2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan Analisis Manajemen Ersediaan Barang Dagang Menggunakan Metode Analisis Abc Dan Eoq Berbasis Pom Qm For Windows Untuk Mengoptimalkan Persediaan (Studi Pada CV. Mitra Buana Jaya). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel yang di peroleh ialah jumlah permintaan, jumlah persediaan, biaya penyimpanan dan biaya lainnya. Metode analisis yang digunakan adalah analisis ABC dan EOQ dengan program POM QM FOR WINDOWS. Berdasarkan Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel persediaan barang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Kata kunci : Persediaan Barang, Analisis ABC, EOQ.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kemampuan komunikasi matematis merupakan modal utama dalam menyelesaikan soal matematika untuk mendukung prestasi matematika siswa. Kemampuan komunikasi matematis membantu siswa dalam menyampaikan ide atau solusi dari suatu permasalahan matematika dalam bentuk lisan, tulisan, dan gambar. Tujuan penelitian yaitu untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal komunikasi matematis. Jenis penelitian yaitu kualitatif sehingga peneliti sebagai instrumen utama. Subjek penelitian adalah kelas VIII A SMP Negeri 2 Tanjung Palas Utara. Instrumen pendukung yang digunakan dalam pengumpulan data berupa tes komunikasi matematis dan pedoman wawancara. Tes komunikasi matematis diikuti oleh 15 siswa, sedangkan wawancara dilakukan pada 6 siswa yang telah dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menyelesaikan soal komunikasi matematis siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 Tanjung Palas Utara melakukan Kesalahan Memahami, Kesalahan Transformasi, Kesalahan Keterampilan Proses, dan Kesalahan Penulisan. Faktor-faktor penyebab subjek melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal komunikasi matematis yaitu: (1) pada Kesalahan Memahami faktor penyebabnya siswa tidak mampu menuliskan dan menjelaskan informasi maupun perintah yang diberikan butir, dan siswa tidak mampu menyederhanakan jenis soal cerita kedalam bentuk pemodelan matematika; (2) pada Kesalahan Transformasi faktor penyebabnya siswa tidak dapat menentukan rumus pola bilangan dengan tepat, siswa tidak mengetahui langkah-langkah yang harus digunakan untuk menentukan nilai pola selanjutnya, dan siswa tidak dapat mentransformasikan rumus fungsi yang diberikan butir; (3) pada Kesalahan Keterampilan Proses faktor penyebabnya siswa ceroboh dalam proses perhitungan, tidak dapat memvisualisasikan bentuk pola, tidak dapat menggambarkan titik koordinat dengan tepat, tidak mampu memahami relasi, tidak mengetahui letak kuadran, tidak dapat menggambar diagram panah, tidak memahami hakikat kodomain sebagai daerah hasil; (4) pada Kesalahan Penulisan faktor penyebabnya siswa tidak menuliskan jawaban akhir dan tidak tepat dalam menuliskan jawaban.
2022 · Thesis ·
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembelajaran IPA secara tatap muka terbatas di Kelas VIII SMP Negeri 7 Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan model analisis data kualitatif Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Kredibilitas data diuji dengan menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Narasumber dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru IPA dan siswa Kelas VIII SMP Negeri 7 Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perencanaan pembelajaran, penyusunan RPP mengacu kepada Kurikulum 2013 yang terdiri dari RPP tatap muka dan RPP daring. Penyediaan video sebagai media pembelajaran yang merupakan bagian dari RPP berisi materi yang dipadatkan dengan cara memilih materi esensial. Pelaksanaan pembelajaran menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang paling banyak dipilih guru pada tatap muka di kelas adalah metode ceramah. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan sesuai dengan RPP. Pemberian materi dalam bentuk video pembelajaran dilakukan melalui google classroom, kemudian materi tersebut dibahas pada saat muka di kelas. Penilaian pembelajaran menunjukkan bahwa sikap siswa cenderung pasif. Pengetahuan siswa selama pembelajaran tatap muka terbatas sangat kurang. Keterampilan siswa yang biasanya dinilai melalui praktikum di laboratorium tidak dimasukkan dalam proses pembelajaran.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Perdagangan orang terdapat dalam tiga dimensi jalur perdagangan, yakni perdagangan trans-regional, perdagangan intra-regional dan perdagangan dalam negeri. Perdagangan trans-reginoal, korban diperdagangkan, dari daerah satu kedaerah lainnya. Manusia merupakan subjek hukum yang tidak boleh diperdagangkan, karena manusia bukan termasuk kategori barang ataupun jasa yang bisa dipergadangkan apabila manusia tetap diperdagangkan maka bisa dikenakan sanksi atau hukuman pidana yang berlaku. Sebagaimana hal ini diatur didalam Undang-Undang No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Penelitian ini berfokus menganalisis Putusan Pengadilan Negeri Tarakan Nomor.212/Pid.Sus/2021/PN.Tar dalam surat tuntutan yang berdasarkan surat dakwaan dengan formulasi dakwaan alternatif didakwakan terhadap terdakwa maka pembuktian oleh penuntut umum langsung membuktikan dakwaan yang dianggap terbukti yakni sesuai fakta di persidangan maka Penuntut Umum membuktikan dakwaan ke satu yaitu melanggar Pasal 2 ayat (1) UURI Nomor 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. Akan tetapi pada Putusan Hakim terdakwa dijatuhi dengan pidana penjara yang merujuk pada dakwaan alternatif ketiga sebagaimana dalam Pasal 296 KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) ke- 1 KUHP. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif yang berdasarkan studi pustaka. Dalam penelitian ini membahas bagaimana penerapan hukum yang seharunya dijatuhi pada Putusan Nomor.212/Pid.Sus/2021/PN.Tar berdasarkan fakta hukum yang dibuktikan penuntut umum dan menganalisis petimbangan hakim yang mengadili berdasarkan dakwaan alternatif ketiga.
2022 · Thesis ·
Perdagangan orang terdapat dalam tiga dimensi jalur perdagangan, yakni perdagangan trans-regional, perdagangan intra-regional dan perdagangan dalam negeri. Perdagangan trans-reginoal, korban diperdagangkan, dari daerah satu kedaerah lainnya. Manusia merupakan subjek hukum yang tidak boleh diperdagangkan, karena manusia bukan termasuk kategori barang ataupun jasa yang bisa dipergadangkan apabila manusia tetap diperdagangkan maka bisa dikenakan sanksi atau hukuman pidana yang berlaku. Sebagaimana hal ini diatur didalam Undang-Undang No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Penelitian ini berfokus menganalisis Putusan Pengadilan Negeri Tarakan Nomor.212/Pid.Sus/2021/PN.Tar dalam surat tuntutan yang berdasarkan surat dakwaan dengan formulasi dakwaan alternatif didakwakan terhadap terdakwa maka pembuktian oleh penuntut umum langsung membuktikan dakwaan yang dianggap terbukti yakni sesuai fakta di persidangan maka Penuntut Umum membuktikan dakwaan ke satu yaitu melanggar Pasal 2 ayat (1) UURI Nomor 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. Akan tetapi pada Putusan Hakim terdakwa dijatuhi dengan pidana penjara yang merujuk pada dakwaan alternatif ketiga sebagaimana dalam Pasal 296 KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) ke- 1 KUHP. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif yang berdasarkan studi pustaka. Dalam penelitian ini membahas bagaimana penerapan hukum yang seharunya dijatuhi pada Putusan Nomor.212/Pid.Sus/2021/PN.Tar berdasarkan fakta hukum yang dibuktikan penuntut umum dan menganalisis petimbangan hakim yang mengadili berdasarkan dakwaan alternatif ketiga.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh norma subjektif, kontrol perilaku, kebutuhan akan berprestasi, sikap dan niat berwirausaha di Kalangan Mahasiswa Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan instrument berupa kuesioner dan metode pengambilan sampel yaitu metode Purposive Sampling, jumlah responden sebanyak 420. Teknik analisis data yang digunakan penelitian ini yaitu SEM (Structural Equation Modeling) yang dioperasionalkan menggunakan software PLS. Hasil penelitian menunjukkan norma subjektif berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap, kontrol perilaku berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap, kebutuhan akan berprestasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap dan sikap berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berwirausaha. Hal ini menunjukkan bahwa peranan keluarga ataupun lingkungan kampus dapat mendorong sikap seseorang dalam menumbuhkan niat berwirausaha, kontrol perilaku juga memiliki peran penting karena semakin tinggi rasa percaya diri maka semakin tinggi juga perannya untuk menumbuhkan niat berwirausaha, kebutuhan akan berprestasi juga dapat menumbuhkan niat berwirausaha untuk siap menghadapi tanggung jawab dan risiko dalam berwirausaha dan sikap berwirausaha juga berperan penting yang dapat mempengaruhi niat berwirausaha.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh norma subjektif, kontrol perilaku, kebutuhan akan berprestasi, sikap dan niat berwirausaha di Kalangan Mahasiswa Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan instrument berupa kuesioner dan metode pengambilan sampel yaitu metode Purposive Sampling, jumlah responden sebanyak 420. Teknik analisis data yang digunakan penelitian ini yaitu SEM (Structural Equation Modeling) yang dioperasionalkan menggunakan software PLS. Hasil penelitian menunjukkan norma subjektif berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap, kontrol perilaku berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap, kebutuhan akan berprestasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap dan sikap berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berwirausaha. Hal ini menunjukkan bahwa peranan keluarga ataupun lingkungan kampus dapat mendorong sikap seseorang dalam menumbuhkan niat berwirausaha, kontrol perilaku juga memiliki peran penting karena semakin tinggi rasa percaya diri maka semakin tinggi juga perannya untuk menumbuhkan niat berwirausaha, kebutuhan akan berprestasi juga dapat menumbuhkan niat berwirausaha untuk siap menghadapi tanggung jawab dan risiko dalam berwirausaha dan sikap berwirausaha juga berperan penting yang dapat mempengaruhi niat berwirausaha.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna yang terdapat dalam simbol prosesi pernikahan Adat Bugis Bone di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Jenis penelian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah makna dari simbol dalam prosesi pernikahan Adat Bugis Bone yang bersumber dari informan/narasumber. Sedangkan sumber data adalah prosesi pernikahan Adat Bugis Bone di Kota Tarakan. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan teknik observasi, wawancara, rekam dan catat. Teknik penyajian data dalam penelitian ini berbentuk tabel. Teknik analisis data menggunakan beberapa tahap analisis yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Data yang diperoleh sebanyak 26 data. Data berupa benda dan makanan pada prosesi Mappenre Botting terdapat 5 data. Data berupa benda dan makanan pada prosesi Akad Nikah terdapat 13 data. Data berupa benda pada prosesi Mappasikerawa terdapat 1 data. Data berupa benda pada pakaian Adat dan perhiasan terdapat 7 data. Data yang ditemukan akan dianalisis menggunakan teori Charles Sanders Peirce yaitu teori segitiga makna berupa Sign (Tanda), Object (Acuan Tanda), Interpretant (Penggunaan Tanda). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat makna pada simbol dalam setiap prosesi pada puncak acara pernikahan Adat Bugis Bone di Kota Tarakan. Dengan tujuan bahwa dalam pernikahan merupakan ibadah yang paling mulia dan menyatukan dua insan dalam membangun rumah tangga dengan menjalankan perintah yang Maha Kuasa serta menyempurnahkan separuh agama.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis kualitas media pembelajaran board game “BIO-arena” pada materi Pemanasan Global kelas VII di SMP Negeri 6 Tarakan. Penelitian yang digunakan adalah penelitian Research and Development (R&D) yang mengacu pada model Borg and Gall (1983) yang telah dimodifikasi hanya sampai 5 tahap yaitu: 1) Penelitian dan Pengumpulan Data Awal, 2) Perencanaan, 3) Pengembangan Produk Awal, 4) Uji Coba Lapangan Awal lalu berlanjut pada tahap 5) Revisi Produk Akhir. Dengan subjek penelitian yaitu 9 siswa kelas VIII di SMP Negeri 6 Tarakan yang telah mengampuh materi pemanasan global. Media dinilai sangat berkualitas oleh ahli materi dengan perolehan persentase sebesar 88%. Dinilai berkualitas oleh ahli media dengan perolehan persentase sebesar 79%. Adapun oleh guru bidang studi dinilai sangat berkualitas dengan perolehan persentase sebesar 94% serta respon siswa terhadap media pada uji coba lapangan awal yaitu baik dengan perolehan persentase sebesar 79%. Dari hasil analisis data secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran board game “BIO-arena” merupakan media pembelajaran yang sangat berkualitas digunakan untuk menunjang kegiatan pembelajaran di kelas pada materi pemanasan global.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
STRATEGI PEMASARAN SAYURAN HIDRPONIK KELOMPOK WANITA TANI LADANG HIJAU KOTA TARAKAN Abstrak Peluang bisnis dari bertanam sayur secara hidroponik sangat menjanjikan, terutama bagi pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi masyarakat. Penelitian ini bertujuan : untuk mengetahui faktor-faktor internal pemasaran sayuran hidroponik KWT Ladang Hijau Tarakan, untuk merumuskan strategi pemasaran sayuran hidroponik KWT Ladang Hijau Tarakan. Metode penentuan sampel dengan teknik nonprobability sampling Metode analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan analisis SWOT. Berdasarkan hasil penelitian faktor-faktor internal meliputi faktor kekuatan meliputi : produk yang berkualitas segar bebas pestisida, Produk merupakan kebutuhan pokok yang di konsumsi setiap hari sehingga memiliki potensi penjualan yang terus menerus, Sayuran hidroponik di kenal oleh masyarakat, petani hidroponik mempunyai keahlian dalam mengembangkan budidaya sayuran hidroponik, Lokasi tempat budidaya strategi. Faktor Kelemahan meliputi: harga jual yang cukup tinggi di banding sayuran non hidroponik, membutuhkan keterampilan khusus dalam pelaksanaan budidaya hidroponik, nilai investasi untuk memulai usaha cukup besar, tingkat partisipasi anggota KWT harus di tingkatkan. Faktor Eksternal meliputi faktor peluang yaitu: masyarakat semakin menyadari pentingnya pola hidup sehat dan mengkonsumsi sayuran, semakin meningkatnya jumlah usaha makanan baik restoran maupun cafe, lokasi pemasaran yang mudah di jangkau,tanaman hidroponik memiliki harga jual yang tinggi di banding tanaman biasa di pasaran. Faktor Ancaman meliputi: kualitas bibit yang kurang baik dapat mengurangi jumlah produksi, persaingan sayuran hidroponik kwt dengan pprodusen lain, mindset masyarakat bahwa sayuran hidroponik itu mahal, memiliki nilai jual yang berbeda dengan produk hidroponik yang lain. Strategi yang di gunakan yaitu S-T meliputi: melakukan diverifikasi produk hidroponik, meningkatkan pemasaran sesuai dengan target pasar, dan menggunakan bibit yang berkualitas. Kata Kunci : Strategi Pemasaran, Sayuran Hidrponik, Kelompok Wanita Tani
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ANALISIS WILAYAH BASIS DAN TREND PERKEMBANGAN PRODUKSI TANAMAN HORTIKULTURA DI KOTA TARAKAN ABSTRAK Salah satu tanaman sektor pertanian yang banyak diusahakan oleh masyarakat adalah tanaman hortikultura yang berperan sebagai sumber gizi masyarakat, penyedia lapangan pekerjaan, dan penunjang kegiatan agrowisata dan agroindustri. Tujuan Penelitian ini adalah : (1) Mengetahui tanaman hortikultura basis di Kota Tarakan (2) Mengetahui trend perkembangan produksi tanaman hortikultura basis di Kota Tarakan (3) Mengetahui peramalan produksi tanaman hortikultura basis di Kota Tarakan pada tahun 2016-2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode analisis location quotient (LQ), trend linier, peramalan (Forecasting). Hasil analisis LQ menunjukan bahwa terdapat 6 tanaman hortikultura basis di Kecamatan Tarakan Timur, 6 tanaman hortikultura basis di Kecamatan Tarakan Tengah, 8 tanaman hortikultura basis di Kecamatan Tarakan Barat, dan 5 tanaman hortikultura basis di Kecamatan Tarakan Utara. Berdasarkan hasil analisis trend tanaman hortikultura di Kota Tarakan, tanaman hortikultura yang mengalami peningkatan diantaranya bawang daun, cabai besar, kangkung, dan bayam, tanaman hortikultura yang cenderung menurun diantaranya bawang merah, cabai rawit, tomat, terung, melon, dan tanaman hortikultura yang berfluktuasi yaitu petsai/sawi, kacang panjang, buncis, ketimun, semangka. Berdasarkan hasil peramalan produksi tanaman hortikultura di Kota Tarakan maka disimpulkan bahwa tanaman hortikultura yang akan mengalami peningakatan ditahun yang akan datang yaitu bawang merah, bawang daun, terung, ketimun, melon, semangka. Adapun saran penelitian ini Pemerintah Kota Tarakan melalui kebijakannya diharapkan dapat mempertahankan dan mengembangkan tanaman hortikultura yang menjadi basis pada setiap kecamatan sebagai komoditas unggulan sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Selain itu, pemerintah daerah diharapkan dapat lebih memperhatikan tanaman hortikultura yang di datangkan dari luar daerah atau non basis di Kota Tarakan yang masih bisa dikembangkan dalam wilayahnya sehingga tidak tergantung dengan wilayah lain.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
STRATEGI PEMASARAN SAYURAN HIDRPONIK KELOMPOK WANITA TANI LADANG HIJAU KOTA TARAKAN Abstrak Peluang bisnis dari bertanam sayur secara hidroponik sangat menjanjikan, terutama bagi pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi masyarakat. Penelitian ini bertujuan : untuk mengetahui faktor-faktor internal pemasaran sayuran hidroponik KWT Ladang Hijau Tarakan, untuk merumuskan strategi pemasaran sayuran hidroponik KWT Ladang Hijau Tarakan. Metode penentuan sampel dengan teknik nonprobability sampling Metode analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan analisis SWOT. Berdasarkan hasil penelitian faktor-faktor internal meliputi faktor kekuatan meliputi : produk yang berkualitas segar bebas pestisida, Produk merupakan kebutuhan pokok yang di konsumsi setiap hari sehingga memiliki potensi penjualan yang terus menerus, Sayuran hidroponik di kenal oleh masyarakat, petani hidroponik mempunyai keahlian dalam mengembangkan budidaya sayuran hidroponik, Lokasi tempat budidaya strategi. Faktor Kelemahan meliputi: harga jual yang cukup tinggi di banding sayuran non hidroponik, membutuhkan keterampilan khusus dalam pelaksanaan budidaya hidroponik, nilai investasi untuk memulai usaha cukup besar, tingkat partisipasi anggota KWT harus di tingkatkan. Faktor Eksternal meliputi faktor peluang yaitu: masyarakat semakin menyadari pentingnya pola hidup sehat dan mengkonsumsi sayuran, semakin meningkatnya jumlah usaha makanan baik restoran maupun cafe, lokasi pemasaran yang mudah di jangkau,tanaman hidroponik memiliki harga jual yang tinggi di banding tanaman biasa di pasaran. Faktor Ancaman meliputi: kualitas bibit yang kurang baik dapat mengurangi jumlah produksi, persaingan sayuran hidroponik kwt dengan pprodusen lain, mindset masyarakat bahwa sayuran hidroponik itu mahal, memiliki nilai jual yang berbeda dengan produk hidroponik yang lain. Strategi yang di gunakan yaitu S-T meliputi: melakukan diverifikasi produk hidroponik, meningkatkan pemasaran sesuai dengan target pasar, dan menggunakan bibit yang berkualitas. Kata Kunci : Strategi Pemasaran, Sayuran Hidrponik, Kelompok Wanita Tani
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS WILAYAH BASIS DAN TREND PERKEMBANGAN PRODUKSI TANAMAN HORTIKULTURA DI KOTA TARAKAN ABSTRAK Salah satu tanaman sektor pertanian yang banyak diusahakan oleh masyarakat adalah tanaman hortikultura yang berperan sebagai sumber gizi masyarakat, penyedia lapangan pekerjaan, dan penunjang kegiatan agrowisata dan agroindustri. Tujuan Penelitian ini adalah : (1) Mengetahui tanaman hortikultura basis di Kota Tarakan (2) Mengetahui trend perkembangan produksi tanaman hortikultura basis di Kota Tarakan (3) Mengetahui peramalan produksi tanaman hortikultura basis di Kota Tarakan pada tahun 2016-2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode analisis location quotient (LQ), trend linier, peramalan (Forecasting). Hasil analisis LQ menunjukan bahwa terdapat 6 tanaman hortikultura basis di Kecamatan Tarakan Timur, 6 tanaman hortikultura basis di Kecamatan Tarakan Tengah, 8 tanaman hortikultura basis di Kecamatan Tarakan Barat, dan 5 tanaman hortikultura basis di Kecamatan Tarakan Utara. Berdasarkan hasil analisis trend tanaman hortikultura di Kota Tarakan, tanaman hortikultura yang mengalami peningkatan diantaranya bawang daun, cabai besar, kangkung, dan bayam, tanaman hortikultura yang cenderung menurun diantaranya bawang merah, cabai rawit, tomat, terung, melon, dan tanaman hortikultura yang berfluktuasi yaitu petsai/sawi, kacang panjang, buncis, ketimun, semangka. Berdasarkan hasil peramalan produksi tanaman hortikultura di Kota Tarakan maka disimpulkan bahwa tanaman hortikultura yang akan mengalami peningakatan ditahun yang akan datang yaitu bawang merah, bawang daun, terung, ketimun, melon, semangka. Adapun saran penelitian ini Pemerintah Kota Tarakan melalui kebijakannya diharapkan dapat mempertahankan dan mengembangkan tanaman hortikultura yang menjadi basis pada setiap kecamatan sebagai komoditas unggulan sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Selain itu, pemerintah daerah diharapkan dapat lebih memperhatikan tanaman hortikultura yang di datangkan dari luar daerah atau non basis di Kota Tarakan yang masih bisa dikembangkan dalam wilayahnya sehingga tidak tergantung dengan wilayah lain.
2022 · Thesis ·
Skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna yang terdapat dalam simbol prosesi pernikahan Adat Bugis Bone di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Jenis penelian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah makna dari simbol dalam prosesi pernikahan Adat Bugis Bone yang bersumber dari informan/narasumber. Sedangkan sumber data adalah prosesi pernikahan Adat Bugis Bone di Kota Tarakan. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan teknik observasi, wawancara, rekam dan catat. Teknik penyajian data dalam penelitian ini berbentuk tabel. Teknik analisis data menggunakan beberapa tahap analisis yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Data yang diperoleh sebanyak 26 data. Data berupa benda dan makanan pada prosesi Mappenre Botting terdapat 5 data. Data berupa benda dan makanan pada prosesi Akad Nikah terdapat 13 data. Data berupa benda pada prosesi Mappasikerawa terdapat 1 data. Data berupa benda pada pakaian Adat dan perhiasan terdapat 7 data. Data yang ditemukan akan dianalisis menggunakan teori Charles Sanders Peirce yaitu teori segitiga makna berupa Sign (Tanda), Object (Acuan Tanda), Interpretant (Penggunaan Tanda). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat makna pada simbol dalam setiap prosesi pada puncak acara pernikahan Adat Bugis Bone di Kota Tarakan. Dengan tujuan bahwa dalam pernikahan merupakan ibadah yang paling mulia dan menyatukan dua insan dalam membangun rumah tangga dengan menjalankan perintah yang Maha Kuasa serta menyempurnahkan separuh agama.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini berfokus mencari dan menjawab dua pertanyaan terkait pertanggungjawaban pidana terhadap warga sipil yang memiliki senjata api secara illegal di Kota Tarakan Kalimantan Utara. Pertama, bentuk pertanggungjawaban tindak pidana penyalahgunaan senjata api baik yang menggunakan prosedur ataupun yang tidak menggunakan prosedur (illegal) bagi warga sipil? Kedua, hambatan penegekkan hukum bagi warga sipil yang memiliki senjata api secara illegal? Skripsi ini merupakan penelitian empiris terhadap norma- norma hukum terkait peraturan perundang- undangan serta putusan pengadilan khususnya terkait dengan senjata api. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer ialah data yang diperoleh dengan mengambil data langsung pada pihak yang terkait dengan kasus tersebut melalui metode wawancara terhadap pihak kepolisian kota Tarakan. Data sekunder ialah data yang diperoleh dari buku, jurnal, artikel, data- data internet, dan kamus. Hasil dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa: Pertama, bentuk pertanggunjawaban penyalahgunaan senjata api yang memiliki prosedur dapat dikenakan sanksi administrasi sesuai dengan ketentuan yang peraturang perundang-undangan berlaku serta penerapan sanksi lainnya terhadap pasal-pasal yang dilanggar. Bentuk pertanggungjawaban penyalahgunaan senjata api yang tidak memiliki prosedur (illegal) diatur dalam pasal 1 ayat (2) Undang- Undang Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang mengubah Ordonantieeijdelikjke Bijzondere Starfbepelingen (Stblm. 1948 No. 17) dan Undang- undang Dahulu No. 8 Tahun 1948. Kedua, hambatan penegakkan hukum ialah senjata api yang bersifat illegal dan tidak senantiasa dibawa ke mana-mana serta di tempat-tempat yang mengundang keramaian dan juga kurangnya pengawasan dari pihak kepolisian terkait penggunaan senjata api di kalagan warga awam.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berfokus mencari dan menjawab dua pertanyaan terkait pertanggungjawaban pidana terhadap warga sipil yang memiliki senjata api secara illegal di Kota Tarakan Kalimantan Utara. Pertama, bentuk pertanggungjawaban tindak pidana penyalahgunaan senjata api baik yang menggunakan prosedur ataupun yang tidak menggunakan prosedur (illegal) bagi warga sipil? Kedua, hambatan penegekkan hukum bagi warga sipil yang memiliki senjata api secara illegal? Skripsi ini merupakan penelitian empiris terhadap norma- norma hukum terkait peraturan perundang- undangan serta putusan pengadilan khususnya terkait dengan senjata api. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer ialah data yang diperoleh dengan mengambil data langsung pada pihak yang terkait dengan kasus tersebut melalui metode wawancara terhadap pihak kepolisian kota Tarakan. Data sekunder ialah data yang diperoleh dari buku, jurnal, artikel, data- data internet, dan kamus. Hasil dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa: Pertama, bentuk pertanggunjawaban penyalahgunaan senjata api yang memiliki prosedur dapat dikenakan sanksi administrasi sesuai dengan ketentuan yang peraturang perundang-undangan berlaku serta penerapan sanksi lainnya terhadap pasal-pasal yang dilanggar. Bentuk pertanggungjawaban penyalahgunaan senjata api yang tidak memiliki prosedur (illegal) diatur dalam pasal 1 ayat (2) Undang- Undang Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang mengubah Ordonantieeijdelikjke Bijzondere Starfbepelingen (Stblm. 1948 No. 17) dan Undang- undang Dahulu No. 8 Tahun 1948. Kedua, hambatan penegakkan hukum ialah senjata api yang bersifat illegal dan tidak senantiasa dibawa ke mana-mana serta di tempat-tempat yang mengundang keramaian dan juga kurangnya pengawasan dari pihak kepolisian terkait penggunaan senjata api di kalagan warga awam.
2021 · Thesis ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis kualitas media pembelajaran board game “BIO-arena” pada materi Pemanasan Global kelas VII di SMP Negeri 6 Tarakan. Penelitian yang digunakan adalah penelitian Research and Development (R&D) yang mengacu pada model Borg and Gall (1983) yang telah dimodifikasi hanya sampai 5 tahap yaitu: 1) Penelitian dan Pengumpulan Data Awal, 2) Perencanaan, 3) Pengembangan Produk Awal, 4) Uji Coba Lapangan Awal lalu berlanjut pada tahap 5) Revisi Produk Akhir. Dengan subjek penelitian yaitu 9 siswa kelas VIII di SMP Negeri 6 Tarakan yang telah mengampuh materi pemanasan global. Media dinilai sangat berkualitas oleh ahli materi dengan perolehan persentase sebesar 88%. Dinilai berkualitas oleh ahli media dengan perolehan persentase sebesar 79%. Adapun oleh guru bidang studi dinilai sangat berkualitas dengan perolehan persentase sebesar 94% serta respon siswa terhadap media pada uji coba lapangan awal yaitu baik dengan perolehan persentase sebesar 79%. Dari hasil analisis data secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran board game “BIO-arena” merupakan media pembelajaran yang sangat berkualitas digunakan untuk menunjang kegiatan pembelajaran di kelas pada materi pemanasan global.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
KWT Kampung Salak menghadapi berbagai permasalahan agribisnis diantaranya pada subsistem hulu, subsistem hilir dan subsistem on-farm. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui faktor internal dan eksternal yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam pengembangan agribisnis bunga telang di Kelurahan Mamburungan, Kota Tarakan.; (2) Mengetahui alternatif strategi yang tepat dilakukan dalam pengembangan agribisnis bunga telang di Kelurahan Mamburungan, Kota Tarakan.; (3) Mengetahui prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan agribisnis bunga telang di Kelurahan Mamburungan, Kota Tarakan. Penentuan sampel yang digunakan purposive sampling dengan menggunakan key informan yaitu pihak internal KWT diantaranya ketua, sekertaris, dan bendahara. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Metode analisis menggunakan deskriptif kualitatif, matriks IFAS dan EFAS, Diagram SWOT, Matriks SWOT dan QSPM. Berdasarkan hasil wawancara terhadap pihak internal KWT Kampung Salak yang menjadi faktor internal kekuatan yaitu: memiliki lahan yang luas, fasilitas produksi dan operasional menunjang, harga produk bunga telang lebih murah, dan variasi yang ditawarkan, sedangkan yang menjadi kelemahan: manajeman KWT masih sederhana, pemanfaatan lahan belum optimal, penanganan hama dan penyakit kurang dan kurangnya kegiatan promosi. Faktor eksternal yang menjadi peluang yaitu: perkembangan industri obat herbal, perkembangan teknologi dan kebijakan pengembangan UMKM, ancaman: fluktuatif cuaca yang tidak dapat di prediksi dan pesaing usaha. Hasil analisis SWOT menunjukkan posisi KWT berada di kuadran III yang artinya keadaan usahatani bunga telang mendukung strategi trun-around.Strategi yang dapat digunakan KWT Kampung Salak yaitu strategi S-O dengan menggunakan lahan yang luas, fasilitas produksi dan operasional yang menunjang, harga produk, varian yang ditawarkan serta menggunakan perkembangan teknologi baik digunakan dalam proses produksi dan pemasaran dengan memanfaatkan sinergi kebijakan pemerintah yang mendukung perkembangan UMKM dengan konsep usaha agribisnis untuk meningkatkan kualitas produksi dengan nilai QSPM sebagai prioritas utama sebesar 6.610.
2021 · Thesis ·
KWT Kampung Salak menghadapi berbagai permasalahan agribisnis diantaranya pada subsistem hulu, subsistem hilir dan subsistem on-farm. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui faktor internal dan eksternal yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam pengembangan agribisnis bunga telang di Kelurahan Mamburungan, Kota Tarakan.; (2) Mengetahui alternatif strategi yang tepat dilakukan dalam pengembangan agribisnis bunga telang di Kelurahan Mamburungan, Kota Tarakan.; (3) Mengetahui prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan agribisnis bunga telang di Kelurahan Mamburungan, Kota Tarakan. Penentuan sampel yang digunakan purposive sampling dengan menggunakan key informan yaitu pihak internal KWT diantaranya ketua, sekertaris, dan bendahara. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Metode analisis menggunakan deskriptif kualitatif, matriks IFAS dan EFAS, Diagram SWOT, Matriks SWOT dan QSPM. Berdasarkan hasil wawancara terhadap pihak internal KWT Kampung Salak yang menjadi faktor internal kekuatan yaitu: memiliki lahan yang luas, fasilitas produksi dan operasional menunjang, harga produk bunga telang lebih murah, dan variasi yang ditawarkan, sedangkan yang menjadi kelemahan: manajeman KWT masih sederhana, pemanfaatan lahan belum optimal, penanganan hama dan penyakit kurang dan kurangnya kegiatan promosi. Faktor eksternal yang menjadi peluang yaitu: perkembangan industri obat herbal, perkembangan teknologi dan kebijakan pengembangan UMKM, ancaman: fluktuatif cuaca yang tidak dapat di prediksi dan pesaing usaha. Hasil analisis SWOT menunjukkan posisi KWT berada di kuadran III yang artinya keadaan usahatani bunga telang mendukung strategi trun-around.Strategi yang dapat digunakan KWT Kampung Salak yaitu strategi S-O dengan menggunakan lahan yang luas, fasilitas produksi dan operasional yang menunjang, harga produk, varian yang ditawarkan serta menggunakan perkembangan teknologi baik digunakan dalam proses produksi dan pemasaran dengan memanfaatkan sinergi kebijakan pemerintah yang mendukung perkembangan UMKM dengan konsep usaha agribisnis untuk meningkatkan kualitas produksi dengan nilai QSPM sebagai prioritas utama sebesar 6.610.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu produk berupa animasi 2 dimensi (Animaker) dan untuk mengetahui keefektifan media dan model penelitian yang dimodifikasi oleh Borg and Gall. Tahapan pengembangan dalam penelitian ini diawali dengan mencari potensi dan masalah, mengumpulkan data, mendesain produk, melakukan validasi desain, revisi produk, setelah itu di diujicobakan untuk melakukan tes hasil belajar dan memberikan penilaian produk pada peserta didik, tahap akhir ialah melakukan revisi produk agar menjadi lebih baik. Analisis data dilakukan dengan deskriptif persentase dan analisis inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media yang dikembangkan telah memenuhi kelayakan dan memenuhi syarat yang digunakan sebagai media video animasi 2 dimensi (Animaker). Hal tersebut dapat dilihat dari hasil validasi materi sebesar 90%, hasil validasi media sebesar 95% dan hasil validasi bahasa sebesar 82,5% serta hasil respon peserta didik sebesar 83%. Hasil perhitungan diperoleh pada α = 5 % dengan dk=21-1 = 20 diperoleh t tabel = 2,086. Didapat t hitung = 7,468 ≥ t tabel = 2,086. Karena t hitung ≥ t tabel maka hipotesis (Ha) diterima. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media video animasi pembelajaran ini layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran berdasarkan tabel presentase kelayakan.