Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

9 hasil
Subjek: Kecemasan Matematika
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI KECEMASAN MAHASISWA PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN DALAM MENGAJAR MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

DESKRIPSI KECEMASAN MAHASISWA PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN DALAM MENGAJAR MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kecemasan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Borneo Tarakan dalam mengajar matematika di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 60 mahasiswa PGSD angkatan 2021 yang telah melaksanakan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP). Data dikumpulkan melalui angket sebagai data pendukung dan wawancara mendalam terhadap enam informan yang mewakili kategori kecemasan ringan, sedang, dan berat. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta triangulasi metode untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat mahasiswa yang berada pada kategori tidak mengalami kecemasan. Sebanyak 15 mahasiswa (25,00%) berada pada kategori kecemasan ringan, 25 mahasiswa (41,67%) berada pada kategori kecemasan sedang, dan 20 mahasiswa (33,33%) berada pada kategori kecemasan berat. Kecemasan mahasiswa dipengaruhi oleh persepsi bahwa matematika merupakan mata pelajaran yang sulit dipahami, kurangnya penguasaan konsep, rendahnya kepercayaan diri, pengalaman belajar yang kurang menyenangkan, serta kekhawatiran ketika menjelaskan materi dan menjawab pertanyaan siswa. Upaya yang dilakukan mahasiswa untuk mengatasi kecemasan meliputi meningkatkan intensitas belajar, memperdalam pemahaman konsep matematika, memperbanyak latihan mengajar, serta membangun rasa percaya diri melalui pengalaman mengajar yang berkelanjutan. Temuan penelitian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi program studi dalam mempersiapkan calon guru yang lebih siap mengajarkan matematika di sekolah dasar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI TINGKAT KECEMASAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS 5 SD DITINJAU DARI ASPEK KOGNITIF, AFEKTIF, DAN FISIOLOGIS

2026•

Kecemasan matematika merupakan fenomena psikologis yang cukup umum dijumpai pada siswa sekolah dasar dan dapat berdampak negatif terhadap proses serta hasil belajar matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kecemasan matematika siswa kelas V SD ditinjau dari aspek kognitif, afektif, dan fisiologis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian siswa kelas V-A SDN 024 Tarakan yang berjumlah 27 siswa. Pemilihan subjek dilakukan melalui teknik purposive sampling, dan selanjutnya dipilih tiga orang siswa sebagai subjek utama yang mewakili masing-masing kategori kecemasan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket kecemasan matematika yang terdiri dari 28 butir pernyataan dan wawancara semi-terstruktur. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 27 siswa, sebanyak 5 siswa berada pada kategori kecemasan rendah, 21 siswa berada pada kategori kecemasan sedang, dan 1 siswa berada pada kategori kecemasan tinggi. Ditinjau dari aspek kognitif, siswa dengan kecemasan sedang dan tinggi menunjukkan adanya keraguan terhadap kemampuan diri, kesulitan berkonsentrasi, dan rasa takut gagal. Pada aspek afektif, gejala gugup, gelisah, dan kurang senang terhadap matematika muncul terutama ketika siswa menghadapi situasi evaluasi atau materi yang sulit. Pada aspek fisiologis, gejala seperti keringat dingin, jantung berdebar, sakit kepala, dan rasa mual lebih dominan pada siswa dengan kecemasan tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kecemasan matematika pada siswa kelas V SDN 024 Tarakan didominasi pada kategori sedang dan memerlukan perhatian serius dari guru melalui penciptaan suasana belajar yang suportif dan tidak mengancam.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kecemasan Matematika Siswa Kelas VII-2 SMPN 10 Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kecemasan matematika merupakan perasaan tertekan, khawatir, cemas, gelisah, tidak suka, maupun rasa takut peserta didik terhadap segala sesuatu yang berkaitan dengan matematika ini menyebabkan beberapa peserta didik tidak menyukai matematika. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan bagaimana kecemasan matematika siswa kelas VII-2 SMPN 10 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini ada 3 peserta didik kelas VII-2 menggunakan teknik Purposive Sampling dengan kategori tingkat kecemasan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data peneliti menggunakan angket dan wawancara. Analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Keabsahan data peneliti menggunakan Triangulasi sumber, peningkatan ketekunan, dan Member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang berada pada tingkat kecemasan matematika tinggi hanya memenuhi sepuluh indikator kecemasan matematika, sedangkan siswa dengan tingkat kecemasan matematika sedang hanya memenuhi lima indikator kecemasan matematika, dan siswa yang berada pada kategori tingkat kecemasan rendah tidak memenuhi indikator kecemasan matematika. Temuan peneliti mengenai penyebab kecemasan matematika kelas VII-2 adalah terlalu banyak rumus yang dipahami, siswa takut terhadap guru matematika dan metode pembelajaran konvensional.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KECEMASAN MATEMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VIII MTS HURRASUL AQIDAH KOTA TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kecemasan matematika terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII MTs Hurrasul Aqidah Kota Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei. Populasi yang digunakan yaitu siswa kelas VIII MTs Hurrasul Aqidah Kota Tarakan dengan teknik pengambilan sampel yaitu sampel jenuh atau seluruh anggota populasi. Analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif yang meliputi uji normalitas dan uji linieritas dan analisis statistik inferensial yang meliputi analisis regresi linier sederhana. Hasil analisis data diperoleh bahwa Y ̂=30,496-0,634X, artinya setiap kenaikan satu nilai kecemasan matematika maka akan menyebabkan penurunan kemampuan pemecahan masalah matematika sebesar 0,634. Sehingga, semakin besar nilai tingkat kecemasan matematika maka semakin kecil nilai tingkat kemampuan pemecahan masalah matematika siswanya, begitupun sebaliknya. Hal ini menunjukkan pengaruh yang negatif atau pengaruh yang berbanding terbalik. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara kecemasan matematika dengan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII MTs Hurrasul Aqidah Kota Tarakan. Besaran persentase pengaruhnya adalah sebesar 34%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar variabel penelitian ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KECEMASAN MATEMATIKA DAN EFIKASI DIRI MATEMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hasil belajar matematika siswa di SMA Negeri 2 Tarakan masih tergolong rendah berdasarkan hasil dokumentasi nilai ulangan harian matematika siswa. Hal ini dapat disebabkan karena beberapa faktor, di antaranya kecemasan matematika dan efikasi diri matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kecemasan matematika dan efikasi diri matematika terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI SMA Negeri 2 Tarakan tahun ajaran 2023/2024 secara parsial dan simultan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode ex post facto model kausal. Adapun sampel dalam penelitian ini terdiri dari 188 siswa dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling dan penentuan ukuran sampel menggunakan rumus Slovin. Instrumen penelitian yang digunakan dalam mengumpulkan data penelitian berupa lembar angket kecemasan matematika dan efikasi diri matematika serta dokumentasi hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 2 Tarakan. Data penelitian yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan Jamovi. Hasil analisis data yang dilakukan secara parsial menunjukkan bahwa kecemasan matematika memiliki pengaruh yang negatif secara signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa dengan persamaan regresi linier yang diperoleh yaitu Y ̂=119,471-0,811X_1 selain itu, efikasi diri matematika juga memiliki pengaruh yang positif secara signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa dengan persamaan regresi linier yang diperoleh yaitu Y ̂=15,617+0,786X_2. Selanjutnya, hasil analisis data yang dilakukan secara simultan atau bersamaan oleh peneliti menunjukkan bahwa kecemasan matematika dan efikasi diri matematika memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa sebesar 24,8% dengan persamaan regresi linier berganda yang diperoleh yaitu Y ̂=62,704-0,494X_1+0,551X_2. Berdasarkan hasil analisis dapat diperoleh kesimpulan bahwa kecemasan matematika dan efikasi diri matematika memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa baik secara parsial maupun simultan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Identifikasi Kecemasan Matematika Peserta Didik Kelas VII SMP Negeri 10 Tarakan

2023•

Kecemasan matematika merupakan perasaan yang tidak menyenangkan seperti rasa khawatir, takut, tegang, dan panik yang dialami peserta didik selama pembelajaran matematika maupun muncul ketika peserta didik mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal matematika, dimana ini dapat menjadi faktor penghambat dalam berpikir matematis. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan faktor penyebab kecemasan matematika peserta didik Kelas VII SMP Negeri 10 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah 5 peserta didik kelas VII-3 dan VII-4 menggunakan teknik purposive sampling dengan tingkat kecemasan matematika kategori tinggi, sedang dan rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara. Analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Keabsahan data penelitian menggunakan teknik triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan kecemasan matematika pada peserta didik terdiri atas empat faktor yaitu guru, materi, orang tua, dan diri sendiri. Faktor guru terdiri dari sikap dan perlakuan guru yang kurang bersahabat, terkesan tidak ramah, dan terkesan kurang kompenten. Faktor materi terdiri dari kesulitan memahami materi pembelajaran karena rumus-rumus dan metematika sulit menjadi mindset peserta didik serta kesulitan mengerjakan soal-soal matematika dikarenakan tidak memahami materi. Faktor orang tua, yaitu harapan berlebihan ketika orang tua menginginkan agar peserta didik memperoleh nilai yang bagus di sisi lain peserta didik kurang menguasai materi pembelajaran matematika. Faktor diri sendiri yaitu ketidakpercayaan diri peserta didik akan kemampuan yang dimilikinya. Hal ini yang mendukung timbulnya kecemasan matematika pada peserta didik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kecemasan Siswa kelas VI dalam pembelajaran matematika di SDN 026 Tarakan

2022•

Kecemasan matematika atau Math Anxiety bisa terlihat pada siswa kelas VI di SDN 026 Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kecemasan siswa kelas VI dalam pembelajaran matematika di SDN 026 Tarakan, dengan menggunakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VI di SDN 026 Tarakan. Sampel penelitian ini sebanyak 46 siswa yang diambil menggunakan teknik Sampling Jenuh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui penyebaran angket kecemasan matematika, dan wawancara yang kemudian dianalisis menggunakan statistic deskriptif. Berdasarakan analisis data, Hasil dari penelitian ini ialah siswa yang berada pada kategori kecemasan rendah tidak ditemukan dengan jumlah 0 siswa dan persentase (0%), untuk siswa dengan kecemasan sedang sebanyak (93.5%) berjumlah 43 siswa, serta untuk siswa dengan kecemasan tinggi sebanyak (6.5%) berjumlah 3 siswa. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kecemasan siswa kelas VI dalam pembelajaran matematika di SDN 026 Tarakan di dominasi pada kategori sedang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kecemasan Matematika Berdasarkan Gender Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas IX MTs DDI Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecemasan matematika terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa laki-laki pengaruh kecemasan matematika terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa perempuan kelas IX MTs DDI TARAKAN. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2021/2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi di kelas IX MTs DDI Tarakan yang berjumlah 58 siswa. Teknik penggumpulan data dalam penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner Kecemasan Matematika dan tes kemampuan pemecahan masalah matematika. Data yang diperoleh diolah dengan program pengolahan data statistik yaitu SPSS 26.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif dan signifikan antara kecemasan matematika tehadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa laki-laki kelas IX MTs DDI Tarakan, dengan persamaan regresi Ŷ = 102,395 – 0,817 X, dan terdapat pengaruh negatif dan signifikan antara kecemasan matematika tehadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa perempuan kelas IX MTs DDI Tarakan, dengan persamaan regresi Ŷ = 113,075 – 1,026 X.. Berdasarkan hasil perhitungan koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel kecemasan matematika memberikan kontribusi sebesar 52,7% terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa Kelas IX MTs DDI Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) TERHADAP KECEMASAN MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 6 TARAKAN.

2021•

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh model cooperative learning tipe numbered heads together (NHT) terhadap kecemasan matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Tarakan. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh model cooperative learning tipe numbered heads together (NHT) terhadap kecemasan matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Tarakan. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis eksperimen semu (quasi experiment). Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik probability sampling dan didapatkan 32 orang responden dari kelas VIII-B sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-F sebagai kelas kontrol. Selanjutnya dilakukan pengujian hipotesis menggunakan uji t (independent sample t-test) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perubahan yang signifikan (nyata) antara rata-rata kecemasan matematika siswa pada kelompok eksperimen dan kelas kontrol.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail