ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kesejahteraan spiritual merupakan aspek penting pada pasien Chronic Kidney Disease (CKD) yang menjalani hemodialisis karena dapat membantu pasien dalam menghadapi kondisi penyakit kronis dan meningkatkan kemampuan adaptasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesejahteraan spiritual pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis di RSUD Jusuf SK Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah responden sebanyak 205 pasien. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Spiritual Well-Being Scale (SWBS) versi bahasa Indonesia yang terdiri dari 20 item pertanyaan. Karakteristik responden didominasi usia dewasa, berjenis kelamin perempuan, pendidikan terakhir SMA, lama menjalani hemodialisis ≥12 bulan, serta frekuensi hemodialisis 2 kali per minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien HD memiliki kesejahteraan spiritual tinggi sebanyak 58,5%, kategori sedang sebanyak 39,5%, dan kategori rendah sebanyak 2,0%. Kesejahteraan spiritual yang tinggi diharapkan dapat membantu pasien dalam meningkatkan kemampuan koping dan kualitas hidup selama menjalani terapi hemodialisis.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Minuman fungsional merupakan jenis minuman yang diformulasikan untuk memberikan manfaat kesehatan karena diperkaya dengan bahan-bahan alami seperti probiotik, vitamin, mineral dan bahan-bahan dengan aktivitas biologis tertentu seperti antioksidan. Popping boba merupakan bola-bola kecil yang terdiri dari lapisan tipis berbahan dasar alginat yang mengelilingi cairan inti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minuman fungsional berbentuk popping boba berbasis Spirulina sp. menggunakan teknik reverse spherification berdasarkan nilai proksimat, aktivitas antioksidan serta uji hedonik (kesukaan). Spirulina sp yang dikenal sebagai mikroalga yang kaya akan protein, vitamin, mineral, dan pigmen bioaktif yang memiliki potensi sebagai antioksidan alami. Pembuatan popping boba dilakukan melalui proses enkapsulasi larutan Spirulina sp. ke dalam larutan natrium alginat untuk membentuk bola dengan tekstur kenyal. Analisis yang dilakukan meliputi uji proksimat (kadar air, abu, dan protein), aktivitas antioksidan (metode DPPH), serta uji hedonik (kenampakan, aroma, tekstur, dan rasa). Hasil menunjukkan bahwa popping boba mengandung kadar air 96,47%, kadar abu 0,95%, dan kadar protein 21,18%. Aktivitas antioksidan dikategorikan sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar 3,028559 ppm. Uji hedonik terhadap 30 panelis menunjukkan tingkat kesukaan yang tinggi pada kenampakan (3,57), aroma (3,60), dan tekstur (3,60), namun cenderung netral pada rasa (2,60), disebabkan oleh rasa khas Spirulina. Secara keseluruhan, popping boba Spirulina sp. memiliki potensi sebagai produk minuman fungsional bergizi tinggi dengan aktivitas antioksidan yang kuat, meskipun masih diperlukan perbaikan formulasi rasa untuk meningkatkan penerimaan konsumen.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Asma merupakan penyakit inflamasi kronis pada saluran napas yang ditandai dengan sesak napas, batuk, dan mengi yang berulang. Penyakit ini dapat menurunkan kualitas hidup dan menjadi beban bagi individu maupun keluarga. Salah satu terapi nonfarmakologis yang efektif untuk membantu mengontrol gejala asma adalah Pursed Lips Breathing (PLB). Teknik ini bertujuan untuk memperlambat laju pernapasan, meningkatkan ventilasi paru, serta mengurangi udara yang terperangkap di paru-paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penerapan terapi PLB terhadap perubahan respiratory rate (RR) pada pasien asma dalam keluarga. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada dua pasien dengan riwayat asma yang dilakukan intervensi PLB selama tiga hari. Respiratory rate diukur sebelum dan sesudah terapi. Hasil menunjukkan bahwa setelah dilakukan PLB secara konsisten, terjadi penurunan RR pada kedua pasien serta perbaikan gejala sesak napas. Pasien juga menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap teknik pernapasan dan dapat melakukan latihan secara mandiri. Intervensi ini tidak memerlukan alat khusus dan dapat diterapkan sebagai strategi promotif dan preventif di lingkungan keluarga. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa terapi PLB efektif dalam menurunkan RR pada pasien asma dan dapat dijadikan intervensi keperawatan non-farmakologis yang praktis dan mudah diterapkan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perawatan spiritual merupakan bagian dari pelayanan asuhan keperawatan yang holistik dengan memberikan bimbingan spiritual. Mahasiswa yang memiliki sikap kepedulian spiritual yang positif akan bersedia memperoleh lebih banyak pengetahuan dan keterampilan untuk memenuhi kebutuhan pasien dengan demikian mahasiswa dapat memberikan perawatan yang lebih efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran persepsi mahasiswa sarjana keperawatan tentang perawatan spiritual. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif survey. Jumlah sampel 233 mahasiswa. Penentuan jumlah sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Spirituality and Spiritual Care Rating Scale versi Bahasa Indonesia (SSCRS-BI) sebanyak 17 item pernyataan. Analisa data penelitian ini menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan penelitian didapatkan hasil persepsi mahasiswa sarjana keperawatan tentang perawatan spiritual adalah baik sebanyak 125 (53.6%), mahasiswa dengan berpersepsi kurang baik yaitu sebanyak 108 (46%) hal ini menunjukan sedikit perbedaan diantara kedua nya yaitu sebanyak 8%. Sub varabel spiritual care memiliki persepsi baik terbanyak sebanyak 183 (78.5%) dibandingkan tiga sub variabel lainya. Hasil ini dapat dilanjutkan dengan penelitian tentang faktor-faktor yang memengaruhi persepsi mahasiswa sarjana keperawatan terhadap perawatan spiritual.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
DAMPAK BENCANA PASCA KEBAKARAN PADA MASYARAKAT SELUMIT PANTAI ABSTRAK Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 menjelaskan bahwa bencana diartikan sebagai serangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam, non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak fisik, psikologis dan masih banyak dampak lain yang dapat ditimbulkan. Salah satu bencana non alam yang sering terjadi yaitu kebakaran. Peristiwa kebakaran dapat menjadi sebuah bencana apabila peristiwa tersebut dapat mengganggu kehidupan manusia. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengeksplorasi dampak bencana pasca kebakaran baik aspek fisik, psikologis maupun spiritual pada masyrakat Selumit Pantai. Penelitian ini merupakan penelitian kuailitatif dengan desaign fenomenologi. Jumlah partisipan dalam penelitian ini berjumah 6 orang yang merupakan warga terdampak kebakaran di wilayah Selumit Pantai. Tahap pemilihan partisipan dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa bencana pasca kebakaran memiliki dampa pada aspek fisik seperti cedera fisik dan timbul gejala sakit, pada aspek psikologis menunjukan gejala stress pasca trauma, pada aspek sosial menunjukan adanya interaksi positif antar masyarakat pasca bencana, sedangkan dampak pada aspek spiritua lyaitu adanya pendekatan yang lebih mendalam kepada Tuhan pasca kejadian bencana.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ikan bandeng (Chanos chanos) merupakan salah satu biota perairan yang banyak digemari oleh Masyarakat Tarakan karna mudah di peroleh. Ikan ini banyak di olah menjadi bandeng tanpa duri, namun menghasilkan limbah, berupa jeroan ikan. Jeroan dapat di olah menjadi minyak. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan formula terbaik dari kombinasi minyak ikan bandeng (Chanos chanos) dan spirulina sp, serta mendapatkan karakteristik formula terbaik, (profil asam lemak dan parameter oksidasi, yaitu nilai peroksida/PV). Metode yang digunakan yaitu ekstraksi secara dry rendering pada suhu 70o C selama 45 menit. Data yang di peroleh selanjutnya di olah secara deskripktif. Hasil penelitian menunjukan nilai kadar lemak jeroan ikan Bandeng sebesar 15%. Rendemen minyak jeroan ikan Bandeng yaitu 20%. Formula terbaik yaitu F1 (penambahan 5% serbuk spirulina sp). Nilai peroksida/ peroxide value (PV) sebesar 3,0 mEq/kg. Profil asam lemak minyak ikan Bandeng (Chanos chanos) diperoleh kandungan SFA sebesar 43,03%, MUFA sebesar 22,65%, dan PUFA sebesar 10,56%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah minyak ikan yang diperoleh dari jeroan ikan bandeng yang sudah dikombinasi dengan serbuk spirulina sp dapat diproduksi menjadi suplemen makanan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengelasan SMAW adalah suatu proses penyambungan dua buah keping logam atau lebih dengan memanfaatkan panas yang terjadi dari loncatan elektroda pada dua buah kutub yang berbeda. Material baja ST 37 merupakan jenis baja ringan atau mild steel yang banyak dijadikan sebagai bahan konstruksi rangka mesin karena jenis material ini mudah didapatkan. Gerakan zig-zag merupakan gerakan elektroda yang menyerupai gerakan untuk menjahit serta memperluas area penyambungan dan gerakan spiral merupakan gerakan elektroda yang gerakannya hampir melingkar dan dilakukan secara kontinyu. Salah satu pemanfaatan pengelasan SMAW adalah sebagai penyambung besi siku baja ST 37 pada rangka mesin pemipil jagung yang menjadi objek pada penelitian ini. Tujuannya adalah untuk mengetahui kekuatan sambungan las alur zig-zag dan spiral serta mengetahui kecacatan hasil sambungan pengelasannya. Proses pengujian pada penelitian ini menggunakan tiga metode pengujian yakni NDT penetrant, metalografi, dan uji kekerasan vickers. Hasilnya untuk alur zig-zag terlihat satu kecacatan yang muncul begitu pula dengan alur spiral yang juga memiliki satu kecacatan. Untuk struktur mikronya alur zig-zag didominasi oleh fasa ferrite begitu juga dengan alur spiral, tetapi alur spiral banyak terlihat fasa perlite. Alur zig-zag memiliki nilai kekerasan 216,06 kgf/〖mm〗^2 sedangkan alur spiral memiliki nilai kekerasan 250,51 kgf/〖mm〗^2. Kedua alur pengelasan memiliki kecacatan yang sama tetapi struktur mikro dan nilai kekerasannya berbeda di mana alur spiral memiliki kekerasan lebih baik dari pada alur zig-zag.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ikan mas koki (Carassius auratus) adalah jenis ikan air tawar yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi karena warna yang begitu menarik. Warna menjadi salah satu Indicator keindahaan pada ikan hias, semakin cerah warna ikan hias maka semakin menarik perhatian. Salah satu metode yang digunakan untuk meningkatkan kualitas warna ikan mas koki dengan menggunakan Spirulina sp. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi optimal tepung Spirulina sp pada pakan yang dapat meningkatkan kecerahan warna ikan mas koki. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan penambahan tepung Spirulina sp pada penelitian ini meliputi 0%, 30%, 50%, 70%, 100% gram pakan. Berdasarkan pengamatan pemberian tepung Spirulina sp pada konsentrasi 50% mampu meningkatkan kecerahan warna ikan mas koki,konsentrasi 50% mampu meningkatkan pertumbuhan ikan mas koki. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan pemberian pakan Spirulina sp mampu meningkatkan kecerahan warna dan pertumbuhan ikan mas koki
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
Ikan molly (Poecilia sphenops) adalah jenis ikan air tawar yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi karena warna yang begitu menarik. Warna menjadi salah satu Indicator keindahaan pada ikan hias, semakin cerah warna ikan hias maka semakin menarik perhatian. Salah satu metode yang digunakan untuk meningkatkan kualitas warna ikan molly dengan menggunakan Spirulina sp. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi optimal tepung Spirulina sp pada pakan yang dapat meningkatkan kecerahan warna Ikan molly. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan penambahan tepung Spirulina sp pada penelitian ini meliputi 0%, 30%, 50%, 70%, 100% gram pakan. Berdasarkan pengamatan pemberian tepung Spirulina sp pada konsentrasi 50% mampu meningkatkan kecerahan warna ikan molly,konsentrasi 70% mampu meningkatkan pertumbuhan ikan molly. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan pemberian pakan Spirulina sp mampu meningkatkan kecerahan warna dan pertumbuhan Ikan molly
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perubahan tata guna lahan dan pertumbuhan penduduk merupakan faktor utama yang mempengaruhi nilai kapasitas simpan air. Nilai kapasitas simpan air menentukan jumlah air yang tersedia di dalam tanah untuk mendukung kegiatan pertanian khususnya wilayah Kota Tarakan. Tanaman akan mengalami gangguan pertumbuhan dan penurunan produktivitas jika mengalami kekurangan air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan kapasitas simpan air berbasis neraca air dan perubahan tata guna lahan di wilayah Kota Tarakan periode 2005-2020. Prosedur penelitian terdiri dari beberapa tahapan yaitu analisis perubahan tata guna lahan, analisis neraca air dan analisis kapasitas simpan air. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan nilai surplus sebesar 44,26 mm dan limpasan sebesar 59,47 mm. Namun nilai pengisian air tanah mengalami penurunan sebesar 15,21 mm. Kapasitas simpan di wilayah Kota Tarakan selama periode 2005-2020 menunjukkan penurunan sebesar 7,57 mm yaitu 130,35 mm pada tahun 2005 dan 122,78 mm pada tahun 2020.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
.Kesehatan lingkungan adalah salah satu komponen penting yang sangat berpengaruh bagi kehidupan dan kesehatan manusia. Lingkungan yang bersih serta sehat akan membuat setiap individu disekitarnya nyaman dan meningkatkan kualitas kehidupannya. Toilet merupakan bagian dari lingkungan yang keberadaanya menjadi hal yang sangat penting. Buruknya kualitas toilet memudahkan penularan bakteri serta tempat berkembangan bibit penyakit, diimana untuk parameter bau terdiri dari gas amonia, karbon dioksida, serta karbon monoksida. Gas-gas tersebut merupakan gas yang sering dihasilkan pada aktivitas manusia saat berada pada toilet. Proses penentuan kualitas toilet melalui gas ammonia, karbonmonoksida, karbondioksida, serta suhu diperoleh dari pembacaan dua sensor MQ-135 dan sensor PIR oleh mikrokontroler Arduino Uno. apabila sensor di dekatkan dengan urine yang menghasilkan gas Amonia, pada penelitian ini sensor menghasilkan tegangan yang lebih besar yaitu 316 mV, 468 mV, dan 678 mV sehingga kadar gas yang terukur juga lebih besar yaitu 355 ppm, 1025 ppm dan 2900 ppm. Pada penelitian ini juga telah dibuat alat pemantau pada ammonia dengan pemanfaatan agar mempermudah masyarakat untuk menjaga kerbersian WC. Adapun hasil pengujian sebesar 104 ppm saat terdeteksi gas atau aroma urine.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•
ABSTRAK Pengaruh Stressor Pekerjaan Dan Spiritualitas Di Tempat Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Universitas Borneo Tarakan Ludgardis Liberti Tapun (Nurul Hidayat,S.E.,M.Sc.,Ph.D) (Roni Padliansyah,S.ST.,M.Sc) Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh stressor pekerjaan dan spiritualitas di tempat kerja terhadap kinerja karyawan Universitas Borneo Tarakan. Hipotesis dalam penelitian ini ialah stressor pekerjaan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan dan spiritualitas di tempat kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatakan kuantitatif dengan metode angket atau kuesioner. Teknik pengambilan sempel dilakukan dengan teknik purposive sampling dan teknik selovin sehingga didapatkan responden sebanyak 227 karyawan yakni dosen dan tenaga kependidikan Universitas Borneo Tarakan. Selanjutnya dilakukan analisis dengan model regresi linear berganda dengan uji t dibantu dengan program SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa stressor pekerjaan berpengaruh negative terhadap kinerja karyawan dan spiritualitas berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Kata kunci: stressor , spiritualitas, karyawan Universitas Borneo Tarakan ABCTRAC The influence of job stressors and spirituality in the workplace on employee performance at the University of Borneo Tarakan Ludgardis Liberti Tapun (Nurul Hidayat,S.E.,M.Sc.,Ph.D) (Roni Padliansyah,S.ST.,M.Sc) The purpose of this study was to examine the effect of job stressors and spirituality at work on employee performance at the University of Borneo Tarakan. Hypothesis in the research is job stressors have a positive effect on employee performance and spirituality in the workplace has a positive effect on employee performance. This study uses a quantitative approach with a questionnaire method. The sampling technique was done by using purposive sampling technique and slovin technique so that the respondent obtained as many as 227 employees, namely lecturers and educational staff at the University Of Borneo Tarakan. Furthermore, the analysis was carried out with multiple linear regression models with the t test assisted by the SPSS program. The result showed that job stressors had a negative effect on employee performance and spirituality has a positive effect on employee performance. Key world: stressor, spirituality, University of Borneo Tarakan