ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Efikasi diri calon guru merupakan keyakinan terhadap kemampuan diri dalam melaksanakan tugas keguruan dan menghadapi tuntutan pembelajaran. Efikasi diri penting dikaji pada mahasiswa Pendidikan Matematika semester akhir karena meskipun telah memperoleh pengalaman akademik dan praktik mengajar, masih ditemukan mahasiswa yang belum sepenuhnya yakin terhadap kemampuannya dalam melaksanakan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efikasi diri mahasiswa Pendidikan Matematika semester akhir dalam kesiapan menjadi guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan terdiri dari lima mahasiswa Pendidikan Matematika semester akhir. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara. Data dianalisis menggunakan model analisis data kualitatif Creswell dan Creswell (2023). Berdasarkan analisis data, diperoleh empat tema yang mendeskripsikan efikasi diri mahasiswa dalam kesiapan menjadi guru, yaitu: (1) persepsi terhadap tingkat kesulitan materi membentuk keyakinan mahasiswa sebagai calon guru, (2) kemampuan mahasiswa dalam mempertahankan keyakinan ketika menghadapi tantangan pembelajaran, (3) mahasiswa menunjukkan perbedaan dalam menerapkan keyakinan pada berbagai konteks pembelajaran, dan (4) refleksi keyakinan mahasiswa terhadap kesiapan menjadi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri mahasiswa bervariasi. Mahasiswa cenderung memiliki keyakinan lebih tinggi ketika menghadapi materi yang dianggap mudah dan menurun ketika menghadapi materi yang dianggap sulit. Dalam menghadapi tantangan pembelajaran, mahasiswa menunjukkan perbedaan dalam mempertahankan keyakinan. Sebagian mahasiswa mampu mempertahankan keyakinannya melalui kemampuan beradaptasi, mencari solusi, melakukan refleksi, dan memanfaatkan pengalaman mengajar, meskipun pada kondisi tertentu masih terdapat keraguan. Keyakinan mahasiswa berbeda dalam penerapannya pada berbagai konteks pembelajaran. Sebagian mahasiswa mampu menerapkan keyakinannya pada berbagai kondisi dan cakupan pembelajaran, sedangkan sebagian lainnya masih terbatas pada kondisi atau cakupan tertentu. Meskipun demikian, mahasiswa menunjukkan keyakinan bahwa dirinya siap untuk menjadi guru. Keyakinan dikaitkan dengan pengalaman mengajar, kemampuan melakukan refleksi, persiapan sebelum mengajar, serta kemauan untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN KONTROL TEKANAN DARAH PADA PASIEN DEWASA DENGAN HIPERTENSI ABSTRAK Hipertensi merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang tergolong tinggi serta sering dijuluki sebagai penyakit silent killer karena sering tidak menunjukkan tanda dan gejala, namun beberapa pasien dapat merasakan gejala ketika tekanan darahnya sudah tidak terkontrol. Hipertensi yang tidak terkontrol biasanya diakibatkan oleh tidak patuhnya pasien dalam melakukan kontrol tekanan darah. Efikasi diri, dukungan keluarga, serta peran tenaga kesehatan dapat menjadi faktor patuhnya pasien dalam melakukan kontrol tekanan darah di fasilitas layanan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara efikasi diri, dukungan keluarga, dan peran tenaga kesehatan terhadap kepatuhan kontrol tekanan darah pada pasien dewasa dengan hipertensi. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain analitik observasional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 322 pasien hipertensi dengan rentang usia 18 – 59 tahun di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Sampel dalam penelitian ini ditentukan melalui teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa efikasi diri pasien tergolong rendah (66,5%), dukungan keluarga yang dimiliki pasien juga masih kurang (62,4%), dan peran tenaga kesehatan yang diterima pasif (86,6%), serta kepatuhan kontrol tekanan darah pasien masih banyak yang tidak patuh (91,9%). Terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri, dukungan keluarga, serta peran tenaga kesehatan dengan kepatuhan kontrol tekanan darah pada pasien dewasa dengan hipertensi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN EFIKASI DIRI DALAM TINDAKAN RESUSITASI JANTUNG PARU PADA MASYARAKAT PESISIR ABSTRAK Henti jantung merupakan kondisi darurat yang memerlukan tindakan Resusitasi Jantung Paru (RJP) secara cepat untuk meningkatkan peluang keselamtan korban. Masyarakat pesisir memiliki potensi sebagai penolong pertama sehingga pengetahuan dan efikasi diri dalam melakukan RJP sangat penting dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan efikasi diri dalam tindakan RJP pada masyarakat pesisir, Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 108 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan efikasi diri, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang dan efikasi diri rendah yang dimana terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan efikasi diri dalam tindakan RJP. Semakin baik pengetahuan seseorang tentang RJP, semakin tinggi pula keyakinannya untuk melakukan tindakan RJP saat terjadi keadaan darurat. Kesimpulan penelitian ini, pengetahuan tentang RJP akan meningkatkan efikasi diri dalam melakukan tindakan RJP pada korban henti jantung di masyarakat pesisir. Diperlukan edukasi dan pelatihan RJP secara berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan dan efikasi diri masyarakat pesisir dalam memberikan pertolongan pertama pada korban henti jantung.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini menyelidiki bagaimana faktor-faktor efikasi diri memengaruhi pembelajaran kosakata siswa kelas VIII dan menganalisis strategi pembelajaran kosakata yang dianggap efektif oleh siswa serta hubungan antara strategi tersebut dengan efikasi diri mereka. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif, dengan data dikumpulkan melalui lembar analisis dokumen, observasi kelas, dan wawancara semi-terstruktur. Peserta penelitian berasal dari kelas VIII-A yang berjumlah 32 siswa. Dari jumlah tersebut, enam siswa serta dua guru Bahasa Inggris di MTs Negeri Tarakan pada tahun ajaran 2024/2025 dipilih sebagai informan penelitian melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keempat sumber efikasi diri yang diidentifikasi oleh Bandura, yaitu pengalaman penguasaan, pengalaman tidak langsung, persuasi verbal, dan kondisi fisiologis, sangat memengaruhi kepercayaan diri dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran kosakata, dengan pengalaman penguasaan terbukti sebagai faktor yang paling berpengaruh. Siswa yang mengalami kegagalan berulang menunjukkan penurunan motivasi dan menghindari tugas-tugas yang berkaitan dengan kosakata, sementara dorongan guru secara konsisten memperkuat kepercayaan diri siswa. Ditinjau dari tiga dimensi efikasi diri, yaitu besaran, kekuatan, dan generalitas, siswa menunjukkan keyakinan yang terbatas yang sebagian besar hanya mencakup kosakata yang sudah familiar dan tugas pengenalan sederhana, dengan transfer yang minim ke berbagai jenis tugas dan konteks pembelajaran yang berbeda. Berkaitan dengan strategi pembelajaran kosakata, para siswa sebagian besar mengandalkan strategi determinasi seperti penggunaan kamus dan alat penerjemah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efikasi diri dan penggunaan strategi pembelajaran kosakata memiliki hubungan yang bersifat dua arah, di mana kepercayaan diri yang lebih tinggi mendorong penggunaan strategi yang lebih kompleks. Pada gilirannya, penggunaan strategi tersebut menghasilkan pengalaman keberhasilan yang semakin memperkuat perkembangan efikasi diri siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh Efikasi diri, Locus of control, dan Motivasi intrinsik terhadap Kepuasan Kerja terhadap guru honorer Sekolah Dasar di Kabupaten Malinau. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan non probability sampling. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan sampel jenuh dengan jumlah sampel yang diolah Sebanyak 54 guru honorer. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dan uji t ( parsial) dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial variabel Efikasi diri, Locus of control, dan Motivasi intrinsik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja guru honorer.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hasil belajar matematika siswa di SMA Negeri 2 Tarakan masih tergolong rendah berdasarkan hasil dokumentasi nilai ulangan harian matematika siswa. Hal ini dapat disebabkan karena beberapa faktor, di antaranya kecemasan matematika dan efikasi diri matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kecemasan matematika dan efikasi diri matematika terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI SMA Negeri 2 Tarakan tahun ajaran 2023/2024 secara parsial dan simultan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode ex post facto model kausal. Adapun sampel dalam penelitian ini terdiri dari 188 siswa dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling dan penentuan ukuran sampel menggunakan rumus Slovin. Instrumen penelitian yang digunakan dalam mengumpulkan data penelitian berupa lembar angket kecemasan matematika dan efikasi diri matematika serta dokumentasi hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 2 Tarakan. Data penelitian yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan Jamovi. Hasil analisis data yang dilakukan secara parsial menunjukkan bahwa kecemasan matematika memiliki pengaruh yang negatif secara signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa dengan persamaan regresi linier yang diperoleh yaitu Y ̂=119,471-0,811X_1 selain itu, efikasi diri matematika juga memiliki pengaruh yang positif secara signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa dengan persamaan regresi linier yang diperoleh yaitu Y ̂=15,617+0,786X_2. Selanjutnya, hasil analisis data yang dilakukan secara simultan atau bersamaan oleh peneliti menunjukkan bahwa kecemasan matematika dan efikasi diri matematika memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa sebesar 24,8% dengan persamaan regresi linier berganda yang diperoleh yaitu Y ̂=62,704-0,494X_1+0,551X_2. Berdasarkan hasil analisis dapat diperoleh kesimpulan bahwa kecemasan matematika dan efikasi diri matematika memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa baik secara parsial maupun simultan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Baby spa treatment adalah salah satu jenis terapi komplementer yang memiliki banyak manfaat untuk tumbuh kembang bayi dan balita. Jumlah Bidan yang melakukan pelayanan baby spa treatment masih terbatas di kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan efikasi diri dan motivasi bidan terhadap kesiapan pelayanan baby spa treatment di Kota Tarakan Tahun 2024. Penelitian ini deskriptif analitis dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Uji statistic menggunakan Chi-square, populasi peneltian berjumlah 38 bidan sampel menggunakan total sampling yang berjumlah 38. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 21 bidan (55,3%) memiliki efikasi diri rendah, 28 bidan (73,7%) memiliki motivasi baik, terdapat 22 bidan (57,9%) memiliki tingkat kesiapan siap. Hasil analisis bivariat didapatkan hasil ada hubungan efikasi diri P=0,037 α (0,05), dan ada hubungan motivasi P=0,037 α (0,05) dengan kesiapan bidan terhadap pelayanan baby spa treatment di kota Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efikasi diri siswa kelas VII-I di SMP Negeri 10 Tarakan Kalimantan Utara. Efikasi diri yang diartikan sebagai keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam menyelesaikan tugas atau mencapai tujuan, berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik dan motivasi belajar siswa. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan angket yang dibagikan kepada seluruh siswa kelas VII-1. Kuesioner dirancang untuk mengukur berbagai aspek efikasi diri, antara lain kepercayaan diri dalam menghadapi tantangan akademik, keterampilan manajemen waktu, dan ketekunan dalam menyelesaikan tugas. Analisis data mengungkapkan bahwa sebagian besar siswa menunjukkan tingkat efikasi diri sedang hingga tinggi. Siswa dengan efikasi diri yang tinggi menunjukkan prestasi akademik yang lebih baik dan motivasi belajar yang lebih kuat. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi sekelompok siswa dengan efikasi diri rendah yang memerlukan perhatian khusus dan dukungan tambahan. Kesimpulannya, efikasi diri memegang peranan penting dalam proses pembelajaran siswa kelas VII-I SMP Negeri 10 Tarakan. Untuk meningkatkan efikasi diri siswa, disarankan agar sekolah menerapkan program yang dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa. Program-program ini dapat mencakup layanan konseling dan bimbingan, pelatihan manajemen waktu, dan penyediaan tugas-tugas yang menantang namun dapat dicapai.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Sikap, Norma Subjektif dan Efikai Diri terhadap Niat Berwirausaha Wanita dengan menggunakan pendekatan teori Theory Planned Behavior. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswi Universitas Borneo Tarakan sebanyak 280 mahasiswi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengukuran variabel pada penelitian ini menggunakan skala likert. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah SEM (Structural Equation Modeling) dengan alat bantu software LISREL 8.80. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Norma Subjektif tidak berpengaruh terhadap Niat Berwirausaha Wanita, 2) Norma Subjektif berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap, 3) Sikap berpengaruhh positif dan signifikan terhadap Niat Berwirausaha Wanita, 4) Efikasi Diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap, dan 5) Efikasi Diri berpengaruh positif terhadap Niat Berwirausaha Wanita.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Pendidikan Kewirausahaan, Efikasi Diri Dan Keinginan Yang Dirasakan Terhadap Niat Berwirausaha dengan menggunakan pendekatan teori Shapero Entrepreneurial Event Model. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Kota Tarakan sebanyak 280 mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengukuran variabel pada penelitian ini menggunakan skala likert. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah SEM (Structural Equation Modeling) dengan alat bantu software LISREL 8.80. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pendidikan Kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Efikasi Diri, 2) Efikasi Diri berpengaruhh positif dan signifikan terhadap Niat Berwirausaha, dan 3) Keinginan yang Dirasakan berpengaruh positif terhadap Niat Berwirausaha.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hubungan efikasi diri terhadap hasil belajar sangat menentukan peningkatan hasil belajar siswa karena dengan efikasi diri siswa mampu merespon dengan aktif serta memberikan solusi atau memecahkan permasalahan hidup yang dihadapi oleh siswa, dan hubungan penalaran ilmiah terhadap hasil belajar adalah dua hal yang saling berhubungan karena hasil belajar merupakan refleksi dari pemahaman teori yang menjadi komponen utama dalam penalaran ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan efikasi diri terhadap hasil belajar, penalaran ilmiah terhadap hasil belajar dan efikasi diri dan penalaran ilmiah terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X SMA Negeri 2 Nunukan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode korelasional, yaitu penelitian untuk menentukan hubungan antara dua variabel atau lebih. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 1 dan X IPA 2 SMA Negeri 2 Nunukan sebanyak 59 siswa dengan teknik Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket efikasi diri, tes soal penalaran ilmiah serta dokumentasi rata-rata nilai UAS siswa. Untuk mengukur hubungan efikasi diri dan penalaran ilmiah terhadap hasil belajar biologi pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Nunukan, data dianalisis menggunakan analisis deskriptif, uji pearson product moment (Tunggal) dan uji korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara efikasi diri dan penalaran ilmiah secara bersama-sama terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X SMA Negeri 2 Nunukan. Hal ini diketahui dari nilai sig. F change sebesar 0,000 dan nilai R hitung sebesar 0,899, sehingga korelasi antara ketiga variabel sangat kuat atau saling berhubungan. Data yang diperoleh bahwa nilai rata-rata efikasi diri, penalaran ilmiah dan hasil belajar biologi siswa kelas X SMA Negeri 2 Nunukan termasuk dalam kategori kurang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membandingkan pengaruh kebutuhan berprestasi, dukungan keluarga, efikasi diri, sikap, dan niat berwirausaha di kalangan mahasiswa Universitas Borneo dan Universitas Kaltara dengan pendekatan theory of planned behavior. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling, yaitu purposive sampling. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 350 responden, untuk responden Universitas Borneo sebanyak 175 responden dan Universitas Kaltara sebanyak 175 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner. Teknik analisis yang digunakan adalah SEM (Structural Equation Modeling) yang di operasionalkan menggunakan software SmartPLS 4.0. Hasil penelitian ini menunjukkan variabel kebutuhan berprestasi, dukungan keluarga, efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap dan variabel sikap berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berwirausaha mahasiswa Universitas Borneo dan Universitas Kaltara. Terdapat perbedaan rata-rata antara mahasiswa Universitas Borneo dan Universitas Kaltara dimana tingkat Kebutuhan Beprestasi mahasiswa Universitas Kaltara lebih besar dibandingkan Universitas Borneo, sedangkan tingkat Dukungan Keluarga, Efikasi Diri, dan Sikap mahasiswa Universitas Borneo lebih besar dibandingkan Universitas Kaltara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Prokrastinasi akademik matematis adalah penundaan yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan tugas-tugas Matematika yang diberikan oleh guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengalisis faktor-faktor penyebab prokrastinasi akademik siswa pada mata pelajaran Matematika kelas VIII-6 SMP Negeri 8 Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 3 siswa di kelas VIII SMP Negeri 8 Tarakan yang paling sering melakukan prokrastinasi akademik matematis. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan analisis dokumen. Data dianalisis dengan menggunakan model analisis data kualitatif Miles, Huberman dan Saldana (2014). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan prokrastinasi akademik matematis terdiri atas dua faktor utama, yaitu faktor psikologis dan sekolah. Faktor psikologis terdiri dari efikasi diri yang kurang, minat belajar kurang, dan kemampuan mengelola waktu yang kurang baik. Sementara untuk faktor sekolah yaitu sarana yang kurang lengkap. Siswa yang sering melakukan prokrastinasi akademik akan sangat mempengaruhi hasil akhir yang didapatkan. Efikasi diri yang kurang ditunjukkan oleh keyakinan atau persepsi Matematika itu sulit, tidak yakin bisa mengerjakan secara mandiri, selanjutnya siswa mengerjakan tugas menunggu jawaban teman. Minat belajar yang kurang ditunjukkan saat diberikan tugas siswa merasa malas, bosan, lebih memilih membantu orang tua karena diberikan upah, bermain game, serta scroll social media dari pada mengerjakan tugas. Kemampuan mengelola waktu yang kurang baik ditunjukkan oleh siswa yang tidak dapat mengatur waktunya karena membantu orang tuanya berkebun dan berjualan sayur ke pasar. Terakhir, sarana yang kurang lengkap yang mengacu pada siswa yang tidak memiliki Lembar Kerja Siswa (LKS) padahal penugasan bersumber dari LKS tersebut. Penelitian ini mengungkapkan faktor terbesar penyebab prokrastinasi akademik matematis adalah kurangnya keyakinan diri siswa terhadap kemampuannya dan minat serta antusias belajar Matematika yang kurang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Lingkungan Keluarga, Pendidikan Kewirausahaan Dan Efikasi Diri Terhadap Niat Berwirausaha Mahasiswa Kota Tarakan dengan total 270 responden. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengukuran variabel pada penelitian ini menggunakan skala Likert. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda yang diolah menggunakan program SPSS versi 16.0, hasil dari pengujian hipotesis menunjukkan bahwa variabel lingkungan keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berwirausaha, pendidikan kewirausaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berwirausaha dan untuk variabel efikasi diri juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berwirausaha.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
PENGARUH MOTIVASI, EFIKASI DIRI DAN SUPERVISI KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU SMA NEGERI DI KOTA TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membuktikan pengaruh motivasi, efikasi diri dan supervisi kepala sekolah terhadap kinerja guru SMA Negeri diKota Tarakan. Populasi dalam penelitian ini adalah guru yang mengajar di SMA Negeri diKota Tarakan sebanyak 178 guru. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampel jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menyebarkan kuesioner dengan pengukuran menggunakan skala likert dengan interval 1 sampai 5. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda dengan uji t dan mengunakan program aplikasi SPSS 25. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja dengan nilai signifikan 0,274 serta efikasi diri dan supervisi kepala sekolah berpengaruh terhadap kinerja dengan nilai signifikansi 0,000. Kata Kunci: Motivasi, Efikasi Diri, Supervisi Kepala Sekolah, Kinerja
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh konflik peran pada mahasiswa yang bekerja dan efikasi diri terhadap prestasi akademik pada mahasiswa Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner (angket). Pengambilan sampel ini yaitu dengan metode non probability sampling dengan anggota populasi dijadikan sampel berjumlah 100 responden yang merupakan mahasiswa Universitas Borneo Tarakann yang kuliah dan bekerja. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel konflik peran pada mahasiswa yang bekerja berpengaruh positif terhadap variabel prestasi aademik. Variabel efikasi diri berpengaruh positif terhadap variabel prestasi akademik
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN STRES AKADEMIK SISWA KELAS XI SMA MUHAMMADIYAH TARAKAN Abstrak Siswa mengalami keyakinan diri yang rendah dalam menghadapi berbagai tuntutan pembelajaran sehingga berpotensi mengalami stres akademik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Efikasi Diri dengan Stres Akademik siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan populasi sasaran yaitu seluruh siswa kelas XI di SMA Muhammadiyah Tarakan yang berjumlah 128 siswa. Teknik sampling menggunakan stratified random sampling dengan ukuran jumlah sampel 70% dari populasi, sehingga jumlah sampel pada penelitian ini adalah 96 siswa. Pengolahan data menggunakan teknik analisis deskriptif, teknik analisis inferensial, dan uji korelasi product moment dengan SPSS versi. 22.0. Berdasarkan analisis data, disimpulkan bahwa : (1) berdasarkan hasil uji hipotesis, nilai signifikansi sebesar (0,0000,05) maka Ho yang berbunyi “tidak ada hubungan antara efikasi diri dengan stres akademik” ditolak, dan Ha yang berbunyi “ada hubungan antara efikasi diri dengan stres akademik” diterima. Dengan demikian terdapat hubungan antara efikasi diri dengan stres akademik pada siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Tarakan. (2) Dari 96 siswa yang menjadi sampel dalam penelitian, terdapat 7(7,3%) siswa memiliki efikasi diri sangat tinggi, 60(62,5%) siswa memiliki efikasi diri tinggi, 13(13,5%) siswa memiliki efikasi diri rendah, 16(16,7) siswa memiliki efikasi diri rendah. (3) Pada Stres Akademik terdapat 3(3,1%) siswa mengalami stres akademik sangat tinggi, 29(30,2%) siswa mengalami stres akademik sangat tinggi, 53(55,2%) siswa mengalami stres akademik rendah, 11(11,5%) siswa mengalami stres akademik sangat rendah. Kata Kunci : Efikasi Diri dan Stres Akademik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
PENGARUH MOTIVASI, EFIKASI DIRI, DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA GENERASI MILENIAL (STUDI PADA MAHASISWA MANAJEMEN ANGKATAN 2016 DI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN) Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi, efikasi diri, dan lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha generasi milenial. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik non probability sampling dengan responden berjumlah 81 orang yang merupakan Mahasiswa Manajemen Angkatan 2016. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Hasil analisis data yang dilakukan menunjukkan bahwa motivasi berpengaruh terhadap minat berwirausaha, efikasi diri berpengaruh terhadap minat berwirausaha, serta lingkungan keluarga tidak berpengaruh terhadap minat berwirausaha.