Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: Praktikum
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI FITOKIMIA RUMPUT KNOP (Hyptis capitata Jacq.) DAN PENERAPANNYA SEBAGAI PANDUAN PRAKTIKUM

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman hayati berupa tanaman obat tradisional. Umumnya tanaman sebagai obat mengandung senyawa metabolit sekunder misalnya flavonoid. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai obat tradisional adalah Hyptis capitata Jacq. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar flavonoid pada daun dan batang H. capitata Jacq., perbedaan kadar flavonoid antara daun dan batang, serta menyusun panduan praktikum berbasis spektrofotometer. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berupa daun dan batang H. capitata Jacq. yang diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol. Penetapan kadar flavonoid dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 450 nm dengan larutan standar quersetin. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji T berpasangan (Paired Sample T-Test) untuk mengetahui perbedaan signifikan antara kedua sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar flavonoid pada daun lebih tinggi dibandingkan batang. Nilai rata-rata sampel daun sebesar 5,506828 mg/L dan sampel batang sebesar 1,115884 mg/L. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kadar flavonoid pada daun dan batang. Selain itu, penelitian ini menghasilkan panduan praktikum fitokimia yang dapat digunakan sebagai bahan ajar untuk mendukung kegiatan praktikum mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan H. capitata Jacq. memiliki potensi sebagai sumber senyawa flavonoid. Selain itu dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran melalui panduan praktikum yang aplikatif dan edukatif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI FITOKIMIA TANAMAN KEMOYANG (Homalomena rubescens) DAN PENERAPANNYA SEBAGAI PANDUAN PRAKTIKUM

2026•

Tanaman Homalomena rubescens (kemoyang) merupakan tanaman obat yang memiliki potensi sebagai sumber senyawa bioaktif. Senyawa tersebut berupa golongan flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menentukan kadar flavonoid pada bagian umbi, batang, dan daun tanaman H. rubescens, (2) mengetahui perbedaan kadar flavonoid pada masing-masing bagian tanaman, serta (3) menyusun panduan praktikum analisis flavonoid berbasis spektrofotometri. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari bagian daun, batang, dan umbi tanaman H. rubescens yang diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol. Analisis kadar flavonoid dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 450 nm dengan kuersetin sebagai larutan standar. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA untuk mengetahui perbedaan konsentrasi flavonoid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar flavonoid tertinggi terdapat pada daun sebanyak 2,814268 mg/L, kemudian umbi sebesar 1,505941 mg/L, dan batang sebesar 1,447276 mg/L. Terdapat perbedaan signifikan kadar flavonoid antar bagian tanaman dengan nilai signifikansi 0,018 (0,05). Uji lanjut Post Hoc Tukey menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara daun dengan batang serta daun dengan umbi, sedangkan antara batang dan umbi tidak berbeda signifikan. Berdasarkan hasil penelitian, telah disusun panduan praktikum analisis flavonoid berbasis spektrofotometri yang memuat komponen lengkap dan sistematis, sehingga dapat digunakan sebagai bahan ajar dalam kegiatan praktikum fitokimia.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Instrumen Penilaian Aspek Psikomotorik Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Tarakan pada Kegiatan Praktikum Biologi

2025•

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan Instrumen Penilaian Aspek Psikomotorik pada kegiatan praktikum biologi yang layak digunakan. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Penelitian ini dibatasi hanya pada tahap Development. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI-I SMA Negeri 2 Tarakan yang berjumlah 36 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah pedoman wawancara dan kuesioner, lembar validasi ahli, dan lembar angket. Hasil validasi ahli evaluasi diperoleh persentase sebesar 85% dengan kategori layak. Respon guru terhadap instrumen penilaian aspek psikomotorik memperoleh persentase sebesar 87% dengan kategori sangat layak. Sedangkan respon siswa pada uji coba terbatas memperoleh persentase sebesar 85% dengan kategori sangat menarik. Instrumen penilaian aspek psikomotorik yang dikembangkan telah memenuhi aspek kelayakan berdasarkan penilaian ahli evaluasi serta respon guru dan siswa. Oleh karena itu, instrumen penilaian aspek psikomotorik ini dapat direkomendasikan untuk kegiatan praktikum biologi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Pedoman Praktikum Materi Bioteknologi SMA/MA Berdasarkan Pemanfaatan Buah Cempedak (Artocarpus Integer) dan Terap (Artocarpus Odoratissimus)

2024•

Potensi lokal setiap daerah berpotensi untuk dijadikan sebagai sumber belajar. Sumber belajar yang berbasis potensi lokal dapat memudahkan peserta didik untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuannya. Potensi lokal daerah Kalimantan Utara yang dapat diintegrasikan kedalam pembelajaran yaitu buah Cempedak (Artocarpus Integer) dan Terap (Artocarpus Odoratissimus). Buah cempedak dan terap dapat diolah menjadi yoghurt yang kemudian tahap pembuatannya disajikan kedalam pedoman praktikum. Penelitian Pengembangan pedoman praktikum ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan serta respon peserta didik terhadap Pedoman Praktikum Materi Bioteknologi SMA/MA Berdasarkan Pemanfaatan Buah Cempedak (Artocarpus Integer) dan Terap (Artocarpus Odoratissimus). Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Development, Disseminate). Namun, penelitian ini dibatasi dan hanya sampai pada tahap Development. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah peserta didik SMA Negeri 2 Tarakan Kelas XII MIPA 2 yang berjumlah 36 orang dan guru sebagai praktisi. Kelayakan Pedoman Praktikum dinilai berdasarkan hasil validasi media dan materi. Pada validator ahli media diperoleh nilai 85% dengan kriteria “Layak”. Pada validator ahli materi diperoleh nilai 95,38% dengan kriteria “Sangat Layak”. Praktisi guru diperoleh nilai 100% dengan kriteria “Sangat Layak”. Respon peserta didik diperoleh dari rata-rata penilaian respon peserta didik dalam uji skala besar dengan presentase 92% masuk dalam kriteria “Sangat Menarik”. Dapat disimpulkan bahwa Pedoman Praktikum materi bioteknologi berdasarkan pemanfaatan buah cempedak dan terap layak untuk digunakan dalam pembelajaran

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP KREATIVITAS DOSEN PENDIDIKAN BIOLOGI DALAM MELAKSANAKAN PRAKTIKUM DI MASA PANDEMI COVID-19

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pandemi covid-19 memberikan dampak pada dunia pendidikan, sehingga mengharuskan proses pembelajaran secara teori maupun praktikum dilakukan di rumah secara online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi mahasiswa terhadap kreativitas dosen Jurusan Pendidikan Biologi dalam melaksanakan praktikum di masa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan populasi mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi angkatan 2018 dan 2019. Penentuan sampel menggunakan teknik proportional sampling yaitu sebanyak 102 mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh data bahwa kreativitas dosen pendidikan biologi mencapai 78,5% yang tergolong dalam kategori sangat kreatif dengan rata-rata skor tiap indikator yaitu : Berpikir Lancar (fluency) sebesar 81%, Berpikir Luwes (flexibility) sebesar 83%, Berpikir Terperinci (elaboration) sebesar 77%, dan Berpikir Orisinal (originality) sebesar 73%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LEARNING LOSS PADA PELAJARAN BIOLOGI DI MASA PANDEMI COVID-19 DITINJAU DARI PELAKSANAAN PRAKTIKUM BIOLOGI DI SMAN 2 TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan mengetahui learning loss pada pelajaran biologi di masa pandemi Covid-19 yang ditinjau dari pelaksanaan praktikum biologi di SMAN 2 Tarakan. Metode penulisan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan kuisioner, wawancara, observasi, dan studi dokumenter. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA, kepala sekolah dan guru mata pelajaran biologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan praktikum biologi di masa pandemi Covid-19 dapat terlaksana tergantung situasi berdasarkan ketersediaan alat dan bahan praktikum serta kesiapan siswa, sehingga persentase keterlaksanaan praktikum biologi menurun selama pandemi Covid-19 dari persentase 57,14% (cukup baik) menjadi 13,33% (sangat kurang baik). Terjadi learning loss pada pelajaran biologi di masa pandemi Covid-19 ditandai dengan menurunnya keterampilan akademis pada mata pelajaran yang berpraktikum, menurunnya keterampilan dan pengetahuan terkait mata pelajaran yang berpraktikum, terhambatnya kemajuan atau pertumbuhan akademis siswa, menurunnya pengetahuan faktual dan prosedural siswa, kemunduran akademik dan kerugian pada jenjang pendidikan. Pembelajaran daring tidak sepenuhnya memberikan pengembangan keterampilan kerja ilmiah siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN INSTRUMEN PRAKTIKUM MATERI STRUKTUR SEL KELAS XI SMA NEGERI 3 TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan instrumen praktikum sebagai media pembelajaran Kelas XI SMA Negeri 3 Tarakan berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media dan ahli praktisi (guru biologi), serta mengetahui tanggapan siswa terhadap instrumen praktikum yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. ADDIE merupakan singkatan dari (Analysis-Design-Development-Implement-Evaluate). Instrmen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar validasi dan lembar angket respons siswa. Sebelumnya, produk telah divalidasi oleh ahli materi, ahli media, dan guru biologi. Berdasarkan penilaian dari ahli materi, ahli media dan guru biologi, kualitas media pembelajaran dinyatakan sangat layak digunakan. Ahli materi menilai instrumen praktikum dengan presentase 90% (Sangat Layak), ahli media menilai instrumen praktikum dengan presentase 92% (Sangat Layak), guru menilai instrumen praktikum dengan presentase 93% (Sangat Layak). Sedangkan respon siswa memperoleh penilaian dengan presentase 94% (Sangat Layak). Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa instrumen praktikum sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran bagi siswa kelas XI.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail