ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ekosistem mangrove memiliki berbagai manfaat sehingga perlu menghitung nilai jasa ekosistem mangrove untuk meminimalisir kerusakan. Tujuan penelitian ini adalah menghitung nilai jasa ekosistem mangrove yang berada di Kabupaten Tana Tidung dengan menggunakan metode Effect on Production. Penelitian ini dimulai pada bulan Maret - Desember 2020. Pengambilan sampel nelayan menggunakan metode purposive sampling dan melakukan wawancara nelayan Trammel net dan Gill net senangin untuk mendapatkan data perikanan tangkap. Analisis dilakukan dengan menghitung nilai manfaat langsung perikanan tangkap. Hasil penelitian didapatkan nilai ekonomi perikanan tangkap Trammel net adalah Rp208.086,92/ha/tahun dan Gill net senangin adalah Rp677.900,57/ha/tahun. Nilai total jasa ekosistem mangrove dari indikator perikanan tangkap Trammel net dan Gill net senangin sebesar Rp885.987,49/ha/tahun. Setelah dikalkulasikan oleh luas mangrove sebesar 18.875,91 ha, nilai total manfaat ekosistem mangrove adalah Rp16.723.820.126,20/tahun.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Infeksi bakteri Aeromonas hydrophila merupakan salah satu penyebab utama penyakit pada ikan lele sangkuriang (Clarias gariepinus) yang dapat menurunkan kesehatan dan menyebabkan kematian. Penggunaan antibiotik secara terus-menerus berisiko menimbulkan resistensi bakteri dan pencemaran lingkungan sehingga diperlukan alternatif pengendalian penyakit yang lebih aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak Kappaphycus alvarezii terhadap ketahanan ikan lele sangkuriang yang diinfeksi A. hydrophila serta menentukan dosis yang paling efektif. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu kontrol negatif, kontrol positif, serta pemberian ekstrak K. alvarezii dengan dosis 90 mg/L, 100 mg/L, dan 110 mg/L. Parameter yang diamati meliputi gejala klinis, tingkat kelangsungan hidup, dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak K. alvarezii mampu meningkatkan ketahanan ikan terhadap infeksi A. hydrophila. Perlakuan dosis 90 mg/L, 100 mg/L, dan 110 mg/L menghasilkan tingkat kelangsungan hidup sebesar 100%, sedangkan kontrol positif hanya 33,33%. Gejala klinis pada ikan yang diberi ekstrak lebih ringan dibandingkan kontrol positif. Dosis 110 mg/L menunjukkan respons pemulihan tercepat berdasarkan perbaikan nafsu makan dan penurunan produksi lendir. Dengan demikian, ekstrak Kappaphycus alvarezii berpotensi digunakan sebagai bahan alami untuk meningkatkan ketahanan ikan lele terhadap infeksi bakteri.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Studi Adaptasi Benih Nila (Oreochromis Niloticus) Dengan Suplemen Vitamin D3+K2 Terhadap Salinitas Abstrak Ikan Nila (Oreochromis niloticus) merupakan komoditas akuakultur bernilai ekonomi tinggi, namun kurang toleran terhadap salinitas tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh suplemen Vitamin D3+K2 terhadap adaptasi benih ikan nila pada berbagai tingkat salinitas. Penelitian dilaksanakan Agustus– September 2025 di Laboratorium Budidaya Perairan FPIK Universitas Borneo Tarakan. Metode penelitian menggunakan RAL Faktorial (Faktor A: pakan dengan/tanpa Vitamin D3+K2; Faktor B: salinitas 5, 10, 15 ppt) dengan 3 ulangan. Parameter yang diamati meliputi bobot dan panjang mutlak, SGR, Survival Rate (SR) dianalisis secara statistik menggunakan anova two way factor dan uji lanjut LSD dengan tingkat kepercayaan 95% (p0,05), dan secara deskriptif untuk kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan kombinasi Vitamin D3+K2 pada salinitas 5 ppt menghasilkan pertumbuhan terbaik bobot mutlak 1,79 g; panjang mutlak 3,9 cm; SGR 5,96%), dengan SR 100% pada semua perlakuan. Disimpulkan bahwa suplemen Vitamin D3+K2 pada salinitas 5–10 ppt mer upakan kombinasi optimal untuk budidaya benih nila di perairan payau. .
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
PENGARUH PEMBERIAN MEDIA PAKAN YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN KOI (Cyprinus carpio) Abstrak Berbagai macam spesies ikan hias air tawar yang dapat dibudidayakan di lingkungan terkontrol dapat ditemukan di Indonesia. Belatung (Hermetia illucens) adalah salah satu makanan pengganti yang dapat diberikan kepada ikan koi. Oleh karena itu, dengan menggunakan berbagai media pertumbuhan, para peneliti berupaya menciptakan pakan alami tipe belatung sebagai alternatif makanan. Kepadatan populasi belatung dapat ditingkatkan secara maksimal dengan media pertumbuhan yang tepat. Penelitian ini menyelidiki pengaruh berbagai media pakan dan belatung terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan koi (Cyprinus carpio). Untuk menilai parameter kualitas air berupa suhu, pH, DO, dan amonia, penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun tidak ada variasi yang terlihat pada berat absolut ikan koi (Cyprinus carpio) dalam hal perkembangan dan kelangsungan hidupnya, terdapat perbedaan yang terlihat pada panjang absolut dan SR-nya. Berat absolut ikan yang diberi perlakuan adalah (A) Kontrol 0,08 gram, (B) Belatung + Kubis 0,08 gram, (C) Belatung + Kulit Pisang dan Belatung + Labu Kuning 0,09 gram, dan (D) Belatung + Labu Kuning 4,2 cm; panjang absolut ikan yang diberi perlakuan adalah (A) Kontrol 3,5 cm, (B) Belatung + Kubis 3,8 cm, (C) Belatung + Kulit Pisang, dan (D) Belatung + Labu Kuning 80%. Dengan panjang absolut 4,2 cm, berat absolut 0,09 gram, dan SR 87%, Perlakuan (D) Belatung + Labu Kuning menghasilkan pertumbuhan tertinggi. Kata kunci: Ikan Koi, Maggot, Pakan, Pertumbuhan, Kelangsungan Hidup
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya insentif pajak sebagai kebijakan fiskal pemerintah yang diharapkan dapat mendukung perkembangan UMKM sekaligus mendorong kepatuhan wajib pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan insentif pajak terhadap keberlangsungan usaha UMKM di Kota Tarakan dengan kepatuhan wajib pajak sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 UMKM yang memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) di Kota Tarakan. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan SmartPLS versi 4.1.1.4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan insentif pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlangsungan usaha UMKM, serta berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Namun, kepatuhan wajib pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap keberlangsungan usaha dan tidak terbukti memediasi hubungan antara insentif pajak dengan keberlangsungan usaha UMKM. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa manfaat insentif pajak lebih dominan dirasakan secara langsung oleh UMKM dalam menjaga keberlanjutan usahanya dibandingkan melalui peningkatan kepatuhan pajak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh belanja langsung dan belanja tidak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan. Belanja langsung merujuk pada pengeluaran pemerintah yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan program pembangunan seperti infrastruktur dan pelayanan publik, sedangkan belanja tidak langsung mencakup pengeluaran rutin seperti gaji pegawai dan subsidi. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tarakan tahun 2012 hingga 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda dan alat bantu analisis EViews 12. Hasil estimasi menunjukkan bahwa belanja langsung secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan. Sebaliknya, belanja tidak langsung secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Secara simultan, belanja langsung dan belanja tidak langsung berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Ikan Nila (Oreochromis niloticus) memiliki nilai jual yang cukup tinggi dan salah satu komoditas utama dalam sektor budidaya air tawar. Untuk itu diperlukan upaya untuk meningkatkan produksi, salah satunya dengan peningkatan nutrisi pakan menggunakan probiotik EM4. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan probiotik EM4 pada pakan buatan terhadap pertumbuhan benih ikan nila (Oreochromis niloticus) dengan dosis yang berbeda. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu perlakuan P1 (Pakan Pellet/kontrol), P2 (30 ml/kg pakan), P3 (40 ml/kg pakan), dan P4 (50 ml/kg pakan). Penelitian ini dilakukan selama 30 hari dengan frekuensi pemberian pakan tiga kali sehari sebanyak 5% dari bobot ikan. Benih ikan yang digunakan sebanyak 120 ekor yang berukuran 3-4 cm dengan padat tebar 1 ekor/liter. Data yang telah diperoleh ditabulasikan dan dianalisis menggunakan aplikasi software SPSS 29 yang meliputi Analisis Ragam (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian EM4 pada pakan dengan dosis berbeda memberikan pengaruh nyata (P≤0,05) terhadap pertumbuhan bobot mutlak, panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik (SGR), dan Tingkat kelulushidupan. Sementara hasil yang terbaik adalah perlakuan P3 (dosis 40 mL/kg pakan).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH PENAMBAHAN PROBIOTIK EM4 DENGAN DOSIS YANG BERBEDA PADA PAKAN TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN LELE (Clarias Sp). ABSTRAK Budidaya ikan lele yang dilakukan oleh masyarakat pada umumnya menggunakan pakan buatan sekitar 60-75% dari total biaya produksi yang dikeluarkan. Harga pakan buatan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, sehingga dibutuhkan alternatif untuk meminimalkan penggunan pakan buatan tanpa mengurangi komposisi nutrisi pakan ikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh penambahan probiotik EM4 dengan dosis yang berbeda pada pakan terhadap laju pertumbuhan benih Ikan Lele (Clarias Sp). Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Benih ikan lele yang digunakan sebanyak 120 ekor dengan ukuran 4-5 cm dan padat penebaran 1 ekor/liter (volume wadah 10 l). Benih ikan sebelum dilakukan pengujian terlebih dahulu diadaptasikan selama 7 hari. Rancangan penelitian ini menggunakan Perlakuan yaitu: P1 tanpa penambahan probiotik EM4 (kontrol), P2 (30 ml/kg pakan), P3 (40 ml/kg pakan), dan P4 (50 ml/kg pakan). Penelitian ini dilakukan selama 30 hari dengan frekuensi pemberian pakan tiga kali sehari sebanyak 5% dari bobot ikan. Data yang diperoleh ditabulasikan dan dianalisis menggunakan aplikasi software SPSS 29 yang meliputi Analisis Ragam (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan probiotik EM4 pada pakan dengan dosis yang berbeda memberikan pengaruh nyata (P≤0,05) terhadap pertumbuhan bobot mutlak, panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik (SGR), dan tingkat kelangsungan hidup. hasil yang terbaik adalah perlakuan P3 (pakan crumble dengan dosis 40 ml/kg pakan). Penambahan probiotik EM4 pada pakan dapat meningkatkan pertumbuhan berat dan panjang yang lebih tinggi yaitu 3.29 gr dan 6.8 cm dan kelangsungan hidup benih ikan lele sebesar 98%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Udang windu (Penaeus monodon) merupakan komoditas andalan perikanan yang sangat potensial di Kota Tarakan. Namun, keberhasilan budidaya udang ini kerap terkendala oleh rendahnya tingkat kelangsungan hidup pada fase Post Larva 10 (PL-10), terutama akibat proses moulting yang tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kombinasi ekstrak daun karamunting (Melastoma malabathricum) dan probiotik terhadap pertumbuhan serta kelangsungan hidup benur udang windu. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri atas tiga perlakuan: kontrol (tanpa perlakuan), ekstrak daun karamunting (50 ppm), dan kombinasi ekstrak daun karamunting (50 ppm) dengan probiotik (5 ppm).Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi ekstrak daun karamunting dan probiotik memberikan pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan panjang, berat, laju pertumbuhan spesifik, dan kelangsungan hidup benur udang windu. Perlakuan kombinasi menghasilkan pertumbuhan panjang mencapai 2,4 cm,dan berat 0,111 g tertinggi dibandingkan kontrol maupun ekstrak daun karamunting. Selain itu, tingkat kelangsungan hidup tertinggi mencapai 67,5% pada kombinasi perlakuan dibandingkan dengan kontrol sebesar 48,7%. Pemberian pakan dengan penambahan ekstrak daun karamunting dan probiotik memberikan dampak positif terhadap kelangsungan hidup selain itu juga mampu memberikan pengaruh yang signifikan pada pertumbuhan udang windu dan kelangsungan hidup udang windu,sedangkan probiotik berperan dalam meningkatkan efesiensi pencernaan dan kesehatan post larva.