Abstrak
Motor induksi 3 fasa sudah menjadi kebutuhan yang harus dimiliki oleh sebuah perusahaan atau industri. Kondisi dimana tambang dalam keadaan beroperasi, memaksa motor induksi 3 fasa (chain feeder) yang ada di PT. PKN untuk terus memindahkan batu bara hasil dumping dari truk menuju crusher. Proses ini terus berlangsung selama tambang beroperasi. Dalam kondisi ini beban yang diperoleh motor induksi 3 fasa (chain feeder) selalu berubah-ubah tergantung berapa jumlah truk yang dumping. Hal ini tentu berpengaruh pada kondisi dan kinerja motor induksi tersebut. Penelitian ini dilakukan pada motor induksi 3 fasa (chain feeder) dengan metode pendekatan kualitatif dan kuantitatif memungkinkan perusahaan dapat mengetahui penyebab berkurangnya kinerja dari motor induksi 3 fasa dan mengetahui tindakan yang harus dilakukan agar kinerja motor induksi 3 fasa tetap maksimal. Berdasarkan penelitian ini diperoleh MAPE torsi motor sebesar 0,0325%, daya motor sebesar 0,0025%, dan kecepatan putar motor sebesar 0,02%. MAPE dalam penelitian ini menunjukkan kinerja dari motor induksi 3 fasa (chain feeder) yang ada di PT. Pesona Khatulistiwa Nusantara masih sangat baik dengan nilai MAPE 10%.