Abstrak
.Turbin angin Savonius memiliki desain yang sederhana sehingga biaya investasinya lebih murah. Selain itu, turbin angin Savonius juga dapat beroperasi pada kecepatan angin yang rendah di mana pada kecepatan angin 2,7 m/s atau 10 km/jam (6m.p.h) maka turbin angin Savonius sudah dapat berputar dan menghasilkan energi listrik. Energi angin sendiri merupakan energi yang berasal dari pergerakan massa udara yang bergerak dari suatu daerah bertekanan maksimum ke daerah bertekanan minimum sehingga massa udara yang bergerak ini disebut sebagai energi kinetik karena memiliki kecepatan gerak sehingga menjadi input daya turbin pada angin tak lain berasal dari energi kinetik angin. Pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan turbin savonius tiga sudu dengan perubahan bentuk sudu dengan lima variasi kecepatan angin, yaitu 2m/s 3,5m/s 4m/s 4,5m/s 5m/s. Daya yang dihasilkan dari beberapa variasi kecepatan angin yang di gunakan beserta beberapa percobaan, dimana daya angin tertinggi dihasilkan oleh variasi angin 5 m/s yang dimana didapatkan daya 1,312 watt, dan daya angin terendah pada variasi angin 2,5 m/s yang dimana daya yang didapatkan 0,283 watt.