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketidaklangsungan ekspresi dalam antologi puisi yang berjudul Aku Lelakimu Setia Menunggumu karya Kang Maman menggunakan kajian semiotik Riffaterre. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini merupakan data primer dan sekunder yang melibatkan analisis terhadap ketidaklangsungan ekspresi dalam antologi puisi yang mengandung ketidaklangsungan ekspresi. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak dan catat. Teknik analisis data merupakan metode pemaknaan Riffaterre yang terdiri atas ketidaklangsungan ekspresi dengan metode analisis yang diterapkan yaitu menggunakan analisis interaktif yang meliputi penggumpulan data dan klarifikasi data. Berdasarkan analisis data, dari total 3 bagian, yaitu ketidaklangsungan ekspersi terdapat 29 data penggantian arti, terdapat 18 data pada penyimpangan arti, dan terdapat 31 data pada penciptaan arti. Hal ini menunjukkan bahwa dalam puisi Aku Lelakimu Setia Menunggumu banyak mengandung ketidaklangsungan ekspresi yang sengaja disusun oleh penulisnya, sehingga apabila puisi ini dibaca akan memberi kesan menarik untuk para pembacanya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh defisit anggaran, tax ratio, dan indeks pembangunan manusia pada investasi asing langsung di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel defisit anggaran memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap investasi asing langsung di Indonesia, sedangkan untuk variabel tax ratio dan indeks pembangunan manusia memiliki pengaruh yang signifikan terhadap investasi asing langsung di Indonesia. Berdasarkan hasil uji simultan variabel defisit anggaran, tax ratio, dan indeks pembangunan manusia memiliki pengaruh yang signifikan terhadap investasi asing langsung di Indonesia. Selanjutnya diperoleh hasil dari koefisien determinasi atau (R2) sebesar 0,890 atau sebesar 89%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ikan nila merupakan salah satu komoditas penting perikanan budidaya air tawar di Indonesia. Karena ikan nila digemari oleh masyarakat, ikan ini bisa di jadikan peluang usaha budidaya untuk memenuhi kebutuhan pasar. Perubahan salinitas dapat mempengaruhi pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan. Tujuan dari kegiatan penelitian ini adalah mengkaji pengaruh salinitas berbeda terhadap kelulushidupan dan pertumbuhan benih ikan nila (Oreochromis niloticus) serta mengetahui salinitas yang terbaik untuk kelulushidupan dan pertumbuhan yang tertinggi pada benih nila (Oreochromis niloticus) sehingga produksi ikan nila (Oreochromis niloticus) dapat dioptimalkan. Penelitian ini dilakukan selama 30 hari, dari bulan Oktober- November 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dimana tiap perlakuan memiliki tiga ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah pemeliharaan ikan dengan salinitas 0 ppt, 4 ppt, 6 ppt dan 10 ppt. Hasil penelitian ini yaitu pemeliharaan ikan nila dengan salinitas berbeda pada perlakuan diperoleh pertumbuhan panjang P0 (0 ppt) 1,17 cm, P1 (4 ppt) 1,21 cm, P2 (6 ppt) 1,27 cm dan P3 (10 ppt) 1,34 cm. Sedangkan untuk pertumbuhan bobot ikan nila yang diperoleh P0 1,37 gr, P1 2,12 gr, P2 2,17 gr, P3 2,24 gr. Untuk kelangsungan hidup ikan nila diperoleh nilai P0 53%, P1 83%, P2 dan P3 sebesar 86 %. Berdasarkan hasil uji ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa variasi tiap perlakuan P0:0 ppt P1:4 ppt, P2:6 ppt, P3:10 ppt berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan panjang dan berat mutlak dan tingkat kelangsungan hidup (SR). Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa pemeliharaan ikan nila pada salinitas 10 ppt memberikan nilai hasil pertumbuhan berat dan panjang yang tinggi dengan kelangsungan hidup 86%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Maggot merupakan organisme yang berasal dari telur black soldier (Hermatia illucens) yang dikenal sebagai organisme pembusuk karena kebiasaannya mengkonsumsi bahan-bahan organik. Syarat bahan yang dapat yang dapat dijadikan bahan baku pakan yaitu : tidak berbahaya bagi ikan, tersedia sepanjang waktu, mengandung nutrisi sesuai dengan kebutuhan ikan, dan bahan tersebut tidak berkompetisi dengan kebutuhan manusia.Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh kombinasi maggot dengan pakan buatan, sehingga menghasilkan pertumbuhan dan sintasan yang optimal terhadap benih ikan lele. Penelitian ini menggunakan lima perlakuan dan tiga kali ulangan, yaitu A= Pemberian maggot 100%, B = Kombinasi maggot 25% + pelet 75%, C = Kombinasi Maggot 75% + pelet 25%, D = Maggot 50% + Pellet 50%, E = Pelet 100%. Ikan yang digunakan adalah ikan lele yang berukurang 3-5 cm dengan umur ±3-4 minggu. Parameter yang diukur meliputi pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan lele. Dari masing-masing perlakuan panjang mutlak ikan lele (Clarias sp.) A. Magot 100% (3,01 cm), B. Magot 25% dan Pelet 75% (3,59 cm), B. Magot 75% dan Pelet 25% (3,6 cm), D. Magot 50% dan Pelet 50% (5,39 cm), dan E. Pelet 100% (2,31 cm), Dari masing-masing perlakuan berat mutlak ikan lele (Clarias sp.) A. Magot 100% (3,01 cm), B. Maggot 25% dan Pelet 75% (3,59 cm), B. Maggot 75% dan Pelet 25% (3,6 cm), D. Maggot 50% dan Pelet 50% (5,39 cm), dan E. Pelet 100% (2,31 cm). Efektifitas pengaplikasian maggot black soldier fly (hermatia illucens) sebagai alternatif pakan pada ikan lele (clarias sp.). pakan maggot. D. Kombinasi Magoot 50% dan pellet 50% pada panjang mutlak.dan menghasilkan pertumbuhan berat tertinggi sebesar 10,42 cm pada berat mutlak, 9,67 gram pada panjang mutlak dan tingkat kelangsungan hidup mencapai 100% untuk ketiga perlakuan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai ekonomi koversi gas alam rumah tangga di Kecamatan Tarakan Timur. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang bersumber dari hasil wawancara langsung kepada masyarakat di Kecamatan Tarakan Timur yang telah beralih dari gas elpiji dan minyak tanah ke gas alam. Sedangkan data sekunder adalah data yang bersumber dari Kecamatan Tarakan Timur dan Perusahaan Gas Negara (PGN) Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis nilai guna langsung dan nilai guna tidak langsung dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan teknik pengambilan sampel acak proporsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai guna langsung sebesar Rp 7.479.763 perbulan dan pertahun sebesar Rp 89.757.156, dengan rata-rata per responden yaitu sebesar Rp 76.324,11. Sedangkan nilai guna tidak langsung sebesar Rp 71.127.440 dengan rata-rata per responden yaitu sebesar Rp 725.790,20. Sebelum konversi penggunaan elpiji dan minyak tanah pertahunnya sebesar Rp 159.650.400, setelah konversi ke gas alam menunjukkan lebih murah yaitu sebesar Rp 89.757.156 dengan selisih hemat sebesar Rp 69.893.244.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tambak tradisional yang ada di Kalimantan Utara umumnya dikelolah secara polikultur yang terletak diwilayah pesisir yang merupakan tempat budidaya udang dan ikan. Saat ini para pembudidaya udang windu (penaeus monodon) menghadapi permasalahan dimana hasil produksi menurun yang disebabkan menurunnya daya dukung lahan dan timbulnya berbagai macam penyakit yang menjadi masalah utama sehingga hal ini menyebabkan menurunnya produktivitas tambak. Pemberian probiotik penting dilakukan untuk meningkatan pertumbuhan dan kelangsungan hidup udang windu pada tambak tradisional. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan produktivitas udang windu melalui aplikasi probiotik pada tambak tradisional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober - Desember 2023, di tambak tradisional dipulau Tibi, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Deskriptif. Hasil penelitian dengan penerapan aplikasi probiotik pada tambak tradisional dapat meningkatkan produktivitas udang windu secara signifikan dengan tingkat kelangsungan hidup udang windu mencapai 24,7 %. Jika dibandingkan dengan hasil sebelum penggunaan probiotik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Ikan nila (O. niloticus) adalah ikan konsumsi bernilai ekonomis dengan permintaan tinggi dari konsumen maupun peneliti. Proses penyediaan benih dilakukan dengan kegiatan budidaya benih ikan nila. Namun proses kegiatan ini mengalami permasalah utama yaitu kematian benih akibat penurunan kualitas air yang menyebabkan ikan nila menjadi stress dan mengalami kematian. Recirculating Aquaculture System (RAS) merupakan salah satu teknologi yang dapat dijadikan solusi alternatif dalam menjaga kualitas air. Tujuan dari penelitian ini untuk membandingkan kualitas air parameter fisika dan kimia antar titik sampling pada rangkaian kolam Recirculating Aquaculture System (RAS), menganalisis korelasi antar parameter kualitas air dan mengukur kelangsungan hidup ikan nila. Hal ini dilakukan untuk mengetahui sistem budidaya ini mampu menjaga kualitas air serta berkorelasi terhadap kelangsungan hidup benih ikan nila. Penelitian ini dilakukan di Usaha Perikanan Rakyat (UPR) Progosari Kota Tarakan selama 42 hari. Titik sampling dilakukan pada inlet, outlet dan kolam pemeliharaan dari rangkaian sistem RAS. Metode Pengukuran menggunakan metode kuantitatif deskriptif pada pengukuran suhu, kecerahan, pH, DO, CO2 dan amonia serta pengukuran kelangsungan hidup. Metode kualitatif pada pengamatan warna air. Selanjutnya data dianalisis dengan uji korelasi antar parameter. Hasil penelitian menunjukkan parameter kualitas air saling mempengaruhi satu sama lain dan berfluktuatif antar parameter setiap titik sampling serta masih sesuai dengan standar baku mutu budidaya ikan nila selama masa pemeliharaan. Titik sampling pada inlet (hasil filterisasi) menunjukkan hasil yang baik diikuti pada titik kolam pemeliharaan dan pada titik outlet (sebelum filterisasi). Hasil analisis korelasi antar dua parameter fisika-kimia pada setiap titik sampling menunjukan korelasi yang kuat searah, tidak berkorelasi serta berkorelasi kuat terbalik. Pengukuran kelangsungan hidup ikan nila selama 42 hari menunjukkan nilai 97,57%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu komoditas ikan air tawar yang bernilai ekonomis tinggi adalah ikan nila. Upaya untuk meningkatkan produktifitas budidaya ikan nila diantaranya adalah dengan pemberian probiotik pada pakan. Bakteri dalam probiotik dapat memberikan manfaat bagi inangnya dengan cara menurunkan jumlah bakteri patogen, meningkatkan respon inang terhadap penyakit, meningkatkan nutrisi pakan, membuat produk pakan lebih efisien dan meningkatkan kualitas lingkungan budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik EM4 yang dikultur dan disemprotkan pada pakan untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan nila (O. niloticus). Penelitian ini dilaksanakan selama 42 hari menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan dengan konsentrasi P1 (kontrol), P2 (pemberian probiotik selang 1 hari sekali), P3 (pemberian probiotik selang 2 hari sekali), P4 (pemberian probiotik selang 3 hari sekali) dan P5 (pemberian probiotik selang 4 hari sekali). Hasil penelitian yang terbaik adalah pada perlakuan 3 dengan nilai pertumbuhan berat sebesar 10,4 gr, panjang 4,5 cm, SGR 2,8%, serta nilai FCR 1:1,09 dan kelangsungan hidup sebesar 96%. Pemberian pakan probiotik selang 2 hari sekali dapat dijadikan acuan untuk menunjang pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan nila (O. niloticus).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Peningkatan produksi ikan lele telah dikembangkan dengan berbagai cara, salah satunya dengan penambahan probiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interval pemberian probiotik pada pakan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan lele (Clarias sp). Penelitian ini dilaksanakan selama 28 hari menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan konsentrasi P1: (kontrol), P2: (pemberian probiotik interval 1 hari), P3: (pemberian probiotik interval 2 hari), P4: (pemberian probiotik interval 3 hari). Berdasarkan statistik ANOVA menunjukkan bahwa pemberian probiotik berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan panjang, pertumbuhan berat, SGR (Spesific Growth Rate), SR (Survival Rate) dan FCR (Feed Convertion Ratio) pada ikan lele. Interval pemberian probiotik yang optimal terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan lele (Clarias sp) terdapat pada perlakuan 2 dengan konsentrasi (pemberian pakan probiotik interval 1 hari), dengan nilai pertumbuhan panjang mutlak sebesar 5,4 cm, pertumbuhan berat mutlak sebesar 5,8 gr, SGR sebesar 5,3 %, FCR dengan nilai 2,9 dan SR sebesar 100%. Data pengukuran kualitas air selama masa pemeliharaan menunjukkan nilai suhu 25°C-29°C, pH 7-7,7, DO 6,6-8,2 mg/L, Amoniak 0,14-0,95 mg/L.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu komoditas perikanan Indonesia yang mempunyai prospek cerah untuk dikembangkan adalah ikan nila (Oreochromis niloticus) yang telah dikenal lama, relatif cepat tumbuh dan mempunyai respon yang baik terhadap lingkungan sehingga muda untuk dibudidayakan. Departemen perikanan dan Akuakultur FAO (Foad and Agriculture Oranization) menetapkan ikan nila diurutan ketiga setelah udang dan salmon sebagai salah satu sukses Akuakultur di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi maggot sebagai pakan alternatif dalam menunjang pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila (Oreochromis niloticus). Rancangan penelitian terdiri atas 5 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu: kontrol (pemberian pakan pellet 100%), perlakuan 2 (pemberian pakan pellet 75% + pakan maggot 25%), perlakuan 3 (pemberian pakan pellet 50% + pakan maggot 50%), perlakuan 4 (pemberian pakan pellet 25% + pakan maggot 75%), dan perlakuan 5 (pemberian pakan maggot 100%). Parameter yang diamati adalah bobot mutlak, panjang mutlak, survival Rate (SR), spesifik Growt Rate (SGR), Grow Rate (RGR) dan kualitas air. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan bobot tertinggi pada perlakuan 4 dengan nilai 1,97, pertumbuhan Panjang tertinggi pada perlakuan 4 dengan nilai 1,20. Laju pertumbuhan spesifik tertinggi didapatkan oleh perlakuan 1 (kontrol) dengan nilai 1,46%, laju pertumbuhan relatif tertinggi pada perlakuan 1 (kontrol) dengan nilai 38,02%. Sedangkan tingkat kelangsungan hidup tertinggi diperoleh pada perlakuan 3 dengan nilai 95,56%. Maggot merupakan pakan alternatif untuk menunjang kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan nila karena maggot memiliki kandungan protein tinggi, tekstur yang kenyal dan memiliki kemampuan untuk menghasilkan enzim alami yang dapat meningkatkan daya cerna ikan terhadap pakan. Kata Kunci: Ikan nila, kelangsungan hidup, maggot, pertumbuhan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ikan patin (Pangasius pangasius) merupakan komoditas ikan air tawar yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Usaha meningkatkan laju pertumbuhan ikan patin dalam memenuhi permintaan pasar salah satunya yaitu menggunakan probiotik ke dalam pakan ikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik dengan interval berbeda pada pakan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup beni ikan patin (Pangasius pangasius). Penelitian ini menggunakan ikan patin (Pangasius pangasius) dengan ukuran 6-8 cm sebanyak 120 ekor dan menggunakan akuarium sebanyak 15 unit dengan padat tebar 1 ekor/ liter. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan 3 ulangan yaitu P1: kontrol (pakan tanpa pemberian probiotik), P2: pemberian probiotik 1 hari sekali, P3: pemberian probiotik 2 hari sekali, P4: pemberian probiotik 3 hari sekali, P5: pemberian probiotik 4 hari sekali dengan pemberian probiotik pada masing-masing perlakuan yaitu 10ml/kg. Parameter yang diamati dari penelitian adalah pertumbuhan berat dan panjang, kelangsungan hidup, pertumuhan spesifik (SGR), serta beberapa parameter kualitas air seperti suhu, pH, DO dan amonia. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh selama penelitian perlakuan P4 dengan pemberian probiotik 3 hari sekali, mengalami pertumbuhan yang paling tinggi yakni 13,47 gram.