ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Peserta didik kelas IV masih mengalami kendala dalam memahami materi ketika pembelajaran hanya disampaikan secara lisan tanpa didukung media visual. Video pada materi gotong royong memuat materi gotong royong berbasis budaya lokal Kalimantan Utara. Karakteristik dan kebutuhan siswa merupakan dasar peneliti melakukan penelitian. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah research and development (R & D) dengan menggunakan model ADDIE pengembangan tersebut terdiri dari beberapa tahapan yaitu Analysis, Design, Development, implemetation dan Evaluation. Penelitian ini bertujuan menghasilkan video pembelajaran pada materi gotong royong bagi peserta didik kelas IV B SDN 043 Tarakan sekaligus mengkaji kelayakan media yang dikembang kan serta tingkat pemahaman siswa terhadap produk tersebut. Hasil penilaian dari para validator menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh persentase kelayakan sebesar 80% berdasarkan penilaian ahli materi, 85% berdasarkan penilaian ahli media, serta 100% berdasarkan penilaian praktisi. Jika seluruh hasil validasi tersebut dirata-ratakan, diperoleh persentase kelayakan sebesar 88,33% yang berada dalam kategori sangat layak. Pada tahap uji coba terbatas, persentase pemahaman siswa mencapai 88%. Adapun pada uji coba lapangan, persentase yang diperoleh sebesar 82,86%. Berdasarkan kedua hasil tersebut, tingkat pemahaman siswa termasuk dalam kategori sangat memahami. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa video pembelajaran yang dikembangkan dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk mendukung pemahaman siswa terhadap materi gotong royong.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan asesmen pembelajaran IPA berbasis aplikasi Quizizz berbantuan video pembelajaran pada materi sifat dan perubahan wujud benda siswa kelas III-C SDN 004 Tarakan, serta mengetahui tingkat kelayakan media dan respon siswa terhadap penggunaan media tersebut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya fokus dan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran, serta masih jarangnya penggunaan media pembelajaran interaktif di kelas.Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahapan, yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian adalah siswa kelas III-C SDN 004 Tarakan dengan jumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, lembar validasi ahli media dan ahli materi, angket respon siswa, serta dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif.Hasil penelitian memperlihatkan bahwa media pembelajaran berbasis aplikasi Quizizz berbantuan video pembelajaran dinyatakan sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hal ini berdasarkan hasil yang diperoleh validasi ahli media 88,6% dan ahli materi 91,4% dengan penilaian rata-rata 90% yang memperoleh kategori sangat layak. Selain itu, hasil yang diperoleh respon siswa pada uji coba terbatas 92% maupun uji coba lapangan 89% memperlihatkan kategori sangat baik. Penggunaan media Quizizz berbantuan video pembelajaran mampu meningkatkan minat, motivasi, serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran IPA pada materi sifat dan perubahan wujud benda.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengunaan model pembelajaran yang tepat dapat membuat siswa lebih aktif dan hasil belajar meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran flipped classroom berbantuan video terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X di SMA Negeri 1 Lumbis. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan model flipped classroom berbantuan video pembelajaran dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda yang telah divalidasi. Analisis data menggunakan uji-t untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang diajar dengan model flipped classroom berbantuan video pembelajaran dan siswa yang diajar dengan metode diskusi. Hal ini dilihat dari hasil uji t sebesar 0,014. Siswa pada kelas eksperimen menunjukkan rata-rata hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran flipped classroom berbantuan video pembelajaran berpengaruh positif terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X di SMA Negeri 1 Lumbis.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
media pembelajaran merupakan sarana penyampaian isi pembelajaran kepada siswa. Penggunaan media dapat menarik minat siswa dalam pembelajaran. meningkatkan motivasi dan mempermudahkan pemahaman materi. penelitin ini bertujuan untuk mengembangkan media video pembelajaran dengan pendekatan kontekstual yang layak dan menarik. kelayakan ditinjau dari hasil validasi ahli materi, hasil ahli media dan hasil ahli bahasa. kemenarikan ditinjau dari hasil respon siswa. penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development)dengan alur model ADDIE. Model addie terdiri 5 tahapan yakni analysis, design,development,implementation,dan evaluation. instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa lembar validasi dan angket respon siswa. penelitian ini dilakukan dikelas IV SDN 006 Tarakan. hasil validasi ahli materi diperoleh sebesar 80%, termasuk kategori layak, ahli media diperoleh sebesar 88,33%, termasuk kategori sangat layak, ahli bahsa diperoleh sebesar 83,13% termasuk kategori sangat layak. hasil respon siswa uji coba terbatas diperoleh sebesar 82,54%, termasuk kategori sangat menarik, dn hasil uji coba lapangan diperoleh sebesar 89,72%, termasuk kategori sangat menarik. berdasarkan hasil validasi materi, media dan bahasa, serta angket respon siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan maka video pembelajaran dengan pendekatan kontekstual dinyatakan layak dan menarik digunakan dalam proses pembelajaran learning media server as a crucial tool for delivering educational content to students. the effective use of media can enhance student interest in learning, boost motivation, and facilitate comprehension of subject matter. this study aims to develop a learning video media using a contextual approach that is both feasible and engaging feasibility was assessed based on validation results from subject matter experts, media experts, and language experts. engagement was evaluated through student response data. this study employ'a research and development (R&D) methodology following the ADDIE model, which consists of five phases: analisis,design, development, implementation,and evaluation. data collection instruments included validation sheets and student response questionnaires. the study was conducted in class IV C at SDN 006 Tarakan. the validation results from subject matter experts yielded an 80% score, categorized as"feasible"media experts provided an 88,33%score, falling into the "very feasible"category, and language experts gave an 83.13% score, also deemed"very feasible"student responses from the limited trial showed an 82.54% score, categorized as very engaging while field trial student responses reached 89,72%, also considered very engaging based on the validation results for material, media,and language as well as student responses questionnaires from both limited and field trials, the learning video developed with a contextual approach is declared feasible and engaging for use in the learning process
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengembangan Media Video Pembelajaran Pada Materi Benua Kelas VI-A Di SDN 015 Tarakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan dan respon siswa terhadap media video pembelajaran. Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian dan pengembangan atau research and development (R&D) yang mengacu pada model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap (Analysis, design, development, implementation, evaluation). Instrument pengumpulan data yakni lembar wawancara, lembar validasi, lembar angket respon siswa, lembar angket respon guru dan dokumentasi. Subjek uji coba dalam penelitian ini yaitu pada uji coba terbatas siswa kelas VI-B sebanyak 6 siswa dan pada uji coba lapangan siswa kelas VI-A sebanyak 26 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media video pembelajaran pada materi benua sangat layak di tinjau dari hasil yang di peroleh dari ahli media 82% dan ahli materi 94% dengan penilaian rata-rata ahli media dan materi sebesar 88%. Hasil uji coba terbatas respon siswa terhadap media video pembelajaran memperoleh persentase sebesar 95,16% dan hasil uji coba lapangan memperoleh persentase 94,34%. Disimpulkan bahwa hasil validasi ahli media dan ahli materi menunjukkan bahwa media video pembelajaran pada materi Benua kelas VI-A pada kategori sangat layak dan hasil uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan bahwa respon siswa sangat setuju dengan adanya media video pembelajaran pada saat proses pembelajaran dan efektif untuk digunakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan sebagai metodologi penelitian. Dalam penelitian dimaksudkan untuk melihat kelayakan video pembelajaran yang dikaji dari validasi ahli media dan materi. Selain itu juga dilakukan penelitian untuk mengetahui ketertarikan siswa terhadap video pembelajaran pada materi sistem pernapasan manusia kelas V. Dalam penelitian mengimplementasikan pendekatan ADDIE yang melalui 5 langkah sistematis, ialah Analisis (Analysis), Desain (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Implementation) dan Evaluasi (Evaluation). Hasil validasi ahli media sebesar 91% termasuk kategori sangat layak dan ahli materi sebesar 73% termasuk kategori layak. Analisis terhadap validasi ahli bahwa media video pembelajaran sangat layak diterapkan pada proses pembelajaran. Kemudian, analisis data uji coba terbatas menunjukkan hasil 95% sementara itu uji lapangan 93%. Secara keseluruhan, hasil angket ketertarikan siswa pada tahap uji coba terbatas serta uji lapangan mengindikasikan video pembelajaran materi sistem pernapasan manusia kelas V SDN 002 Tarakan sangat menarik bagi siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
enelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik video pembelajaran matematika SMP Kelas VIII berdasarkan jumlah viewers terbanyak pada platform youtube Le Guru Les,Benni al azhri,Matematika Mania,Matematika Spekta dan Kimatika. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode analisis isi. Data dikumpulkan melalui kegiatan analisis pada 3 aspek yaitu aspek isi,aspek grafika dan aspek Bahasa yang memuat beberapa indikator disetiap aspek tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa channel Benni al azhri dapat membantu kesulitan belajar matematika materi pola bilangan mulai dari aspek isi yang memenuhi kompetensi dasar (KD) kurikulum 2013 sehingga tercapainya tujuan pembelajaran materi pola bilangan kelas VIII SMP. Selain itu aspek grafika yang memuat gambar dan ilustrasi dan dalam aspek bahasa yang digunakan sesuai dengan ejaan yang disempurnakan serta ada beberapa bahasa yang tidak baku. Urutan kedua channel le guru les dari aspek isi yang memenuhi kompetensi dasar (KD, namun aspek grafika channel ini masih kurang karena tidak menampilkan gambar atau ilustrasi didalam video. Urutan ketiga channel matematika mania dari aspek isi sudah memenuhi KD, selain itu aspek grafika yang digunakan gambar dan ilustrasinya sudah menarik dan kreatif.serta bahasa yang digunakan sesuai EYD. Urutan keempat channel kimatika sudah sesuai dengan KD, namun dalam animasi gambar kurang kreatif dan bahasa yang digunakan menggunakan bahasa baku. Dan urutan terakhir channel matematika spekta dalam penyampaian tujuan pembelajaran belum rinci dalam membahas stimulus, gambar dan ilustrasi
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
ANALISIS VIDEO PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP KELAS VII BERBASIS PLATFORM YOUTUBE PADA CHANNEL LE GURULES Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik yang terkandung pada video pembelajara dalam Chanel “Le Guru Les” ditinjau dari aspek isi, aspek penyajian, aspek bahasa, dan aspek grafika Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis konten. Data dikumpulkan melalui kegiatan analisis pada empat aspek yaitu aspek isi, aspek penyajian, aspek grafika, dan aspek bahasa yang memuat beberapa indikator disetiap aspek tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3 video pembelajaran chanel Le guru Les yang berjudul “Definisi Himpunan, Penulisan Himpunan, Anggota Himpunan”, “Pengenalan Aljabar kelas 7, Bangun Aljabar, Mengurutkan Aljabar”, “Jenis Himpunan, Bilangan Kardinal, Himpunan Semesta” dalam aspek isi: 1) apersepsi dan motivasi; 2) penguasaan materi pembelajaran; 3) menggunakan contoh yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari. Dalam aspek penyajian ditemukan bahwa keruntutan konsep penyajian video pembelajaran dari 3 video pembelajaran yang dianalisis dapat dikatakan seluruh video menyajikan materi secara terurut mulai dari materi yang termudah ke materi sulit. Berdasarkan penyusunan materi dilakukan secara sistematis dan spesifik, serta contoh soal dan soal latihan yang disajikan dapat memperkaya pengetahuan penonton dan dapat mengukur/menilai pengguna terkait materi yang disajikan. Selain itu, terdapat latihan soal di setiap sub materi. Dalam aspek grafika dari 3 video pembelajaran yang pada chanel Le GuruLes menunjukkan bahwa ukuran huruf yang digunakan proporsional pada layar dan pemilihan jenis huruf sudah tepat dan sesuai dengan video pembelajaran. Kemudian, gambar yang ditampilkan jelas (tidak buram), sudah proporsional dan realistis. Dan dalam video terdapat ilustrasi yang dapat mendukung pengguna dalam memahami materi terkait. Dalam aspek bahasa: 1) judul video pembelajaran menggambarkan isi video; 2) ketidakbakuan istilah; 3) melaksanakan pembelajaran yang menumbuhkan partisipasi aktif penonton. Kata kunci : Video Pembelajaran Matematika, Chanel Le Guru Les
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Permasalahan terkait minat belajar matematika yang rendah dan pemahaman siswa yang rendah terhadap materi peluang mengindikasikan pentingnya meningkatkan kualitas pembelajaran matematika. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran berbasis plotagon yang layak pada kelas VIII SMP Negeri 1 tulin onsoi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Research & Development (R&D) dengan model Borg and Gall. penelitian ini terdiri dari: (1) Penelitian dan Pengumpulan data (Reseach and Information), (2) Pengembangan Draft Produk (Develop Premilinary Form of Product), (3) Uji Coba Lapangan (Premilinary Field Testing), (4) Revisi Produk Akhir (Final Product Revision) dan Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Hasil penelitian menunjukkan validasi ahli media 75%, validasi ahli materi 75%, uji coba skala kecil 81,75% dan uji coba skala besar 85,98%. Persentase hasil keseluruhan dari validasi ahli media, validasi ahli materi, uji coba skala kecil dan uji coba skala besar adalah 80,47%. Rata-rata hasil keseluruhan penilaian kelayakan produk mendapatkan Kategori layak. Hasil keseluruhan penilaian kelayakan produk pada setiap penilaian memperoleh skor persentasi kelayakan 80,47% dinyatakan layak. Dengan demikian, pengembangan produk video pembelajaran berbasis plotagon yang dikembangkan oleh peneliti telah dinyatakan layak dan siap digunakan sebagai video pembelajaran berbasis plotagon pada kelas VIII SMP Negeri 1 Tulin Onsoi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Media pembelajaran merupakan salah satu faktor penting dalam kegiatan pembelajaran. Media pembelajaran yang di gunakan sebaiknya memiliki tiga unsur pokok yaitu visual, suara dan gerak. Salah satu media yang memiliki tiga usur di atas yaitu media video pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan video pembelajaran terhadap hasil belajar siswa kelas II SDN 013 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas yaitu penggunaan video pembelajaran dan variabel terikat yaitu hasil belajar. Instrumen penelitian berupa angket yang diberikan kepada siswa. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video pembelajaran efektif terhadap hasil belajar siswa kelas II SDN 013 Tarakan. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis regresi linear sederhana melalui uji f di peroleh f hitung sebesar 10,542 > f tabel 4,28 dengan taraf signifikansi 5% dengan f hitung > f tabel maka hipotesis nol (H0) ditolak hipotesis alternatif (Ha) diterima. Data hipotesis ini menunjukkan bahwa penggunaan video pembelajaran efektif terhadap hasil belajar siswa kelas II SDN 013 Tarakan. Dimana siswa merasa mudah memahami materi yang disampaikan. Selain itu, penggunaan video pembelajaran membuat siswa lebih mudah mengingat materi pembelajaran yang dilakukan guru. Karena bahasa yang digunakan dalam video pembelajaran mudah dipahami siswa. Dilihat dari hasil belajar siswa, didapatkan bahwa nilai siswa tergolong tinggi rata-rata nilai siswa berada di atas kkm. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan video pembelajaran efektif terhadap hasil belajar siswa kelas II SDN 013 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan video pembelajaran biologi berbasis platform youtube pada materi sistem pencernaan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan purposive sampling. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah video dari akun youtube yang terverifikasi, jumlah subscribe minimal 500 ribu, jumlah tonton minimal 1000 kali ditonton, jumlah disukai minimal 200 disukai, dan dengan rentang waktu video diunggah dari tahun 2018 sampai 2022. Pemilihan video menggunakan kata kunci materi “SMP Sistem Pencernaan” kemudian dianalisis berdasarkan aspek materi, aspek penyajian, aspek bahasa dan aspek grafika atau media. Video yang diambil akan divalidasi oleh ahli materi, ahli bahasa dan ahli media. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 4 video rata – rata kelayakan video dari aspek materi sebesar 91,25% berpredikat sangat layak, aspek penyajian sebesar 82,5% berpredikat sangat layak, aspek bahasa sebesar 86,25% berpredikat sangat layak dan aspek grafika atau media sebesar 77,25% berpredikat layak, dengan demikian video pembelajaran biologi materi sistem pencernaan berbasis youtube termasuk dalam kategori layak untuk digunakan sebagai tambahan materi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan mengetahui pemahaman konsep matematika siswa berbasis video pembelajaran matematika kelas VIII-I SMP NEGERI 1 Nunukan pada materi Prisma. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif yang menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-I SMP Negeri 1 Nunukan sebanyak 2 (dua) yang dipiih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan wawancara dan tes kemampuan pemahaman konsep matematika. Instrumen kemampuan pemahaman konsep matematika yang digunakan dalam penelitian ini adalah 3 soal materi Prisma berdasarkan indikator pemahaman matematika menurut Jihad dan Haris (Syarifah, 2017:h.64). Hasil penelitian dapat disimpulkan berdasarkan indikator pemahaman konsep matematika siswa pada indikator kemampuan mengklasifikasikan objek-objek menurut sifat-sifat tertentu siswa sudah mampu mengkelompokkan informasi dan menjelaskan maksud dari soal yang diberikan. Pada indikator kemampuan menggunakan, memanfaatkan, dan memilih prosedur atau operasi tertentu siswa sudah mampu menggunakan dan memilih operasi yang akan digunakan. Sedangkan pada indikator Kemampuan mengaplikasikan konsep atau algoritma pemecahan masalah siswa sudah mampu mengaplikasikan rumus yang akan diguakan dengan tepat dan menyelesaikan soal yang diberikan secara sistematis sesaui dengan langkah-langkah yang tepat akan tetapi ada beberapa bagian dari jawaban siswa yang kurang teliti.