Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

9 hasil
Subjek: Konsep Matematika
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Eksplorasi Etnomatematika pada Artefak Museum Sejarah Kota Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi etnomatematika pada artefak yang terdapat di Museum Sejarah Kota Tarakan. Fokus penelitian meliputi identifikasi artefak yang mengandung unsur etnomatematika serta identifikasi konsep dan prinsip matematika yang terdapat pada artefak tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Kepala UPT Museum Sejarah Kota Tarakan dan petugas museum. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tujuh artefak yang mengandung unsur etnomatematika, yaitu Bebingon, Bubu Kanon, Bintul/Ambau, Telipos, Tempinak, Babun, dan Tar. Unsur etnomatematika pada artefak tersebut tercermin pada bentuk, pola, ukuran, dan struktur artefak. Konsep matematika yang ditemukan meliputi lingkaran, tabung, kerucut, kerucut terpancung, balok, persegi panjang, belah ketupat, segitiga, garis lengkung, pola, dan simetri. Prinsip matematika yang ditemukan meliputi keteraturan pola, hubungan ukuran, kesebangunan, dan keseimbangan bentuk. Temuan penelitian menunjukkan bahwa artefak Museum Sejarah Kota Tarakan tidak hanya memiliki nilai budaya dan sejarah, tetapi juga mengandung konsep dan prinsip matematika yang berkembang dalam kehidupan masyarakat Tidung. Artefak tersebut memiliki potensi sebagai sumber belajar matematika berbasis budaya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Media Pembelajaran Video Berbasis Animasi Dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Dasar Matematika Kelas X di SMA Muhammadiyah Tarakan

2026•

Video pembelajaran matematika merupakan salah satu media yang diperlukan untuk membantu visualisasi materi matematika yang bersifat abstrak terutama pada materi eksponen. Tujuan penelitian adalah mendeskrispiskan efektivitas media pembelajaran video berbasis animasi dalam meningkatkan pemahaman konsep dasar matematika kelas X di SMA Muhammadiyah Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain Non-equivalent Control Group Design. Data dianalisis menggunakan statistik deksripsi dan inferensial dengan bantuan SPSS 20 yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji N-Gain, dan uji Mann-Whitney U. Hasil peneltian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen meningkat dari 74,17 pada pre-test menjadi 91,25 pada post-test, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 73,33 menjadi 88,75. Hasil analisis N-Gain menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh rata-rata N-Gain Score sebesar 0,733 (kategori tinggi) dengan N-Gain Persen sebesar 73,37% (cukup efektif), sedangkan kelas kontrol memperoleh rata-rata N-Gain Score sebesar 0,464 (kategori sedang) dengan N-Gain Persen sebesar 46,45% (kurang efektif). Hasil uji Mann-Whitney U menunjukkan nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,797 (>0,05), sehingga tidak terdapat perbedaan peningkatan yang signifikan antara kedua kelas. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran video berbasis animasi cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dasar matematika kelas X di SMA Muhammadiyah Tarakan, namun belum menunjukkan keunggulan yang signifikan secara statistik dibandingkan pembelajaran konvensional. Meskipun demikian, media video berbasis animasi dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang membantu memvisualisasikan konsep matematika yang abstrak serta mendukung proses pembelajaran yang lebih menarik bagi siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SMA: STUDI MIXED-METHODS DI SMA NEGERI 2 TARAKAN

2026•

Pemahaman konsep matematika (PKM) merupakan kemampuan kognitif fundamental yang mendukung siswa dalam memahami, menghubungkan, dan menerapkan konsep matematika secara bermakna. Realistic Mathematics Education (RME) dipandang relevan untuk mengembangkan PKM karena mengaitkan konsep matematika dengan konteks kehidupan nyata, namun kajian mengenai efektivitas RME dengan pendekatan mixed-methods masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas RME terhadap PKM siswa melalui perbandingan hasil pretest dan posttest antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, serta menelaah pengalaman belajar siswa melalui data kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed-methods dengan desain embedded-experimental. Data kuantitatif diperoleh melalui tes PKM, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara pada kelas eksperimen. Analisis kuantitatif meliputi statistik deskriptif, analisis n-gain, dan uji independent sample t-test, sementara data kualitatif dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor PKM kedua kelompok relatif serupa, dengan perbedaan yang tidak signifikan secara statistik inferensial. Akan tetapi, di sisi lain, nilai rata-rata n-gain kelompok eksperimen sebesar 0,43 dan kelompok kontrol sebesar 0,42 berada pada kategori sedang. Secara deskriptif, kelompok eksperimen menunjukkan capaian yang sedikit lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Hasil penelitian kualitatif juga mendukung hasil analisis statistik deskriptif tersebut bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran RME memiliki persepsi positif terhadap pendekatan tersebut dan merasakan manfaat dalam memahami konsep matematika. Dengan demikian, RME memberikan kontribusi positif terhadap proses PKM siswa, meskipun efektivitasnya secara kuantitatif belum menunjukkan perbedaan yang signifikan dibandingkan pembelajaran konvensional.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Etnomatematika Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Siswa SMP Negeri 11 Tarakan

2022•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning berbasis etnomatematika terhadap pemahaman konsep matematika siswa SMP Negeri 11 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian posttest only group design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas IX.1, IX.2, IX.3, dan IX.4 SMP Negeri 11 Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah IX.1 sebagai kelas eksperimen dan IX.3 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data digunakan menggunakan tes pemahaman konsep matematika. Teknik analisis data menggunakan anaisis deskriptif dan analisis inferensial. Analisis deskriptif meliputi rata-rata (mean), nilai per indikator, dan standar deviasi. Analisis inverensial menggunakan uji independent sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian diketahui 3,504 > 1,673 maka H_0 ditolak yang berarti terdapat pengaruh model pembelajaran problem based learning berbasis etnomatematika terhadap pemahaman konsep matematika siswa SMP Negeri 11 Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PAIR CHECK TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental design dengan desain nonequivalent control group design. Variabel bebas pada penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif pair check dan varibel terikat pada penelitian ini adalah pemahaman konsep matematika siswa SMP. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tarakan. Penarikan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh sampel penelitian yaitu kelas VIII-2 dengan jumlah siswa sebanyak 32 orang sebagai kelas kontrol dan kelas VIII-3 dengan jumlah siswa sebanyak 32 orang sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan tes tertulis dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial untuk analisis data awal dan untuk analisis data akhir menggunakan uji statistik independent samples t-test dengan bantuan software SPSS 25.0 for windows. Hasil analisis deskriptif menunjukkan rata-rata nilai posstest di kelas eksperimen sebesar 61,09 lebih tinggi dari rata-rata nilai kelas kontrol sebesar 52,81. Berdasarkan hasil analisis uji independent sample t-test dengan taraf signifikan 5% (α = 0,05) diperoleh p-value sebesar 0,019. Dengan demikian H0 ditolak dengan H1 diterima. Jadi dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran kooperatif pair check berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SEARCH, SOLVE, CREATE AND SHARE (SSCS) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 11 TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimential design dengan desain posttest only control group design. Variabel bebas pada penelitian ini adalah model Pembelajaran Search, Solve, Create and Share (SSCS) dan variabel terikat adalah pemahaman konsep matematika siswa. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX di SMP Negeri 11 Tarakan. Penarikan sampel menggunakan teknik simple random sampling dan diperoleh sampel penelitian yaitu kelas IX-3 dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas IX-4 dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan tes tertulis dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial untuk analisis data awal dan analisis data akhir menggunakan uji statistik independent samples t-test dengan bantuan software SPSS 23.0 for windows. Hasil analisis deskriptif menunjukkan rata-rata nilai posttest di kelas eksperimen lebih besar dari rata-rata nilai posttest di kelas kontrol yaitu di kelas eksperimen sebesar 67,10 sedangkan di kelas kontrol sebesar 49,55. Sedangkan berdasarkan hasil analisis uji independent sample t-test dengan taraf signifikan 5% (α = 0,05) diperoleh p-value sebesar 0,000. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai rata-rata pemahaman konsep matematika siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran SSCS lebih tinggi secara signifikan dari nilai rata-rata pemahaman konsep matematika siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional, yang berarti terdapat perbedaan rata-rata pemahaman konsep matematika siswa kelas IX SMP Negeri 11 Tarakan dengan menggunakan model pembelajaran Search, Solve, Create and Share (SSCS). Abstract This quasi experimental study used a posttest only control group design. The independent variable in this study was the Search, Solve, Create and Share (SSCS) learning model and the dependent variable was the students understanding of mathematical concept. The population in this study were all the 9th grade students at the SMP Negeri 11 Tarakan. The sample was drawn using simple random sampling technique and the class IX-3 with 25 students was determined as the experimental group and the class IX-4 with 25 students as the control group. Data were collected through written test and documentation. The collected data were analyzed using descriptive and inferential analyses (independent sample t-test) with the help of SPSS 23.0 for windows software. The results of the descriptive analysis showed that the posttest mean score of the experimental class (67.10) was greater than that of the control class (49.55). Meanwhile, the results of the independent sample t-test with a significant level of 5% (α = 0,05) showed that the p-value was 0.000, meaning that H0 was rejected and the Ha was accepted. So it was concluded that there was a difference in the mean score of the understanding of mathematics concept in the class IX students of SMP Negeri 11 Tarakan. This meant that the use of the Search, Solve, Create and Share (SSCS) learning model had an effect on the understanding of mathematical concepts among the 9th grade students of SMP Negeri 11 Tarakan. Keywords: Search, Solve, Create and Share (SSCS) Learning Model, Understanding Mathematical Concepts.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 12 TARAKAN

2020•

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 12 TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya 1) Pengaruh model pembelajaran (Reciprocal Teaching dan Konvensional) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. 2) Pengaruh kemampuan awal matematika siswa kategori rendah, sedang dan tinggi terhadap pemampuan pemahaman konsep matematika. 3) Pengaruh interaksi antara model pembelajaran (Reciprocal Teaching dan Konvensional) dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika pada siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Tarakan. Penelitian ini dilaksakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 di SMP Negeri 12 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain factorial 2 × 3. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Tarakan. Pengaambilan sampel dilakukan secara simple random sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas VIII-5 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-4 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dan tes kemampuan awal matematika siswa. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif dan inferensial. Teknik deskriptif meliputi rata-rata hitung dan simpangan baku. Teknik inferensial menggunakan analisis varians dua jalur. Berdasarkan hasil analasis dengan taraf signifikan 5% dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran (Reciprocal Teaching dan Konvensional) berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dengan p-value 0,002. Kemampuan awal matematika siswa dengan kategori rendah, sedang dan tinggi berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dengan p-value 0,000, dan tidak ada pengaruh interaksi model pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika pada siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Tarakan dengan nilai p-value 0,610.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE (IOC) TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 9 TARAKAN

2020•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh yang signifikan dari model pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan pada materi relasi dan fungsi. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2019/2020 di SMP Negeri 9 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experimental dengan desain penelitian Posttest only control design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas VIII-3 sebagai kelas kontrol dan kelas VIII-4 sebagai kelas eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes uraian kemampuan pemahaman konsep matematika. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Analisis statistik deskriptif meliputi rata-rata hitung dan standar deviasi sedangkan analisis inferensial meliputi uji asumsi prasyarat dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis dengan taraf signifikansi 5% dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Inside Outside Circle berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan pada materi relasi dan fungsi, diperoleh thitung sebesar 4,708 dan nilai p-value sebesar 0,000

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 TARAKAN

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi esperimental dengan desain posttest only control design. Variabel bebas pada penelitian ini adalah model pembelajaran Reciprocal Teaching dan variabel terikat adalah kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas VIII-3 sebagai kelas eksperimen dan VIII-6 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes kemampuan pemahaman konsep matematika siswa (posttest). Data dianalisis menggunakan analisis statistik dengan bantuan software SPSS 23.0 for windows. Hasil analisis statistika deskriptif menunjukkan bahwa skor rata-rata pencapaian kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas eksperimen adalah 81,1576 dan pada kelas kontrol adalah 61,4874. Hasil analisis statistika inferensial untuk kemampuan pemahaman konsep matematika siswa menggunakan uji independent sample t-test dengan taraf signifikan 5% (α = 0,05) diperoleh p-value sebesar 0 sehingga H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Reciprocal Teaching berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail