Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Subjek: Keaktifan Belajar
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis Permainan Congklak Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Pada Materi Zat Aditif & Zat Adiktif Kelas VIII SMP Negeri 6 Tarakan.

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS PERMAINAN CONGKLAK TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA MATERI ZAT ADITIF & ZAT ADIKTIF KELAS VIII SMP NEGERI 6 TARAKAN Abstrak Congklak merupakan salah satu permainan tradisional yang telah dikembangkan sehingga dapat digunakan sebagai media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran congklak terhadap keaktifan belajar siswa pada materi zat aditif & zat adiktif kelas VIII SMP Negeri 6 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Tarakan dan sampel yang digunakan terdiri dari dua kelas yaitu kelas 8B dan kelas 8D. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner dengan skala likert untuk mengukur keaktifan belajar siswa. Pretest dan Posttest diberikan sebelum dan setelah pembelajaran menggunakan media congklak. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk, uji homogenitas menggunakan Lavene’s Test for Equality of Variances, uji hipotesis Independent Sample T-Test, dan uji N-Gain. Hasil uji Independent Sample T-test menunjukkan angka signifikansi sebesar 0,043 dan hasil uji N-Gain sebesar 0,25 artinya penggunaan media congklak memberikan kontribusi terhadap keaktifan belajar siswa pada materi zat aditif & zat adiktif kelas VIII SMP Negeri 6 Tarakan namun belum optimal. Oleh karena itu peneliti perlu menambah durasi pembelajaran, memberikan pembiasaan terlebih dahulu kepada siswa sebelum menggunakan media congklak, mengkombinasikan media congklak dengan model pembelajaran yang sesuai dan memperhatikan durasi waktu pembelajaran, serta menambah jumlah set media congklak agar keaktifan belajar siswa lebih optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 8 TARAKAN

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemandirian belajar terhadap keaktifan belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas VII SMP Negeri 8 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2024 pada semester genap tahun ajaran 2023/2024. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 8 Tarakan sebanyak 137 siswa. Sampel yang digunakan berjumlah 41 siswa dan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, penyebaran angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data untuk menguji hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji product moment dengan bantuan program SPSS versi 26. Berdasarkan analisis statistik deskriptif, hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata skor kemandirian belajar adalah 49 termasuk kategori sedang dan nilai rata-rata skor keaktifan belajar adalah 38 termasuk kategori sedang. Berdasarkan analisis statistik inferensial, hasil penelitian menunjukkan besarnya nilai korelasi kemandirian belajar dengan keaktifan belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia adalah 0,697 dengan tingkat korelasi tinggi atau kuat. Apabila nilai rhitung = 0,697 dibandingkan dengan nilai rtabel = 0,308 dengan jumlah N = 41 pada taraf signifikansi 5%, maka diperoleh nilai rhitung 0,697 > rtabel 0,308 yang berarti hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kemandirian dengan keaktifan belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas VII SMP Negeri 8 Tarakan. Besarnya sumbangan atau kontribusi yang diberikan oleh kemandirian belajar terhadap keaktifan belajar sebesar 48,5%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Keaktifan Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMPN Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keaktifan belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII di SMPN Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menerapkan Metode Survei dengan seluruh siswa kelas VIII sebanyak 44 siswa sebagai populasi dan sampel, data dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur tingkat keaktifan belajar serta menggunakan soal ulangan harian untuk hasil belajar matematika mereka. Analisis data dilakukan menggunakan statistik inferensial untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil analisis parsial menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara keaktifan belajar terhadap hasil belajar matematika. Hal ini ditunjukkan oleh nilai thitung sebesar 9.907, yang mana lebih besar dari ttabel sebesar 2.018. Regresi yang diperoleh dari analisis menunjukkan persamaan Ŷ = -21.292 – 1.541X, yang berarti setiap peningkatan satu unit dalam keaktifan belajar akan menurunkan hasil belajar matematika sebesar 1.541 unit, setelah dikontrol oleh faktor-faktor lain. Adapun besar pengaruh keaktifan belajar terhadap hasil belajar matematika sebesar 0,700 atau 70% sedangkan sisanya 30% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil ini menunjukkan pentingnya meningkatkan keaktifan belajar siswa sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini menyarankan agar sekolah dan guru memperhatikan faktor-faktor yang dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa, seperti metode pengajaran yang lebih interaktif dan motivasi belajar yang lebih baik. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pihak sekolah dan guru dalam merancang strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar matematika siswa.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Pendekatan Lingkungan Pada Pembelajaran Tematik Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas IV B SDN 001 Nunukan Selatan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pembelajaran tematik dengan menggunakan pendekatan lingkungan merupakan suatu pembelajaran dengan memanfaatkan lingkungan alam sekitar sebagai sumber belajar atau media belajar. Permasalahan pada penelitian ini yaitu kurangnya keaktifan belajar siswa, sehingga peneliti tertarik untuk menghubungkan antara pendekatan lingkungan dengan pembelajaran tematik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa dengan menerapkan pendekatan lingkungan pada pembelajaran tematik. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian kelas IV B SDN 001 Nunukan Selatan yang terdiri atas 28 siswa. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus dengan tahapan-tahapan setiap siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan pendekatan lingkungan pada pembelajaran tematik dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV B SDN 001 Nunukan Selatan. Pada siklus I hasil penilaian keaktifan belajar yang diperoleh sebesar 68% siswa yang aktif dari jumlah keseluruhan siswa dan pada siklus II mengalami peningkatan mencapai 75% siswa yang aktif dari jumlah keseluruhan siswa. Kemudian keterlaksanaan pembelajaran yang diperoleh pada siklus I sebesar 80% dengan kategori baik dan pada siklus II meningkat menjadi 90% dengan kategori sangat baik. Adapun hasil keaktifan belajar siswa telah mencapai indikator keberhasilan sehingga penelitian ini dikatakan berhasil dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV SDN 001 Nunukan Selatan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MINAT DAN KEAKTIFAN BELAJAR DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DARING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 12 TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Pengaruh minat belajar dalam pelaksanaan pembelajaran daring terhadap hasil belajar matematika siswa; pengaruh keaktifan belajar dalam pelaksanaan pembelajaran daring terhadap hasil belajar matematika siswa; pengaruh minat dan keaktifan belajar dalam pelaksanaan pembelajaran daring terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2021/2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa di kelas VIII SMP Negeri 12 Tarakan sebanyak 131 siswa. Teknik penggumpulan data dalam penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner minat dan keaktifan belajar dalam pelaksanaan pembelajaran daring terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII dan dokumen hasil belajar matematika siswa seluruh kelas VIII. Data yang diperoleh diolah dengan program pengolahan data statistik yaitu SPSS 26.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh secara parsial antara minat belajar dalam pelaksanaan pembelajaran daring terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Tarakan dengan persamaan regresi Ŷ = 63,942 + 0,234X1., dan terdapat pengaruh secara parsial antara keaktifan belajar dalam pelaksanaan pembelajaran daring terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Tarakan dengan persamaan regresi Ŷ = 86,258 - 0,193X2. Selain itu hasil penelitian menujukkan terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara minat dan keaktifan belajar dalam pelaksanaan pembelajaran daring terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Tarakan, dengan persamaan regresi Ŷ = 73,981 + 0,259X1 - 0,211X2. Berdasarkan hasil perhitungan koefisien determinasi diketahui minat dan keaktifan belajar dalam pelaksanaan pembelajaran daring secara simultan memberikan pengaruh sebesar 9,9% terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Tarakan

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KEAKTIFAN BELAJAR DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI SMK KESEHATAN KALTARA TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : pengaruh Keaktifan belajar terhadap hasil belajar matematika siswa; pengaruh Kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa; pengaruh keaktifan belajar dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI SMK Kesehatan Kaltara Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil Tahun ajaran 2021/2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi di kelas XI SMK Kesehatan Kaltara Tarakan sebanyak 75 siswa. Teknik penggumpulan data dalam penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner Kekaktifan belajar dan kemandirian belajar dan dokumen hasil belajar matematika. Data yang diperoleh diolah dengan program pengolahan data statistik yaitu SPSS 26.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh secara parsial antara Keaktifan belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI SMK Kesehatan Kaltara Tarakan dengan persamaan regresi Ŷ1 = 57,577 + 0,257 X, dan terdapat pengaruh secara parsial antara Kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI SMK Kesehatan Kaltara Tarakan dengan persamaan regresi Ŷ2 = 54,390 + 0,290 X. Selain itu hasil penelitian menujukkan terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara Keaktifan belajar dan Kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI SMK Kesehatan Kaltara Tarakan, dengan persamaan regresi Ŷ = 29,901 + 0,299X1 + 0,334X2. Berdasarkan hasil perhitungan koefisien determinasi diketahui Keaktifan belajar dan Kemandirian belajar secara simultan memberikan pengaruh sebesar 13,2% terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI SMK Kesehatan Kaltara Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA PADA KELAS VIII E MTS NEGERI TARAKAN

2020•

ADISTIKA INDAH FAUZA, 2019. “Penerapan Model Pembelajaran Flipped Classroom Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Siswa pada Kelas VIII E MTs Negeri Tarakan”. (Dibimbing oleh Eka Widyawati). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika siswa melalui model pembelajaran flipped classroom pada kelas VIII-E MTs Negeri Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 05 Oktober 2019 – 24 Oktober 2019 di MTs Negeri Tarakan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII E MTs Negeri Tarakan, yaitu 22 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi keaktifan belajar siswa, dan instrument tes hasil belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu analisis data aktivitas guru, keaktifan belajar siswa,dan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, yang terdiri dari 3 pertemuan pada setiap siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keaktifan belajr siswa pada siklus I sebesar 67% siswa berada pada minimal kategori baik dan siklus II mengalami peningkatan menjadi 81% siswa berada pada minimal kategori baik. Sedangkan hasil belajar matematika siswa pada siklus I sebesar 72% siswa berada pada minimal kategori tinggi dan siklus II mengalami peningkatan menjadi 76% siswa berada pada minimal kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran flipped classroom dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika siswa pada kelas VIII E MTs Negeri Tarakan. Kata kunci: Keaktifan Belajar, Hasil Belajar Matematika, Model Pembelajaran Flipped Classroom.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DAN PROBING PROMPTING TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS IX MTS DI TARAKAN

2020•

Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental dengan desain Nonequivalend Control Group Desaign yang dilaksanakan di kelas IX MTs DDI Tarakan. Sampel penelitian ini adalah kelas IX-B dengan jumlah 19 siswa sebagai kelas eksperimen 1 yang diberi perlakuan berupa model pembelajaran discovery learning dan kelas IX-C dengan jumlah 21 siswa sebagai kelas ekaperimen 2 yang diberi perlakuan berupa model pembelajaran probing prompting yang diambil dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial menggunakan uji Mann-Whitney dengan bantuan software SPSS versi 23.0 for windows. Hasil analisis deskriptif menunjukan nilai pretest kelas eksperimen 1 dan eksperimen 2 pada kategori yang sama yaitu kurang aktif sedangkan pada nilai posstest kelas eksperimen 1 lebih tinggi yaitu 53,3% dengan kategori aktif dan kelas eksperimen 2 sebesar 43,14 dengan kategori kurang aktif. Sedangkan berdasarkan hasil analisis inferensial pada data pretest dengan taraf signifikasi 0,05 diperoleh p=0,5 maka H0 diterima sehingga tidak terdapat perbedaan keaktifan kelas eksperimen 1 dan 2. Sedangkan pada data posttest diperoleh p=0,0025 maka H0 ditolak dimana model pembelajaran discovery learning lebih baik dibandingkan probing prompting terhadap keaktifan belajar siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail