Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MUHAMMAD WAHYUDI

6 karya publik ditemukan.

2024: 22022: 4

Analisis Pengaruh Komposisi PET Terhadap Kekuatan Impact Dan Kekerasan Komposit Bermatriks Epoxy

2024 · Book ·

Sampah plastik merupakan masalah bagi beberapa negara. Penyebab utamanya adalah plastik tidak dapat diurai. Botol sampah plastik umumnya terbuat dari PET/PP karena sifat tidak mudah terurai maka perlu dilakukan proses daur ulang. Upaya daur ulang sampah plastik telah dilakukan namun masih dalam jumlah yang rendah. Penumpukan sampah plastik yang masih terjadi pada botol sampah plastik dapat dimanfaatkan menjadi bahan komposit. Komposit terdiri dari unsur yaitu matriks dan filler. Dalam penelitian ini komposit tersusun dari epoxy sebagai matriks dan sampah botol plastik sebagi filler. Komposisi filler yang digunakan mulai dari 12,5%, 15%, 17,5%, 20%. Komposit dibuat dengan cara hand lay-up. Komposit yang telah dibuat diuji mekanik yaitu uji kekerasan dan impact. Dari hasil uji penelitian diperoleh bahwa semakain besar variasi filler yang digunakan maka nilai kekuatan impact dan kekerasan akan menurun. Kekuatan impact tertinggi sebesar 1,02 J/mm2 Joule pada variasi 12,5%. Hasil data tertinggi uji kekerasan pada penelitian ini berada pada variasi 20% sebesar 75,33 shore D.

Analisis Pengaruh Komposisi PET Terhadap Kekuatan Impact Dan Kekerasan Komposit Bermatriks Epoxy

2024 · Thesis ·

Sampah plastik merupakan masalah bagi beberapa negara. Penyebab utamanya adalah plastik tidak dapat diurai. Botol sampah plastik umumnya terbuat dari PET/PP karena sifat tidak mudah terurai maka perlu dilakukan proses daur ulang. Upaya daur ulang sampah plastik telah dilakukan namun masih dalam jumlah yang rendah. Penumpukan sampah plastik yang masih terjadi pada botol sampah plastik dapat dimanfaatkan menjadi bahan komposit. Komposit terdiri dari unsur yaitu matriks dan filler. Dalam penelitian ini komposit tersusun dari epoxy sebagai matriks dan sampah botol plastik sebagi filler. Komposisi filler yang digunakan mulai dari 12,5%, 15%, 17,5%, 20%. Komposit dibuat dengan cara hand lay-up. Komposit yang telah dibuat diuji mekanik yaitu uji kekerasan dan impact. Dari hasil uji penelitian diperoleh bahwa semakain besar variasi filler yang digunakan maka nilai kekuatan impact dan kekerasan akan menurun. Kekuatan impact tertinggi sebesar 1,02 J/mm2 Joule pada variasi 12,5%. Hasil data tertinggi uji kekerasan pada penelitian ini berada pada variasi 20% sebesar 75,33 shore D.

Pengaruh Jenis Pakan yang Berbeda Terhadap Pertumbhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Manfish (Pterophyllum scalare)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Ikan hias air tawar memiliki potensi sebagai komoditas ekspor. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan bahwa, saat ini Indonesia menduduki peringkat ketiga sebagai Negara pengekspor ikan hias didunia setelah Singapura dan Malaysia. Suhendra (2010). Ikan manfish (Pterophyllum scalare) merupakan salah satu ikan hias yang digemari di Indonesia karena bentuk, penampilan dan geraknya yang indah. Kementerian Kelautan dan Perikanan menyatakan bahwa, saat ini Indonesia menduduki peringkat ketiga sebagai Negara pengekspor ikan hias setelah Singapura dan Malaysia (Suhendra, 2010). Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui jenis pakan alami yang menunjang kelangsungan hidup dan pertumbuhan yang tinggi untuk benih ikan Manfish (Pterophyllum scalare). Penelitian ini menggunakan tiga perlakuan, yaitu A Kutu Air (Daphnia sp.), B Cacing Sutra (Tubifex sp.), dan C Magot (Hermetie illucens). Ikan yang dipergunakan ialah benih ikan Manfish berukuran 1-3 cm dan diberi pakan adlibitum 2 kali sehari. Parameter yang diukur meliputi kelangsungan hidup dan pertumbuhan. Dari masing-masing perlakuan panjang mutlak ikan manfish A. Kutu Air (1,2), B. Cacing Sutra (1,1), C. Magot (1,08). Dari masing-masing perlakuan berat mutlak ikan manfish A. Kutu Air (0,622), B. Cacing Sutra (0,482), C. Magot (0,468) Pemberian pakan alami berupa Kutu Air (Daphnia sp.) memberikan bertumbuhan berat dan panjang total terbaik, yaitu 0,622 gram dan 1,2 cm. Pertumbuhan berat dan panjang total terendah pada perlakuan pemberian pakan Magot (Hermetie illucens), yaitu 0,468 gram dan 1,08 cm. semua perlakuan menghasilkan kelangsungan hidup 100%.

Pengaruh Jenis Pakan yang Berbeda Terhadap Pertumbhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Manfish (Pterophyllum scalare)

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ikan hias air tawar memiliki potensi sebagai komoditas ekspor. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan bahwa, saat ini Indonesia menduduki peringkat ketiga sebagai Negara pengekspor ikan hias didunia setelah Singapura dan Malaysia. Suhendra (2010). Ikan manfish (Pterophyllum scalare) merupakan salah satu ikan hias yang digemari di Indonesia karena bentuk, penampilan dan geraknya yang indah. Kementerian Kelautan dan Perikanan menyatakan bahwa, saat ini Indonesia menduduki peringkat ketiga sebagai Negara pengekspor ikan hias setelah Singapura dan Malaysia (Suhendra, 2010). Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui jenis pakan alami yang menunjang kelangsungan hidup dan pertumbuhan yang tinggi untuk benih ikan Manfish (Pterophyllum scalare). Penelitian ini menggunakan tiga perlakuan, yaitu A Kutu Air (Daphnia sp.), B Cacing Sutra (Tubifex sp.), dan C Magot (Hermetie illucens). Ikan yang dipergunakan ialah benih ikan Manfish berukuran 1-3 cm dan diberi pakan adlibitum 2 kali sehari. Parameter yang diukur meliputi kelangsungan hidup dan pertumbuhan. Dari masing-masing perlakuan panjang mutlak ikan manfish A. Kutu Air (1,2), B. Cacing Sutra (1,1), C. Magot (1,08). Dari masing-masing perlakuan berat mutlak ikan manfish A. Kutu Air (0,622), B. Cacing Sutra (0,482), C. Magot (0,468) Pemberian pakan alami berupa Kutu Air (Daphnia sp.) memberikan bertumbuhan berat dan panjang total terbaik, yaitu 0,622 gram dan 1,2 cm. Pertumbuhan berat dan panjang total terendah pada perlakuan pemberian pakan Magot (Hermetie illucens), yaitu 0,468 gram dan 1,08 cm. semua perlakuan menghasilkan kelangsungan hidup 100%.

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK NPK DAN HORMON GIBERELIN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SEMANGKA (Citrullus vulgaris)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Watermelon (Citrullus vulgaris) is indonesia's most popular fruits. As a result, in order to increase the production of these plants, it is important to create culture technologies. Increased production is essential not only in terms of quantity, but also in terms of producing high-quality fruit. Nitrogen (N), phosporus (P), and potassium (K) fertilizers, as well as the use of Growth Regulators (ZPT), can be used to increase watermelon yields. The hormone gibberellins is one of the most commonly used growth regulators. This study took place on the grounds of the University of Borneo Tarakan's Faculty of Agriculture from February to December 2021. The study used a factorial randomized block design (RAK) with two treatment factors: NPK fertilizer with four levels of N0 ( no treatment), N1 (1,5 grams/plant), N2 (3 grams/plant), N3 (5 grams/plant) and gibberellins with four levels of G0 (no treatment), G1 (100 ppm), G2 (200 ppm), and G3 ( 300 ppm). The results of this study showed that the application of NPK fertilizer had no significant effect on the growth characteristics of 2 WAP, but had a substantial effect on 3 WAP and 4 WAP. The use of NPK fertilizer resulted in a considerable difference in the production metrics. Gibberellin administration had no discernible influence on growth or output measures. Growth and production characteristic were unaffected by the combination of the two treatments.

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK NPK DAN HORMON GIBERELIN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SEMANGKA (Citrullus vulgaris)

2022 · Thesis ·

Watermelon (Citrullus vulgaris) is indonesia's most popular fruits. As a result, in order to increase the production of these plants, it is important to create culture technologies. Increased production is essential not only in terms of quantity, but also in terms of producing high-quality fruit. Nitrogen (N), phosporus (P), and potassium (K) fertilizers, as well as the use of Growth Regulators (ZPT), can be used to increase watermelon yields. The hormone gibberellins is one of the most commonly used growth regulators. This study took place on the grounds of the University of Borneo Tarakan's Faculty of Agriculture from February to December 2021. The study used a factorial randomized block design (RAK) with two treatment factors: NPK fertilizer with four levels of N0 ( no treatment), N1 (1,5 grams/plant), N2 (3 grams/plant), N3 (5 grams/plant) and gibberellins with four levels of G0 (no treatment), G1 (100 ppm), G2 (200 ppm), and G3 ( 300 ppm). The results of this study showed that the application of NPK fertilizer had no significant effect on the growth characteristics of 2 WAP, but had a substantial effect on 3 WAP and 4 WAP. The use of NPK fertilizer resulted in a considerable difference in the production metrics. Gibberellin administration had no discernible influence on growth or output measures. Growth and production characteristic were unaffected by the combination of the two treatments.