Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

12 hasil
Subjek: Borg and Gall
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DIORAMA SIKLUS AIR PADA MATA PELAJARAN IPAS DI KELAS V SDN 023 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitiian inii bertujuian untiuk meneintukan tiniigkat kelaiyaikan miediia pembelajiiaran diiorama siiklus aiir berdasarikan peniilaian darii ahili maiteri dian aihli meiidia, serta unituk melihat bagaimana respon siswa terhadap daya tarik media yang telah dikembangkan pada mata pelajaran IPAS kelas V di SDN 023 Tarakan. penielitian iini menggiunakan metode penelitian dan pengembanigan (R&D), dengan menggunakan model Borig aind Gall, yang terdiri dari enam tahap: penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, pengambangan produk awal, uji coba lapangan awal, revisi produk, dan uji coba lapangan utama. Lembar validasi ahli media, lembar validasi ahli materi, dan angket respon siswa digunakan untuk mengumpulkan data. Berdasarkan kedua hasil validasi, dari ahli mediia sebesar 98,6%, ahli matieri 90,6% dengan kategori sangat layak. Sehingga diperoleh persentase Aspek kelayakan sebesar 94,6% dengan kategori Sangat layak. Pada uji coba lapangan awal dengan hasil angket respon siswa sebesar 89,17%, sementara itu, pada uji coba lapangan utama menunjukkan tingkat kemenarikan 86,15% dengan kategori sangat menarik. Sehingga diperoleh persentase Aspek kemenarikan 87,65% dengan kategori Sangat Menarik. Berdasarkan hasil validasi ahli dan respon siswa, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran diorama siklus air sangat layak dan menarik untuk digunakan dalam proses pembelajaran oleh di Kelas V SDN 023 Tarakan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTASI METODE SAW (SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING) UNTUK KLASIFIKASI TINGKAT RISIKO HIPERTENSI PADA APLIKASI SITENSI

2026•

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang serius dan sering kali dijuluki sebagai the silent killer karena berkembang tanpa gejala nyata hingga memicu komplikasi fatal. Berdasarkan data pada tahun 2021, penduduk berusia 18 keatas di kota Tarakan menderita hipertensi dengan prevalensi hipertensi menunjukkan angka yang cukup signifikan yakni mencapai 30,21%, sehingga diperlukan alat bantu skrining mandiri dan edukasi dini yang mudah diakses masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, mengimplementasikan, serta menguji aplikasi mobile bernama "SiTensi" yang mengintegrasikan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dengan metode SAW (Simple Additive Weighting) untuk mengklasifikasikan tingkat risiko hipertensi berdasarkan faktor risiko pengguna. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg and Gall yang mencakup delapan tahapan sistematis. Aplikasi dibangun berbasis Android menggunakan framework Flutter. Algoritma SAW diintegrasikan ke dalam sistem untuk menganalisis data kuesioner yang melibatkan sembilan kriteria risiko yang telah divalidasi oleh pakar kesehatan. Hasil pengujian fungsionalitas dengan Blackbox Testing menunjukkan seluruh fitur utama aplikasi berjalan dengan status valid dan sesuai harapan. Verifikasi perhitungan algoritma SAW pada sistem terbukti akurat dan konsisten dengan perhitungan manual. Berdasarkan pengujian performa klasifikasi menggunakan Confusion Matrix, aplikasi SiTensi menghasilkan tingkat sensitivitas (Recall) yang sangat tinggi mencapai 95,7%, dengan akurasi keseluruhan sebesar 55,1% dan presisi sebesar 39,3%. Tingginya nilai sensitivitas ini dinilai sangat baik untuk kebutuhan skrining medis awal demi meminimalisasi keterlambatan penanganan pasien. Pengujian aspek kepuasan pengguna menggunakan System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor rata-rata sebesar 74,1666, yang menunjukkan bahwa aplikasi SiTensi masuk dalam kategori "Good" (Acceptable) dan mudah dioperasikan oleh masyarakat umum sebagai alat deteksi dini risiko hipertensi secara mandiri.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES MEMBACA BERBASIS CERITA PENDEK SEDERHANA UNTUK SISWA KELAS I SDN 014 TARAKAN

