ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RISKY TRI UTOMO. 2020. Salah satu kendala yang sering di hadapi oleh para pengusaha peternakan ayam broiler di Kota Tarakan adalah susahnya mendapatkan faktor-faktor produksi untuk meningkatkan produksi yang ada. Salah satu usaha ternak ayam ras pedaging yang memiliki masalah tersebut adalah usaha ternak ayam ras pedaging milik bapak Arsyad. Usaha ternak ayam ras pedaging milik bapak Arsyad beroperasi secara mandiri. Sehingga bapak Arsyad belum mampu mengoptimalkan penggunaan faktor produksi dalam manajemen usahanya Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari tau seberapa besar keuntungan yang diperoleh dan bagaimana penggunaan faktor-faktor produksi yang optimal. Metode penentuan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling. Metode yang digunakan adalah linier programing dengan metode simpleks. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah keuntungan aktual yang diterima oleh bapak Arsyad dalam satu periode sebesar Rp 23.025.111. Dari analisis aplikasi penunjang linier programing, kondisi optimal mengunakan 4 faktor produksi seperti Day Old Chick (DOC), Pakan, Obat – obatan, dan Tenaga Kerja dapat dicapai pada iterasi ke tiga. Produksi yang diperoleh pada keadan optimal sebesar 5000 kilogram. Hasil tersebut menunjukan bahwa pengguanan faktor – faktor produksi di dua lokasi kandang belum optimal. Untuk bapak arsyad disarankan agar dapat menjadikan hasil analisis ini dari penelitian ini sebagai acuan dalam produksi. Menururt peneliti biaya masih bisa dikurangi, karena faktor produksi seperti pakan dan obat – obatan masih berlebih. Untuk penelitian selanjutnya agar bisa menganalisis optimalisasi penjualan ayam ras pedaging untuk masing – masing kandang yang masih ada sehingga mengetahui berapa penjualan ayam ras pedaging dari tiap kandang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•
ABSTRACT Abstract Muhammad Khaidir. 15201020037. 2019. "Analysis of Optimization of Cap Kenawai Eucalyptus Oil Agroindustry at UPT. KPH of Tarakan City ". Supervised by Elly Jumiati. Eucalyptus tree is one of the industrial plants that can be cultivated as agroforestry. Agroforestry was developed to provide benefits to improve community welfare. Main agroforesty is expected to help optimize the results of a form of land use in a sustainable manner to guarantee and improve food needs. Agroforestry is one of the effective means for equity and stages to overcome poverty in the forest village community, which can increase food income and production. In increasing the income and food production of forest village people must integrate agroforestry and agro-industry. So that this research is carried out with the aim of determining the optimal amount of production that can provide maximum benefit to the UPT. KPH Tarakan. The method of determining the sample is done by purposive sampling technique, which is the technique of determining the sample with certain considerations. With the method of data analysis and processing namely linear programming analysis used is a simplex method that will be processed using the POM For Windows 3 application with objective functions and constraint functions. By optimizing the factors of production that are used can increase the initial production profit of Rp. 1599,325 / l can increase by Rp 3238 / l or equal to an additional profit of Rp. 1639 / l. If the results of eucalyptus oil processing are reduced from 3 liters to 2.02 liters per production, a maximum profit of Rp. 3,238 / liter. ABSTRAK Abstrak Muhammad Khaidir. 15201020037. 2019. “Analisis Optimalisasi Agroindustri Minyak Kayu Putih Cap Kenawai di UPT. KPH Kota Tarakan”. Dibimbing oleh Elly Jumiati. Pohon kayu putih merupakan salah satu tumbuhan industri yang dapat diusahakan menjadi Agroforestry. Agroforestry dikembangkan untuk memberi manfaat untuk meningkatkan kesejateraan masyarakat. Agroforesty utamanya diharapkan dapat membantu mengoptimalkan hasil suatu bentuk penggunaan lahan secara berkelanjutan guna menjamin dan memperbaiki kebutuhan bahan pangan. Agroforestry merupakan salah satu sarana yang efektif untuk pemerataan dan tahapan untuk mengatasi kemiskinan dilingkungan masyarakat desa hutan, yang bisa meningkatkan pendapatan dan produksi pangan. Dalam peningkatan pendapatan dan produksi pangan masyarakat desa hutan haruslah memadukan agroforestry dan agroindustri.Sehingga peneitian ini dilakukan dengan tujuan yaitu untuk menentukan berapa jumlah produksi optimal yang dapat memberikan keuntungan maksimal terhadap UPT. KPH Tarakan. Metode penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling (sengaja) yaitu teknik penentuan sempel dengan pertimbangan tertentu. Dengan metode analisis dan pengolahan data yaitu Analisis liniear programming yang digunakan merupakan metode simpleks yang akan diolah menggunakan aplikasi POM For Windows 3 dengan fungsi tujuan dan fungsi kendala. Dengan mengoptimalkan faktor-faktor produksi yang digunakan dapat meningkatkan keuntungan produksi yang awalnya sebesar Rp. 1599,325 /l dapat meningkat sebesar Rp 3238 /l atau sama dengan penambahan keuntungan sebesar Rp. 1639 /l . Apabila dalam hasil pengolahan minyak kayu putih dikurangi dari 3 liter menjadi 2.02 liter per produksi maka akan didapatkan jumlah keuntungan maksimum sebesar Rp. 3.238 /liter.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode time series dalam peramalan penjualan untuk optimalisasi produksi, menganalisis tingkat akurasi metode peramalan, serta menentukan metode peramalan yang paling akurat pada UMKM Bunda Titi Kota Tarakan. Penelitian ini menjawab dalam menentukan penentuan jumlah produksi yang masih berdasarkan intuisi dan pengalaman, sehingga berpotensi menyebabkan kelebihan atau kekurangan produksi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan landasan teori peramalan penjualan dengan metode moving average, exponential smoothing, serta pengukuran kesalahan peramalan menggunakan Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Data penelitian berupa data historis penjualan selama 12 periode pada tiga varian produk nasi kuning, yaitu ayam, telur, dan ikan, yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis di gunakan dengan bantuan aplikasi QM for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode moving average menghasilkan tingkat akurasi yang lebih baik dibandingkan exponential smoothing pada seluruh varian produk. Nilai MAPE metode moving average berturut-turut sebesar 16,423% pada nasi kuning ayam, 8,218% pada nasi kuning telur, dan 16,278% pada nasi kuning ikan. Dengan demikian metode moving average merupakan instrumen peramalan yang paling tepat untuk digunakan sebagai landasan perencanaan produksi di UMKM Bunda Titi, karena mampu memberikan estimasi penjualan yang lebih mendekati kondisi aktual dibandingkan metode exponential smoothing.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi kombinasi produksi pada Industri Tahu dan Tempe Bapak Muh. Fuatdi yang berlokasi di Desa Sebidai, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung. Masalah utama yang dihadapi oleh usaha ini adalah keterbatasan sumber daya berupa bahan baku kedelai, modal, dan tenaga kerja yang berdampak pada belum maksimalnya keuntungan yang diperoleh. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Linear Programming dengan menggunakan algoritma Metode Simpleks yang diolah melalui alat bantu komputer. Variabel penelitian meliputi jumlah produksi tahu dan tempe sebagai variabel keputusan, dengan kendala berupa ketersediaan bahan baku, jam kerja, dan anggaran modal. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan rekomendasi mengenai bauran produk (product mix) yang paling efisien sehingga perusahaan dapat mencapai tingkat keuntungan yang maksimal meskipun di tengah keterbatasan sumber daya. Melalui penerapan model matematis ini, diharapkan efisiensi produksi meningkat dan margin laba usaha menjadi lebih optimal dibandingkan dengan metode konvensional yang digunakan sebelumnya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah pesisir Kalimantan Utara, perlu adanya peningkatan daya saing komoditas rumput laut dengan standar kualitas yang baik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang mana dalam penelitian ini diperoleh dari wawancara langsung dengan para petani rumput laut yang ada di Kota Tarakan dan Kabupaten Nunukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui optimalisasi terhadap daya saing dan strategi petani rumput laut di Kalimantan Utara. Dari hasil penelitian Kota Tarakan dan kabupaten Nunukan dengan jumlah sampel 48 responden petani rumput laut memiliki daya saing. Adapun faktor-faktor yang menjadi daya saing antara Kota Tarakan dan Kabupaten Nunukan yaitu : kualitas hasil rumput laut Kabupaten Nunukan lebih baik dibandingkan dengan Kota Tarakan, strategi yang dapat digunakan yaitu meningkatkan kualitas kerja, perencanaan pemasaran dan strategi bisnis yang efektif untuk pengembangan industri rumput laut dan produktivitas. Dengan penghasilan terbesar yang dihasilkan Kabupaten Nunukan yaitu 587.459 Ton sedangkan Kota Tarakan sebesar 201.509 Ton pada tahun 2024. Dimana biaya total produksi rumput laut Kabupaten Nunukan yaitu Rp.60.635.000, Kemudian Kota Tarakan yaitu Rp.58.211.000.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Petshop semakin berkembang saat ini karena meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perawatan dan kebutuhan makanan hewan peliharaan. Tren adopsi hewan yang meningkat menjadikan petshop berkembang pesat di berbagai daerah. Persaingan dalam industri ritel hewan peliharaan menuntut strategi pemasaran yang lebih terarah untuk meningkatkan loyalitas pelanggan. Salah satu metode yang efektif adalah analisis RFM (Recency, Frequency, Monetary) yang memungkinkan segmentasi pelanggan berdasarkan kebiasaan belanja mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola perilaku pelanggan Dhiza Petshop Tanjung Selor menggunakan metode RFM dengan Python dan Matplotlib, berdasarkan data transaksi pelanggan dari 21 Desember 2024 hingga 20 Januari 2025 dengan menggunakan 11 segmen yaitu Champions, Loyal Customer, Potential loyalist, Recent Buyers, Promising, Need Attention, About to Sleep, Cannot Lose Them, At Risk, Hibernating, dan Lost. Hasil analisis menunjukkan bahwa pola perilaku pelanggan Dhiza Petshop Tanjung Selor didominasi oleh pelanggan dengan aktivitas pembelian terkini, sementara jumlah pelanggan loyal masih terbatas, sehingga diperlukan strategi retensi dan reaktivasi untuk memperkuat hubungan jangka panjang. Penerapan analisis RFM menggunakan Python dan Matplotlib memungkinkan pengelompokan pelanggan ke dalam 11 segmen berdasarkan kebiasaan pembelian mereka, sehingga meningkatkan efisiensi. Hasil presentase dari 11 segmentasi pelanggan pada Toko Dhiza Petshop Tanjung Selor adalah Champion (0,1%), Loyal (0%), Potential Loyalist (0,9%), Recent Buyers (72,6%), Promising (4,4%), Need Attention (0,1%), About to Sleep (0,2%), Cannot Lose Them (0%), At Risk (0%), Hibernating (12,1%) dan Lost (9,6%).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dalam upaya pengembangan tanaman hortikultura, akan muncul berbagai permasalahan dan hambatan yang perlu dihadapi. Beberapa permasalahan dan hambatan yang sering muncul dalam pengembangan hortikultura adalah seperti modal, lahan dan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar keuntungan maksimal serta untuk mengetahui kombinasi yang optimal yang diperoleh dari hasil produksi usahatani sayuran milik ibu Maria. Penelitian dilaksanakKelurahan Karang Harapan Kecamatan Tarakan Barat milik ibu Maria, metode penentuan sampel menggunakan Purposive Sampling. Metode pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi, alat analisis yang digunakan dalam penelitian adalah Linier Programming dengan metode simpleks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan metode simpleks menghasilkan keuntungan sebesar Rp 15.787.104/tiga kali produksi dengan hasil analisis sayur sawi sebesar 0 kilogram, sayur kangkung sebesar 617,7703 kilogram, dan 103,3268 kilogram untuk bawang daun. Apabila dibandingkan dengan penjualan usahatani sayur sawi, kangkung dan bawang daun yang aktual milik ibu Maria yaitu sebesar 304 kilogram untuk sayur sawi, 315 kilogram untuk sayur kangkung dan 97 kilogram untuk bawang daun dengan keuntungan sebesar Rp 15.529.076, maka selisih dari keuntungan antara penjualan usahatani dari hasil analisis dengan penjualan aktual petani sayur sawi, kangkung dan bawang daun sebesar Rp 258.599.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Optimalisasi fungsi anggaran yang dilakukan oleh DPRD dalam penyusunan APBD memiliki peran yang penting dalam membiayai dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan pembangunan daerah, sehingga dalam prosesnya peran pemerintah dan tugas DPRD perlu dikuatkan. Realitanya fungsi dan peran DPRD dalam penguatan anggaran masih menimbulkan kontradiksi. Jenis penelitian adalah normatif dengan analisis yuridis kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah implementasi optimalisasi anggaran yang sesuai dengan tugas dan fungsi sesuai dengan tuntutan kebutuhan rakyat dan selarasa dengan dokumen perencanaan serta hambatan dalam pelaksanannya terjadi karena faktor internal dan eksternal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Keterlambatan proyek Pembangunan SMP Negeri 11 Kota Tarakan saat pelaporan sampai dengan bulan ke-8 adalah 0,73%, sedangkan progres rencana sebesar 58,39%, yang berarti keterlambatan progres sebesar 57,66%. Penelitian ini bertujuan mengetahui item pekerjaan kritis dan menguraikan total durasi setelah dilakukan percepatan dengan 3 alternatif yaitu sistem lembur, shift dan penambahan tenaga kerja. Untuk mengatasi masalah tersebut penulis menggunakan metode jalur kritis melalui aplikasi Microsoft Project, kemudian item pekerjaan kritis dilakukan percepatan dengan 3 alternatif percepatan. Hasil optimalisasi pada proyek Pembangunan Gedung SMP Negeri 11 Kota Tarakan setelah dilakukan crash duration diperoleh, sistem lembur durasi proyek menjadi 317 hari dengan selisih 96 hari kerja, sistem 2 shift kerja sebesar 214 hari dengan selisih 199 hari kerja, dan penambahan tenaga kerja sebesar 286 hari dengan selisih 127 hari kerja.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kota Tarakan merupakan merupakan daerah yang memiliki sumber daya alam yang potensial di sektor perikanan. Untuk menjaga suhu pada cold storage udang sangatlah penting dikarenakan udang sangat sensitif sekali dengan suhu yang tinggi memengaruhi kesegaran udang. Agar penelitian ini bermanfaat untuk optimalisasi hasil tangkap atau pasca panen nelayan agar layak ekspor, sehingga alat yang dibangun ini bertujuan untuk membuat alat yang dapat melakukan monitoring suhu dan pengontrolan suhu cold storage udang secara berkelanjut berbasis IOT. Alat ini dibuat menggunakan NODEMCU ESP8266 sebagai proses data, di dalam NODEMCU ESP8266 sudah dilengkapi oleh modul wifi sebagai komunikasi monitoring secara online. Sensor suhu DS18B20 sebagai pendeteksi suhu dalam cold storage udang. untuk sistem pengontrolan suhu secara otomatis, menggunakan module relay berfungsi sebgai menyalakan pompa dan solenoid valve untuk mengalirkan aliran air es untuk mendinginkan cold storage udang yang mengalami kenaikan suhu. Hasil dari penelitian ini sensor suhu mampu mengukur suhu dengan prensentase pada sensor satu didapatkan nilai error sebesar 0,007% dengan nilai akurasi 99,30%. nilai error sensor dua 0,015% dengan akurasi didapatkan 99,589%. Dari tingkat hasil pembacaan kedua sensor dan alat mampu memberikan informasi sehingga petani tambak mengetahui dan menambahkan es agar kualitas udang terjaga dengan baik. Dan sistem otomatis yang dibangun berfungsi sangat baik mampu menurunkan suhu dari 100C hingga menurun di suhu 50C dalam durasi 4 menit sehingga sistem otomatis berkerja sangat baik ketika saat di tinggal aktivitas lainnya.