Abstrak
Abstrak Bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan secara sengaja dan berulang oleh individu atau kelompok yang memiliki kekuatan lebih terhadap individu yang dianggap lebih lemah. Fenomena bullying di sekolah dasar menjadi perhatian penting karena dapat memengaruhi kondisi psikologis, sosial, dan akademik siswa, termasuk menurunkan keaktifan dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bullying terhadap keaktifan siswa kelas IV SDN 005 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SDN 005 Tarakan dengan teknik sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan observasi. Instrumen penelitian berupa angket bullying dan angket keaktifan siswa yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, Analisis Uji t, dan uji hipotesis menggunakan SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan tingkat bullying siswa kelas IV SDN 005 Tarakan berada pada kategori sedang dengan persentase 58,65%. Bentuk bullying yang paling dominan adalah bullying verbal sebesar 68,39%, diikuti bullying fisik 55,75% dan bullying psikologis 50,68%. Tingkat keaktifan siswa juga berada pada kategori sedang dengan persentase 66,71%. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan nilai signifikansi 0,018 ( 0,05), sehingga terdapat pengaruh signifikan bullying terhadap keaktifan siswa. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,184 menunjukkan bullying memengaruhi keaktifan siswa sebesar 18,4%, sedangkan 81,6% dipengaruhi faktor lain. Semakin tinggi bullying, semakin rendah keaktifan siswa dalam pembelajaran..