Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

16 hasil
Subjek: kecepatan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kinerja Turbin Heliks Berdasarkan Variasi Kecepatan Angin Terhadap Beban Listrik

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kebutuhan Energi Listrik yang terus meningkat mendorong pemanfaatan energi terbarukan sebagai alternatif terhadap energi fosil. Salah satu sumber energi terbarukan yang dapat dikembangkan adalah energi angin melalui turbin angin sumbu vertikal yang mampu bekerja pada kecepatan angin rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja turbin angin sumbu vertikal tipe Savonius heliks berdasarkan variasi kecepatan angin dan beban listrik dengan parameter RPM, tegangan, arus, daya generator, efisiensi, tip speed ratio (TSR), dan kondisi baterai. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen pada tiga lokasi, yaitu Laboratorium Fakultas Teknik selama 1 hari, Jalan Mulawarman selama 5 hari, dan Jalan Aki Balak selama 5 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kecepatan angin secara umum meningkatkan putaran turbin dan daya yang tersedia, tetapi tidak selalu meningkatkan daya generator dan efisiensi secara linier karena dipengaruhi oleh pembebanan dan kondisi aliran angin. Pada pengujian laboratorium, kecepatan angin berada pada rentang 1,7–4,6 m/s dengan daya angin mencapai 35,8 W. Efisiensi maksimum berbeban sebesar 0,336%, sedangkan tanpa beban sebesar 0,477%. Pada Jalan Aki Balak, kecepatan angin mencapai 10,9 m/s dengan daya generator sebesar 10,824 W akibat pengaruh aktivitas penerbangan. Sistem penyimpanan menggunakan baterai 12 V 50 Ah dengan kapasitas nominal 600 Wh dan energi yang dapat digunakan sebesar 480 Wh berdasarkan DOD 80%. Pada salah satu pengujian Jalan Mulawarman, energi beban selama pukul 18.00–23.00 sebesar 347,36 Wh. Secara keseluruhan, kinerja turbin dipengaruhi oleh kecepatan angin, pembebanan, dan kondisi lingkungan pengujian.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI PENANGANAN HAMBATAN SAMPING MENGURANGI KEMACETAN (STUDI KASUS JALAN PANGERAN DIPONEGORO KOTA TARAKAN)

2025•

Kemacetan lalu lintas di Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Tarakan, disebabkan oleh hambatan samping seperti parkir kendaraan, aktivitas keluar-masuk, pejalan kaki, dan kendaraan lambat. Penelitian ini menganalisis pengaruh hambatan samping terhadap kinerja jalan berdasarkan PKJI 2023 serta merumuskan strategi penanganan yang tepat. Survei lapangan dilakukan selama empat hari (Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu) dengan pengumpulan data volume lalu lintas, frekuensi hambatan samping (PSV, PED, EEV, SMV), dan kecepatan kendaraan menggunakan speed gun. Hasil menunjukkan bahwa pada kondisi eksisting dua arah, kecepatan hanya 24,7 km/jam dengan derajat kejenuhan 0,8 (tingkat pelayanan D). Saat disimulasikan menjadi dua lajur satu arah, kecepatan naik menjadi 44,9 km/jam dan derajat kejenuhan turun ke 0,47 (tingkat pelayanan A). Untuk on street parkir hanya satu arah kecepatannya mencapai 35,54 km/jam dan derajat kejenuhan 0,49 (tingkat pelayanan A). Tanpa hambatan samping, kecepatan mencapai 38,93 km/jam dan derajat kejenuhan 0,41 (tingkat pelayanan A). Strategi yang diusulkan mencakup pengaturan parkir dan pemanfaatan lahan kosong sebagai kantong parkir untuk meningkatkan kinerja jalan dan mengurangi kemacetan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Pengaruh Setting Thermal Overlod Relay Pada Motor Induksi 3 Fasa Jenis Dahlander

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini membahas pentingnya instalasi sensor arus dan Thermal Overload Relay (TOR) pada panel listrik untuk memberikan proteksi terhadap motor induksi 3 fasa Dahlander. Sensor arus berfungsi untuk memantau beban motor dan mencegah arus lebih, sementara TOR melindungi motor dari kerusakan akibat kelebihan suhu atau beban. Kombinasi keduanya memberikan perlindungan yang optimal. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pengaturan setting pada sensor arus dan TOR mempengaruhi efektivitas proteksi motor. Pengaturan yang tepat menjaga motor tetap aman, sedangkan pengaturan yang kurang tepat dapat menyebabkan kerusakan. Khususnya pada motor Dahlander, pengaturan TOR sangat penting untuk mencegah kerusakan akibat arus lebih. Berdasarkan perhitungan, arus nominal pada konfigurasi lambat motor adalah 1,90 A, sementara pada konfigurasi cepat sebesar 1,81 A. Pengaruh setting arus juga terlihat pada waktu trip sensor, dimana semakin besar setting arus, semakin lama waktu trip yang dibutuhkan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengaruh setting arus terhadap waktu trip sensor pada konfigurasi lambat dan cepat cukup signifikan. Selain itu, sensor arus memberikan data yang akurat ±1%, dan TOR bekerja sinergis untuk melindungi sistem kelistrikan motor Dahlander dari kerusakan akibat arus lebih.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Sistem Kendali dan Moitoring Kecepatan Conveyor Menggunakan Programmable Logic Controller Berbasis Human Machine Interface

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sistem otomasi didunia industri telah menjadi aspek penting dalam meningkatkan efisiensi produksi dan mengoptimalkan proses manufaktur. Dalam konteks ini, pengendalian dan pemantauan kecepatan conveyor adalah salah satu aspek penting dalam menjaga operasi produksi yang lancar dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem kendali dan pemantauan kecepatan conveyor yang menggunakan perangkat Programmable Logic Controller (PLC) berbasis Human Machine Interface (HMI). Human Machine Interface merupakan salah satu sarana penghubung dan media komunikasi yang digunakan antara mesin dengan manusia. Sebagai media penghubung, HMI memiliki kemampuan untuk mengumpulkan, mengolah data yang didapat dari mesin yang dikontrol menjadi sebuah informasi yang mudah dimengerti oleh manusia. HMI juga dapat menggambarkan proses yang sedang berlangsung pada mesin yang dikontrol. Untuk itu HMI haruslah dibuat semirip mungkin dengan mesin yang dikontrol agar memudahkan manusia dalam menjalankan dan mengontrol mesin (Johanssen., 2003). PLC digunakan sebagai otak sistem yang bertanggung jawab untuk mengendalikan kecepatan conveyor sesuai dengan parameter yang ditetapkan dan mengambil keputusan berdasarkan masukan dari sensor kecepatan dan sensor lainnya. HMI memberikan antarmuka yang intuitif kepada operator untuk memonitor dan mengontrol operasi conveyor dengan mudah. Sistem ini juga mampu memberikan notifikasi dan tindakan perbaikan secara otomatis ketika ada anomali dalam operasi conveyor. Dalam penelitian ini, peneliti akan melakukan perancangan, pengembangan, dan implementasi sistem secara menyeluruh. Peneliti mengintegrasikan berbagai komponen perangkat keras dan perangkat lunak, dan melakukan pengujian dan validasi pada sistem di lingkungan produksi sebenarnya. Diharapkan nantinya hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kendali dan Monitoring kecepatan conveyor ini efektif dalam meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi kesalahan operasi, dan memberikan respons yang cepat terhadap perubahan kondisi operasional. Sehingga hasil penelitian ini nantinya dapat menjadi landasan bagi industri untuk mengadopsi teknologi otomasi yang lebih canggih dalam pengendalian dan pemantauan proses produksi. Selain itu, sistem ini memberikan kontribusi positif terhadap keberlanjutan operasi dan efisiensi sumber daya dalam industri manufaktur.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Variasi Diameter Nozzle terhadap Karakteristik Aliran Fluida pada turbin Pelton

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini menggunakan percobaan eksperimental yang membahas pengaruh variasi diameter nozzle terhadap karakteristik aliran fluida pada turbin Pelton. Diameter nozzle merupakan salah satu parameter penting yang memengaruhi kecepatan, tekanan, dan efisiensi aliran fluida dalam sistem turbin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perubahan ukuran nozzle mempengaruhi kinerja turbin, khususnya pada kecepatan dan tekanan aliran dan efisiensi energi yang dihasilkan, serta dampak yang akan terjadi pada turbin pelton. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara diameter nozzle dengan karakteristik aliran fluida dan efisiensi, pada nozzle berdiameter 4 mm, kecepatan air mencapai 14,3 m/s, dengan tekanan sebesar 165474 Pa, namun efisiensi turbin hanya sebesar 2%. Diameter nozzle 6 mm menghasilkan kecepatan 7,43 m/s dan tekanan 96526,6 Pa, dengan efisiensi meningkat menjadi 5,2%. Sementara itu, nozzle 7 mm menunjukkan kecepatan 5,46 m/s dan tekanan 75842,3 Pa, dengan efisiensi tertinggi sebesar 9,5%. Hasil ini menunjukkan bahwa nozzle dengan diameter lebih besar mampu meningkatkan efisiensi turbin karena debit air yang lebih tinggi memungkinkan transfer energi yang lebih optimal ke sudu turbin. Meskipun nozzle kecil menghasilkan kecepatan dan tekanan yang lebih tinggi, efisiensinya lebih rendah karena dipengaruhi debit aliran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun nozzle kecil menghasilkan kecepatan dan tekanan yang lebih tinggi, efisiensi turbin lebih rendah dibandingkan nozzle berdiameter besar diameter nozzle 7 mm memberikan persentase efisiensi terbaik, yaitu 9,5%.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS VOLUME KECEPATAN DAN KEPADATAN PADA JALAN R.E.MARTADINATA KOTA TARAKAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL GREENSHIEL DAN MODEL GREENBRERG

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jalan R.E Martadinata merupakan salah satu jalan di Kota Tarakan yang termasuk dalam kelas jalan kolektor dengan jalan 4 (empat) lajur, 2 (dua) arah yang berada di Tarakan. Jalan R.E Martadinata tersebut merupakan jalan utama yang menghubungkan pusat pendidikan, pertokoan dan perdagangan pada jam puncak. Jalan R.E Martadinata memiliki volume lalu lintas yang cukup tinggi sehingga mengakibatkan kinerja jalan menjadi berkurang. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan model matematis volume, kecepatan dan kepadatan selanjutnya menentukan tingkat pelayanan jalan R.E Martadinata. Metodologi penelitian ini menggunakan metode Greenshield dan Greenberg dengan mengunakan data volume, kecepatan, dan kepadatan yang didapatkan dari hasil survei di lapangan. Hasil penelitian ini menunjukan model hubungan volume, kecepatan, dan kepadatan terbaik adalah dengan model Greenshield dimana pada model ini nilai (R² = 0,9275) Sehingga di dapatkan hasil Hubungan Kecepatan-Kepadatan S = 38,3168 - 0,6082D, Hubungan Volume-Kepadatan V = 38,3168D - 1,87493D^2 dan Hubungan Volume-Kecepatan V = 62,9993 - 1,64417S2 pada hasil perhitungan indeks pelayanan dengan model hubungan Greenshield dipilih untuk mengetahui indeks pelayanan pada jalan R.E Martadinata. Dari hasil perhitungan tersebut didapat nilai indeks pelayan yaitu F

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Variasi Pegas CVT Pada Honda Beat (110 cc) Menggunakan Penggerak Motor Listrik Tipe BLDC

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Konversi motor bakar ke motor listrik salah satu komponen utamanya adalah transmisi otomatis Continuously Variable Transmission (CVT). CVT berfungsi untuk mentransfer daya dari motor listrik ke roda belakang dengan menghubungkan puli primer dan puli sekunder menggunakan v-belt. Tujuan penelitian ini adalah menentukan pegas optimal untuk CVT pada puli sekunder. Variasi pegas pada peneltian ini adalah 3,58 N/mm, 4,14 N/mm, dan 4,59 N/mm dengan pembebanan 56 kg dan 73 kg pada kendaraan. Roller pada puli primer tetap menggunakan bobot 12 gram. Analisis untuk pengambilan data adalah membandingkan ketiga pegas dengan 2 pembebanan berbeda untuk mendapatkan pegas dengan kecepatan optimal pada jarak 100 meter. Hasil pengujian lapangan didapatkan 3 pegas yang digunakan menunjukan pegas dengan konstanta 4,14 N/mm adalah pegas yang paling optimal pada puli CVT motor konversi listrik. Kecepatan pegas dengan konstanta 4,14 N/mm mampu menempuh jarak 100 m pada kecepatan 14,08 km/jam dengan pembebanan 73 kg dan 15,16 km/jam pada pembebanan 56 kg.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis dan Pengujian Roller Pada Motor Beat 110cc dengan Menggunakan Pengerak Tipe BLDC

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian pada Continuously Variable Transmission (CVT) motor listrik konversi, dilakukan pengujian variasi pada penggunaan roller untuk mendapatkan putaran yang sesuai dengan penggerak motor listrik yang digunakan. Pengujian ini bertujuan mengetahui kecepatan motor listrik dengan penggunaan massa roller 5gr, 7gr, 9gr, 11gr dan penggunaan massa roller kombinasi 9gr dan 7gr dengan jarak 50 meter dan 100 meter serta dapat mengetahui pengunan massa roller yang optimal. Pengujian ini mengunakan metode eksperimen yang dilakukan di laboratorium dan lapangan dengan pengambilan data pada kecepatan waktu tempuh terhadap variasi roller. Hasil dari penelitian ini pada pengujian skala laboratorium mendapatkan hasil pada penggunaan massa roller dapat berfungsi pada penerapan motor konversi motor listrik dan mampu menghasilkan kecepatan hingga 3750 rpm dan mampu menghasilkan gaya sentrifugal namun tidak signifikan. pada pengujian lapangan didapatkan hasil kecepatan dengan jarak 50 meter mendapatkan hasil yang maksimal pada penggunaan masa roller 9 gram mencapai kecepatan 11,74 km/jam dan pada puli dalam keadaan statis mampu mencapai kecepatan 30 km/jam. Pada jarak 100 meter hasil yang maksimal terdapat pada penggunaan massa roller 7 gram mampu menghasilkan kecepatan hingga 11,61 km/jam, dan pada puli dalam keadaan statis mampu mencapai 37,4 km/jam. Research on Continuously Variable Tranumission (CVT), a variation test was carried out on the use of rollers to get rotations that match the electric motor drive used in the conversion of 1100e heat type combustion motor into an electric motor. This test aimed to determine the speed of electric motor with the use of roller masses of 5gr, 7gr. 9gr, 11gr and the use of roller masses of a combination of 9gr and 7gr with distances of 50 meters and 100 meters and to find out the optimal roller mass smack. This test used the experimental method. This test was carried out by laboratory scale testing and field testing as well as by taking data on the speed of travel time on the use of roller variations. The results of this study on laboratory scale testing get results on the use of roller mass which can function in the application of electric motor conversion motors. In field testing, the speed results with a distance of 50 meters were obtained, getting maximum results in the use of a 9-gram roller period reaching a speed of 11 74 km/h and on pulleys in a static state able to reach speeds of 30 km/h. At a distance of 100 meters, the maximum results were found in the use of a 7 gram roller mass capable of producing speeds of up to 11.61 km/h, and on pulleys in a static state capable of reaching 37.4 km/h

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Daya Pada Turbin Savonius Tiga Sudu Dengan Perubahan Bentuk Sudu.

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Turbin angin Savonius memiliki desain yang sederhana sehingga biaya investasinya lebih murah. Selain itu, turbin angin Savonius juga dapat beroperasi pada kecepatan angin yang rendah di mana pada kecepatan angin 2,7 m/s atau 10 km/jam (6m.p.h) maka turbin angin Savonius sudah dapat berputar dan menghasilkan energi listrik. Energi angin sendiri merupakan energi yang berasal dari pergerakan massa udara yang bergerak dari suatu daerah bertekanan maksimum ke daerah bertekanan minimum sehingga massa udara yang bergerak ini disebut sebagai energi kinetik karena memiliki kecepatan gerak sehingga menjadi input daya turbin pada angin tak lain berasal dari energi kinetik angin. Pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan turbin savonius tiga sudu dengan perubahan bentuk sudu dengan lima variasi kecepatan angin, yaitu 2m/s 3,5m/s 4m/s 4,5m/s 5m/s. Daya yang dihasilkan dari beberapa variasi kecepatan angin yang di gunakan beserta beberapa percobaan, dimana daya angin tertinggi dihasilkan oleh variasi angin 5 m/s yang dimana didapatkan daya 1,312 watt, dan daya angin terendah pada variasi angin 2,5 m/s yang dimana daya yang didapatkan 0,283 watt.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KAPASITAS KERJA HAND TRAKTOR YANMAR TIPE TF 65 L BERDASARKAN VARIASI KECEPATAN YANG BERBEDA PADA LAHAN BASAH

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hand traktor memiliki berbagai variasi kecepatan yang digunakan dalam pengolahan tanah, variasi kecepatan yang digunakan dalam pengolahan pada hand traktor Yanmar tipe TF 65 L adalah kecepatan 1 m/s dan 1,9 m/s. Adapun yang mendasari dilakukannya analisis kapasitas kerja Hand traktor yaitu, mengetahui variasi kecepatan mana yang lebih efektif dalam pengolahan tanah di lahan basah menggunakan hand traktor Yanmar tipe TF 65 L. Penelitian dilaksanakan pada Januari – September 2022 di lahan pertanian Kelurahan Mamburungan Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan dan Laboratorium Mekanisasi Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu observasi lapangan, uji kinerja, dan analisis data. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini adalah slip roda (%), kecepatan aktual (m/s), kecepatan kerja teoritis (m/s), kapasitas kerja lapang teoritis (ha/jam), kapasitas kerja lapang aktual (ha/jam), efisiensi kerja lapang (%), konsumsi bahan bakar (l), suhu mesin aktual (°c), dan putaran mesin aktual (RPM). Dari hasil analisis data berdasarkan parameter yang digunakan diperoleh nilai slip roda kecepatan 1 m/s 16% dan kecepatan 1,9 m/s 44,88%, kecepatan aktual pada kecepatan 1 m/s 0,44 m/s dan pada kecepatan 1,9 adalah 0,46 m/s, kecepatan kerja teoritis pada kecepatan 1 m/s sebesar 0,996 m/s dan pada kecepatan 1,9 m/s 1,873 m/s, kapasitas kerja lapang teoritis pada 1 m/s 0,359 dan pada 1,9 m/s 0,476, kapasitas kerja lapang aktual 1 m/s 0,0755 ha/jam dan 1,9 m/s 0,0799 ha/jam, efisiensi kerja lapang 1 m/s 21,06% dan 1,9 m/s 16,79%, konsumsi bahan bakar 1 m/s 1,611 liter/jam dan 1,9 m/s 2,187 liter/jam, grafik perbandingan putaran roda aktual (RPM) dengan waktu dan rata-rata suhu pada kecepatan 1 m/s sebesar 54,35 dan pada kecepatan 1,9 m/s sebesar 56,78. Variasi kecepatan hand traktor terbaik digunakan yaitu kecepatan rendah 1 m/s dengan slip roda 16% dan efisiensi kerja 21,06%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISA PENGARUH PERUBAHAN BEBAN TERHADAP KINERJA MOTOR INDUKSI 3 FASA SCRAPER CONVEYOR DI PT. CITRA SAWIT LESTARI.

2023•

Motor induksi 3 fasa sudah menjadi kebutuhan yang harus dimiliki oleh sebuah perusahaan atau industri. Kondisi dimana pabrik dalam keadaan beroperasi, memaksa motor induksi 3 fasa scraper conveyor yang ada di PT. Citra Sawit Lestari untuk terus memindahkan sawit hasil yang diangkut dari truk menuju perontok sawit. Proses ini terus berlangsung selama pabrik beroperasi. Dalam kondisi ini beban yang diperoleh motor induksi 3 fasa scraper conveyor berpengaruh pada kondisi dan kinerja motor induksi tersebut. Penelitian ini dilakukan pada motor induksi 3 fasa scraper conveyor menggunakan metode pendekatan kuantitatif yang memungkinkan perusahaan dapat mengetahui penyebab dari berkurangnya kinerja motor induksi 3 fasa dan mengetahui tindakan yang harus dilakukan agar kinerja motor induksi 3 fasa agar tetap maksimal. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulakan bahwa perubahan beban dapat mempengaruhi kinerja motor induksi 3 fasa dan diperoleh nilai MAPE torsi motor sebesar 0,038%, daya motor sebesar 0,0008%, dan kecepatan putar sebesar 0,025%. Dengan rata-rata nilai presentase MAPE yang kurang dari 10% tersebut menandakan kinerja motor induksi 3 fasa masih sangat baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

.pengaturan kecepatan motor brushless direct current (bldc) menggunakan cuk converter berbasis fuzzy logic controller

2022•

Keuntungan seperti efisiensi tinggi, rasio inersia/torsi tinggi, jangkauan pengaturan kecepatan yang besar dan rendahnya electro magnetic interference (EMI) menjadi alasan motor brushless direct current (BLDC) menjadi pilihan yang tepat dalam banyak aplikasi di kehidupan sehari-hari. Motor BLDC terdiri dari 3 belitan fasa pada stator dan magnet permanen pada rotornya. Beberapa sistem penggerak yang menggunakan motor BLDC membutuhkan kecepatan motor yang konstan. Akan tetapi pada sistem penggerak tersebut ketika akan diberikan beban yang lebih maka kecepatan akan menurun. Oleh sebab itu dibutuhkan suatu pengaturan kecepatan motor agar kecepatan menjadi konstan walaupun diberi beban lebih. Banyak cara untuk mengatur kecepatan motor BLDC salah satunya adalah menggunakan cuk converter berbasis fuzzy logic controller. Pada tugas akhir ini pengaturan kecepatan motor BLDC menggunakan cuk converter berbasis fuzzy logic controller karena dapat menaikan dan menurunkan tegangan. Hasil keluaran tegangan output mempunyai polaritas berkebalikan dengan tegangan input. Cuk converter terdiri dari sumber tegangan arus searah atau direct current (DC). Perancangan struktur Fuzzy pada Matlab Simulink, dilakukan dengan melakukan perubahan nilai rentang dan bentuk dari fungsi keanggotaan yang di gunakan, baik masukan maupun keluaran. Pada simulasi yang telah dilakukan didapatkan kecepatan motor Brushless Direct Current ( BLDC) menggunakan cuk converter berbasis fuzzy logic controller pada kondisi tidak berbeban, menunjukkan respon dengan menghasilkan steady state yaitu 2000 rpm, rise time 0.01 s, settling time 0.011 s sedangkan saat diberi beban tidak ada perubahan yang signifikan dengan steady state sebesar 2000 rpm dan , rise time sebesar 0,01 s dan settling time sebesar 0,011s.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELANGGARAN KECEPATAN LALU LINTAS KENDARAAN BERMOTOR RODA DUA DIWILAYAH HUKUM KEPOLISIAN RESOR KOTA TARAKAN

2022•

PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELANGGARAN KECEPATAN LALU LINTAS KENDARAAN BERMOTOR RODA DUA DIWILAYAH HUKUM KEPOLISIAN RESOR KOTA TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bermaksud untuk menjawab pertanyaan mengenai penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas kendaraan bermotor roda dua diwilayah hukum Kepolisian Resor Kota Tarakan. Pertama, bagaimana penegakan hukum terhadap pelanggaran kecepatan lalu lintas kendaraan bermotor roda dua di Kota Tarakan. Kedua, hambatan penegakan hukum terhadap pelanggaran kecepatan lalu lintas kendaraan bermotor roda dua di Kota Tarakan. Skripsi ini merupakan penelitian empiris yang dilakukan secara langsung di Satuan Lalu Lintas Polisi Resor Kota Tarakan dan Dinas Perhubungan Kota Tarakan serta data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer adalah data hukum yang diperoleh dari sumber pertama dengan melakukan wawancara yaitu Satlantas Polres Tarakan dan Dinas Perhubungan Tarakan agar memperoleh hasil yang berkompeten. Adapun data sekunder adalah Undang-Undang, Dokumen Resmi, Buku-Buku, Jurnal, Artikel, dan data pendukung lainnya. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa yang pertama bahwa penegakan hukum pelanggaran kecepatan lalu lintas kendaraan bermotor roda dua dilakukan dengan cara sosialisasi ke seluruh lapisan masyarakat guna mencegah kejadian yang tidak diinginkan dan melakukan peneguran atau himbauan kepada masyarakat yang melanggar, ketegasan sanski dan denda sangat diperlukan untuk menegakkan hukum terkait batas kecepatan kendaraan. Kedua, hambatan penegakan hukum pelanggaran kecepatan lalu lintas kendaraan bermotor roda dua adalah kurangnya kurangnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan Pasal 287 ayat (5) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, kurangnya alat khusus dan sarana untuk melaksanakan penegakan hukum batas kecepatan, dan kurangnya rasa patuh masyarakat untuk patuh mentaati aturan rambu-rambu lalu lintas.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISA PENGARUH PERUBAHAN BEBAN TERHADAP KINERJA MOTOR INDUKSI 3 FASA ( CHAIN FEEDER) DI PT. PESONA KHATULISTIWA NUSANTARA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Motor induksi 3 fasa sudah menjadi kebutuhan yang harus dimiliki oleh sebuah perusahaan atau industri. Kondisi dimana tambang dalam keadaan beroperasi, memaksa motor induksi 3 fasa (chain feeder) yang ada di PT. PKN untuk terus memindahkan batu bara hasil dumping dari truk menuju crusher. Proses ini terus berlangsung selama tambang beroperasi. Dalam kondisi ini beban yang diperoleh motor induksi 3 fasa (chain feeder) selalu berubah-ubah tergantung berapa jumlah truk yang dumping. Hal ini tentu berpengaruh pada kondisi dan kinerja motor induksi tersebut. Penelitian ini dilakukan pada motor induksi 3 fasa (chain feeder) dengan metode pendekatan kualitatif dan kuantitatif memungkinkan perusahaan dapat mengetahui penyebab berkurangnya kinerja dari motor induksi 3 fasa dan mengetahui tindakan yang harus dilakukan agar kinerja motor induksi 3 fasa tetap maksimal. Berdasarkan penelitian ini diperoleh MAPE torsi motor sebesar 0,0325%, daya motor sebesar 0,0025%, dan kecepatan putar motor sebesar 0,02%. MAPE dalam penelitian ini menunjukkan kinerja dari motor induksi 3 fasa (chain feeder) yang ada di PT. Pesona Khatulistiwa Nusantara masih sangat baik dengan nilai MAPE 10%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA KELAS V MATERI KECEPATAN DI SDN 017 TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jenis Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di FKIP PGSD UBT. Penelitian ini berfokus pada proses kemampuan koneksi matematis siswa berdasarkan tingkat kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Sumber data dalam penelitian ini berupa sumber data primer dan sumber data sekunder dengan partisipan yaitu siswa kelas V SDN 017 Tarakan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Menggunakan teknis analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Siswa berkemampuan tinggi mampu mencapai semua indikator koneksi matematis yang digunakan peneliti akan tetapi dalam hal menuangkan gagasan yang diketahui kedalam bentuk model matematika masih kurang tepat dan kurang sistematis; 2) Siswa berkemampuan sedang memiliki pencapaian indikator yang berbeda yaitu terdapat siswa yang mampu menggunakan matematika untuk menyelesaikan persoalan pada bidang studi lain, terdapat siswa yang kurang mampu mencapai indikator-indikator yang digunakan peneliti serta terdapat siswa yang belum mampu memanfaatkan konsep matematika dengan baik sehingga terdapat beberapa persoalan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari yang belum mampu diselesaikan; 3) Siswa berkemampuan rendah belum mampu menguasai semua indikator kemampuan koneksi matematis yang digunakan oleh peneliti sehingga siswa hanya mampu mengidentifikasi gagasan yang ada namun belum mampu menghubungkan kedalam bentuk model matematika dalam menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan bidang lainnya serta yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. This study aimed to describe the mathematical connection ability of students on Speed lesson of the fifth grade students at the SD Negeri 017 Tarakan. This qualitative research focused on the process of students’ mathematical connection ability based on high, medium and low ability levels. It used primary and secondary data sources with participants consisted of the fifth grade students of SDN 017 Tarakan. Data were collected using tests, observation, interviews and documentation and analized using qualitative data analysis techniques through data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this study indicated that, first, highly skilled students were able to achieve all mathematical connection indicators, but in terms of pouring known ideas into the form of a mathematical model it was still not precise and less systematic. Second, students with the moderate ability had different achievement indicators, namely there were students who were able to use mathematics to solve problems in other fields of study, there were students who were less able to achieve the indicators used by researchers and there were students who had not been able to use mathematical concepts properly so that there were several problems related to daily life that were not able to be resolved. Third, low-ability students were not able to master all indicators of mathematical connection ability used by researchers so that students were only able to identify existing ideas but were not able to connect them into mathematical models in solving problems related to other fields and those related to everyday life.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN MAHASISWI DALAM BELANJA ONLINE DI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel yang mempengaruhi dan tingkat kepuasan belanja online shop terhadap kepuasan mahasiswi di fakultas ekonomi di Universitas Borneo Tarakan. Metode pendekatan ini yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kuantitaf. Data diambil melalui kegiatan kuesioner. Penelitian ini menggunakan metode analisis linear berganda. Penelitian tersebut menunjukkan hasil sebagai berikut: secara parsial variabel produk menunjukkan nilai probabilitas 0,0049 0,1. Sehingga dapat disimpulkan berpengaruh. Variabel harga menunjukkan nilai probabilitas 0,9584 > 0,1. Sehingga dapat disimpulkan tidak berpengaruh. Variabel pelayanan menunjukkan nilai probabilitas 0,6497 > 0,1. Sehingga dapat disimpulkan tidak berpengaruh. Variabel ongkos kirim menunjukkan nilai probabilitas 0,0007 0,1. Sehingga dapat disimpulkan berpengaruh. Variabel kecepatan pengiriman menunjukkan nilai probabilitas 0,4318 > 0.1. Sehingga dapat disimpulkan tidak berpengaruh. Variabel resiko barang menunjukkan nilai probabilitas 0,5777 > 0,1. Sehingga dapat disimpulkan tidak berpengaruh. Sedangkan secara simultan Fhitung 6,532685 > Ftabel 1,837770 dan Prob. Fhitung 0,000009 0,1. Sehingga dapat disimpulkan bahwa maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya secara simultan tingkat produk (X1), harga (X2), pelayanan (X3), ongkos kirim (X4), kecepatan pengirim (X5), dan resiko barang (X6) berpengaruh tidak signifikan terhadap kepuasan pelanggan (Y). Dengan kata lain variabel independen secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikatnya. Diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,296500 atau 29,65% dimana nilai tersebut menunjukkan bahwa variabel produk, harga, pelayanan, ongkos kirim, kecepatan pengiriman, dan resiko barang tidak memiliki pengaruh kepuasan pelanggan belanja online. Sedangkan sisanya 70.35% disebabkan oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan kedalam model penelitian.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail