden sebagai sampel dengan menggunakan metode random sampling dari 110 populasi. Hasil dari penelitian ini bahwa secara parsial (uji t), bahwa jumlah bibit, luas lahan, pemberian pestisida, dan pemeliharaan berpengaruh nyata terhadap produksi, sedangkan jumlah tenaga kerja, dan pemupukan lahan tidak berpengaruh secara nyata. Secara serempak (uji f), bahwa jumlah bibit, luas lahan, jumlah tenaga kerja, pemupukan lahan, pemberian pestisida, dan pemeliharaan berpengaruh nyata terhadap produksi budidaya udang windu sistem tradisional ini. Persamaan regresi LnY = -7,629541 + 0,681558 (X1) + 0,729861 (X2) + 0,212685 (X3) + 0,055199 (X4) + 0,264375 (X5) + 0,390764 (X6) + e, dan R2 sebesar 0,755886 hal ini menunjukan bahwa sebesar 75% variabel terikat (produksi) dapat dijelaskan oleh variabel bebas (jumlah bibit, luas lahan, jumlah tenaga kerja, pemupukan lahan, pemberian pestisida, dan pemeliharaan). Sedangkan sisanya 25% dipengaruhi oleh variabel bebas lainnya yang belum dimasukan ke dalam model.