ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu komoditas ikan air tawar yang bernilai ekonomis tinggi adalah ikan nila. Upaya untuk meningkatkan produktifitas budidaya ikan nila diantaranya adalah dengan pemberian probiotik pada pakan. Bakteri dalam probiotik dapat memberikan manfaat bagi inangnya dengan cara menurunkan jumlah bakteri patogen, meningkatkan respon inang terhadap penyakit, meningkatkan nutrisi pakan, membuat produk pakan lebih efisien dan meningkatkan kualitas lingkungan budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik EM4 yang dikultur dan disemprotkan pada pakan untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan nila (O. niloticus). Penelitian ini dilaksanakan selama 42 hari menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan dengan konsentrasi P1 (kontrol), P2 (pemberian probiotik selang 1 hari sekali), P3 (pemberian probiotik selang 2 hari sekali), P4 (pemberian probiotik selang 3 hari sekali) dan P5 (pemberian probiotik selang 4 hari sekali). Hasil penelitian yang terbaik adalah pada perlakuan 3 dengan nilai pertumbuhan berat sebesar 10,4 gr, panjang 4,5 cm, SGR 2,8%, serta nilai FCR 1:1,09 dan kelangsungan hidup sebesar 96%. Pemberian pakan probiotik selang 2 hari sekali dapat dijadikan acuan untuk menunjang pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan nila (O. niloticus).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ikan Nila (Oreochromis niloticus) adalah salah satu jenis ikan air tawar yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia, karena kemampuan adaptasinya yang baik terhadap lingungan. Ikan nila bersifat omnivora dengan emampuan mampu mencerna maanan secara efisien. Pertumbuhan ikan nila sangat dipengaruhi oleh nutrisi pakan, maka untuk memenuhinya diperlukan pakan alami yang mengandung nutrisi tinggi salah satunya adalah cacing sutra. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan cacing sutra (Tubifex sp) dengan dosis yang berbeda teradap pertumbuhan larva ikan nila (O. niloticus), metode yang digunakan adalah rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan P1 yaitu pemberian pakan buatan 5% dari bobot tubuh (control), P2 yaitu pemberian pakan cacing sutra (Tubifex sp) dengan dosis 5% dari bobot tubuh, P3 yaitu pemberian pakan cacing sutra (Tubifex sp) dengan dosis 6% dari bobot tubuh dan P4 yaitu pemberian pakan cacing sutra (Tubifex sp) dengan dosis 7% dari bobot tubuh. Parameter yang diamati selama penelitian yaitu pertumbuhan berat mutlak (PBM), pertumbuhan panjang mutlak (PPM), peningkatan warna dan survival rate (SR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan yang berbeda terhadap benih ikan nila (Oreochromis niloticus) berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan bobot mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, dan kelansungan hidup. Perlakuan terbaik dengan pemberian cacing sutra 5 %).