Abstrak
Sistem otomasi didunia industri telah menjadi aspek penting dalam meningkatkan efisiensi produksi dan mengoptimalkan proses manufaktur. Dalam konteks ini, pengendalian dan pemantauan kecepatan conveyor adalah salah satu aspek penting dalam menjaga operasi produksi yang lancar dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem kendali dan pemantauan kecepatan conveyor yang menggunakan perangkat Programmable Logic Controller (PLC) berbasis Human Machine Interface (HMI). Human Machine Interface merupakan salah satu sarana penghubung dan media komunikasi yang digunakan antara mesin dengan manusia. Sebagai media penghubung, HMI memiliki kemampuan untuk mengumpulkan, mengolah data yang didapat dari mesin yang dikontrol menjadi sebuah informasi yang mudah dimengerti oleh manusia. HMI juga dapat menggambarkan proses yang sedang berlangsung pada mesin yang dikontrol. Untuk itu HMI haruslah dibuat semirip mungkin dengan mesin yang dikontrol agar memudahkan manusia dalam menjalankan dan mengontrol mesin (Johanssen., 2003). PLC digunakan sebagai otak sistem yang bertanggung jawab untuk mengendalikan kecepatan conveyor sesuai dengan parameter yang ditetapkan dan mengambil keputusan berdasarkan masukan dari sensor kecepatan dan sensor lainnya. HMI memberikan antarmuka yang intuitif kepada operator untuk memonitor dan mengontrol operasi conveyor dengan mudah. Sistem ini juga mampu memberikan notifikasi dan tindakan perbaikan secara otomatis ketika ada anomali dalam operasi conveyor. Dalam penelitian ini, peneliti akan melakukan perancangan, pengembangan, dan implementasi sistem secara menyeluruh. Peneliti mengintegrasikan berbagai komponen perangkat keras dan perangkat lunak, dan melakukan pengujian dan validasi pada sistem di lingkungan produksi sebenarnya. Diharapkan nantinya hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kendali dan Monitoring kecepatan conveyor ini efektif dalam meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi kesalahan operasi, dan memberikan respons yang cepat terhadap perubahan kondisi operasional. Sehingga hasil penelitian ini nantinya dapat menjadi landasan bagi industri untuk mengadopsi teknologi otomasi yang lebih canggih dalam pengendalian dan pemantauan proses produksi. Selain itu, sistem ini memberikan kontribusi positif terhadap keberlanjutan operasi dan efisiensi sumber daya dalam industri manufaktur.