BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui analisis higher order thinking skill pada soal penilaian akhir semester genap mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Sebatik Utara. Penelitian ini merupakan penelitian jenis deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini diperoleh dari naskah soal penilaian akhir semester genap mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Sebatik Utara tahun 2021/2022. Data penelitian ini adalah soal penilaian akhir semester genap mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VII, VIII, dan IX di SMP Negeri 1 Sebatik Utara tahun 2021/2022. Pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi dan wawancara. Analisis data dilakukan berdasarkan dimensi kognitif dan kata kerja operasional taksonomi Anderson. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa analisis higher order thinking skill pada soal penilaian akhir semester genap mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Sebatik Utara pada kelas VII sebanyak 8 soal, presentase yang diperoleh sekitar 20%. Pada kelas VIII sebaran higher order thinking skill sebanyak 3 soal sehingga persentase yang diperoleh sekitar 7,5% dan pada kelas IX sebaran higher order thinking skill sebanyak 14 soal, persentase yang diperoleh sekitar 28% soal yang termasuk kategori HOTS. Soal penilaian akhir semester genap mata pelajaran Bahasa Indonesia hanya terdapat pada dimensi kognitif C4 tidak terdapat dimensi kognitif C5 dan C6 pada soal, dalam penyusunan soal penilaian akhir semester genap didominasi pada dimensi kognitif C1. Soal HOTS sangat kurang diterapkan karena masih banyaknya siswa yang merasa kesulitan dalam menyelesaikan soal, dan alasan tidak meratanya dimensi kognitif taksonomi Anderson pada soal penilaian akhir semester karena tidak dilakukan analisis terlebih dahulu untuk mempertimbangkan setiap tingkatan ranah kognitif pada soal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui analisis higher order thinking skill pada soal penilaian akhir semester genap mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Sebatik Utara. Penelitian ini merupakan penelitian jenis deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini diperoleh dari naskah soal penilaian akhir semester genap mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Sebatik Utara tahun 2021/2022. Data penelitian ini adalah soal penilaian akhir semester genap mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VII, VIII, dan IX di SMP Negeri 1 Sebatik Utara tahun 2021/2022. Pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi dan wawancara. Analisis data dilakukan berdasarkan dimensi kognitif dan kata kerja operasional taksonomi Anderson. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa analisis higher order thinking skill pada soal penilaian akhir semester genap mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Sebatik Utara pada kelas VII sebanyak 8 soal, presentase yang diperoleh sekitar 20%. Pada kelas VIII sebaran higher order thinking skill sebanyak 3 soal sehingga persentase yang diperoleh sekitar 7,5% dan pada kelas IX sebaran higher order thinking skill sebanyak 14 soal, persentase yang diperoleh sekitar 28% soal yang termasuk kategori HOTS. Soal penilaian akhir semester genap mata pelajaran Bahasa Indonesia hanya terdapat pada dimensi kognitif C4 tidak terdapat dimensi kognitif C5 dan C6 pada soal, dalam penyusunan soal penilaian akhir semester genap didominasi pada dimensi kognitif C1. Soal HOTS sangat kurang diterapkan karena masih banyaknya siswa yang merasa kesulitan dalam menyelesaikan soal, dan alasan tidak meratanya dimensi kognitif taksonomi Anderson pada soal penilaian akhir semester karena tidak dilakukan analisis terlebih dahulu untuk mempertimbangkan setiap tingkatan ranah kognitif pada soal.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning berbasis etnomatematika terhadap pemahaman konsep matematika siswa SMP Negeri 11 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian posttest only group design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas IX.1, IX.2, IX.3, dan IX.4 SMP Negeri 11 Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah IX.1 sebagai kelas eksperimen dan IX.3 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data digunakan menggunakan tes pemahaman konsep matematika. Teknik analisis data menggunakan anaisis deskriptif dan analisis inferensial. Analisis deskriptif meliputi rata-rata (mean), nilai per indikator, dan standar deviasi. Analisis inverensial menggunakan uji independent sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian diketahui 3,504 > 1,673 maka H_0 ditolak yang berarti terdapat pengaruh model pembelajaran problem based learning berbasis etnomatematika terhadap pemahaman konsep matematika siswa SMP Negeri 11 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning berbasis etnomatematika terhadap pemahaman konsep matematika siswa SMP Negeri 11 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian posttest only group design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas IX.1, IX.2, IX.3, dan IX.4 SMP Negeri 11 Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah IX.1 sebagai kelas eksperimen dan IX.3 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data digunakan menggunakan tes pemahaman konsep matematika. Teknik analisis data menggunakan anaisis deskriptif dan analisis inferensial. Analisis deskriptif meliputi rata-rata (mean), nilai per indikator, dan standar deviasi. Analisis inverensial menggunakan uji independent sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian diketahui 3,504 > 1,673 maka H_0 ditolak yang berarti terdapat pengaruh model pembelajaran problem based learning berbasis etnomatematika terhadap pemahaman konsep matematika siswa SMP Negeri 11 Tarakan.