ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ikan Nila (Oreochromis niloticus) adalah salah satu jenis ikan air tawar yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia, karena kemampuan adaptasinya yang baik terhadap lingungan. Ikan nila bersifat omnivora dengan emampuan mampu mencerna maanan secara efisien. Pertumbuhan ikan nila sangat dipengaruhi oleh nutrisi pakan, maka untuk memenuhinya diperlukan pakan alami yang mengandung nutrisi tinggi salah satunya adalah cacing sutra. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan cacing sutra (Tubifex sp) dengan dosis yang berbeda teradap pertumbuhan larva ikan nila (O. niloticus), metode yang digunakan adalah rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan P1 yaitu pemberian pakan buatan 5% dari bobot tubuh (control), P2 yaitu pemberian pakan cacing sutra (Tubifex sp) dengan dosis 5% dari bobot tubuh, P3 yaitu pemberian pakan cacing sutra (Tubifex sp) dengan dosis 6% dari bobot tubuh dan P4 yaitu pemberian pakan cacing sutra (Tubifex sp) dengan dosis 7% dari bobot tubuh. Parameter yang diamati selama penelitian yaitu pertumbuhan berat mutlak (PBM), pertumbuhan panjang mutlak (PPM), peningkatan warna dan survival rate (SR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan yang berbeda terhadap benih ikan nila (Oreochromis niloticus) berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan bobot mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, dan kelansungan hidup. Perlakuan terbaik dengan pemberian cacing sutra 5 %).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ikan lele (Clarias gariepinus) merupakan ikan air tawar yang bernilai ekonomis penting dan salah satu komoditas utama dalam perikanan budidaya di Indonesia. Beberapa kelebihan atau keunggulan ikan lele dibandingkan dengan jenis ikan lainnya yaitu pertumbuhannya relatif lebih cepat serta pemeliharaannya yang mudah, tahan terhadap penyakit dan tahan terhadap buruknya kualitas air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan Tubifex sp dengan dosis yang optimal terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan lele Sangkuriang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan yaitu pakan pelet dengan dosis 7% (P0), cacing sutra dengan dosis 7% (P1), cacing sutra dengan dosis 10% (P2), cacing sutra dengan dosis 13% (P3) dengan pemberian pakan 3 kali sehari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan Tubifex sp tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan lele. Pemberian pakan terbaik dalam peningkatan pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan lele yaitu pada perlakuan P3 yaitu pemberian pakan cacing sutra 13% menghasilkan pertumbuhan panjang sebesar 4,6 cm dan pertambahan berat sebesar 2,51 g lebih tinggi dibanding perlakuan lainnya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian pakan alami cacing sutra dengan dosis yang berbeda memberikan hasil yang tidak berbeda nyata terhadap pertumbuhan panjang, pertumbuhan berat, laju pertumbuhan harian, tingkat kelangsungan hidup benih. Dosis pemberian pakan yang optimal terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih lele terdapat pada perlakuan dengan pemberian pakan cacing sutra 13%. Kata Kunci: Benih Ikan Lele (Clarias gariepinus), Cacing Sutra (Tubifex sp), Dosis pakan, Pertumbuhan.