2025•

Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan sebagai metodologi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kelayakan pengembangan instrumen tes yang dikombinasikan dengan tes membaca berbasis cerita pendek sederhana. Penelitian ini didasarkan pada model pengembangan Borg and Gall yang telah dimodifikasi. Prosedur penelitian dan pengembangan terdiri dari sepuluh langkah: (1) identifikasi potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba produk dalam kelompok terbatas, (7) revisi produk, (8) uji coba produk secara luas, (9) revisi produk akhir, dan (10) penyebaran dan implementasi. Kelayakan hasil pengembangan ditinjau dari aspek validasi ahli bahasa dan ahli konstruk. Hasil validasi menunjukkan nilai rata-rata 83%, dengan rincian: validasi ahli bahasa sebesar 86% dan validasi ahli konstruk sebesar 80%. Berdasarkan hasil tersebut, instrumen tes membaca berbasis cerita pendek sederhana dinyatakan sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran membaca. Berdasarkan uji coba terbatas kepada siswa kelas 1, diperoleh nilai rata-rata membaca huruf sebesar 97,3%. Sementara itu, hasil uji lapangan menunjukkan nilai rata-rata sebesar 97,9%. Angket respons siswa kelas 1 menunjukkan persentase sebesar 93,8%, yang termasuk dalam kategori sangat layak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA BIG BOOK PADA MATERI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN MANUSIA KELAS III SDN 052 TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dimana penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan sebuah produk. Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian Borg and Gall yang terdiri dari sepuluh tahap, yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk kelompok terbatas, revisi produk, uji coba produk kelompok luas, revisi produk akhir, desiminasi dan implementasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menghasilkan sebuah media pembelajaran yaitu Big Book dengan materi pertumbuhan dan perkembangan manusia yang layak serta efektif yang ditinjau dari ahli materi, ahli bahasa, ahli media, ahli praktisi, dan soal serta hasil tes soal siswa. Dengan hasil validasi ahli materi diperoleh sebesar 86,66%, termasuk kategori sangat layak, ahli bahasa diperoleh sebesar 88%, termasuk kategori sangat layak, ahli media diperoleh sebesar 95,38%, termasuk kategori sangat layak, ahli praktisi diperoleh sebesar 100%, termasuk kategori sangat layak, serta tes soal diperoleh sebesar 87,27%, termasuk kategori sangat layak. Hasil tes soal yang dikerjakan peserta didik pada uji coba kelompok terbatas diperoleh sebesar 72,72%, termasuk kategori efektif, dan pada uji coba kelompok luas diperoleh sebesar 96,42%, termasuk kategori sangat efektif. Berdasarkan hasil uji validasi serta uji keefektifan, menunjukan bahwa media pembelajaran Big book dinyatakan layak dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Diharapkan dengan adanya media pembelajaran Big book dapat memfasilitasi siswa dalam proses pembelajaran dan bagi guru diharapkan agar memanfaatkan media pembalajaran Big book dalam kegiatan pembelajaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL PADA MATERI LETAK KONDISI GEOGRAFIS INDONESIA DI KELAS V SDN 002 SELUMIT PANTAI

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa media audio visual dengan kriteria kevalidan di tinjau dari ahli materi dan ahli media, ketertarikan ditinjau dari angket respon siswa yang dikumpulkan. Jenis penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan mengacu pada model pengembangan Borg and Gall dalam (Sugiyono, 2015), dari sepuluh tahapan hanya menggunakan enam tahapan yaitu, Potensi Masalah, Pengumpulan Data, Desain Produk, Validasi Desain, Revisi Desain Dan Uji Coba Produk Terbatas. Penilaian kevalidan media pembelajaran audio visual terdiri dari ahli materi dan ahli media. Hasil yang diperoleh dari validasi materi sebesar 72,5%, ahli media 85,71%, serta uji coba produk terbatas 84,5%. Hasil validasi ahli materi dan ahli media menunjukkan media pembelajaran audio visual valid digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil angket respon siswa pada uji coba produk terbatas menunjukkan bahwa tingkat ketertarikan siswa terhadap media pembelajaran audio visual berada pada menarik. Kriteria media pembelajaran audio visual dikatakan valid, layak dan menarik apabila media pembelajaran audio visual telah memenuhi kriteria yang telah ditentukan pada penelitian ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Pembelajaran Lempar Dadu Pada Tema Indahnya Keragaman Di Negeriku Untuk Siswa Kelas IV Di SDN 051 Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa media lempar dadu yang ditinjau dari validitas media, dan materi serta mengetahui kemenarikan siswa terhadap media pembelajaran lempar dadu. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Prosedur pengembangan menggunakan model pengembangan Borg and Gall dalam Sugiyono yang terdiri dari sepuluh tahapan yaitu, potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk, dan produk massal. Penilaian kelayakan media pembelajaran lempar dadu terdiri dari ahli media dan ahli materi. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 90% ahli materi sebesar 92,5%. Hasil validasi ahli media dan ahli materi menunjukkan bahwa media pembelajaran lempar dadu sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil kemenarikan pada uji coba produk sebesar 89,28% dan uji coba pemakaian terbatas sebesar 85%. Hasil angket uji coba produk dan angket kemenarikan siswa pada uji coba pemakaian terbatas menunjukkan bahwa siswa tertarik terhadap media pembelajaran lempar dadu.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PUZZLE TEMA 1 SUBTEMA 2 HIDUP RUKUN DENGAN TEMAN BERMAIN KELAS II SDS MUHAMMADIYAH 3 AL-HILAL TARAKAN

2022•

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa puzzle yang dikembangkan pada materi Tema 1 Hidup Rukun Subtema 2 Hidup Rukun dengan Teman Bermain. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) berdasarkan model pengembangan Borg and Gall dalam Sugiyono yang telah disederhanakan menjadi 6 tahapan sesuai kebutuhan, yaitu: 1) potensi dan masalah; 2) pengumpulan data; 3) desain produk; 4) validasi desain; 5) revisi desain; 6) uji coba produk. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas II SDS Muhammadiyah III Al-Hilal Tarakan sebanyak 8 orang siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, lembar validasi ahli dan lembar angket respon siswa. Media puzzle yang dihasilkan terbuat dari papan duplex dan dilengkapi buku pendamping. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli materi sebesar 84% berada pada kriteria sangat layak, hal ini dikarenakan materi pada media puzzle sudah sesuai dengan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli bahasa sebesar 87,5% berada pada kriteria sangat layak, hal ini dikarenakan ketepatan ejaan penulisan sudah sesuai dan kalimat yang digunakan mudah dipahami. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 91,6% berada pada kriteria sangat layak, hal ini dikarenakan bahan puzzle aman digunakan siswa, tampilan cara penggunaan media, cover dan isi pada buku pendamping menarik dan sudah sesuai. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli praktisi sebesar 95% berada pada kriteria sangat layak, hal ini dikarenakan media puzzle mudah digunakan, dan meningkatkan antusias siswa dalam belajar. Kemudian angket respon siswa pada uji coba produk sebesar 98,75% berada pada kriteria sangat menarik, hal ini dikarenakan media puzzle membuat siswa lebih aktif belajar sambil bermain sehingga materi lebih berkesan untuk diingat. Berdasarkan hasil validasi ahli dan angket respon siswa menunjukkan bahwa media puzzle sangat layak dan menarik untuk digunakan sebagai media pembelajaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO ANIMASI PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TEMA PAHLAWANKU DIKELAS 4 SD NEGERI 007 TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengenghasilkan media pembelajaran berupa video animasi pada pembelajaran tematik tema pahlawanku yang ditinjau dari validasi ahli materi, ahli media dan ahli praktisi, serta mengetahui respon siswa terhadap media video animasi pada pembelajaran tematik tema pahlawanku. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Develoment (R&D). Prosedur penelitian dan pengembangan menggunakan model Borg and Gall yang terdiri dari 10 tahap yaitu, Potensi Masalah, Pengumpulan Data, Desain Produk, Validasi Desain, Revisi Desain, Uji Coba Produk, Revisi Produk, Uji Coba Pemakaian, Revisi Produk, dan Produksi Masal. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli materi sebesar 78% dengan kategori layak, validasi ahli media sebesar 84% dan validasi ahli praktisi sebesar 88% dengan kategori sangat layak. Hasil yang diperoleh dari angket respon siswa uji coba terbatas sebesar 91,6%, dan pada angket respon siswa uji coba lapangan sebesar 91,7% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil validasi ahli materi, ahli media, ahli praktisi, angket respon siswa pada uji coba terbatas dan angket uji coba lapangan maka, pengembangan media video animasi pada pembelajaran tematik tema pahlawanku dinyatakan layak dan sangat baik untuk digunakan dalam proses pembelajaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN APLIKASI TAKU (TAMBAH KURANG) PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN DI KELAS I SD MUHAMMADIYAH 1 TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa aplikasi TaKu (Tambah Kurang) yang ditinjau dari validitas media, materi, dan praktisi serta mengetahui ketertarikan siswa terhadap media pembelajaran aplikasi TaKu (Tambah Kurang). Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research dan Development). Prosedur pengembangan menggunakan model pengembangan Borg and Gall yang terdiri dari sepuluh tahapan yaitu, potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk kelompok terbatas, revisi produk, uji coba produk kelompok luas, revisi produk akhir, desiminasi dan implementasi. Penilaian kelayakan media pembelajaran aplikasi TaKu (Tambah Kurang) terdiri dari ahli media, ahli materi dan ahli praktisi. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 100%, ahli materi 90%, ahli praktisi 98%. Hasil validasi ahli media, materi dan praktisi menunjukkan bahwa media pembelajaran aplikasi TaKu (Tambah Kurang) sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil ketertarikan siswa pada uji coba kelompok terbatas sebesar 95% dan uji coba kelompok luas sebesar 92,5%. Hasil angket ketertarikan siswa pada uji coba kelompok terbatas dan kelompok luas menunjukkan bahwa siswa sangat tertarik terhadap media pembelajaran aplikasi TaKu (Tambah Kurang).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN APLIKASI STUDY SCIENCE BERBASIS ANDROID PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN MANUSIA DI KELAS V SD PATRA DHARMA TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa aplikasi Study Science berbasis android pada materi sistem pernapasan manusia yang berkualitas dilihat dari aspek kelayakan dan ketertarikan siswa. Media pembelajaran ini merupakan salah satu media yang dapat digunakan oleh guru sekolah dasar untuk melaksanakannya kedalam proses belajar dan mengajar, apalagi ditengah wabah Covid-19 saat ini yang dimana guru sangat membutuhkan media pembelajaran inovatif agar siswa tidak merasa bosan dan jenuh dalam mengikuti pembelajaran. Prosedur pengembangan menggunakan model pengembangan Borg and Gall yang dimodifikasi melalui tahapan (potensi masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain dan uji coba produk). Penilaian prosedur dinilai oleh tiga ahli, yaitu ahli media, ahli materi dan ahli praktisi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Patra Dharma Tarakan dengan jumlah siswa sebanyak lima orang. Kriteria kualitas media pembelajaran yang baik memenuhi dua aspek, sebagai berikut: aspek kelayakan dan aspek ketertarikan. Kriteria kualitas media pembelajaran aplikasi Study Science berbasis android pada materi sistem pernapasan manusia dilihat dari aspek kelayakan memperoleh skor sebesar 82,78% yang dikategorikan layak jika mencapai persentase minimal 76%. Dari aspek ketertarikan sebesar 85,40% yang dikategorikan menarik jika mencapai persentase minimal 76%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran aplikasi Study Science layak digunakan dan menarik bagi siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA AUGMENTED REALITY (AR) BERBASIS ANDROID PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR UNTUK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 5 TARAKAN

2020•

Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R & D) yang bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan, kevalidan, kepraktisan dan keefektifan media Augmented Reality pada materi bangun ruang sisi datar untuk siswa SMP Negeri 5 Tarakan. Tahap penelitian dan pengembangan mengacu pada model pengembangan Borg and Gall yang terdiri dari 7 tahap, yaitu: (1) Pengumpulan Data; (2) Perencanaan; (3) Pengembangan Produk; (4) Uji Coba Lapangan Awal; (5) Revisi Produk Utama; (6) Uji Lapangan Utama; (7) Revisi Produk Oprasional. Penelitian ini menggunakan 4 instrumen, yaitu (1) lembar validasi ahli materi, (2) lembar validasi ahli media, (3) lembar validasi ahli Desain Pembelajaran dan (2) lembar siswa untuk menilai kelayakan media Augmented Reality. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh rata-rata skor dari hasil validasi materi sebesar 3,12 (Kategori sangat Baik). Persentase rata-rata skor dari hasil validasi media sebesar 3,57 (Kategori sangat Baik). Persentase rata-rata skor dari hasil validasi media sebesar 3,75 (Kategori sangat Baik). sehingga hasil dari 3 validator pada media Augmented Reality berkategori Sanagt Layak. Untuk rata-rata skor respon siswa terhadap uji coba lapangan Utama sebesar 3,64 (Kategori Sangat Baik) dan rata-rata skor respon siswa terhadap uji coba lapangan Operasional sebesar 3,60 (Kategori Sangat baik) sehingga media Augmented Reality sangat layak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media Augmented Reality pada materi bangun ruang sisi bagi siswa SMP Negeri 5 Tarakan mengacu pada model pengembangan Borg and Gall telah memenuhi syarat Layak.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POP UP MATEMATIKA BERBASIS BUDAYA LOKAL MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 9 TARAKAN

2020•

Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D). Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan pop up matematika berbasis budaya lokal sebagai media pembelajaran yang layak untuk siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan. Model pengembangan yang digunakan adalah modifikasi model Borg and Gall. Prosedur pengembangan yang digunakan ialah 7 dari 10 langkah yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk dan uji coba pemakaian. Tahap pengujian produk melalui 2 tahapan yaitu penilaian para ahli dan respon pengguna. Pada penilaian para ahli divalidasi oleh ahli materi, ahli media dan ahli bahasa. Pada uji coba kelompok kecil dilakukan pada guru matematika dan 8 siswa. Pada uji coba lapangan dilakukan pada 32 siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa produk pop up matematika berbasis budaya lokal yang dikembangkan berdasarkan validasi oleh ahli materi memperoleh kategori sangat layak dengan persentase 90%, ahli media memperoleh kategori sangat layak dengan persentase 87,5% dan ahli bahasa memperoleh kategori sangat layak dengan persentase 81,25%. Sedangkan dari hasil penelitian di lapangan oleh respon pengguna siswa diperoleh persentase 91,96% dengan kategori sangat layak. Karena telah memenuhi syarat layak yang terdiri dari aspek kelayakan materi, kelayakan media, kelayakan bahasa, dan kelayakan respon pengguna, maka pop up matematika berbasis budaya lokal dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang layak untuk siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail