Abstrak
Bullying merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi di sekolah dan berdampak negatif terhadap perkembangan siswa, baik secara akademis maupun psikologis. Hasil observasi, wawancara, dan angket di SMP Negeri 14 Tarakan menunjukkan bahwa pemahaman siswa mengenai bullying masih rendah, sehingga diperlukan media pembelajaran yang menarik, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media stop bullying board dalam upaya mencegah perilaku bullying di SMP Negeri 14 Tarakan, serta mengetahui kelayakan dan kepraktisannya. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang terdiri dari tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumen penelitian berupa lembar validasi ahli materi, ahli media, serta angket respon siswa dan guru. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media stop bullying board dinyatakan sangat layak dan sangat praktis untuk digunakan. Validasi ahli materi memperoleh skor rata-rata 88% yang berada pada kategori sangat layak, validasi ahli media memperoleh skor 84% yang juga berada pada kategori sangat layak, respons siswa sebesar 85% termasuk dalam kategori sangat praktis, dan respons guru sebesar 88% juga berada pada kategori sangat praktis. Temuan ini membuktikan bahwa media stop bullying board dapat menjadi alternatif media pembelajaran inovatif dalam layanan bimbingan klasikal untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang bullying dan membantu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan kondusif. Penelitian ini masih terbatas pada uji kepraktisan dan kelayakan di satu sekolah, sehingga belum menguji efektivitas intervensi secara menyeluruh. Peneliti selanjutnya disarankan untuk melakukan uji efektivitas dengan sampel lebih besar, mengukur dampak jangka panjang, serta mengembangkan inovasi metode dan strategi agar lebih sesuai dengan kebutuhan siswa dan lingkungan sekolah.