Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

25 hasil
Subjek: matematika.
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

deskripsi kemampuan pemecahan masalah siswa materi bangun datar berbentuk soal cerita dikelas v sdn 013 tarakan

2026•

Kemampuan pemecahan masalah penting dimiliki pada setia orang terutama siswa, karena siswa akan menghadapi permasalahan yang membutuhkan kemampuan pemecahan masalah yang baik. Untuk itu kemampuan pemecahan masalah perlu dilatih dan dikembangkan kepada siswa agar mereka dapat memecahkan masalah dalam materi bangun datar berbentuk soal cerita di kelas V SDN 014 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menganalisis kemampuan siswa dalam memahami masalah, merencanakan pemecahannya, menyelesaikan masalah sesuai rencana, serta memeriksa Kembali prosedur dan hasil penyelesaian. Penelitian ini memperoleh data dari hasil lembar jawaban tes siswa. Data dari hasil tes siswa telah dilakukan penskoran dan telah dikelompokkan berdasarkan Tingkat kemampuan siswa, yaitu kategori tinggi, kategori sedang, kategori rendah. Hasil penelitian ini dapat menjadi bahan evaluasi untuk merancang pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada hasil melainkan juga menekankan kemampuan pemecahan masalah siswa. Pembelajaran perlu ditingkatkan dengan berbagai macam model matematika sehingga kemampuan siswa dalam pemecahan masalah lebih meningkat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Eksplorasi Etnomatematika pada Artefak Museum Sejarah Kota Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi etnomatematika pada artefak yang terdapat di Museum Sejarah Kota Tarakan. Fokus penelitian meliputi identifikasi artefak yang mengandung unsur etnomatematika serta identifikasi konsep dan prinsip matematika yang terdapat pada artefak tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Kepala UPT Museum Sejarah Kota Tarakan dan petugas museum. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tujuh artefak yang mengandung unsur etnomatematika, yaitu Bebingon, Bubu Kanon, Bintul/Ambau, Telipos, Tempinak, Babun, dan Tar. Unsur etnomatematika pada artefak tersebut tercermin pada bentuk, pola, ukuran, dan struktur artefak. Konsep matematika yang ditemukan meliputi lingkaran, tabung, kerucut, kerucut terpancung, balok, persegi panjang, belah ketupat, segitiga, garis lengkung, pola, dan simetri. Prinsip matematika yang ditemukan meliputi keteraturan pola, hubungan ukuran, kesebangunan, dan keseimbangan bentuk. Temuan penelitian menunjukkan bahwa artefak Museum Sejarah Kota Tarakan tidak hanya memiliki nilai budaya dan sejarah, tetapi juga mengandung konsep dan prinsip matematika yang berkembang dalam kehidupan masyarakat Tidung. Artefak tersebut memiliki potensi sebagai sumber belajar matematika berbasis budaya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) PADA KEYAKINAN DIRI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Artificial Intelligence (AI) terhadap keyakinan diri mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif S1 Pendidikan Matematika Universitas Borneo Tarakan angkatan 2022–2025 sebanyak 177 mahasiswa, dengan sampel sebanyak 100 mahasiswa yang diambil menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Instrumen penelitian berupa angket dengan skala Likert yang telah divalidasi dan diuji reliabilitasnya. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial (uji normalitas, uji linearitas, serta regresi linear sederhana) dengan bantuan SPSS v.27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan penggunaan AI terhadap keyakinan diri mahasiswa (β=0,540; p 0,001). Nilai koefisien determinan (R2) sebesar 0,291 menunjukkan bahwa penggunaan AI mampu menjelaskan 29,1% variasi keyakinan diri, sementara 70,9% sisanya dipengaruhi faktor lain. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi pemanfaatan AI secara tepat, semakin tinggi keyakinan diri mahasiswa dalam menghadapi tugas dan permasalahan matematika. Secara praktis, AI dapat dimanfaatkan sebagai mitra belajar yang membantu meningkatkan rasa percaya terhadap kemampuan akademik, memperkuat pemahaman konsep, dan mendukung penyelesaian masalah matematika yang kompleks. Implikasi pemanfaatan AI secara bijaksana mendukung peningkatkan keyakinan diri mahasiswa, namun tetap memerlukan strategi pembelajaran yang mendorong kemandirian berpikir guna mencegah ketergantungan teknologi yang berlebihan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ETNOMATEMATIKA PADA KEBUDAYAAN DAYAK LUNDAYEH

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep, prinsip, dan prosedur matematika yang terkandung dalam kebudayaan anyaman Dayak Lundayeh serta mengungkap pandangan guru dan siswa terhadap etnomatematika tersebut sebagai konteks pembelajaran matematika. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan landasan etnografi yang dilaksanakan di Desa Wisata Pulau Sapi dan SMKN 1 Malinau, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. Subjek penelitian terdiri atas tokoh adat Dayak Lundayeh, pengrajin anyaman, guru matematika, dan siswa kelas XI SMKN 1 Malinau. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis dengan tahapan pengorganisasian data, pembacaan keseluruhan data, pengkodean, penentuan tema, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Anyaman Dayak Lundayeh memuat berbagai konsep matematika, meliputi konsep geometri (kerucut pada rong basung, balok pada bakang, dan poligon heksagon pada motif anyaman), pola berulang, simetri (simetri lipat dan simetri putar), translasi, serta pengukuran (panjang, diameter, dan ketebalan bahan). (2) Prinsip matematika yang ditemukan meliputi prinsip geometri (hubungan antara unsur-unsur bangun ruang), prinsip pola (pengulangan motif secara teratur dan konsisten), prinsip simetri (keseimbangan bentuk dan keteraturan motif), dan prinsip pengukuran (penggunaan ukuran yang seragam dalam proses pembuatan anyaman). (3) Prosedur matematis tampak pada tahapan sistematis pembuatan rong basung dan bakang, mulai dari penentuan ukuran, pengukuran bahan, pembentukan rangka bangun ruang, hingga penyusunan pola anyaman. (4) Guru dan siswa memiliki pandangan positif terhadap penerapan etnomatematika anyaman Dayak Lundayeh dalam pembelajaran matematika; mereka menilai bahwa integrasi budaya lokal menjadikan pembelajaran lebih menarik, kontekstual, dan memudahkan pemahaman konsep, khususnya pada materi geometri, transformasi geometri, pola, dan pengukuran. Temuan ini mengindikasikan bahwa kebudayaan anyaman Dayak Lundayeh mengandung unsur etnomatematika yang kaya dan berpotensi besar untuk dijadikan media serta sumber belajar matematika berbasis kearifan lokal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN OPERASI HITUNG PECAHAN DI KELAS V SDN 014 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran matematika sangat dibutuhkan, khususnya dalam memahami dan menyelesaikan soal operasi pecahan, terutama pada soal cerita yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan operasi hitung pecahan di kelas V SDN 014 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggali secara mendalam proses berpikir siswa melalui jawaban dan penalaran autentik. Peneliti berperan sebagai instrumen utama dalam pengumpulan data yang dilakukan secara alamiah. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa kelas V-B SDN 014 Tarakan memiliki kemampuan berpikir kritis dengan kategori tinggi, sedang dan rendah. Siswa dengan kategori kemampuan tinggi mampu memenuhi dua indikator berpikir kritis yaitu interpretasi dan penjelasan, karena subjek belum mampu memenuhi seluruh indikator kemampuan berpikir kritis secara konsisten dan terdapat kesalahan pemahaman terhadap soal. Siswa kategori sedang hanya memenuhi satu indikator berpikir kritis yaitu penjelasan, karena masih mengalami kesalahan pada interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi dan regulasi diri. Sementara itu, subjek dengan kemampuan berpikir kritis rendah tidak mampu memenuhi keenam indikator berpikir kritis. Subjek mengalami kesulitan pada indikator interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, penjelasan dan regulasi diri. Penelitian ini dapat memberikan pemahaman mengenai pentingnya kemampuan berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah matematika. Dengan demikian, kemampuan berpikir kritis siswa masih bervariasi dan perlu ditingkatkan melalui pembelajaran yang efektif dan terarah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DAN PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 6 TARAKAN

2026•

Penelitian ini dilakukan dalam rangka menganalisis hubungan motivasi belajar serta perhatian orang tua terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII di SMP Negeri 6 Tarakan. Metode yang diterapkan ialah pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian ex post facto. Seluruh peserta didik kelas VIII dijadikan sebagai populasi penelitian, sedangkan penentuan sampel memakai teknik sampel jenuh sehingga semua anggota populasi digunakan sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner guna mengetahui tingkat motivasi belajar dan perhatian orang tua, sementara data mengenai hasil belajar matematika diperoleh melalui dokumentasi nilai siswa. Sebelum dipakai dalam penelitian, instrumen diuji terlebih dahulu untuk mengetahui validitas dan reliabilitasnya. Pengolahan data dilakukan dengan uji korelasi Spearman Rank berbantuan aplikasi SPSS v.27. Berdasarkan hasil pengujian, motivasi belajar tidak memperlihatkan hubungan yang berarti terhadap pencapaian belajar matematika siswa karena nilai signifikansi berada di atas taraf kesalahan yang ditetapkan, yaitu 0,075 > 0,05. Hal serupa juga ditemukan pada variabel perhatian orang tua yang tidak menunjukkan hubungan bermakna dengan hasil belajar matematika siswa, ditunjukkan oleh nilai signifikansi 0,188 > 0,05. Hasil tersebut memberikan gambaran bahwa pada penelitian ini motivasi belajar maupun perhatian orang tua belum menjadi faktor yang berhubungan secara nyata dengan hasil belajar matematika siswa. Dengan demikian, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menelaah faktor-faktor lain yang diduga lebih berpengaruh terhadap keberhasilan belajar siswa. This study was conducted to analyse the relationship between learning motivation and parental attention towards the mathematics learning outcomes of Year 8 students at State Junior High School 6 Tarakan. The method applied was a quantitative approach using an ex post facto research design. All Year 8 students were included as the study population, whilst the sample was determined using a saturated sampling technique, meaning that all members of the population were used as the research sample. Data were collected through the distribution of questionnaires to determine the level of learning motivation and parental attention, whilst data regarding mathematics learning outcomes were obtained through documentation of students' marks. Before being used in the study, the instruments were tested to determine their validity and reliability. Data analysis was performed using the Spearman Rank correlation test with the aid of SPSS v.27. Based on the test results, learning motivation did not show a significant relationship with students' mathematics learning achievement because the significance value was above the set error level, namely 0.075>0.05. A similar finding was observed for the parental attention variable, which did not show a significant relationship with students' mathematics learning outcomes, as indicated by a significance value of 0.188 > 0.05. These results showed that, in this study, neither learning motivation nor parental attention has emerged as a factor with a clear association with students' mathematics learning outcomes. Consequently, further research is required to examine other factors that are suspected to have a greater influence on students' learning success.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Deskripsi Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal ANBK Numerasi Di SDN 032 Tarakan

2025•

Kesulitan merupakan kondisi di mana individu mengalami hambatan atau kesukaran dalam memahami, mengaplikasikan, atau menyelesaikan tugas tertentu, yang dapat disebabkan oleh faktor internal seperti kurangnya pemahaman konsep atau eksternal seperti metode pembelajaran yang kurang efektif. Penyelesaian soal ANBK merupakan proses evaluasi kemampuan siswa dalam mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer, khususnya pada domain numerasi yang mencakup literasi matematika, di mana siswa harus menjawab soal-soal yang mengukur kompetensi minimum melalui platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa kelas VI-A SDN 032 Tarakan dalam menyelesaikan soal ANBK numerasi pada domain aljabar. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan 15 siswa sebagai subjek yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan kategori kesulitan (tinggi, sedang, rendah) menggunakan standar deviasi. Teknik pengumpulan data meliputi tes soal numerasi dan wawancara semi-terstruktur. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta triangulasi untuk memastikan keabsahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan utama siswa meliputi: pemahaman konsep dasar matematika seperti operasi hitung; interpretasi maksud soal cerita panjang; penyusunan kalimat matematika; dan penyelesaian masalah aljabar. Berdasarkan kategorisasi, 2 siswa mengalami kesulitan tinggi, 5 sedang, dan 8 rendah. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa kesulitan tersebut disebabkan oleh kurangnya penguasaan konsep dasar dan kesulitan memproses soal cerita. Saran untuk guru adalah meningkatkan latihan konsep dasar dengan variasi soal; untuk siswa adalah berlatih lebih intensif pada soal cerita; dan untuk peneliti selanjutnya adalah mengeksplorasi faktor penyebab kesulitan secara lebih mendalam.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Eksplorasi Faktor Self Confidence Dalam Pembelajaran Matematika Pada Siswa MTs Negeri Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Self confidence penting dalam menunjang keberhasilan pembelajaran matematika yang sering dianggap sulit dan menimbulkan kecemasan bagi siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana self confidence siswa MTs Negeri Tarakan dalam pembelajaran matematika dan apa saja faktor self confidence siswa MTs Negeri Tarakan pada pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Sumber data diperoleh melalui wawancara dan analisis dokumen terhadap empat siswa kelas IX yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kategori 2 siswa dengan nilai matematika tinggi dan 2 siswa dengan nilai matematika rendah. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan interaktif model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan capaian nilai tinggi memiliki tingkat self confidence yang kuat, terlihat dari keyakinan pada kemampuan diri, kemandirian, rasa positif terhadap diri, dan keberanian mengemukakan pendapat di kelas. Sebaliknya, siswa dengan nilai rendah menunjukkan self confidence yang masih berkembang, ditandai dengan keraguan terhadap kemampuan diri dan ketergantungan pada bantuan orang lain. Faktor-faktor self confidence siswa meliputi pengalaman keberhasilan, motivasi intrinsik, dukungan sosial dari guru dan teman sebaya, serta lingkungan belajar yang kondusif. Penelitian ini menegaskan bahwa self confidence berperan penting dalam pembelajaran matematika dan perlu menjadi perhatian guru dalam menciptakan suasana belajar yang mendorong kepercayaan diri siswa agar proses pembelajaran berjalan lebih optimal.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V-B PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI SDN 015 TARAKAN TIMUR

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket selanjutnya di dukung berdasarkan hasil wawancara. Sebanyak 27 siswa menjadi partisipan dalam penelitian dan mengisi angket motivasi belajar siswa pada pelajaran matematika kemudian dikelompokan berdasarkan kategori. Ada 3 kategori motivasi belajar siswa pada pelajaran matematika yaitu motivasi belajar rendah, sedang, dan tinggi. Peneliti menentukan sebanyak 3 orang siswa yang akan dijadikan subjek dalam penelitian yaitu 1 subjek kategori motivasi belajar matematika rendah, 1 subjek kategori motivasi belajar matematika sedang, dan 1 subjek kategori motivasi belajar tinggi. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut presentase motivasi belajar siswa kelas V-B pada mata pelajaran matematika di SDN 015 Tarakan Timur memiliki kecenderung tergolong sedang. Di mana terdapat hanya dua siswa yang memiliki motivasi belajar rendah, sebanyak dua puluh empat siswa yang memiliki motivasi belajar sedang, dan sebanyak satu siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi. This study aims to describe the learning motivation of students in mathematics. The study employs a qualitative methodology. Data collection was primarily conducted through questionnaires, further supported by interview results. A total of 27 students participated in the study, completing a questionnaire on learning motivation in mathematics, after which they were categorised based on their motivation levels. Three categories of student learning motivation in mathematics were established: low, medium, and high. From these categories, three students were selected as research subjects: one representing low mathematics learning motivation, one representing medium mathematics learning motivation, and one representing high mathematics learning motivation. The findings indicate that the learning motivation of fifth-grade B students in mathematics at SDN 015 East Tarakan tends to fall predominantly within the medium category. Specifically, only two students exhibited low learning motivation, twenty-four students demonstrated medium learning motivation, and one student displayed high learning motivation.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERANAN ORANG TUA SEBAGAI NELAYAN RUMPUT LAUT TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PERANAN ORANG TUA SEBAGAI NELAYAN RUMPUT LAUT TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peranan orang tua sebagai nelayan rumput laut terhadap prestasi belajar matematika. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2022/2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini sebanyak 6 orang yang terdiri dari 2 siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Tarakan, 2 orang tua siswa, 1 kakak dari siswa , dan 1 orang guru. Adapun teknik pengumpulan data terdiri dari wawancara, observasi, dokumentasi, dan triangulasi. Teknik analisis data yang dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kemudian menarik kesimpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber, triangulasi metode dan member-chek.. Adapun temuan dalam penelitian ini yaitu orang tua telah menerapkan peranannya dirumah dengan memberikan perhatian pada pendidikan anak, mengontrol belajar dirumah dengan membuat jadwal belajar, serta memberikan fasilitas yang memadai sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar anak. selain itu terdapat temuan unik dalam penelitian ini yaitu peran orang tua dalam mendampingi belajar anak digantikan oleh kakak dari subjek A. Selanjutnya subjek M memiliki inisiatif belajar mandiri dirumah setiap malam, tanpa adanya perintah dari orang tua.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN SELF-EFFICACY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS IX MTs NEGERI TARAKAN

2023•

ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei. Variabel terikat penelitian ini adalah hasil belajar siswa dan variabel bebas adalah kemampuan pemecahan masalah dan self efficacy. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2022/2023 di MTs Negeri Tarakan. Sampel pada penelitian ini sebanyak 130 peserta didik dan responden yang digunakan 98 peserta didik yang diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan tes dan kuesioner/ dan dokumen hasil belajar. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi sederhana dan regresi berganda dan pengujian hipotesis uji t taraf signifikan α=5%(0,0260,05) maka Ha diterima H0 ditolak dan uji f sigα=5% atau 0,0020,05 dan Fhitung=6,449.Ftabel=3,09 maka Ha diterima H0 ditolak. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara kemampuan pemecahan masalah terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IX MTs Negeri Tarakan dengan persamaan regresi (Y1 ) ̂= 52,270+0,366x1, dan terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara self efficacy terhadap hasil belajar matematika kelas IX MTs Negeri Tarakan dengan persamaan regresi (Y2 ) ̂= 44,681+0,363x2. Hal ini juga menunjukkan hasil penelitian yang signifikan secara simultan terdapat pengaruh kemampuan pemecahan masalah dan self efficacy terhadap hasil belajar siswa pada pelajaran matematika kelas IX MTs Negeri Tarakan, dengan persamaan regresi regresi Y ̂= 30,731+0,346x1+0,337x2. Kata kunci : Kemampuan Pemecahan Masalah, Self Efficacy, Hasil Belajar Matematika.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 9 TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minat belajar terhadap hasil belajar, pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar, pengaruh minat dan motivasi belajar terhadap hasil belajar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode survei. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan sebanyak 96 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sample jenuh. Instrumen dan teknik pengumpulan data berupa penyebaran angket minat belajar dan angket motivasi belajar yang telah diadopsi dari penelitian sebelumnya dan dokumen penilaian akhir semester (PAS) semester ganjil tahun ajaran 2022/2023 yang digunakan sebagai data hasil belajar. Hasil dari analisis deskriptif diperoleh bahwa rata-rata minat belajar sebesar 73,93, sedangkan motivasi belajar sebesar 70,52, dan hasil belajar sebesar 67,49. Hasil dari analisis inferensial dibagi menjadi 2 yaitu uji prasyarat dan uji hipotesis, untuk uji asumsi prasyarat (uji normalitas, uji linieritas dan uji multikolinearitas) semuanya memenuhi kriteria. Sementara pada uji hipotesis menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian dapat disimpulkan terdapat pengaruh secara simultan antara minat belajar dan motivasi belajar terhadap hasil belajar dengan persamaan regresi Ŷ = 30,590 + 0,566 X1 – 0,070 X2. dapat disimpulkan bahwa minat dan motivasi belajar berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa. Kata Kunci: Minat, Motivasi Belajar, Hasil Belajar Matematika.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING (POGIL) DITINJAU DARI MINAT BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 11 TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) perbedaan model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional dalam memberikan hasil belajar yang lebih baik, (2) ada tidaknya pengaruh minat belajar terhadap hasil belajar matematika, (3) model pembelajaran yang berbeda akan memberikan pengaruh yang berbeda pada masing-masing tingkatan minat belajar terhadap hasil belajar matematika. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain faktorial 2×2. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IX SMP Negeri 11 Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 siswa, dengan rincian 20 siswa pada kelas IX-2 sebagai kelas kontrol dan 20 siswa pada kelas IX-3 sebagai kelas eksperimen. Pengumpulan datanya dilakukan melalui tes hasil belajar matematika dan angket minat belajar matematika siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan pengujian hipotesis. Analisis deskriptif meliputi rata-rata dan simpangan baku. Pengujian hipotesis menggunakan analisis variansi dua jalur dengan sel tak sama. Berdasarkan hasil analisis deskriptif dan pengujian hipotesis dengan taraf signifikansi 5%, diperoleh simpulan bahwa (1) hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional, (2) terdapat pengaruh minat belajar terhadap hasil belajar matematika siswa, (3) model pembelajaran yang berbeda tidak memberikan pengaruh yang berbeda pada masing-masing tingkatan minat belajar terhadap hasil belajar matematika siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kecemasan Matematika Berdasarkan Gender Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas IX MTs DDI Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecemasan matematika terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa laki-laki pengaruh kecemasan matematika terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa perempuan kelas IX MTs DDI TARAKAN. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2021/2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi di kelas IX MTs DDI Tarakan yang berjumlah 58 siswa. Teknik penggumpulan data dalam penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner Kecemasan Matematika dan tes kemampuan pemecahan masalah matematika. Data yang diperoleh diolah dengan program pengolahan data statistik yaitu SPSS 26.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif dan signifikan antara kecemasan matematika tehadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa laki-laki kelas IX MTs DDI Tarakan, dengan persamaan regresi Ŷ = 102,395 – 0,817 X, dan terdapat pengaruh negatif dan signifikan antara kecemasan matematika tehadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa perempuan kelas IX MTs DDI Tarakan, dengan persamaan regresi Ŷ = 113,075 – 1,026 X.. Berdasarkan hasil perhitungan koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel kecemasan matematika memberikan kontribusi sebesar 52,7% terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa Kelas IX MTs DDI Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau dari Kemandirian Belajar Matematika Peserta Didik Kelas VII SMP Negeri 1 Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Tarakan ditinjau dari kemandirian belajar matematika tingkat tinggi, (2) untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Tarakan ditinjau dari kemandirian belajar matematika tingkat rendah. Pengumpulan data dilakukan dengan angket, tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) peserta didik dengan kategori kemandirian belajar tinggi dapat menyelesaikan tes kemampuan pemecahan masalah matematis dengan baik dan memenuhi seluruh indikator pemecahan masalah, (2) peserta didik dengan kategori kemandirian belajar rendah belum mampu menyelesaikan tes kemampuan pemecahan masalah matematis dengan baik. Peserta didik pada kategori ini dapat memenuhi indikator memahami masalah namun belum memenuhi indikator pemecahan masalah lainnya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KEAKTIFAN BELAJAR DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI SMK KESEHATAN KALTARA TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : pengaruh Keaktifan belajar terhadap hasil belajar matematika siswa; pengaruh Kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa; pengaruh keaktifan belajar dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI SMK Kesehatan Kaltara Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil Tahun ajaran 2021/2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi di kelas XI SMK Kesehatan Kaltara Tarakan sebanyak 75 siswa. Teknik penggumpulan data dalam penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner Kekaktifan belajar dan kemandirian belajar dan dokumen hasil belajar matematika. Data yang diperoleh diolah dengan program pengolahan data statistik yaitu SPSS 26.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh secara parsial antara Keaktifan belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI SMK Kesehatan Kaltara Tarakan dengan persamaan regresi Ŷ1 = 57,577 + 0,257 X, dan terdapat pengaruh secara parsial antara Kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI SMK Kesehatan Kaltara Tarakan dengan persamaan regresi Ŷ2 = 54,390 + 0,290 X. Selain itu hasil penelitian menujukkan terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara Keaktifan belajar dan Kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI SMK Kesehatan Kaltara Tarakan, dengan persamaan regresi Ŷ = 29,901 + 0,299X1 + 0,334X2. Berdasarkan hasil perhitungan koefisien determinasi diketahui Keaktifan belajar dan Kemandirian belajar secara simultan memberikan pengaruh sebesar 13,2% terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI SMK Kesehatan Kaltara Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pemberian Soal Pada Aplikasi Quizizz dalam Pembelajaran Matematika Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 7 Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh pemberian soal pada aplikasi quizizz terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan jenis penelitian true experimental dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ialah wawancara, angket, dan dokumentasi. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 56 siswa. Adapun analisis hipotesis pada penelitian ini menggunakan Paired Sampel t-Test dengan bantuan software SPSS for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara selisih hasil nilai angket siswa kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Hal tersebut menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Quizizz berpengaruh dalam pemberian soal terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Tarakan. Hal ini berdasarkan hasil analisis data melalui uji Paired sampel t-Test diperoleh nilai signifikansi 0,000 kurang dari 0,05 yang artinya Ha diterima dan H0 ditolak. Sehingga pemberian soal pada aplikasi Quizizz berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI-MIA SMA MUHAMMADIYAH TARAKAN

2022•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas XI-MIA SMA Muhammadiyah Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas XI-MIA pada semester ganjil tahun pembelajaran 2021/2022 di SMA Muhammadiyah Tarakan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan angket kecerdasan emosional dan dokumentasi nilai rapor. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI-MIA SMA Muhammadiyah Tarakan. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 siswa yang diambil mengunakan teknik proportionate random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas XI-MIA SMA Muhammadiyah Tarakan, dengan persamaan regresi yang didapatkan adalah Y ̂=68,330+0,243 X. Berdasarkan analisis hasil uji t, diperoleh nilai t_itung sebesar 2,666 dan nilai sig 0,000 pada taraf signifikansi = 5% pada t_Hitung sebesar 2,666 ≥ t_tabel sebesar 1,98525 maka H_0 ditolak dan H_1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas XI-MIA SMA Muhammadiyah Tarakan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MINAT BELAJAR BERBASIS PEMBELAJARAN DARING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 7 TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minat belajar berbasis pembelajaran daring terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Tarakan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survey. Populasi pada penelitian ini merupakan siswa SMP Negeri 7 Tarakan kelas VIII. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik stratified random sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuisoner dan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan bantuan software SPSS 24.0 for windows untuk menganalisis data hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umumnya kategori minat belajar berbasis pembelajaran daring siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Tarakan lebih dominan pada kategori cukup dengan tingkat persentase 69,11%. Hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Tarakan lebih dominan kearah kategori cukup dengan persentase 40,65%. Minat belajar berbasis pembelajaran daring berpengaruh terhadap hasil belajar matematika kelas VIII SMP Negeri 7 Tarakan dengan persamaan regresi sederhana menunjukkan Y ̂=80,234-0,238X. Hasil analisis koefisien determinasi menunjukkan bahwa minat belajar berbasis pembelajaran daring memberikan kontribusi sebesar 1,8% terhadap hasil belajar matematika. This research aims at figuring out the influence of online-based learning interest on mathematical learning achievement of Grade VIII student of SMP Negeri 7 Tarakan. This quantitative research used a survey method. The research samples were obtained using a stratified random sampling. Questionnaire and documentation were also employed to collect the data. The research data were then analyzed using the software off SPSS 24.0 for windows. The research result show that the online-based learning interest on learning achievment of Grade VIII student of SMP Negeri 7 Tarakanwas generally more dominant at fair category with the percentage level of 69.11%. The mathematical learning achievement of Grade VIII students of SMP Negeri 7 Tarakan was more dominant leading to fair category with the percentage level of 40.65%. the online-based learning interest influenced the mathematical learning achievement of Grade VIII students of SMP Negeri 7 Tarakan as proven by the simple regression equation result showing that Y ̂=80,234-0,238X. The determination coefficient analysis result show that online-based learning interest had the contribution of 1.8% on mathematical learning results.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING (CORE) TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIKA SISWA KELAS XI MIPA SMA NEGERI 3 TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimential design dengan desain posttest only control design. Populasi penelian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA di SMA Negeri 3 Tarakan. Penarikan sampel menggunakan teknik simple random sampling dan diperoleh sampel penelitian, yaitu kelas XI MIPA 1 dengan jumlah siswa sebanyak 30 orang seba gai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 2 dengan jumlah siswa sebanyak 29 orang sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini, yaitu dengan tes kemampuan koneksi matematika siswa (posttest). Data dianalisis menggunakan analisis statistik dengan bantuan software SPSS versi 23.0 for windows. Hasil analisis statistika deskriptif menunjukkan bahwa skor rata-rata pencapaian kemampuan koneksi matematika siswa pada kelas eksperimen adalah 83,24 dan pada kelas kontrol adalah 61,20. Hasil analisis statistika inferensial untuk kemampuan koneksi matematika siswa menggunakan uji independent sampel t-test dengan taraf signifikan 5% (α = 0,05) diperoleh p-value sebesar 0,000 sehingga H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa skor rata-rata kemampuan koneksi matematika siswa yang diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) lebih tinggi secara signifikan dari skor rata-rata kemampuan koneksi matematika siswa yang diberikan penerapan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 3 Tarakan atau model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) berpengaruh terhadap kemampuan koneksi matematika. Abstract This current research was a quasi-experimental research with a posttest only control design. The population was all students of class XI MIPA at SMA Negeri 3 Tarakan. The simple random sampling technique was employed and was obtained class XI MIPA 1 with 30 students as the experimental class and class XI MIPA 2 with 29 students as the control class. The data were collected using mathematical connection ability test (posttest) and were then analyzed using statistical analysis with the help of SPSS software version 23.0 for windows. The results of the descriptive statistical analysis showed that the mean score of the students’ mathematical connection ability in the experimental class was 83.24 and that of in the control class was 61.20.The results of inferential statistical analysis for the students’ mathematical connection ability using in independent sample t-test at the level of significance 5% (α = 0.05) was obtained a p-value of 0.000, so that H0 was rejected. Thus, it was concluded that the students who were treated using the Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) learning model got significantly higher mean score of the mathematical connection ability than those who were taught using conventional learning model. In other words, the Connecting, Organizing, Reflecting, Extending ( CORE ) learning model effected the mathematical connection ability for the student of class XI MIPA at SMA Negeri 3 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail