Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

15 hasil
Subjek: Keaktifan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis pengaruh bullying terhadap keatifan siswa kelas IVdi SDN 005 Tarakan

2026•

Abstrak Bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan secara sengaja dan berulang oleh individu atau kelompok yang memiliki kekuatan lebih terhadap individu yang dianggap lebih lemah. Fenomena bullying di sekolah dasar menjadi perhatian penting karena dapat memengaruhi kondisi psikologis, sosial, dan akademik siswa, termasuk menurunkan keaktifan dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bullying terhadap keaktifan siswa kelas IV SDN 005 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SDN 005 Tarakan dengan teknik sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan observasi. Instrumen penelitian berupa angket bullying dan angket keaktifan siswa yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, Analisis Uji t, dan uji hipotesis menggunakan SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan tingkat bullying siswa kelas IV SDN 005 Tarakan berada pada kategori sedang dengan persentase 58,65%. Bentuk bullying yang paling dominan adalah bullying verbal sebesar 68,39%, diikuti bullying fisik 55,75% dan bullying psikologis 50,68%. Tingkat keaktifan siswa juga berada pada kategori sedang dengan persentase 66,71%. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan nilai signifikansi 0,018 ( 0,05), sehingga terdapat pengaruh signifikan bullying terhadap keaktifan siswa. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,184 menunjukkan bullying memengaruhi keaktifan siswa sebesar 18,4%, sedangkan 81,6% dipengaruhi faktor lain. Semakin tinggi bullying, semakin rendah keaktifan siswa dalam pembelajaran..

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEANTIFAN PERAN KADER DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LONG BAWAN TAHUN 2026

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kualitas sumber daya manusia di masa depan. Upaya pencegahan stunting memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk kader kesehatan yang berperan dalam pemantauan pertumbuhan balita, edukasi gizi, penyuluhan kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Keaktifan kader dalam menjalankan perannya diduga dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan yang dimiliki mengenai stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan keaktifan peran kader dalam upaya pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Long Bawan Kabupaten Nunukan tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 78 kader kesehatan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan dan keaktifan peran kader. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup sebanyak 43 orang (55,1%) dan keaktifan peran kader kategori cukup aktif sebanyak 39 orang (50,0%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value = 0,011 (p 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan keaktifan peran kader dalam upaya pencegahan stunting. Dapat disimpulkan bahwa semakin baik tingkat pengetahuan kader, semakin tinggi pula keaktifan kader dalam menjalankan perannya dalam pencegahan stunting. Oleh karena itu, diperlukan pembinaan, pelatihan, dan peningkatan kapasitas kader secara berkelanjutan guna mendukung keberhasilan program pencegahan stunting, khususnya di wilayah perbatasan dengan keterbatasan akses pelayanan kesehatan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis Permainan Congklak Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Pada Materi Zat Aditif & Zat Adiktif Kelas VIII SMP Negeri 6 Tarakan.

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS PERMAINAN CONGKLAK TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA MATERI ZAT ADITIF & ZAT ADIKTIF KELAS VIII SMP NEGERI 6 TARAKAN Abstrak Congklak merupakan salah satu permainan tradisional yang telah dikembangkan sehingga dapat digunakan sebagai media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran congklak terhadap keaktifan belajar siswa pada materi zat aditif & zat adiktif kelas VIII SMP Negeri 6 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Tarakan dan sampel yang digunakan terdiri dari dua kelas yaitu kelas 8B dan kelas 8D. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner dengan skala likert untuk mengukur keaktifan belajar siswa. Pretest dan Posttest diberikan sebelum dan setelah pembelajaran menggunakan media congklak. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk, uji homogenitas menggunakan Lavene’s Test for Equality of Variances, uji hipotesis Independent Sample T-Test, dan uji N-Gain. Hasil uji Independent Sample T-test menunjukkan angka signifikansi sebesar 0,043 dan hasil uji N-Gain sebesar 0,25 artinya penggunaan media congklak memberikan kontribusi terhadap keaktifan belajar siswa pada materi zat aditif & zat adiktif kelas VIII SMP Negeri 6 Tarakan namun belum optimal. Oleh karena itu peneliti perlu menambah durasi pembelajaran, memberikan pembiasaan terlebih dahulu kepada siswa sebelum menggunakan media congklak, mengkombinasikan media congklak dengan model pembelajaran yang sesuai dan memperhatikan durasi waktu pembelajaran, serta menambah jumlah set media congklak agar keaktifan belajar siswa lebih optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Upaya Meninkatkan Hasil Belajar dan Keaktifan Siswa Kelas VIII SMP Katolik Frater Don Bosco Tarakan Melalui Model Pembelajaran Igsaw

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan meningkatkan keaktifan serta hasil belajar siswa kelas VIII SMP Katolik Frater Don Bosco Tarakan dengan menerapkan model pembelajaran Jigsaw. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi yang dilaksanakan dalam dua siklus, mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan; jika pada siklus I persentase keberhasilan hanya mencapai 16% dengan berbagai kendala, pada siklus II angka tersebut meningkat menjadi 29,6% dan telah memenuhi kriteria ketuntasan yang ditetapkan. his Classroom Action Research (CAR) aims to improve the activeness and learning outcomes of eighth-grade students of Frater Don Bosco Catholic Middle School Tarakan by implementing the Jigsaw learning model. Data were collected through observation, testing, and documentation carried out in two cycles, including the planning, implementation, observation, and reflection stages. The results showed a significant increase; if in cycle I the percentage of success only reached 16% due to various obstacles, in cycle II the figure increased to 29.6% and has met the established completion criteria.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 8 TARAKAN

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemandirian belajar terhadap keaktifan belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas VII SMP Negeri 8 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2024 pada semester genap tahun ajaran 2023/2024. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 8 Tarakan sebanyak 137 siswa. Sampel yang digunakan berjumlah 41 siswa dan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, penyebaran angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data untuk menguji hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji product moment dengan bantuan program SPSS versi 26. Berdasarkan analisis statistik deskriptif, hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata skor kemandirian belajar adalah 49 termasuk kategori sedang dan nilai rata-rata skor keaktifan belajar adalah 38 termasuk kategori sedang. Berdasarkan analisis statistik inferensial, hasil penelitian menunjukkan besarnya nilai korelasi kemandirian belajar dengan keaktifan belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia adalah 0,697 dengan tingkat korelasi tinggi atau kuat. Apabila nilai rhitung = 0,697 dibandingkan dengan nilai rtabel = 0,308 dengan jumlah N = 41 pada taraf signifikansi 5%, maka diperoleh nilai rhitung 0,697 > rtabel 0,308 yang berarti hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kemandirian dengan keaktifan belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas VII SMP Negeri 8 Tarakan. Besarnya sumbangan atau kontribusi yang diberikan oleh kemandirian belajar terhadap keaktifan belajar sebesar 48,5%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Keaktifan Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMPN Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keaktifan belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII di SMPN Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menerapkan Metode Survei dengan seluruh siswa kelas VIII sebanyak 44 siswa sebagai populasi dan sampel, data dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur tingkat keaktifan belajar serta menggunakan soal ulangan harian untuk hasil belajar matematika mereka. Analisis data dilakukan menggunakan statistik inferensial untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil analisis parsial menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara keaktifan belajar terhadap hasil belajar matematika. Hal ini ditunjukkan oleh nilai thitung sebesar 9.907, yang mana lebih besar dari ttabel sebesar 2.018. Regresi yang diperoleh dari analisis menunjukkan persamaan Ŷ = -21.292 – 1.541X, yang berarti setiap peningkatan satu unit dalam keaktifan belajar akan menurunkan hasil belajar matematika sebesar 1.541 unit, setelah dikontrol oleh faktor-faktor lain. Adapun besar pengaruh keaktifan belajar terhadap hasil belajar matematika sebesar 0,700 atau 70% sedangkan sisanya 30% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil ini menunjukkan pentingnya meningkatkan keaktifan belajar siswa sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini menyarankan agar sekolah dan guru memperhatikan faktor-faktor yang dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa, seperti metode pengajaran yang lebih interaktif dan motivasi belajar yang lebih baik. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pihak sekolah dan guru dalam merancang strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar matematika siswa.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN NHT (Numbered Head Together) DITINJAU DARI KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 4 TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan antara model pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dan Konvensional terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Tarakan, (2) pengaruh keaktifan belajar tinggi dan rendah siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Tarakan terhadap hasil belajar matematika, (3) pengaruh interaksi antara model pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dan Konvensional dengan keaktifan belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2022/2023 di SMP Negeri 4 Tarakan. Jenis penelitian ini eksperimen semu dengan desain Post-Test Only Control Desaign. Populasi dalam penelitian seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling dan diperoleh kelas VIII-4 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-5 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan dokumentasi nilai PAS matematika siswa kelas VIII semester ganjil tahun ajaran 2022/2023 untuk data uji kesetaraan sampel, angket untuk data keaktifan belajar dan tes untuk data hasil belajar matematika siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif yang terdiri dari rata-rata dan standar deviasi dan pengujian hipotesis menggunakan uji independent sampel t-test dan anova dua jalur dengan sel sama. Berdasarkan hasil penelitian dengan uji independent sampel t-test diketahui bahwa nilai 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 > 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 yaitu 6,472 > 1,998 maka terdapat perbedaan antara model pembelajaran terhadap hasil belajar matematika siswa. Sedangkan untuk uji anova nilai p-value keaktifan belajar yaitu 0,042 0,05 maka keaktifan belajar berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa dan nilai p-value pada interaksi model pembelajaran dan keaktifan belajar yaitu 0,788 > 0,05 maka tidak ada pengaruh interaksi model pembelajaran dengan keaktifan belajar terhadap hasil belajar matematika siswa.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Pendekatan Lingkungan Pada Pembelajaran Tematik Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas IV B SDN 001 Nunukan Selatan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pembelajaran tematik dengan menggunakan pendekatan lingkungan merupakan suatu pembelajaran dengan memanfaatkan lingkungan alam sekitar sebagai sumber belajar atau media belajar. Permasalahan pada penelitian ini yaitu kurangnya keaktifan belajar siswa, sehingga peneliti tertarik untuk menghubungkan antara pendekatan lingkungan dengan pembelajaran tematik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa dengan menerapkan pendekatan lingkungan pada pembelajaran tematik. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian kelas IV B SDN 001 Nunukan Selatan yang terdiri atas 28 siswa. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus dengan tahapan-tahapan setiap siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan pendekatan lingkungan pada pembelajaran tematik dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV B SDN 001 Nunukan Selatan. Pada siklus I hasil penilaian keaktifan belajar yang diperoleh sebesar 68% siswa yang aktif dari jumlah keseluruhan siswa dan pada siklus II mengalami peningkatan mencapai 75% siswa yang aktif dari jumlah keseluruhan siswa. Kemudian keterlaksanaan pembelajaran yang diperoleh pada siklus I sebesar 80% dengan kategori baik dan pada siklus II meningkat menjadi 90% dengan kategori sangat baik. Adapun hasil keaktifan belajar siswa telah mencapai indikator keberhasilan sehingga penelitian ini dikatakan berhasil dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV SDN 001 Nunukan Selatan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MINAT DAN KEAKTIFAN BELAJAR DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DARING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 12 TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Pengaruh minat belajar dalam pelaksanaan pembelajaran daring terhadap hasil belajar matematika siswa; pengaruh keaktifan belajar dalam pelaksanaan pembelajaran daring terhadap hasil belajar matematika siswa; pengaruh minat dan keaktifan belajar dalam pelaksanaan pembelajaran daring terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2021/2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa di kelas VIII SMP Negeri 12 Tarakan sebanyak 131 siswa. Teknik penggumpulan data dalam penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner minat dan keaktifan belajar dalam pelaksanaan pembelajaran daring terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII dan dokumen hasil belajar matematika siswa seluruh kelas VIII. Data yang diperoleh diolah dengan program pengolahan data statistik yaitu SPSS 26.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh secara parsial antara minat belajar dalam pelaksanaan pembelajaran daring terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Tarakan dengan persamaan regresi Ŷ = 63,942 + 0,234X1., dan terdapat pengaruh secara parsial antara keaktifan belajar dalam pelaksanaan pembelajaran daring terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Tarakan dengan persamaan regresi Ŷ = 86,258 - 0,193X2. Selain itu hasil penelitian menujukkan terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara minat dan keaktifan belajar dalam pelaksanaan pembelajaran daring terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Tarakan, dengan persamaan regresi Ŷ = 73,981 + 0,259X1 - 0,211X2. Berdasarkan hasil perhitungan koefisien determinasi diketahui minat dan keaktifan belajar dalam pelaksanaan pembelajaran daring secara simultan memberikan pengaruh sebesar 9,9% terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Tarakan

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KEAKTIFAN BELAJAR DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI SMK KESEHATAN KALTARA TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : pengaruh Keaktifan belajar terhadap hasil belajar matematika siswa; pengaruh Kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa; pengaruh keaktifan belajar dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI SMK Kesehatan Kaltara Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil Tahun ajaran 2021/2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi di kelas XI SMK Kesehatan Kaltara Tarakan sebanyak 75 siswa. Teknik penggumpulan data dalam penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner Kekaktifan belajar dan kemandirian belajar dan dokumen hasil belajar matematika. Data yang diperoleh diolah dengan program pengolahan data statistik yaitu SPSS 26.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh secara parsial antara Keaktifan belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI SMK Kesehatan Kaltara Tarakan dengan persamaan regresi Ŷ1 = 57,577 + 0,257 X, dan terdapat pengaruh secara parsial antara Kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI SMK Kesehatan Kaltara Tarakan dengan persamaan regresi Ŷ2 = 54,390 + 0,290 X. Selain itu hasil penelitian menujukkan terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara Keaktifan belajar dan Kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI SMK Kesehatan Kaltara Tarakan, dengan persamaan regresi Ŷ = 29,901 + 0,299X1 + 0,334X2. Berdasarkan hasil perhitungan koefisien determinasi diketahui Keaktifan belajar dan Kemandirian belajar secara simultan memberikan pengaruh sebesar 13,2% terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI SMK Kesehatan Kaltara Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Keefektifan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay Pada Pembelajaran di Sekolah Dasar

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe course review horay pada pembelajaran di sekolah dasar berdasarkan analisis dari hasil riset peneliti terdahulu. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus pada penelitian ini mengacu pada rumusan masalah pada penelitian ini dan dimensi penelitian pada penelitian ini yaitu, 1) mengetahui relevansi antara permasalahan dengan model pembelajaran kooperatif tipe course review horay berdasarkan hasil penelitian terdahulu; 2) mengetahui pencapaian hasil-hasil dalam penelitian yang telah dilakukan; 3) mengetahui kelebihan dan kekurangan dari hasil riset yang telah dilakukan oleh peneliti terdahulu. Hasil penelitian ini menunjukkan model pembelajaran kooperatif tipe course review horay dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa yang dibuktikan dengan hasil analisis yang telah dilakukan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA PADA KELAS VIII E MTS NEGERI TARAKAN

2020•

ADISTIKA INDAH FAUZA, 2019. “Penerapan Model Pembelajaran Flipped Classroom Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Siswa pada Kelas VIII E MTs Negeri Tarakan”. (Dibimbing oleh Eka Widyawati). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika siswa melalui model pembelajaran flipped classroom pada kelas VIII-E MTs Negeri Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 05 Oktober 2019 – 24 Oktober 2019 di MTs Negeri Tarakan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII E MTs Negeri Tarakan, yaitu 22 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi keaktifan belajar siswa, dan instrument tes hasil belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu analisis data aktivitas guru, keaktifan belajar siswa,dan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, yang terdiri dari 3 pertemuan pada setiap siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keaktifan belajr siswa pada siklus I sebesar 67% siswa berada pada minimal kategori baik dan siklus II mengalami peningkatan menjadi 81% siswa berada pada minimal kategori baik. Sedangkan hasil belajar matematika siswa pada siklus I sebesar 72% siswa berada pada minimal kategori tinggi dan siklus II mengalami peningkatan menjadi 76% siswa berada pada minimal kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran flipped classroom dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika siswa pada kelas VIII E MTs Negeri Tarakan. Kata kunci: Keaktifan Belajar, Hasil Belajar Matematika, Model Pembelajaran Flipped Classroom.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) PADA SISWA KELAS VIII-1 SMP NEGERI 12 TARAKAN

2020•

Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SMP Negeri 12 Tarakan pada kelas VIII-1. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar matematika siswa melalui pendekatan Realistic Mathematics Education (RME). Penelitian dilaksanakan pada tanggal 11 Oktober 2019-26 Oktober 2019 di SMP Negeri 12 Tarakan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 12 Tarakan, yaitu 25 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi keaktifan belajar dan instrumen tes hasil belajar matematika siswa. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu analisis data keterlaksanaan pembelajaran guru, keaktifan belajar, dan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, yang terdiri dari 3 pertemuan pada setiap siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keaktifan belajar siswa pada siklus I sebanyak 17 siswa atau sebesar 68% siswa berada pada kategori cukup. Pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 22 siswa atau sebesar 88% siswa berada pada kategori sangat tinggi. Sedangkan hasil belajar matematika siswa pada siklus I memiliki rata-rata sebesar 53 dengan ketuntasan klasikal 52% siswa berada pada kategori rendah. Hasil belajar matematika siswa pada siklus II mengalami peningkatan rata-rata menjadi 79 dengan ketuntasan kalsikal 76% siswa berada pada kategori tinggi. Keaktifan belajar siswa dari siklus I ke siklus II meningkat sebanyak 5 siswa atau 20%. Ketuntasan klasikal hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II meningkat dengan rata-rata sebesar 26 atau 24% Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dapat meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar matematika siswa pada kelas VIII-1 SMP Negeri 12 Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DAN PROBING PROMPTING TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS IX MTS DI TARAKAN

2020•

Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental dengan desain Nonequivalend Control Group Desaign yang dilaksanakan di kelas IX MTs DDI Tarakan. Sampel penelitian ini adalah kelas IX-B dengan jumlah 19 siswa sebagai kelas eksperimen 1 yang diberi perlakuan berupa model pembelajaran discovery learning dan kelas IX-C dengan jumlah 21 siswa sebagai kelas ekaperimen 2 yang diberi perlakuan berupa model pembelajaran probing prompting yang diambil dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial menggunakan uji Mann-Whitney dengan bantuan software SPSS versi 23.0 for windows. Hasil analisis deskriptif menunjukan nilai pretest kelas eksperimen 1 dan eksperimen 2 pada kategori yang sama yaitu kurang aktif sedangkan pada nilai posstest kelas eksperimen 1 lebih tinggi yaitu 53,3% dengan kategori aktif dan kelas eksperimen 2 sebesar 43,14 dengan kategori kurang aktif. Sedangkan berdasarkan hasil analisis inferensial pada data pretest dengan taraf signifikasi 0,05 diperoleh p=0,5 maka H0 diterima sehingga tidak terdapat perbedaan keaktifan kelas eksperimen 1 dan 2. Sedangkan pada data posttest diperoleh p=0,0025 maka H0 ditolak dimana model pembelajaran discovery learning lebih baik dibandingkan probing prompting terhadap keaktifan belajar siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DITINJAU DARI KEAKTIFAN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 TARAKAN

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya 1) Pengaruh Model Pembelajaran (TTW dan Konvensional) terhadap hasil belajar matematika siswa terhadap hasil belajar matematika siswa. 2) Pengaruh keaktifan siswa kategori sedang dan kategori tinggi. 3) Pengaruh interaksi antara model pembelajaran (TTW dan konvensional) dengan keaktifan siswa terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 di SMP Negeri 3 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain faktorial 2×2. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan secara Simple Random Sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas VIII-2 sebagai kelas eksperimen dan VIII-4 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar matematika siswa dan lembar observasi keaktifan siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan iferensial. Teknik deskriptif meliputi rata-rata hitung dan simpangan baku. Analisis inferensial menggunakan analisis variansi dua jalur. Berdasarkan hasil analisis dengan taraf signifikan 5% dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran (TTW dan konvensional) berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa dengan p-value 0,003. Keaktifan siswa kategori sedang dan kategori tinggi tidak berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa dengan nilai p-value 0,500, dan tidak ada pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan keaktifan siswa terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan dengan nilai p-value 0,305.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail