Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

13 hasil
Subjek: Bangun ruang
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Eksplorasi Kemampuan Spasial Murid Kelas VIII SMPN 11 Tarakan dalam Menyelesaikan Permasalahan Geometri

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemampuan spasial merupakan kemampuan penting dalam pembelajaran geometri karena berperan dalam membantu murid memahami, membayangkan, dan memanipulasi objek geometri secara mental. Namun, kemampuan spasial setiap murid berbeda sehingga perlu dieksplorasi untuk memperoleh gambaran yang lebih mendalam mengenai proses berpikir murid dalam menyelesaikan permasalahan geometri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan spasial murid kelas VIII SMPN 11 Tarakan dalam menyelesaikan permasalahan geometri pada materi bangun ruang sisi datar. Penelitian ini menggunakan mixed methods dengan desain explanatory sequential. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes kemampuan spasial, wawancara, dan observasi. Hasil skor tes kemampuan spasial pada murid kelas VIII.2 dianalisis menggunakan kategorisasi berdasarkan kuartil untuk menentukan subjek kategori tinggi, sedang, dan rendah. Hasil analisis menunjukkan bahwa 6 murid (23,08%) berada pada kategori tinggi, 14 murid (53,85%) pada kategori sedang, dan 6 murid (23,08%) pada kategori rendah. Selanjutnya, tiga subjek yang mewakili masing-masing kategori dipilih untuk dilakukan wawancara dan observasi. Hasil wawancara dan observasi dianalisis secara kualitatif mengikuti tahapan analisis data menurut Creswell yang meliputi pengorganisasian data, pengodean, pengembangan tema, penyajian, dan interpretasi data. Keabsahan data diuji melalui triangulasi teknik dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa murid dengan kategori tinggi dan sedang menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam membangun dan memanipulasi representasi mental dibandingkan murid dengan kategori kemampuan spasial rendah. Kemampuan spasial murid juga tidak hanya ditentukan oleh ketepatan jawaban akhir, tetapi juga dipengaruhi oleh proses berpikir, pengonsepan, serta strategi yang digunakan dalam membangun dan memanipulasi representasi mental selama menyelesaikan permasalahan geometri. Oleh karena itu, pembelajaran perlu memberikan kesempatan untuk melatih visualisasi, representasi visual, pengonsepan geometri, serta penggunaan media konkret guna membantu membangun representasi mental objek geometri.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KEMAMPUAN SPASIAL SISWA SMPN 10 TARAKAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL GEOMETRI PADA BANGUN RUANG SISI DATAR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan spasial siswa dalam menyelesaikan soal geometri pada materi bangun ruang sisi datar. Kemampuan spasial yang dibahas meliputi aspek orientasi, visualisasi, dan relasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas tiga siswa kelas IX SMP Negeri 10 Tarakan yang dipilih berdasarkan rekomendasi guru mata pelajaran matematika. Analisis data melalui tahap pengelompokan dan menyusun data, membuat deksripsi serta tema, menghubungkan tema dan deksripsi serta menginterpretasikan makna, tema, dan deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan spasial siswa dalam menyelesaikan soal geometri pada materi bangun ruang sisi datar telah terlihat pada aspek orientasi, visualisasi, dan relasi. Namun, kemampuan tersebut belum berkembang secara merata sehingga masih ditemukan beberapa kesulitan, terutama pada aspek relasi dalam menghubungkan informasi, unsur bangun ruang, dan konsep geometri yang digunakan dalam penyelesaian masalah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL BANGUN RUANG MELALUI PENGGUNAAN ALAT PERAGA BANGUN RUANG BAGI SISWA TUNAGRAHITA KELAS VIII SLB NEGERI TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan alat peraga bangun ruang dalam meningkatkan kemampuan mengenal bangun ruang siswa tungarahita kelas VIII SLB Negeri Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan/pengumpulan data, dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa tunagrahita di kelas VIII SLB Negeri Tarakan yang berjumlah 6 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan mengenal bangun ruang dan pengamatan aktivitas guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan alat peraga bangun ruang dapat meningkatkan kemampuan mengenal bangun ruang siswa. Berdasarkan hasil tes kemampuan mengenal bangun ruang, persentase ketuntasan belajar pada Siklus I mencapai 67% dengan nilai rata-rata 55, kemudian meningkat pada Siklus II menjadi 100% dengan nilai rata-rata 100. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kemampuan mengenal bangun ruang siswa telah meningkat dan indikator keberhasilan penelitian telah tercapai. Oleh karena itu, penelitian dihentikan pada Siklus II.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS PROJECT BASED LEARNING (PjBL) MATERI BANGUN RUANG

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Project Based Learning (PjBL) pada materi bangun ruang jaring-jaring sebagai bahan ajar yang valid, praktis, dan layak digunakan dalam pembelajaran matematika. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek uji coba terdiri atas 20 peserta didik kelas IX MTsN Kota Tarakan. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli media, ahli materi, serta angket respon peserta didik. Hasil validasi ahli media menunjukkan persentase rata-rata 95% pada aspek penyajian dan 83% pada aspek desain, keduanya berkategori sangat valid. Hasil validasi ahli materi memperoleh persentase 85,7% untuk aspek isi dan 91,6% untuk aspek bahasa, yang juga termasuk kategori sangat valid. Uji coba terbatas menunjukkan respon peserta didik dengan nilai rata-rata 3,52 dan persentase 88%, termasuk kategori sangat baik. Respons tersebut mengindikasikan bahwa LKPD mudah digunakan, menarik, mendorong kerja sama, kreativitas, serta membantu pemahaman konsep. Dengan demikian, LKPD berbasis Project Based Learning (PjBL) yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan layak digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi jaring-jaring bangun ruang, serta berpotensi mendukung pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan bermakna. This study aimed to develop Student Worksheets (LKPD) based on Project-Based Learning (PjBL) on the topic of 3D shapes of nets as valid, practical, and feasible teaching materials for mathematics learning. This development research used the ADDIE model, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The trial subjects consisted of 20 ninth-grade students at MTsN Kota Tarakan. The instruments used validation sheets from media experts, material experts, and student response questionnaires. The results of media expert validation showed an average percentage of 95% for the presentation aspect and 83% for the design aspect, both categorized as highly valid. The validation results by material experts showed a percentage of 85.7% for content aspects and 91.6% for language aspects, which are also categorized as highly valid. Limited trials indicated student responses with an average score of 3.52 and a percentage of 88%, categorized as very good. These responses suggest that the Student Worksheet (LKPD) is easy to use, engaging, encourages cooperation and creativity, and aids in conceptual understanding. Therefore, the Project Based Learning (PjBL)-based LKPD developed is considered valid, practical, and suitable for use as teaching material in mathematics learning, particularly for the topic of three-dimensional geometric nets, and has the potential to support more active, contextual, and meaningful learning.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN LKPD GEOMETRI BANGUN RUANG BERDASARKAN TEORI VAN HIELE PADA SISWA KELAS IV SDN 015 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

LKPD merupakan bahan ajar cetak berisi serangkaian tugas untuk mendukung pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD Geometri Bangun Ruang Berdasarkan Teori Van Hiele Pada Siswa Kelas IV SDN 015 Tarakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan dan kemenarikan LKPD dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) model ADDIE yang meliputi tahap Analisis (Analysis), Desain (Design). Pengembangan (Development), Implementasi (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV SDN 015 Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan memiliki validitas yang tinggi dengan skor persentase 84% dan dinyatakan layak digunakan. Hal ini dikatakan sangat layak karena kesesuaian materi berdasarkan CP dan tujuan pembelajaran sesuai dengan materi. Dan kedalaman materi disajikan sesuai tingkatan SD, kesesuaian penggunaan materi terhadap penggunaan LKPD. Berdasarkan pembelajaran Van Hiele tersebut sesuai dengan tahap berpikir siswa. Selain itu, kemenarikan LKPD dengan persentase sebesar 91% yang berarti LKPD tergolong sangat menarik bagi siswa. Hal ini dikatakan sangat menarik karena tampilan LKPD yang menarik, materi LKPD memuat aktivitas yang memberikan pemahaman kepada siswa hal ini sesuai dengan tahapan pembelajaran Van Hiele. Dengan demikian, LKPD yang dikembangkan berdasarkan teori Van Hiele dinilai layak dan menarik untuk digunakan dalam pembelajaran geometri bangun ruang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUGMENTED REALITY MATERI BANGUN RUANG UNTUK SISWA KELAS V SDN 003 LONG PARI

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Media pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah aplikasi berbasis Augmented Reality (AR) yang dirancang khusus untuk membantu siswa kelas V SD dalam mempelajari materi bangun ruang. Media ini berbentuk aplikasi Android yang menggunakan marker cetak untuk memunculkan objek 3D berupa bangun ruang seperti kubus, balok, kerucut, dan tabung. Objek-objek ini dapat dilihat secara interaktif dari berbagai sudut, memungkinkan siswa untuk mengamati sisi, rusuk, dan titik sudut secara nyata. Aplikasi ini juga dilengkapi tombol navigasi untuk memilih bangun ruang, deskripsi bentuk, dan fitur informasi tambahan yang mendukung pemahaman konsep secara visual dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) pada materi bangun ruang untuk siswa kelas V SDN 003 Long Pari serta mengetahui kelayakan dan ketertarikan siswa terhadap media tersebut. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Pada tahap pengembangan, media dinilai oleh tiga ahli: ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa. Hasil validasi menunjukkan bahwa media dinyatakan “Sangat Layak” digunakan dengan rata-rata nilai kelayakan sebesar 92.67%. pada tahap implementasi, dilakukan uji coba terbatas kepada 5 siswa dan uji coba lapangan kepada 8 siswa. Berdasarkan angket yang dibagikan, tingkat ketertarikan siswa terhadap media AR mencapai nilai rata-rata 95.65% yang termasuk dalam kategori “Sangat Tertarik”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis AR ini sangat layak digunakan dalam pembelajaran dan mampu memberikan rasa tertarik siswa dalam pembelajaran matematika materi bangun ruang secara visual dan interaktif. Dengan demikian, media ini dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KEMAMPUAN SPASIAL SISWA KELAS VIII PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR DITINJAU DARI JENIS KELAMIN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan spasial yang dimiliki oleh siswa kelas VIII di SMPN 4 Tarakan apabila ditinjau dari jenis kelamin. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 siswa laki-laki dan 1 siswa perempuan kelas VIII SMPN 4 Tarakan. Pemilihan subjek menggunakan teknik purposive sampling dengan per-timbangan siswa yang mendapatkan nilai tertinggi pada PAS Ganjil serta siswa yang komunikatif. Metode pengumpulan data menggunakan analisis dokumen dan wawancara. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis menurut Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa subjek laki-laki mampu menguasai indikator menentukan kedalaman suatu bangun ruang dengan mengasumsikan kedalaman sebagai tinggi bangun, mengidentifikasi kemiringan suatu bangun ruang terhadap acuan vertikal maupun horizontal dengan merepre-sentasikan botol miring pada sudut yang benar, mengidentifikasi jaring-jaring dari suatu bangun ruang dengan membayangkan susunan pada jaring-jaring, serta menentukan posisi bangun ruang setelah diputar dan saat mengalami perubahan sudut pandang dengan menggunakan teknik yang sama yaitu memutar kertas. Namun siswa laki-laki tidak memenuhi indikator membedakan garis, bidang vertikal dan horizontal pada bangun ruang. Sedangkan siswa perempuan mampu menentukan kedalaman suatu bangun ruang menggunakan rumus yang tepat, mengidentifikasi kemiringan suatu bangun ruang terhadap acuan vertikal maupun horizontal dengan teknik membagi sudut, membedakan garis, bidang vertikal dan horizontal pada bangun ruang dengan tepat, mengidentifikasi jaring-jaring suatu bangun ruang dengan membayangkan apabila jaring-jaring dapat dipegang dan dilipat, menentukan perubahan posisi bangun ruang setelah diputar dengan sudut tertentu menggunakan cara membagi sudut, serta menentukan posisi bangun ruang saat mengalami perubahan sudut pandang dengan membayangkan perputaran bangun hingga menemukan posisi simbol yang sesuai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kemampuan Koneksi Matematis Siswa Kelas VI SD Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Berdasarkan Gender

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan koneksi matematis dalam pembelajaran disekolah dan keingintahuan penulis untuk melihat seberapa besar peranan kemampuan koneksi dalam pembelajaran disekolah khususnya pembelajaran matematika. Serta terdapat fakta rendahnya koneksi matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan koneksi matematis siswa kelas VI SD dalam menyelesaikan masalah matematika. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa hasil tes siswa dan hasil transkip wawancara. Subjek penelitian terdiri dari 2 siswa perempuan dan 2 siswa laki-laki. Hasil penelitian menunjukan bahwa koneksi matematis yang dilakukan subjek perempuan dan laki-laki memiliki hasil yang sama yaitu pada (1) hubungan antar konsep bangun ruang dapat dikatakan baik namun perlu penjelasan ulang untuk memperoleh jawaban yang baik lagi, (2) hubungan antar konsep bangun ruang dengan konsep lain di matematika subjek mampu menemukan informasi dalam soal dan mengaplikasikannya sesuai perintah soal, (3) hubungan matematika dalam kehidupan sehari-hari, subjek dapat menemukan informasi yang diberikan dan memahami mengaitkan indikator yang sesuai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Materi Bangun Ruang Kelas V SDN 004 Nunukan

2023•

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa kelas V di SDN 004 Nunukan dalam menyelesaikan soal materi bangun ruang. Jenis penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa tes dengan think aloud dan wawancara. Subjek penelitian terdiri dari 2 siswa perempuan dan 2 siswa laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang dilakukan oleh subjek perempuan dan subjek laki-laki memiliki kesalahan yang sama yaitu pada tahapan (1) transformasi salah dalam menentukan rumus yang digunakan untuk menyelesaikan soal, (2) proses, subjek tidak mampu dalam mengoprasikan perkalian sehingga salah dalam perhitungan dan (3) penulisan jawaban akhir karena subjek lupa dan tidak terbiasa untuk menuliskan jawaban akhir dan kesalahan pertama pada subjek perempuan yaitu pada tahapan (4) membaca, dimana subjek salah dalam menyebutkan satuan matematika.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KEMAMPUAN SPASIAL PADA SISWA KELAS V DALAM MENYELESAIKAN SOAL BANGUN RUANG SEDERHANA DI SDN 049 TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah satu kemampuan yang digunakan dan perlu dikembangkan dalam mempelajari materi geometri adalah kemampuan spasial. Kondisi siswa yang cenderung mengalami kesulitan dalam memahami dan menyelesaikan soal geometri bangun ruang dengan bentuk yang berbeda-beda disebabkan saat proses pembelajaran guru hanya menggunakan metode ceramah tanpa menghadirkan wujud dari materi bangun ruang yang sedang dibahas sehingga siswa terbiasa menyelesaikan masalah bangun ruang berdasarkan contoh yang sudah diberikan oleh guru.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan spasial siswa kelas V SDN 049 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui tes soal kemampuan spasial, wawancara, dan dokumentasi. Sebanyak 26 siswa kelas V-B mengisi lembar tes kemampuan spasial kemudian dikelompokkan berdasarkan kategori kemampuan matematika. Sebanyak 6 orang dipilih secara acak sebagai subjek dalam penelitian ini untuk mewakili kategori kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan ketegori kemampuan tinggi memenuhi 3 indikator kemampuan spasial, yaitu kemampuan persepsi, kemampuan visualisasi, dan kemampuan rotasi. Siswa dengan kategori kemampuan sedang hanya mampu memenuhi 1-2 indikator kemampuan spasial yaitu kemampuan persepsi dan kemampuan visualisasi. Siswa dengan kategori kemampuan rendah belum mempu memenuhi semua indikator kemampuan spasial yang digunakan dalam penelitian ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kesalahan Siswa Kelas VIB Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Materi Bangun Ruang di SDN 043 Tarakan

2022•

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa kelas VIB di SDN 043 Tarakan dalam menyelesaikan soal matematika materi bangun ruang berdasarkan prosedur Newman. Penelitian ini melibatkan 23 siswa kelas VIB SDN 043 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes soal dan wawancara mendalam terhadap 8 siswa yang mewakili subjek penelitian untuk diwawancarai dari 23 siswa yang mengalami kesalahan-kesalahan lainnya. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan: (a) kesalahan membaca terjadi apabila siswa tidak mengetahui cara membaca satuan volume dan luas alas, (b) kesalahan memamahi terjadi karena siswa tidak memahami beberapa kata dalam soal, siswa tidak mampu memilih dan menemukan informasi yang terdapat dalam soal, dan siswa tidak mampu memahami informasi yang disampaikan secara tersirat. (c) Kesalahan transformasi terjadi karena ketidakpahaman subjek dalam menentukan metode penyelesaian, siswa menggunakan strategi yang tidak tepat karena tidak memahami soal dan subjek hanya menghafal rumus tanpa mengetahui konsepnya, (d) kesalahan keterampilan proses terjadi karena siswa melakukan kesalahan pada tahap sebelumnya, siswa tidak menghafal dan tidak mampu mengoperasikan perkalian, siswa tidak mampu menjalankan tahapan dalam menyelesaikan masalah, perhatian siswa teralihkan pada soal lain, siswa tidak mengetahui perhitungan akar pangkat 3, siswa tidak menggunakan informasi dengan lengkap, dan ketidakhati telitian siswa dalam menuliskan operasi hitung, (e) kesalahan penulisan jawaban akhir terjadi karena kesalahan yang dilakukan sebelumnya terutama pada tahap keterampilan proses dan siswa tidak terbiasa menuliskan kembali jawaban akhir sesuai dengan bentuk soal. Kesalahan yang berbeda ini harusnya ditindak lanjuti oleh guru dengan memberikan perlakuan yang berbeda kepada siswa berdasarkan kesalahan yang dilakukan. Untuk penelitian selanjutnya yang mungkin dilakukan adalah merancang strategi bagi guru dalam memecahkan masalah matematika, khususnya pada jenis-jenis kesalahan pemahaman dan kesalahan keterampilan proses karena memiliki persentase kesalahan yang tinggi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN E-BOOK INTERAKTIF PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR KELAS VIII DI SMP NEGERI 8 TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengembangan media pembelajaran E-book interaktif materi bangun ruang sisi datar Kelas VIII SMP Negeri 8 Tarakan. (Dibimbing oleh Ibu Setia Widia Rahayu dan Ibu Nurmala ). Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan yang dilakukan di SMP Negeri 8 Tarakan pada kelas VIII Tahun Ajaran 2020/2021. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan E-book interaktif sebagai sumber belajar pada materi bangun ruang sisi datar yang layak untuk siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Tarakan. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Model ADDIE terdiri dari lima tahapan yang terdiri dari: Analysis(analisis), Design (perancangan), Development (pengembangan), Implementation (implementasi) dan Evaluation (evaluasi). Namun, karena keterbatasan waktu dan pembatasan tujuan penelitian, maka pada penelitian ini peneliti membatasi hanya sampai tahap pengembangan (development) saja. Tahap pengujian produk melalui 2 tahapan yaitu penilaian para ahli dan respon pengguna. Pada penilaian para ahli divalidasi oleh ahli materi, ahli media dan ahli bahasa. Pada uji coba kelompok kecil dilakukan pada satu orang guru matematika dan 6 siswa. Pada uji coba lapangan dilakukan pada 30 siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa produk media pembelajaran e-book interaktif yang dikembangkan berdasarkan validasi oleh ahli materi memperoleh kategori sangat layak dengan persentase 85,71%, ahli tampilan memperoleh kategori layak dengan persentase 78,84% dan ahli bahasa memperoleh kategori sangat layak dengan persentase 85%. Sedangkan dari hasil penelitian di lapangan oleh respon pengguna siswa diperoleh perentase 83,50% dengan kategori sangat layak. Media pembelajaran sudah memenuhi syarat layak dan dapat digunakan sebagai sumber belajar pada materi bangun ruang sisi datar untuk siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA AUGMENTED REALITY (AR) BERBASIS ANDROID PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR UNTUK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 5 TARAKAN

2020•

Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R & D) yang bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan, kevalidan, kepraktisan dan keefektifan media Augmented Reality pada materi bangun ruang sisi datar untuk siswa SMP Negeri 5 Tarakan. Tahap penelitian dan pengembangan mengacu pada model pengembangan Borg and Gall yang terdiri dari 7 tahap, yaitu: (1) Pengumpulan Data; (2) Perencanaan; (3) Pengembangan Produk; (4) Uji Coba Lapangan Awal; (5) Revisi Produk Utama; (6) Uji Lapangan Utama; (7) Revisi Produk Oprasional. Penelitian ini menggunakan 4 instrumen, yaitu (1) lembar validasi ahli materi, (2) lembar validasi ahli media, (3) lembar validasi ahli Desain Pembelajaran dan (2) lembar siswa untuk menilai kelayakan media Augmented Reality. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh rata-rata skor dari hasil validasi materi sebesar 3,12 (Kategori sangat Baik). Persentase rata-rata skor dari hasil validasi media sebesar 3,57 (Kategori sangat Baik). Persentase rata-rata skor dari hasil validasi media sebesar 3,75 (Kategori sangat Baik). sehingga hasil dari 3 validator pada media Augmented Reality berkategori Sanagt Layak. Untuk rata-rata skor respon siswa terhadap uji coba lapangan Utama sebesar 3,64 (Kategori Sangat Baik) dan rata-rata skor respon siswa terhadap uji coba lapangan Operasional sebesar 3,60 (Kategori Sangat baik) sehingga media Augmented Reality sangat layak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media Augmented Reality pada materi bangun ruang sisi bagi siswa SMP Negeri 5 Tarakan mengacu pada model pengembangan Borg and Gall telah memenuhi syarat Layak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail