Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

18 hasil
Subjek: youtube
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

KAJIAN ANALISIS WACANA PERSUASIF PADA MINUMAN DALAM MEDIA IKLAN KOMERSIAL YOUTUBE

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wacana persuasif pada minuman dalam media iklan komersial YouTube edisi 2023, khususnya dalam mengidentifikasi penggunaan bahasa persuasif, teknik persuasi, serta makna yang dibangun melalui dialog, narasi, dan slogan iklan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa sepuluh iklan minuman yang ditayangkan di YouTube, yaitu Milo Activ-Go, YOU C 1000, Ultra Milk, Teh Pucuk Harum, Hydro Coco, Teh Botol Sosro, Aqua, Mizone, Coca-Cola, dan Bear Brand Ramadan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode simak, dokumentasi, dan pencatatan terhadap unsur-unsur wacana persuasif yang terdapat dalam iklan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana persuasif dalam iklan minuman di YouTube dibangun melalui lima indikator utama. Pertama, dialog persuasif digunakan untuk menyampaikan ajakan secara langsung maupun tidak langsung serta membangun kedekatan dengan audiens. Kedua, narasi persuasif berfungsi menjelaskan manfaat, kualitas, dan keunggulan produk sehingga mampu meningkatkan kepercayaan konsumen. Ketiga, slogan persuasif digunakan untuk memperkuat identitas merek dan memudahkan audiens mengingat pesan iklan. Keempat, visual persuasif berperan mendukung pesan verbal melalui penggambaran aktivitas, lingkungan, dan simbol yang sesuai dengan karakteristik produk. Kelima, tata letak persuasif disusun dengan pola masalah dan solusi, yaitu diawali dengan pengenalan kebutuhan atau permasalahan tertentu kemudian diakhiri dengan penempatan produk sebagai solusi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perpaduan unsur verbal dan nonverbal tersebut membentuk wacana persuasif yang efektif dalam menarik perhatian audiens, membangun persepsi positif, serta memperkuat citra produk yang diiklankan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN HUKUM KONTEN YOUTUBE SEBAGAI OBJEK JAMINAN FIDUSIA

2025•

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaturan hukum hak cipta konten YouTube sebagai objek jaminan fidusia serta mekanisme penerapannya dalam hukum positif Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian hukum doktrinal/normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari peraturan perundang-undangan, literatur, jurnal, dan sumber hukum terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak cipta pada konten YouTube yang telah terdaftar resmi di Kementerian Hukum dan HAM dapat dijadikan objek jaminan fidusia karena termasuk kekayaan intelektual berbentuk benda bergerak tidak berwujud. Selain itu, mekanisme penerapan konten YouTube sebagai objek jaminan fidusia meliputi pendaftaran hak cipta pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, pembuatan akta jaminan melalui notaris, dan pencatatan pada kantor Pendaftaran Fidusia. Dengan demikian, konten YouTube yang telah bersertifikat hak cipta diakui secara hukum sebagai aset ekonomi yang dapat dijadikan jaminan fidusia untuk mendukung akses pembiayaan ekonomi kreatif.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Fungsi Tindak Tutur dalam Catatan Demokrasi Debat Juru Bicara Cawapres pada Kanal YouTube Tv One (Kajian Pragmatik).

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan fungsi tindak tutur dalam catatan demokrasi debat juru bicara cawapres pada kanal YouTube Tv One. Penelitian ini memberikan informasi mengenai fungsi tindak tutur dalam catatan demokrasi debat juru bicara cawapres pada kanal YouTube Tv One dengan menggunakan kajian pragmatik. Penelitian ini menggunakan data berupa kalimat atau ujaran. Sumber data pada penelitian ini adalah video debat juru bicara cawapres tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik penggumpulan data yaitu teknik simak, teknik transkrip, dan teknik catat. Berdasarkan teknik-teknik yang digunakan dalam penelitian maka data-data yang telah diklasifikasikan berdasarkan kelompoknya akan masuk ketahap analisis data. Dengan analisis data menunjukan sebanyak 62 data. Hasil dari klasifikasi data ditemukan 4 jenis tindak tutur berdasarkan fungsinya yaitu (1) tindak tutur representatif berjumlah 41 data dengan fungsi menyatakan 20 data, menunjukan 14 data, menjelaskan 7 data. (2) tindak tutur direktif berjumlah 11 data dengan fungsi memerintah 9 data, menantang 1 data, mendesak 1 data. (3) tindak tutur ekspresif berjumlah 7 data dengan fungsi menyalahkan 4 data, mengkritik 2 data, meminta maaf 1 data. (4) tindak tutur komisif berjumlah 3 data dengan fungsi berjanji 2 data, penolakan 1 data.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

GAYA BAHASA ANIES BASWEDAN DALAM ACARA KICK ANDY SHOW MELALUI KANAL YOUTUBE METRO TV (KAJIAN STILISTIKA)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk gaya bahasa kiasan yang terdiri dari persamaan atau simile, metafora, alegori, personifikasi, alusi, eponim, epitet, sinekdoke, metonimia, antonomasia, hipalase, ironi, sinisme, sarkasme, satire, inuendo, antifrasis, dan paronamasia. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan peneliti yaitu: mengidentifikasi data, mengklasifikasi data, menganalisis data membuat kesimpulan. Data dan sumber data pada penelitian ini adalah tuturan yang diucapkan Anies Baswedan pada acara Kick Andy Double Check – Dosa dosa Anies Baswedan dan Kick Kontroversi – AMIN Makin Yakin, data diperoleh melalui kanal youtube Metro Tv. Hasil penelitian yang ditemukan dalam penelitian ini berjumlah 11 gaya bahasa kiasan dari 18 jenis gaya bahasa kiasan dengan jumlah data yang ditemukan yaitu 24 data yang terdiri dari 3 persamaan atau simile, 1 metafora, 4 alegori, 1 personifikasi, 1 alusi, 1 epitet, 2 antonomasia, 2 ironi, 3 sinisme, 3 satire dan 3 inuendo. Jadi gaya bahasa yang paling dominan digunakan dalam penelitian ini adalah gaya bahasa kiasan alegori karena ditemukan terdapat sebanyak 4 data yang menunjukkan penggunaan majas alegori.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS VIDEO PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP KELAS VIII BERBASIS PLATFORM YOUTUBE PADA MATERI POLA BILANGAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

enelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik video pembelajaran matematika SMP Kelas VIII berdasarkan jumlah viewers terbanyak pada platform youtube Le Guru Les,Benni al azhri,Matematika Mania,Matematika Spekta dan Kimatika. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode analisis isi. Data dikumpulkan melalui kegiatan analisis pada 3 aspek yaitu aspek isi,aspek grafika dan aspek Bahasa yang memuat beberapa indikator disetiap aspek tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa channel Benni al azhri dapat membantu kesulitan belajar matematika materi pola bilangan mulai dari aspek isi yang memenuhi kompetensi dasar (KD) kurikulum 2013 sehingga tercapainya tujuan pembelajaran materi pola bilangan kelas VIII SMP. Selain itu aspek grafika yang memuat gambar dan ilustrasi dan dalam aspek bahasa yang digunakan sesuai dengan ejaan yang disempurnakan serta ada beberapa bahasa yang tidak baku. Urutan kedua channel le guru les dari aspek isi yang memenuhi kompetensi dasar (KD, namun aspek grafika channel ini masih kurang karena tidak menampilkan gambar atau ilustrasi didalam video. Urutan ketiga channel matematika mania dari aspek isi sudah memenuhi KD, selain itu aspek grafika yang digunakan gambar dan ilustrasinya sudah menarik dan kreatif.serta bahasa yang digunakan sesuai EYD. Urutan keempat channel kimatika sudah sesuai dengan KD, namun dalam animasi gambar kurang kreatif dan bahasa yang digunakan menggunakan bahasa baku. Dan urutan terakhir channel matematika spekta dalam penyampaian tujuan pembelajaran belum rinci dalam membahas stimulus, gambar dan ilustrasi

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

An Analysis of the use of YouTube Videos "VOA Learning English" channel on Students' Learning Listening of Eighth-Grade at SMP Negeri 5 Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The objective of this study was to examine the use of "VOA Learning English" YouTube videos in teaching listening skills to eighth-grade students, specifically in class VIII-C at SMP Negeri 5 Tarakan. The researcher employed a descriptive qualitative method in this study. The research was conducted with eighth-grade students in class VIII-C at SMP Negeri 5 Tarakan from May 8, 2024, to June 31, 2024 The researcher used three instruments to measure, collect, and analyze data: documentation, observation, and interviews. In this study, the researcher used descriptive qualitative analysis following procedural steps, including data condensation, data display, and conclusion drawing. The researcher concluded that the factors contributing to students' difficulties in listening comprehension were a lack of vocabulary and the necessity for students to engage in independent learning outside of school to improve their English language skills and vocabulary. Based on documentation, observation, and interviews with several students to investigate their perspectives on applying "VOA Learning English" YouTube videos to enhance listening skills, the research conclusion was that these videos facilitate more effective audio comprehension practice for the students.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gaya Bahasa sindiran stand up comedy pada segment roasting dalam channel youtube stand up kompas tv (kajian stilistika)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini menggunakan kajian stilistika dan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan merupakan sebuah penelitian kebahasaan. Data yang digunakan berupa kata, ungkapan dan kalimat yang dianggap mengandung sindiran dalam stand up comedy di channel youtube kompas TV yang dinggah dalam rentan waktu Januari-Oktober 2023 dan ditemukan 36 data. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian terdiri dari dua tahap yaitu simak dan rekam catat. Berdasarkan hasil temuan penggunaan jenis sindiran yang banyak digunakan yaitu berbentuk ironi dan sarkasme, sedangkan penggunaan sindiran paling sedikit digunakan yaitu berbentuk satire. Hasil dari klasifikasi data menunjukkan bahwa ditemukan 5 data jenis sindiran dengan cara penyampaiannya yang berbeda-beda, terdapat 10 data sindiran jenis ironi, terdapat 6 data sindiran jenis sinisme, terdapat 10 data sindiran jenis sarkasme, terdapat 4 data sindiran jenis satire, dan terdapat 6 data sindiran jenis innuendo.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Fungsi Implikatur Percakapan Lapor Pak Channel Youtube 7 Comedy

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fungsi implikatur percakapan lapor pak channel youtube 7 comedy (kajian pragmatik). Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui fungsi implikatur percakapan lapor pak channel youtube 7 comedy dengan menggunakan kajian pragmatik. Analisis dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif bersifat deskriptif. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah tuturan yang mengandung percakapan lapor pak channel youtube 7 comedy. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik simak, teknik transkrip data, teknik klasifikasi data, dan teknik interpretasi. Peneliti menggunakan empat fungsi implatur percakapan yaitu respresentatif yang bertujuan untuk memberi pernyataan secara apa adanya, direktif yang bertujuan untuk menyuruh lawan tutur melakukan sesuatu, ekspresif bertujuan untuk mengekspresikan perasaan penutur kepada lawan tutur, dan komisif dilakukan penutur untuk melakukan sesuatu yang akan datang. Berdasarkan hasil analisis data, penulis menemukan 34 data yang telah diklasifikasikan sesuai dengan empat fungsi implikatur percakapan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perlindungan Hukum Terhadap Pelanggaran Hak Cipta Melalui YouTube

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PELANGGARAN HAK CIPTA MELALUI YouTube ABSTRAK Pelanggaran Hak Cipta salah satunya adalah mengcover lagu tanpa izin dan tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Cover merupakan suatu hal dengan menyanyikan ulang sebuah lagu oleh orang lain baik dengan izin maupun tanpa seizin Pencipta atau Pemegang Hak Cipta. Contohnya pada kasus yang dijelaskan penulis Nagaswara merupakan Pemegang Hak Cipta sebuah lagu yang dicover oleh Gen Halilintar dengan cara mengubah lirik kemudian diunggah ke media sosial YouTube tanpa seizin Nagaswara. Oleh sebab itu, Nagaswara menggugat pihak Gen Halilintar dengan dugaan pelanggaran Hak Cipta. Berdasarkan hal tersebut maka permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai Perlindungan Hukum Terhadap Pelanggaran Hak Cipta Melalui YouTube. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif, dengan tipe penelitian deskriptif. Pendekatan masalah dalam penelitian ini menggunakan pendekatan normatif-terapan dengan tipe judicial case study. Pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan dan studi dokumen. Analisis data menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa cover sebuah lagu menurut pertimbangan hakim dalam Putusan MA No.910 K/Pdt.Sus HKI/2020 merupakan pelanggaran hak cipta yaitu hak moral dan hak ekonomi. Akibat hukum dari Putusan MA No.910 K/Pdt.Sus HKI/2020 yaitu Nagaswara memperoleh ganti kerugian materiil, sedangkan Gen Halilintar membayar tuntutan ganti rugi dan seluruh biaya perkara pada semua tingkat pengadilan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ISTILAH REGISTER BAHASA GAMERS DALAM GAME ONLINE PADA AKUN YOUTUBE OURA GAMING (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul Istilah Register Bahasa Gamers Dalam Game Online Pada Akun Youtube Oura Gaming. Tujuan penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan istilah register bahasa gamers yang terdapat dalam game online pada akun youtube oura gaming. Metode pada penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa bahasa register dalam game online mobile legend. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil observasi pada akun Youtube Oura Gaming. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik observasi dilakukan dengan cara menyimak konten-konten yang terdapat dalam chanel Youtube oura gaming diikuti dengan teknik catat dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh kemudian diklasifikasikan berdasarkan bentuknya lalu dianalisis. Teknik analisis data pada penelitian ini ditemukan sebanyak 40 data keseluruhan register. Ditinjau dari bentuk registernya terdapat register berbentuk istilah sebanyak 33 data, register berbentuk akronim sebanyak 2 data dan register berbetuk singkatan seebanyak 5 data. Istilah-istilah register tersebut digunakan untuk komunikasi antara pemain. Dalam penelitian banyak ditemukan bahasa asing yaitu bahasa inggris dimana bahasa tersebut sudah sangat familiar dikalangan masyarakat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Tindak Tutur Ferdy Sambo dalam Persidangan Obstrucion Of Justice (Kajian Pragmatik)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Secara umum, penelitian ini memberikan informasi mengenai data dan keterangan Tindak Tutur Lokusi, Ilokusi, dan Perlokusi pada tindak tutur Ferdy Sambo dalam persidangan obstrucion of justice pada Kanal Youtube KOMPAS.TV dengan menggunakan kajian pragmatik dan secara khusus menganalisis mengenai tindak tutur, gerakan, dan ekspresi Ferdy Sambo di dalam persidangan Obtrucion of Justice. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pada penelitian ini, teknik pengumpulan data yang dipakai oleh penulis adalah teknik simak, teknik transkip data dan teknik catat. Teori yang digunakan adalah pragmatik, dengan data yang bersumber dari tuturan Ferdy Sambo dalam persidangan obstrucion of justice pada Kanal youtube KOMPAS.TV. Berdasarkan teknik-teknik yang digunakan dalam penelitian ini maka data-data yang telah diklasifikasikan berdasarkan kelompoknya akan masuk tahap analisis data. Dengan hasil data menunjukkan sebanyak 49 data. Hasil dari klasifikasi data ditemukan 1 jenis tindak tutur pada tindak tutur lokusi; deklaratif dengan fungsi menyatakan, 3 Jenis tindak tutur ilokusi; ekspresif, direktif, asertif dengan fungsi emosi dan marah, minta maaf, merasa terpukul, memerintah, menyatakan, berbohong, dan marah, 2 jenis tindak tutur perlokusi; direktif, dan komisif dengan fungsi memerintah, mengancam, dan mengintimidasi. Peneliti menemukan ada 34 data jenis tindak tutur lokusi deklaratif dengan fungsi menyatakan. 10 data ilokusi ekspresif, direktif, dan asertif dengan fungsi (1 data), emosi dan marah(1 data), minta maaf (1 data), merasa terpukul (3 data), memerintah (2 data) menyatakan (1 data), berbohong (1 data), marah. Jenis yang selanjutnya yaitu tindak tutur perlokusi; direktif, dan komisif dengan fungsi (1 data), memerintah (1 data), mengancam (3 data), mengintimidasi. Penelitian ini lebih dominan dengan data lokusi karena hakim ingin mencari informasi sebanyak-banyaknya kepada terdakwa agar dapat memecahkan sebuah kasus.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Identifikasi Video Pembelajaran Matematika SMP Kelas IX Pada Platform Youtube

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The purpose of this study was to identify the content features, media aspects, and plot of mathematics instruction films in Ninth Graders of Junior High School based on the most views on YouTube platforms. This study was descriptive qualitative. The subject was a video learning of junior high school mathematics class IX Transformation material. The sampling technique in this study used a purposive sampling technique so that 50 learning videos were obtained. Data analysis technique using average calculation. Several conclusions can be derived from this study based on the data acquired, the findings of the research, and the discussion that occurred to take place, including 1.) Material and media ascpects of mathematics learning videos based on the most viewers on 50 mathematics learning videos obtained research data on several indicators including material relevance with an average value 0f 3.05 and material quality indicators with an average value of 3.18. As for the indicators of the visual aspect of the media with an average value of 3.18; audio media aspects with an average value of 2.98; typography aspects with an average value of 3.24; language aspect with an average value of 3.27; and programming aspects with an average value of 3.24. 2) The flow of mathematics learning videos based on the highest number of viewers on 50 mathematics learning videos obtained an average of several indicators, namely the introduction indicator with an average value of 0.56; the core indicator with ane average value of 0.80; and the closing indicator with an average value of 0.39.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kelayakan Video Pembelajaran Biologi Berbasis Platform Youtube Pada Materi Sistem Pencernaan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan video pembelajaran biologi berbasis platform youtube pada materi sistem pencernaan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan purposive sampling. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah video dari akun youtube yang terverifikasi, jumlah subscribe minimal 500 ribu, jumlah tonton minimal 1000 kali ditonton, jumlah disukai minimal 200 disukai, dan dengan rentang waktu video diunggah dari tahun 2018 sampai 2022. Pemilihan video menggunakan kata kunci materi “SMP Sistem Pencernaan” kemudian dianalisis berdasarkan aspek materi, aspek penyajian, aspek bahasa dan aspek grafika atau media. Video yang diambil akan divalidasi oleh ahli materi, ahli bahasa dan ahli media. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 4 video rata – rata kelayakan video dari aspek materi sebesar 91,25% berpredikat sangat layak, aspek penyajian sebesar 82,5% berpredikat sangat layak, aspek bahasa sebesar 86,25% berpredikat sangat layak dan aspek grafika atau media sebesar 77,25% berpredikat layak, dengan demikian video pembelajaran biologi materi sistem pencernaan berbasis youtube termasuk dalam kategori layak untuk digunakan sebagai tambahan materi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Tindak Tutur Ilokusi Dalam Serial Cerita Dalam Jeda Pada Kanal Youtube Kemkominfo TV (Kajian Pragmatik)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Secara umum, penelitian ini memberikan informasi mengenai data dan keterangan Tindak Tutur Ilokusi pada Serial Cerita Dalam Jeda dalam Kanal youtube Kemkominfo TV dengan menggunakan kajian pragmatik dan secara khusus menganalisis mengenai jenis dan fungsi tindak tutur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik yang digunakan yaitu teknik analisis yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman. Metode dan teknik pengumpulan data dengan metode SBLC (Simak Bebas Libat Cakap), transkipi data, dan teknik catat. Teori yang digunakan adalah pragmatik, dengan data yang bersumber dari tuturan Serial Cerita Dalam Jeda dalam Kanal youtube Kemkominfo TV. Berdasarkan teknik-teknik yang digunakan dalam penelitian ini maka data-data yang telah diklasifikasikan berdasarkan kelompoknya akan masuk tahap analisis data. Dengan hasil data menunjukkan sebanyak 94 data. Hasil dari klasifikasi data ditemukan 5 jenis tindak tutur dengan fungsi masing-masing. Jenis pertama yaitu tindak tutur representatif berjumlah 31 data dengan fungsi menyatakan 12 data, melaporkan 5 data, menegaskan 4 data, mengeluh 4 data, menduga 1 data dan mendeskripsikan 5 data. Jenis yang kedua yaitu tindak tutur direktif berjumlah 29 data dengan fungsi memerintah 10 data, meminta 11 data, menasehati 3 data, menyarankan 4 data dan memohon 1 data. Jenis ketiga yaitu tindak tutur ekspresif berjumlah 22 data dengan fungsi pernyataan kesedihan 4 data, meminta maaf 7 data, menyalahkan 3 data dan berterima kasih 8 data. Jenis keempat yaitu tindak tutur komisif berjumlah 4 data dengan fungsi penolakan 3 data dan fungsi menawarkan 1 data. Jenis kelima yaitu tindak tutur deklarasi berjumlah 8 data dengan fungsi melarang 6 data dan memutuskan 2 data.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Persepsi Mahasiswa Pendidikan Biologi Terhadap Channel Youtube Dengan Konten Pendidikan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PERSEPSI MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI TERHADAP CHANNEL YOUTUBE DENGAN KONTEN PENDIDIKAN ABSTRAK Pembelajaran daring merupakan salah satu bentuk alternatif dari pembelajaran yang menggunakan fasilitas internet dengan aksesibilitas, konektivitas, fleksibilitas, dan kemampuan untuk memunculkan berbagai jenis interaksi pembelajaran. Pada dasarnya proses pembelajaran online dalam pelaksanaanya membutuhkan dukungan dari beberapa macam perangkat mobile seperti smart phone, tablet, laptop, dan lain-lain yang dapat digunakan untuk mengakses informasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat persepsi mahasiswa pendidikan biologi terhadap channel Youtube dengan konten pendidikan. Jenis penelitian ini adalah penelitian fenomologi dengan metode kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan biologi angkatan 2019 dan 2020 di Universitas Borneo Tarakan dengan jumlah 33 mahasiswa yang menggunakan Youtube sebagai sumber belajar pada masa Covid-19 di era pembelajaran daring. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata mahasiswa menyatakan bahawa Youtube dengan konten pendidikan lebih mudah dan cepat diakses untuk membantu mahasiswa dalam mencari sumber belajar. Meskipun demikian, mahasiswa harus memilah video pembelajaran dengan karateristik tertentu sesuai dengan kebutuhan. Kata kunci : Persepsi, Youtube, Konten Pendidikan

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FUNGSI TINDAK TUTUR DALAM DIALOG MATA NAJWA BELAJAR DARI PANDEMI PADA YOUTUBE NAJWA SHIHAB (KAJIAN PRAGMATIK)

2022•

ANALISIS FUNGSI TINDAK TUTUR DALAM DIALOG MATA NAJWA BELAJAR DARI PANDEMI PADA YOUTUBE NAJWA SHIHAB (KAJIAN PRAGMATIK) ABSTRAK Mardaliah. 2022. Skripsi ini berjudul Fungsi Tindak Tutur dalam Dialog Belajar dari Pandemi pada YouTube Najwa Shihab (Kajian Pragmatik). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan fungsi tindak tutur yang terkandung di dalam percakapan antara pembawa acara dan narasumber. Dengan adanya penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi pembaca. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, sumber data pada penelitian ini ialah bersumber dari tuturan para peserta diskusi yang bertema Belajar dari Pandemi di YouTube Najwa Shihab. Teknik pengumpulan pada penelitian ini menggunakan metode simak dengan menggunakan teknik dasar yakni, teknik rekam, dan teknik catat. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan metode pada pragmatis dengan alat penentu yakni peserta diskusi dalam program berita Mata Najwa. Berdasarkan teknik-teknik yang digunakan dalam penelitian ini maka data-data yang telah diklasifikasikan berdasarkan kelompoknya akan masuk tahap analisis data dengan menerapkan teori Yule. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat 4 jenis tindak tutur berdasarkan fungsinya yaitu; (1) tindak tutur Asertif/Representatif sebanyak 20 data terdiri dari data dengan fungsi menyatakan fakta, fungsi penegasan, dan fungsi kesimpulan. (2) Tindak tutur Direktif sebanyak 8 data terdiri dari data dengan fungsi perintah, fungsi pemberian saran, fungsi permohonan. (3) Tindak tutur Komisif sebanyak 2 data terdiri dari data dengan fungsi berjanji, fungsi ancaman. (4) Tindak tutur Ekspresif sebanyak 7 terdiri dari data dengan fungsi bahagia, fungsi kesulitan/kesengsaraan, dan dengan fungsi kebencian. Pada penelitian ini yang paling mendominasi yaitu fungsi tindak tutur Asertif/Representatif.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perlindungan Karya Cipta Lagu atau Musik yang Dinyanyikan Ulang (Cover Song) di Jejaring Media Sosial

2021•

ABSTRAK RAUVA ALFRIDA QIROM. 164.05011.08. PERLINDUNGAN LAGU ATAU MUSIK YANG DINYAYIKAN ULANG (COVER SONG) DI JEJARING MEDIA SOSIAL. Salah satu perkembangan zaman adalah dengan ditemukannya internet. Internet memiliki andil dalam memberikan informasi serta menyebarkan kreasi seseorang yang berkaitan dengan industri musik dalam berinvestasi yang merupakan bagian dari Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Dengan berkembangnya teknologi ini pula banyak oknum - oknum yang kurang menghargai Hak cipta pada sebuah musik yang telah lama populer untuk di nyanyikan kembali (cover song) melalui platfom media sosial, khususnya Youtube. Dalam hal ini, maka permasalahan yang diangkat yaitu 1. Penggunaan karya cipta lagu atau musik yang dinyanyikan ulang (cover song) di jejaring media sosial dikaitkan dengan hak terkait. 2. Akibat hukum terhadap karya cipta lagu atau musik yang dinyanyikan ulang (cover song) di jejaring media sosial. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penggunaan karya cipta lagu atau musik yang dinyanyikan ulang (cover song) di jejaring media sosial dikaitkan dengan hak terkait. 2. Untuk mengetahui akibat hukum terhadap karya cipta lagu atau musik yang dinyanyikan ulang (cover song) di jejaring media sosial. Penelitian ini dilakukan dengan tipe penelitian normatif dengan Pendekatan Perundang-Undangan (Statute Approach), Pendekatan Kasus (Staute Case), dan Pendekatan Konseptual (Conseptual Approach). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa kegiatan menyanyikan ulang sebuah lagu (cover song) dapat merupakan perbuatan yang melanggar Hak Cipta jika cover song dilakukan dengan tujuan komersial dan si Pencipa dan pihak terkait merasa keberatan akan hal itu dan akibat hukum yang terjadi dari kegiatan cover song adalah ketika si Pencipta dan pihak terkait merasa keberatan dengan lagu mereka yang di nyanyikan ulang maka mereka dapat menuntut si pelaku cover song dengan gugatan ganti rugi ataupun gugatan pidana.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FUNGSI TINDAK TUTUR DAN IMPLIKATUR DI CHANNEL YOUTUBE CNN INDONESIA BERTEMA COVID-19 (KAJIAN PRAGMATIK)

2021•

ABSTRAK Skripsi ini berjudul Fungsi Tindak Tutur dan Implikatur di Channel YouTube CNN Indonesia Bertema Covid-19 (Kajian Pragmatik). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan fungsi tindak tutur dan jenis implikatur yang terkandung di dalam percakapan antara pembawa acara dan narasumber. Dengan adanya penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi pembaca. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, sumber data pada penelitian ini ialah bersumber dari tuturan para peserta diskusi yang bertema tentang Covid-19 melalui channel YouTube CNN Indonesia. Teknik pengumpulan pada penelitian ini menggunakan metode simak dengan menggunakan teknik dasar yakni teknik sadap, Teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC), teknik rekam, dan teknik catat. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan metode padan pragmatis dengan alat penentu yakni peserta diskusi dalam program berita CNN Indonesia, tahap selanjutnya menggunakan Teknik Pilah Unsur Penentu (PUP). Berdasarkan teknik-teknik yang digunakan dalam penelitian ini maka data-data yang telah diklasifikasikan berdasarkan kelompoknya akan masuk tahap analisis data dengan menerapkan teori Levinson dan Yule. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat 4 jenis tindak tutur berdasarkan fungsinya yaitu; (1) tindak tutur Asertif/Representatif terdiri dari 32 data dengan fungsi menyatakan, 4 data dengan fungsi mengakui, 9 data dengan fungsi melaporkan, 9 data dengan fungsi menyebutkan, 3 data dengan fungsi memberikan kesaksian, 3 data dengan fungsi berspekulasi. (2) Tindak tutur Direktif terdiri dari 5 data dengan fungsi mengajak, 25 data dengan fungsi meminta, 4 data dengan fungsi menyarankan, 5 data dengan fungsi memberikan aba-aba. (3) Tindak tutur Komisif dengan fungsi berjanji terdiri dari 4 data. (4) Tindak tutur Ekspresif terdiri dari 2 dengan fungsi mengeluh, 7 data dengan fungsi mengkritik, 3 data dengan fungsi mengucapkan terima kasih, dan 1 data dengan fungsi menyanjung. Adapun jenis implikatur yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu; (1) implikatur percakapan umum, (2) implikatur beskala, (3) implikatur percakapan khusus. Implikatur-implikatur tersebut timbul dalam sebuah percakapan disebabkan adanya pelanggaran maksim. ABSTRACT This study was entitled “Functions of Speech Acts and Implicatures on the CNN Indonesia YouTube Channel with the Covid-19 Themed (Pragmatic Study)”. The purpose of this study was to describe the function of speech act and the resource person. It was expected to be useful for the readers. This descriptive qualitative research collected the data from the speeches of the discussion participants on the theme of Covid-19 through the CNN Indonesia YouTube channel. The data were collected through listening method using tapping, listening-free-participating-speaking technique, recording, and note-taking. The data were analysed using a pragmatic matching method with a determining tool of discussion participants in the CNN Indonesia news program and the determinant element sorting technique. The data that were classified was analyzed using Levinson and Yule’s theory. The results of data analysis showed that there were 4 types of speech acts based on their function. First, the assertive/representative speech acts that consisted of 32 data with the function of stating, 4 data with the function of admitting, 9 data with the function of reporting, 9 data with the function of mentioning, 3 data with the function of giving testimony, 3 data with the function of speculating. Second, the directive speech acts that consisted of 5 data with the function of inviting, 25 data with the function of giving cues. Third, the commissive speech acts with the promise function that consisted of 4 data. Fourth, the expressive speech acts that consisted of 2 data with complaining function, 7 data with critizing function, 3 data with thanking function, and 1 data with flattering function. The type of implicatures found in this study were: (1) general conversational implicature, (2) scale implicature, and (3) special conversational implicature. These implicature arouse in a conversation due to the violation of maxims.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail