Abstrak
Penggunaan ekstrak seledri dalam proses maskulinisasi ikan cupang diharapkan akan meningkatkan hormon testosteron. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak seledri terhadap persentase ikan cupang jantan dengan cara maskulinisasi. Penelitian ini menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 3 ulangan. Biota uji dalam penelitian ini adalah larva ikan cupang umur 7 hari yang direndam dalam media yang mengandung ekstrak seledri dengan konsentrasi berbeda selama 8 jam. Perlakuan terdiri dari penambahan ekstrak seledri sebanyak 5 mg/L (P1), 10 mg/L (P2), 20 mg/L (P3), 40 mg/L (P4), 80 mg/L (P5), dan tanpa penambahan ekstrak seledri sebagai kontrol (P0). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak seledri dengan perbedaan konsentrasi berpengaruh signifikan terhadap persentase ikan cupang jantan, tetapi tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kelangsungan hidup. Perlakuan P2 dengan konsentrasi 10 mg/L adalah perlakuan terbaik, menghasilkan 73,33% ikan cupang jantan setelah dua bulan masa pemeliharaan. Nilai kelangsungan hidup tertinggi diperoleh pada perlakuan Kontrol (P0) yaitu sebesar 100%, sedangkan nilai kelangsungan hidup terendah diperoleh pada perlakuan P5 yaitu sebesar 63,33%.