Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

13 hasil
Subjek: Sampah
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perbandingan Penurunan Bobot Sampah Organik Pada Pembuatan Kompos Menggunakan Metode Berkeley dan Takakura Serta Potensinya Sebagai Sumber Belajar Biologi

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Penelitian ini bertujuan membandingkan penurunan bobot sampah organik pada proses pengomposan menggunakan metode Berkeley dan Takakura serta mengkaji potensinya sebagai sumber belajar biologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu metode pengomposan, dengan dua perlakuan dan tiga ulangan. Bahan yang digunakan sampah organik berupa sisa sayuran, daun kering, dan serbuk gergaji dengan penambahan aktivator EM4. Penurunan bobot ditentukan berdasarkan perubahan bobot awal dan akhir bahan hingga berakhirnya proses dekomposisi. Parameter pendukung selama proses pengomposan meliputi suhu, pH, dan kelembapan, sedangkan hasil akhir dianalisis berdasarkan suhu, pH, kelembapan, C-organik, N-total, dan rasio C/N. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata penurunan bobot metode Berkeley sebesar 176,85 g/hari, lebih tinggi dibandingkan Takakura sebesar 146,30 g/hari. Namun uji One-Way ANOVA menunjukkan perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik dengan Sig 0,135 (Sig> 0,05). Karakteristik akhir kompos relatif sama. Berdasarkan SNI, nilai pH, kelembapan, dan N-total memenuhi persyaratan, sedangkan suhu, C-organik dan rasio C/N masih belum memenuhi persyaratan. Hasil penelitian berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar biologi dalam bentuk modul ajar pada materi Ekologi dan Lingkungan. Abstract This study aimed to compare the reduction in organic waste weight during the composting process using the Berkeley and Takakura methods and to examine its potential as a biology learning resource. This study employed a quantitative approach using an experimental method with a Completely Randomized Design (CRD) involving one factor, namely the composting method, with two treatments and three replications. The materials consisted of organic waste, including vegetable residues, dried leaves, and sawdust, with the addition of EM4 as an activator. Weight reduction was determined based on the difference between the initial and final weights of the materials at the end of the decomposition process. Supporting parameters monitored during the composting process included temperature, pH, and moisture content, while the final compost characteristics were analyzed based on temperature, pH, moisture content, organic carbon (C-organic), total nitrogen (N-total), and the C/N ratio. The results showed that the mean weight reduction using the Berkeley method was 176.85 g/day, which was higher than that obtained using the Takakura method (146.30 g/day). However, the One-Way ANOVA results indicated that this difference was not statistically significant, with a significance value of 0.135 (p > 0.05). The final characteristics of the compost produced by the two methods were relatively similar. Based on the Indonesian National Standard (SNI), the pH, moisture content, and total nitrogen values met the required standards, whereas temperature, organic carbon, and the C/N ratio did not yet meet the specified requirements. The findings of this study have potential applications as a biology learning resource in the form of a teaching module for topics related to Ecology and the Environment.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

WILLINGNESS TO PAY DAN PERAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN LIMBAH SAMPAH SEBAGAI UPAYA PENERAPAN CIRCULAR ECONOMY DI KELURAHAN SELUMIT PANTAI KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan sampah di wilayah pesisir menjadi isu penting yang berdampak pada lingkungan, ekonomi, dan kesehatan masyarakat. Kota Tarakan sebagai wilayah pesisir menghadapi peningkatan timbulan sampah yang fluktuatif serta belum optimalnya sistem pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran masyarakat dalam penerapan circular economy serta menganalisis Willingness to Pay (WTP) dalam pengelolaan sampah rumah tangga di Kelurahan Selumit Pantai. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan sampel 92 responden dan analisis Contingent Valuation Method (CVM). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata WTP sebesar Rp33.858 per individu dengan estimasi tahunan Rp406.296 dan total nilai ekonomi Rp247.434.264. WTP tertinggi terdapat pada layanan pengelolaan sampah utama. Namun, penerapan prinsip 3R masih rendah dan sebagian besar masyarakat belum melakukan pengelolaan sampah secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi, penyediaan infrastruktur, serta kebijakan berkelanjutan untuk mendukung pengelolaan sampah berbasis circular economy.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Identifikasi Mikroplastik Pada Sedimen Perairan Sungai Kayan Kalimantan Utara

2025•

Peningkatan jumlah penduduk dan aktivitas masyarakat di Tanjung Selor menyebabkan peningkatan sampah plastik hingga 94 ton per hari. Sampah plastik yang masuk ke perairan Sungai Kayan mengalami proses degradasi akibat paparan sinar matahari, arus air, perubahan cuaca, dan mikroorganisme, yang kemudian menghasilkan partikel kecil yang dikenal sebagai mikroplastik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mikroplastik pada sedimen Sungai Kayan, Kalimantan Utara. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Sampel diambil di empat stasiun menggunakan metode purposive sampling dan teknik grab sampling. Lokasi pengambilan sampel meliputi Stasiun 1 (Tanjung Palas), Stasiun 2 (Tugu Cinta Damai), Stasiun 3 (PDAM Sabanar), dan Stasiun 4 (Selimau). Pengambilan dilakukan pada pagi dan sore hari. Parameter yang dianalisis meliputi kelimpahan, bentuk, warna, dan ukuran mikroplastik. Hasil penelitian menunjukkan empat bentuk mikroplastik: fragmen (529 partikel), film (317 partikel), fiber (215 partikel), dan pellet (9 partikel). Warna yang ditemukan mencakup transparan, hitam, coklat, merah, kuning, hijau, biru, dan putih, dengan warna dominan transparan (354 partikel). Ukuran mikroplastik yang paling umum adalah 100–500 µm (291 partikel), sedangkan ukuran 20 µm paling sedikit ditemukan (2 partikel). Lokasi dengan kelimpahan mikroplastik tertinggi adalah Stasiun 3 (PDAM Sabanar) sebesar 3,08 partikel/gram, dan terendah di Stasiun 2 (Tugu Cinta Damai) sebesar 2,03 partikel/gram. Hasil ini menunjukkan adanya pencemaran mikroplastik pada sedimen Sungai Kayan yang berpotensi berdampak terhadap ekosistem perairan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisa Potensi Sampah Organik sebagai Energi Alternatif Kelistrikan Kota Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Peningkatan jumlah penduduk di Kota Tarakan berdampak langsung pada meningkatnya volume sampah, khususnya sampah organik rumah tangga. Salah satu energi alternatif yang digunakan untuk memehuni pasokan energi listrik yaitu makanan, dedaunan,limbah pertanian dan kotoran hewan. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi sampah organik sebagai sumber energi listrik terbarukan di Kota Tarakan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui pengumpulan data volume sampah organik dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan tahun 2024 hingga lima bulan pertama tahun 2025, serta perhitungan potensi biogas dan energi listrik menggunakan rumus konversi standar. Data menunjukkan komposisi sampah organik rata-rata sebesar 43,56% dari total timbulan sampah. Pada tahun 2024, volume sampah organik mencapai 25.590,4 ton dengan potensi energi listrik sebesar 31.209,7 kWh, sedangkan pada periode Januari–Mei 2025 potensi energi mencapai 9.087,8 kWh. Hasil pengukuran skala kecil menunjukkan setiap 5 kg sampah organik mampu menghasilkan energi listrik sekitar 0,0044 kWh. Analisis grafik menunjukkan hubungan yang konsisten antara berat sampah dengan jumlah biogas, gas metana, dan energi listrik yang dihasilkan. Dari hasil perhitungan dan analisa yang telah dilakukan menunjukkan bahwa sampah organik di Kota Tarakan memiliki potensi yang besar untuk dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif berbasis biogas yang dapat mendukung penyediaan listrik lokal apabila dikelola secara optimal. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan sistem pemilahan sampah yang lebih baik dan pengkajian berkala untuk meningkatkan efisiensi konversi sampah menjadi energi listrik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Serta Masyarakat Diwilayah Pesisir Dalam Pengelolaan Sampah Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Tarakan Nomor 5 Tahun 2014

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah di wilayah pesisir berdasarkan Peraturan Daerah Kota Tarakan Nomor 5 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah, serta menilai efektivitas implementasi regulasi tersebut, khususnya di Kelurahan Selumit Pantai. Peraturan daerah ini secara normatif menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam pengurangan, pemilahan, pengumpulan, dan pengolahan sampah sebagai bagian dari sistem pengelolaan berbasis lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan hukum empiris dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi terhadap warga di wilayah pesisir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif perda telah mengatur dengan cukup lengkap peran masyarakat dan tanggung jawab pemerintah daerah. Namun, implementasinya di lapangan belum berjalan secara optimal. Mayoritas masyarakat tidak mengetahui isi perda, tidak pernah menerima sosialisasi, dan tidak memiliki akses terhadap sarana pengelolaan sampah seperti TPS maupun TPS 3R. Selain itu, rendahnya kesadaran masyarakat dan ketiadaan sistem penjemputan sampah turut menjadi kendala utama. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara regulasi dan realitas sosial di lapangan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan implementasi perda melalui strategi yang lebih kontekstual, seperti peningkatan edukasi publik, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, serta kebijakan yang adaptif terhadap kondisi sosial-geografis wilayah pesisir. Dengan demikian, partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah dapat ditingkatkan secara berkelanjutan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kebijakan pengelolaan sampah dikecamatan sesayap hilir kabupaten tana tidung

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bermaksud untuk menjawab dua pertanyaan terkait dengan Kebijakan pengelolaan sampah di kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung. Pertama bagaimana peraturan kebijakan tentang pengelolaan sampah di Kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidurng ? kedua bagaimana partisipasi masyarakat dalam program perencanaan pengelolaan bank sampah di Kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung? Skripsi ini merupakan penelitian normatif dengan menggunakan objek kajian mengenai kebijakan pengelolaan sampah di Kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini menggunakan pendekatan ketentuan hukum, yakni peraturan perundang-undangan tentang pengelolaan sampah. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data priemer yaitu data yang didapatkan melalui norma-norma dasar seperti Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal,artikel, data-data dari internet. Hasil dari penelitian ini, Penulis menyimpulkan bahwa Kebijakan pengelolaan sampah di Kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung secara umum sudah cukup berjalan dengan baik namun belum optimal. Hal tersebut dikarenakan masih terdapatnya sejumlah hambatan yang mengganggu jalannya kebijakan pengelolaan sampah tersebut didukung oleh sejumlah faktor yang mempengaruhi kebijakan tersebut. faktor-faktor tersebut adalah faktor komunikasi, sumber daya, disposisi, struktur birokrasi dan Partisipasi masyarakat yang kurang dalam mewujudkan kebijakan otonomi daerah terhadap pelayanan publik bidang persampahan. Hal ini merupakan salah satu kendala terbesar yang dialami oeleh Dinas Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Tana Tidung dalam mewujudkan kabupaten yang bersih dan sehat.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penegakan hukum pidana terhadap pelaku pelanggaran pembuangan sampah di kota Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Membuang sampah sembarangan merupakan tindakan yang dilarang. Secara hukum pidana tersebut merupakan pelanggaran yang dapat dikenakan sanski administratif maupun sanski pidana sesuai hukum undang-undang yang digunakan. Pemerinta daerah kota tarakan dalam upaya menjaga lingkungan dan menertipkan masyrakat, telah menerbitkan peraturan daeah kota tarakan No 10 Tahun 2012 tentang pengelolaan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penegakan sanski pidana terhadap pelaku pembuangan sampah sembarangan dikota tarakan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan empiris, dengan pendekatan kualitatif.Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan sanski pidana terhadap pelaku pembuangan sampah sembarangan oleh dinas lingkungan hidup dan satpol pp kota tarakan belum optimal. Penerapan sanski pidana belum terlaksana dengan baik karena masih terkendala oleh berbagai faktor penegakan hukum. Koordinasi antara dinas lingkungan hidup dan satpol pp kota tarakan dalam penegakan hukum terhadap pelaku pelanggaran pembuangan sampah sembarangan sangat diperlukan agar penegakan hukum terhadap pelanggran sampah dikota tarakan dapat dilaksanakan dengan efektif dan ketertiban masyrakat dan dapat tercapai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Komposisi PET Terhadap Kekuatan Impak Komposit Bermatrix Epoxy

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Peningkatan penggunaan plastik dalam kebutuhan sehari-hari menjadi salah satu penyebab dari permasalahan lingkungan yang patut untuk di minimalisir. Hal ini menjadi penyumbang terbesar menumpuknya sampah plastik. Oleh karena itu memanfaatkan kembali limbah sampah plastik perlu dilakukan untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk Menganalisa hasil daur ulang sampah plastik menjadi komposit serta menganalisa pengaruh komposisi pet terhadap kekuatan impak komposit bermatrix epoxy Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode eksperimen, melakukan pembuatan spesimen menggunakan sampah botol plastik sebagai filler utama dalam pembuatan komposit. Berdasarkan analisa peneliti menemukan kesimpulan bahwa pada material komposit serat sampah botol plastik dengan paduan resin epoxy dimana menurunnya komposisi resin epoxy dan bertambahnya komposisi serat sampah botol plastik dapat menaikkan kekuatan mekanik komposit. Hal ini menunjukan bahwa serat sampah botol plastik menjadi filler utama dalam meningkatkan kekuatan mekanik. Kekuatan impact pada material komposit. komposit dengan komposisi (10%/90%) memiliki kekuatan impact sebesar 0.0053 〖j/mm〗^2. Kekuatan impact tertinggi berada pada komposit dengan komposisi (20%/80%) memiliki kekuatan impact sebesar 0.0099 〖j/mm〗^2.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Komposisi PET Terhadap Kekuatan Impact Dan Kekerasan Komposit Bermatriks Epoxy

2024•

Sampah plastik merupakan masalah bagi beberapa negara. Penyebab utamanya adalah plastik tidak dapat diurai. Botol sampah plastik umumnya terbuat dari PET/PP karena sifat tidak mudah terurai maka perlu dilakukan proses daur ulang. Upaya daur ulang sampah plastik telah dilakukan namun masih dalam jumlah yang rendah. Penumpukan sampah plastik yang masih terjadi pada botol sampah plastik dapat dimanfaatkan menjadi bahan komposit. Komposit terdiri dari unsur yaitu matriks dan filler. Dalam penelitian ini komposit tersusun dari epoxy sebagai matriks dan sampah botol plastik sebagi filler. Komposisi filler yang digunakan mulai dari 12,5%, 15%, 17,5%, 20%. Komposit dibuat dengan cara hand lay-up. Komposit yang telah dibuat diuji mekanik yaitu uji kekerasan dan impact. Dari hasil uji penelitian diperoleh bahwa semakain besar variasi filler yang digunakan maka nilai kekuatan impact dan kekerasan akan menurun. Kekuatan impact tertinggi sebesar 1,02 J/mm2 Joule pada variasi 12,5%. Hasil data tertinggi uji kekerasan pada penelitian ini berada pada variasi 20% sebesar 75,33 shore D.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Willingness To Pay Pedagang Pasar Dalam Pengelolaan Sampah Terhadap Kebersihan Lingkungan Di Kota Tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang mana dalam penelitian ini diperoleh dari kuesioner langsung dengan pedagang Pasar Boom Panjang dan Pasar Gusher Kota Tarakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Willingness To Pay pedagang yang harus dibayarkan, potensi pendapatan Pemerintah Daerah dari Willingness To Pay yang bersedia dibayarkan pedagang, dan bagaimana pengaruh pendapatan dan lama berdagang terhadap Willingness To Pay. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode simple random sampling. Sampel ini sebanyak 90 orang pedagang pasar. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa Willingness To Pay pedagang sebesar Rp. 11.333/bulan/perorang, potensi pendapatan Pemerintah Daerah dari Willingness To Pay sebesar Rp. 11.140.339/bulan dan berdasarkan hasil Uji T, diketahui bahwa variabel pendapatan memiliki pengaruh signifikan terhadap Willingness To Pay, sedangkan variabel lama berdagang tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap Willingness To Pay.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERSEPSI MASYARAKAT MENGENAI ADANYA PENGELOLAAN SAMPAH SEMESTA TERHADAP KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI KOTA TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PERSEPSI MASYARAKAT MENGENAI ADANYA PENGELOLAAN SAMPAH SEMESTA TERHADAP KEBERSIHAN LINGKUNGAN KOTA TARAKAN MURSYID NPM. 16.40402.014 Djuanda Hatta, S.E., M.Si Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap ke efektifan pengelolaan samp[ah semesta di kota tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Kota Tarakan. Sampel penelitian ini berjumlah 60 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive quoted sampling yamg dimana 10 responden pelaku usaha dan 50 responden masyarakat umum. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, dan study pustaka. Teknik pengolahan data yang dilakukan yaitu dengan menggunakan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi masyarakat pembatasan tumpukan sampah yakni sebagian besar responden menyatakan baik pada pengetahuan atau pemahaman pembatasan tumpukan sampah plastik (59,1%) pengetahuan bahaya sampah plastik (73,3%), dan kemampuan membatasi sampah plastik (59,5%) . Persepsi masyarakat terhadap Pemilahan yakni sebagian besar responden menyatakan baik pada pengelompokkan dan pemisahan sampah organik dan anorganik (54,5%), kemampuan mengolah sampah organik (57,5%) dan kemampuan mengolah sampah anorganik (52,0%), Persepsi masyarakat terhadap pengumpulan yakni sebagian besar responden menyatakan baik pada kemampuan mengumpulkan dan mengemas sampah (52,5%), alat pengumpulan sampah (70,4%) dan penyediaan alat pengumpul sampah (68,7%). Kata Kunci : persepsi, pengelolan sampah semesta.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pembuatan Briket Limbah Plastik LDPE (No.4) Campuran Buah Pinus Jarum Dan Tanah Liat Dengan Berbagai Komposisi Sebagai Bahan Bakar Alternatif

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Seiring dengan kemajuan zaman, kebutuhan bahan bakar fosil sebagai sumber energi utama penyokong berbagai aktifitas hidup manusia juga semakin meningkat. Perlu dilakukan pengolahan limbah sampah plastik dapat menghasilkan briket sebagai bahan bakar alternative. Briket adalah bahan bakar padat yang dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif yang mempunyai bentuk tertentu yang seragam. Di kota Tarakan sering kita jumpai banyak sekali sampah terutama sampah plastik yang sulit untuk terurai salah satunya sampah jenis Low density poli-etilena (LDPE). LDPE adalah salah satu jenis plastik yang banyak kita jumpai sehari-hari dalam berbagai aplikasi dan sering kali berakhir sebagai sampah, misalnya kantong plastik dan plastik wrap. Pemanfaatan sampah plastik menjadi briket dengan penambahan buah pinus. Di dapatkan hasil dari caburan dengan perbandingan 30:50:20 nilai kadar abu dan kadar air nya sesuai SNI dengan nilai kalor dan energi listrik yang dihasilkan sebesar 3182.4Q(j), 3183.39W(J)

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

VALUASI EKONOMI LIMBAH SAMPAH (STUDI KASUS : TPA KOTA TARAKAN)

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK VALUASI EKONOMI LIMBAH SAMPAH (Studi Kasus : TPA Kota Tarakan) Muchlis Agus Tri Darmawanto, S.E., M.Si Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan valuasi ekonomi limbah sampah di Tempat Pembuangan Akhir di Kota Tarakan dilihat dari jumlah sampah yang di kumpulkan dan dijual oleh reponden setiap bulannya, kategori sampah dalam penelitian ini ada tiga kategori diantaranya sampah plasik, sampah non plastik dan sampah organik. Jumlah responden dalam penelitian ini berjumlah 20 orang dimana responden ini bertempat tinggal dilingkungan TPA. Untuk menghitung manfaat langsung limbah sampah peneliti menggunakan rumus DUV dengan hasil data yang didapatkan secara langsung dengan metode survei serta kuesioner sebagai alat untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Berdasarkan hasil perhitungan nilai manfaat langsung sampah yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kota Tarakan bagi masyarakat yang bertempat tinggal di sekitaran TPA, dengan hasil perhitungan bahwa dari 20 responden masyarakat mendapatkan nilai manfaat langsung sebesar Rp. 1.030.726 disetiap bulannya. Sementara untuk nilai manfaat langsung setiap tahunnya sebesar Rp. 247.374.240. Dimana nilai manfaat langsung didapatkan dari hasil penjualan sampah yang dikumpulan Dimana nilai manfaat langsung didapatkan dari hasil penjualan sampah yang dikumpulan, jenis sampah yang dikumpulkan yaitu sampah plastik, sampah organik dan sampah nonorganik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail