ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan antara model pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dan Konvensional terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Tarakan, (2) pengaruh keaktifan belajar tinggi dan rendah siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Tarakan terhadap hasil belajar matematika, (3) pengaruh interaksi antara model pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dan Konvensional dengan keaktifan belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2022/2023 di SMP Negeri 4 Tarakan. Jenis penelitian ini eksperimen semu dengan desain Post-Test Only Control Desaign. Populasi dalam penelitian seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling dan diperoleh kelas VIII-4 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-5 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan dokumentasi nilai PAS matematika siswa kelas VIII semester ganjil tahun ajaran 2022/2023 untuk data uji kesetaraan sampel, angket untuk data keaktifan belajar dan tes untuk data hasil belajar matematika siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif yang terdiri dari rata-rata dan standar deviasi dan pengujian hipotesis menggunakan uji independent sampel t-test dan anova dua jalur dengan sel sama. Berdasarkan hasil penelitian dengan uji independent sampel t-test diketahui bahwa nilai 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 > 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 yaitu 6,472 > 1,998 maka terdapat perbedaan antara model pembelajaran terhadap hasil belajar matematika siswa. Sedangkan untuk uji anova nilai p-value keaktifan belajar yaitu 0,042 0,05 maka keaktifan belajar berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa dan nilai p-value pada interaksi model pembelajaran dan keaktifan belajar yaitu 0,788 > 0,05 maka tidak ada pengaruh interaksi model pembelajaran dengan keaktifan belajar terhadap hasil belajar matematika siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan dalam keterampilan menulis siswa yang diajarkan dengan menggunakan teknik buzz group dan mereka yang diajar dengan menggunakan teknik numbered head together di MTs Negeri Tarakan. Penelitian ini Menggunakan Quasi-Experimental. Desain penelitian ini adalah penelitian Quasi-Eksperimental. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Ada dua kelas yang dijadikan sampel dalam penelitian ini. Perlakuan untuk kelas eksperimen diajarkan dengan menggunakan Teknik Grup Buzz dan kelas kontrol menggunakan Teknik Numbered Head Together. Instrumen penelitian ini adalah tes tertulis berjenis esai. Data yang dianalisis adalah pre-test dan post-test dari kelas eksperimen dan kontrol. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan sampel T-test independen di SPSS 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan dalam skor siswa dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Itu dibuktikan dengan hasil nilai rata-rata siswa. Hasil tes sebelum diberi perlakuan (pre-test) kelas eksperimen diperoleh nilai rata-rata skor 65,65 dan kelas kontrol diperoleh nilai rata-rata 77,17. Sedangkan untuk hasil posttest, kelas eksperimen dengan rerata skor 66,53 dan hasil posttest untuk kelas kontrol dengan rerata skor 77,92. Hal ini dapat dilihat dari kedua kelas mendapat peningkatan yang lebih tinggi setelah memberikan perlakuan dengan menggunakan teknik buzz group dan numbered head together. Hasil independent sample T-test antara post test dalam eksperimen kelas dan kontrol kelas adalah (t-score = -2,470) > (t-tabel = -2000) dan dengan nilai sebesar 0,16. Berdasarkan penjelasan di atas, hasil analisis data membuktikan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara siswa yang diajar dengan menggunakan teknik Buzz Group dan siswa yang diajar dengan menggunakan teknik numbered head together dalam mengajar penulisan teks deskriptif untuk kelas delapan. Ha diterima ketika nilai t-score lebih tinggi dari t-tabel, sedangkan H0 ditolak. Kata Kunci: Teknik Buzz Group, Teknik Numbered Head Together,Menulis, Teks Deskriptif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA dengan menerapkan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) berbantuan media audio visual pada siswa kelas VIII SMPN 3 Nunukan Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian Tindakan Kelas(PTK) yang terdiri atas dua siklus. Pada tiap siklusterdiri atas dua kali pertemuan, dengan tahapan pada setiap siklus yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, lembar observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa, lembar penilaian (mengukur aspek sikap dan ketrampilan) serta Tes Hasil Belajar dan Lembar Kerja siswa (Mengukur aspek pengetahuan). Hasil penelitian menunjukan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) berbantuan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VIII SMPN 3 Nunukan Selatan. Secara klasikal nilai siswa dari siklusI ke siklusII terdapat peningkatan pada ketiga aspek yang diukur yaitu, aspek pengetahuan pada siklus I yaitu 50% dan siklus II mengalami peningkatan yaitu 79%. Pada aspek sikap persentase siswa yang memperoleh nilai dengan kategori minimal baik pada siklus I yaitu 64% dan siklus II mengalami peningkatan yaitu 96%. Sedangkan aspek keterampilan, persentase siswa yang memperoleh nilai dengan kategori minimal baik pada siklus I yaitu 61% dan siklus II mengalami peningkatan yaitu 86%. Nilai siswa secara klasikal yang diperoleh tersebut telah mencapai indikator ketuntasan yaitu 75%. Hasil pengamatan aktivitas guru mengajar siklus I 82 dengan kategori sangat baik, siklus II 86 dengan kategori sangat baik dan hasil aktivitas siswa siklus I 70% dengan kategori baik, siklus II 93% berkategori sangat baik.