ANALISIS OPTIMALISASI USAHATANI SAYURAN PETANI SKALA KECIL (SMALL SCALE FARMER) DI KELURAHAN KARANG HARAPAN KECAMATAN TARAKAN BARAT (Studi Kasus: Usahatani Ibu Maria)
Dalam upaya pengembangan tanaman hortikultura, akan muncul berbagai permasalahan dan hambatan yang perlu dihadapi. Beberapa permasalahan dan hambatan yang sering muncul dalam pengembangan hortikultura adalah seperti modal, lahan dan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar keuntungan maksimal serta untuk mengetahui kombinasi yang optimal yang diperoleh dari hasil produksi usahatani sayuran milik ibu Maria. Penelitian dilaksanakKelurahan Karang Harapan Kecamatan Tarakan Barat milik ibu Maria, metode penentuan sampel menggunakan Purposive Sampling. Metode pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi, alat analisis yang digunakan dalam penelitian adalah Linier Programming dengan metode simpleks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan metode simpleks menghasilkan keuntungan sebesar Rp 15.787.104/tiga kali produksi dengan hasil analisis sayur sawi sebesar 0 kilogram, sayur kangkung sebesar 617,7703 kilogram, dan 103,3268 kilogram untuk bawang daun. Apabila dibandingkan dengan penjualan usahatani sayur sawi, kangkung dan bawang daun yang aktual milik ibu Maria yaitu sebesar 304 kilogram untuk sayur sawi, 315 kilogram untuk sayur kangkung dan 97 kilogram untuk bawang daun dengan keuntungan sebesar Rp 15.529.076, maka selisih dari keuntungan antara penjualan usahatani dari hasil analisis dengan penjualan aktual petani sayur sawi, kangkung dan bawang daun sebesar Rp 258.599.