ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan meningkatkan keaktifan serta hasil belajar siswa kelas VIII SMP Katolik Frater Don Bosco Tarakan dengan menerapkan model pembelajaran Jigsaw. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi yang dilaksanakan dalam dua siklus, mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan; jika pada siklus I persentase keberhasilan hanya mencapai 16% dengan berbagai kendala, pada siklus II angka tersebut meningkat menjadi 29,6% dan telah memenuhi kriteria ketuntasan yang ditetapkan. his Classroom Action Research (CAR) aims to improve the activeness and learning outcomes of eighth-grade students of Frater Don Bosco Catholic Middle School Tarakan by implementing the Jigsaw learning model. Data were collected through observation, testing, and documentation carried out in two cycles, including the planning, implementation, observation, and reflection stages. The results showed a significant increase; if in cycle I the percentage of success only reached 16% due to various obstacles, in cycle II the figure increased to 29.6% and has met the established completion criteria.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Indeks Massa Tubuh (IMT) adalah suatu pengukuran sederhana dalam menentukan status gizi seseorang. Hasil belajar kognitif adalah perubahan perilaku setelah melakukan pembelajaran yang berhubungan dengan kemampuan mengingat, memahami, menerapkan, menilai, serta kecerdasan intelektual individu. Penelitian ini betujuan untuk melihat hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan hasil belajar kognitif siswa di SMPN 8 Tanjung Selor. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian ditemukan bahwa mayoritas siswa memiliki status gizi kurang, namun hasil belajar kognitif siswa berada dalam kategori baik sekali. Hasil analisis dengan menggunakan uji spearman’s diperoleh nilai signifikansi (p-value) sebesar 0,055 > 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa hasil belajar kognitif siswa tidak memilki keterkaitan yang signifikan dengan Indeks Massa Tubuh (IMT). Secara teoritis, penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu pendidikan dan kesehatan, khususnya mengenai keterkaitan antara status gizi dan capaian akademik. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi sekolah, guru, dan orang tua agar tidak hanya berfokus pada aspek gizi, tetapi juga memperhatikan faktor lain seperti motivasi, metode pembelajaran, dan lingkungan belajar dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPAS dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) di kelas V-C SDN 028 Tarakan. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing terdiri dari 4 tahapan,yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan 2 cara, yaitu tes dan non tes. Instrumen tes pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar siswa, lembar penilaian psikomotorik siswa, lembar penilaian afektif siswa, sedangkan untuk instrumen non tes menggunakan lembar pengamatan aktivitas belajar siswa, dan lembar pengamatan aktivitas mengajar guru. Hasil penelitian mengalami peningkatan setiap siklusnya. Hasil belajar siswa aspek kognitif pada siklus I memperoleh rata-rata nilai 71,10 dengan persentase ketuntasan 67,86% meningkat di siklus II dengan rata-rata nilai 78,21 dengan persentase ketuntasan 89,29%. Hasil belajar aspek psikomotorik siklus I memperoleh rata-rata nilai 70,87 dengan persentase ketuntasan 75,00 % meningkat di siklus II menjadi 79,46 dengan persentase ketuntasan 92,86%. Penilaian hasil belajar aspek afektif pada siklus I memeperoleh rata-rata nilai 70,14 dengan persentase ketuntasan 71,43% meningkat di siklus II menjadi 76,79 dengan persentase ketuntasan 85,71%. Kesimpulan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini adalah penerapan model kooperatif tipe group investigation (GI) dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPAS di kelas V-C SDN 028 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMA 4 SUBTEMA 1 DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) PADA KELAS IV SDN 004 MALINAU SELATAN Abstrak Mecer . 2021. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tema 4, Berbagai Pekerjan Subtema 1, Jenis-jenis Pekerjaan Pada Siswa Kelas IV SDN 004 Malinau Selatan (dibimbing oleh Kartini dan Agustinus Toding Bua). Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar Tema 4 Subtema 1 dengan Menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) pada siswa kelas IV SDN 004 Malinau Selatan. Jenis Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SDN 004 Malinau Selatan semester 1 tahun ajaran 2019/2020. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 004 Malinau Selatan yang berjumlah 8 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus setiap siklus terdiri dari 3 kali pertemuan. Prosedur tiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar Tema 4 Subtema 1 pada siswa kelas IV SDN 004 Malinau Selatan. Hal ini dapat dilihat dari hasil yang diperoleh pada setiap siklus, pada aspek kognitif siklus 1 37,5 % meningkat menjadi 87,5% pada siklus II. Aspek afektif siklus 1 35,5% meningkat menjadi 100% pada siklus II. Aspek Psikomotorik siklus 1 75% meningkat menjadi 100% pada siklus II. Penelitian ini telah sesuai dengan indikator keberhasilan. .
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•
Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SMP Negeri 12 Tarakan pada kelas VIII-1. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar matematika siswa melalui pendekatan Realistic Mathematics Education (RME). Penelitian dilaksanakan pada tanggal 11 Oktober 2019-26 Oktober 2019 di SMP Negeri 12 Tarakan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 12 Tarakan, yaitu 25 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi keaktifan belajar dan instrumen tes hasil belajar matematika siswa. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu analisis data keterlaksanaan pembelajaran guru, keaktifan belajar, dan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, yang terdiri dari 3 pertemuan pada setiap siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keaktifan belajar siswa pada siklus I sebanyak 17 siswa atau sebesar 68% siswa berada pada kategori cukup. Pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 22 siswa atau sebesar 88% siswa berada pada kategori sangat tinggi. Sedangkan hasil belajar matematika siswa pada siklus I memiliki rata-rata sebesar 53 dengan ketuntasan klasikal 52% siswa berada pada kategori rendah. Hasil belajar matematika siswa pada siklus II mengalami peningkatan rata-rata menjadi 79 dengan ketuntasan kalsikal 76% siswa berada pada kategori tinggi. Keaktifan belajar siswa dari siklus I ke siklus II meningkat sebanyak 5 siswa atau 20%. Ketuntasan klasikal hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II meningkat dengan rata-rata sebesar 26 atau 24% Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dapat meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar matematika siswa pada kelas VIII-1 SMP Negeri 12 Tarakan.