Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

9 hasil
Subjek: Air Hangat
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN FOOT MASSAGE DAN RENDAM KAKI AIR HANGAT TERHADAP PENURUNAN EDEMA FISIOLOGIS EKSTREMITAS BAWAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER III

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang: Edema ekstremitas bawah merupakan salah satu keluhan fisiologis yang sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan sirkulasi dan peningkatan tekanan vena. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa berat, pegal, ketidaknyamanan saat beraktivitas, serta menurunkan kualitas hidup ibu hamil. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk membantu mengurangi edema adalah kombinasi foot massage dan rendam kaki air hangat. Tujuan: Mendeskripsikan penerapan asuhan keperawatan maternitas melalui kombinasi foot massage dan rendam kaki air hangat terhadap penurunan edema ekstremitas bawah pada ibu hamil trimester III. Metode: Karya Ilmiah Akhir Ners (KIAN) ini menggunakan metode studi kasus pada dua ibu hamil trimester III yang mengalami edema ekstremitas bawah fisiologis di Kelurahan Pantai Amal, Kota Tarakan. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut berupa foot massage selama 20 menit, dilanjutkan rendam kaki air hangat selama 15–20 menit. Evaluasi dilakukan menggunakan pendekatan SOAP dan penilaian derajat edema. Hasil: Setelah pemberian intervensi selama tiga hari, kedua pasien mengalami penurunan derajat edema dari grade 2 menjadi grade 1. Selain itu, pasien melaporkan kaki terasa lebih ringan, pegal berkurang, lebih nyaman saat berjalan, serta lebih rileks. Hasil observasi menunjukkan pembengkakan berkurang tanpa ditemukan gangguan sirkulasi maupun tanda inflamasi. Kesimpulan: Kombinasi foot massage dan rendam kaki air hangat efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam menurunkan edema ekstremitas bawah pada ibu hamil trimester III dan dapat dijadikan tindakan keperawatan komplementer dalam pelayanan asuhan keperawatan maternitas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Kombinasi Terapi Rendaman Kaki Air Hangat dan Murottal Al-Qur'an Surah Ar-Rahman Terhadap Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Pasien hipertensi sering mengalami tekanan darah yang tidak terkontrol meskipun telah mendapatkan terapi farmakologis sehingga diperlukan intervensi nonfarmakologis yang efektif dan aman. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kombinasi terapi rendam kaki air hangat dan murottal Al-Qur'an Surah Ar-Rahman terhadap perubahan tekanan darah sistolik dan diastolik pada pasien hipertensi. Metode yang digunakan adalah penerapan asuhan keperawatan berbasis evidence-based practice pada dua pasien hipertensi grade II dengan pemberian terapi rendam kaki air hangat suhu 38–40°C disertai mendengarkan murottal Al-Qur'an Surah Ar-Rahman selama 15 menit, satu kali sehari selama tiga hari berturut-turut. Hasil penerapan menunjukkan adanya penurunan tekanan darah secara bertahap pada kedua pasien. Pada Ny. M tekanan darah menurun dari 178/99 mmHg menjadi 156/92 mmHg, sedangkan pada Tn. A tekanan darah menurun dari 164/96 mmHg menjadi 153/88 mmHg setelah intervensi selama tiga hari. Selain itu, pasien juga melaporkan merasa lebih rileks, nyaman, segar, serta mengalami penurunan keluhan pusing dan nyeri tengkuk. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kombinasi terapi rendam kaki air hangat dan murottal Al-Qur'an Surah Ar-Rahman efektif sebagai terapi nonfarmakologis pendamping dalam membantu menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Rekomendasi bagi perawat adalah menjadikan kombinasi terapi rendam kaki air hangat dan murottal Al-Qur'an Surah Ar-Rahman sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis pendamping dalam pemberian asuhan keperawatan pada pasien hipertensi sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pasien.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN INTERVENSI RENDAM KAKI AIR HANGAT DENGAN JAHE MERAH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA KELUARGA DENGAN PENDERITA HIPERTENSI

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penerapan Intervensi Rendam Kaki Air Hangat Dengan Jahe Merah Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Keluarga Dengan Penderita Hipertensi Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tarakan tahun 2022, hipertensi masuk dalam tiga besar penyakit terbanyak yang ditangani di puskesmas dan fasilitas layanan primer. Banyak kasus ditemukan pada kelompok usia produktif dan lansia yang tidak secara rutin memeriksakan tekanan darahnya, sehingga berisiko mengalami komplikasi. Kondisi ini mengindikasikan perlunya upaya promotif dan preventif yang sistematis dan berkelanjutan di tingkat keluarga. Penatalaksanan yang dapat dilakukan untuk penanganan penyakit hipertensi ini yaitu terapi farmakologis dan non farmakologis. Pemberian terapi farmakologis dapat dilakukan dengan cara minum obat yang sudah diresepkan secara teratur, sedangkan salah satu terapi non farmakologis yang dapat digunakan secara mandiri dan bersifat alami untuk menurunkan hipertensi yaitu dengan rendam kaki air hangat dengan jahe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan intervensi rendam kaki air hangat dengan jahe merah terhadap penurunan tekanan darah pada keluarga dengan hipertensi. Penulis menggunakan metode studi kasus dengan jumlah responden sebanyak 2 pasien penderita hipertensi yaitu Ny. H dan Ny. A yang diberikan terapi selama 6 hari. Terapi rendam kaki dengan air hangat adalah terapi dengan cara merendam kaki hingga batas 10-15 cm diatas mata kaki menggunakan air hangat. Hasil penelitian yang didapatkan setelah 6 hari pemberian intervensi menunjukkan bahwa Ny. H sebelum diberikan terapi menunjukkan tekanan darah 155/91 mmHg dan sesudah diberikan terapi menunjukkan tekanan darah 150/85 mmHg. Sementara Ny. A sebelum diberikan terapi menunjukkan tekanan darah 135/75 mmHg dan sesudah diberikan terapi menunjukkan tekanan darah 124/72 mmHg. Berdasarkan hasil studi kasus yag dilakukan pada Ny. H dan Ny. A dengan judul terapi rendam kaki air hangat dengan jahe merah terhadap penurunan tekanan darah pada keluarga dengan hipertensi disimpulkan bahwa terdapat perubahan penurunan tekanan darah pada kedua klien.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN PADA REMAJA DENGAN PEMBERIAN KOMPRES AIR HANGAT TERHADAP PENURUNAN DISMENOREA

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dismenorea adalah keluhan nyeri saat menstruasi yang umum terjadi pada remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta menurunkan kualitas hidup. Salah satu alternatif penanganan non-farmakologis yang efektif adalah pemberian kompres air hangat, yang bertujuan untuk meredakan nyeri melalui mekanisme peningkatan sirkulasi darah dan relaksasi otot.Tujuan: Mengetahui efektivitas pemberian kompres air hangat terhadap penurunan nyeri Dismenorea pada remaja putri. Metode: Laporan ini merupakan studi kasus yang dilakukan pada remaja putri usia 16 tahun di wilayah kerja Puskesmas Juata Permai, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Intervensi berupa pemberian kompres hangat pada perut bagian bawah dilakukan selama 3 hari saat menstruasi dengan durasi 15–20 menit, dua kali sehari. Evaluasi nyeri dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Skala nyeri sebelum intervensi adalah 6 (nyeri sedang), dan setelah pemberian kompres hangat selama 3 hari, nyeri menurun hingga skala 1 (nyeri ringan). Klien juga menunjukkan peningkatan kenyamanan, aktivitas, dan pemahaman tentang manajemen nyeri haid. Kesimpulan: Pemberian kompres air hangat terbukti efektif sebagai metode non-farmakologis untuk menurunkan intensitas nyeri Dismenorea pada remaja. Intervensi ini aman, murah, dan dapat dilakukan secara mandiri, serta layak diterapkan sebagai alternatif penanganan nyeri haid di tingkat komunitas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perbandingan Intervensi Kombinasi Rendam Kaki Air Hangat dan Aromaterapi dengan Rendam Kaki Air Hangat terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah diatas normal yaitu diatas 120/80 mmHg, yang pada tahap awal tidak menunujukkan gejala yang jelas namun dapat menimbulkan komplikasi serius seperti penyakit, gagal ginja, stroke dan kerusakan pembuluh darah lainnya. Angka kejadian hipertensi di Kota Tarakan mencapai 92,12% dengan total 2.925 jiwa, tingginya angka kejadian hipertensi dapat menjadi alasan untuk menelaah berbagai macam upaya yang dapat membantu menurunkan tekanan darah serta meningkatkan kondisi kesehatan dan kualitas hidup penderita hipertensi. Terapi non-farmakologi yang dapat diterapkan untuk menurunkan tekanan darah yaitu dengan kombinasi rendam kaki air hangat dengan aromaterapi lavender. Karya ilmiah akhir ners ini bertujuan untuk membandingkan kombinasi rendam kaki air hangat dan aromaterapi lavender dengan rendam kaki air hangat dalam menurunkan tekanan darah pada pasien Hipertensi. Metode karya ilmiah akhir ners ini menggunakan metode case report. Pasien yang dilibatkan dalam karya ilmiah ini berjumlah 2 orang, pasien 1 diberikan intervensi rendam kaki air hangat dan aromaterapi, sedangkan pasien 2 diberikan intervensi rendam kaki saja. Hasil karya ilmiah ini menunjukkan terdapat penurunan tekanan darah lebih banyak pada pasien 1 yang diberikan intervensi rendam kaki air hangat dengan aromaterapi dengan penurunan tekanan sistolik sebanyak 24 mmHg dan tekanan diastolik sebanyak 8,2 mmHg dibandingkan dengan pasien 2 yang hanya diberikan terapi rendam kaki air hangat dengan penurunan tekanan darah sistolik 13 mmHg dan tekanan diastolic 6.4 mmHg. Kesimpulan terapi kombinasi ini rendam kaki air hangat dengan aromaterapi lavender terbukti menurunkan tekanan darah lebih banyak dibandingkan dengan terapi rendam kaki air hangat saja.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Senam Kaki Diabetes dan Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Kadar Glukosa Darah Sewaktu pada Pasien Dewasa dengan Diabetes Melitus Tipe 2

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) secara global maupun nasional masih menjadi tantangan besar dalam pengendalian kadar glukosa darah. Ketidakstabilan kadar gula darah yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan komplikasi serius, baik akut maupun kronis. Pendekatan non-farmakologis menjadi alternatif yang penting, seperti senam kaki diabetes dan rendam kaki air hangat. Tujuan dari karya ilmiah ini yaitu untuk menerapkan serta mengevaluasi terapi kombinasi senam kaki diabetes dan rendam kaki air hangat terhadap penurunan kadar glukosa darah sewaktu pada pasien dewasa dengan DMT2. Metode yang digunakan adalah case report dengan pendekatan asuhan keperawatan terhadap dua pasien dengan DMT2. Kombinasi terapi senam kaki diabetes dan rendam kaki air hangat dilakukan selama tiga hari berturut-turut dengan pemantauan kadar glukosa darah sebelum dan sesudah intervensi. Hasil dari karya ilmiah ini berupa penurunan kadar glukosa darah sewaktu setelah dilakukan terapi kombinasi senam kaki diabetes dan rendam kaki air hangat selama tiga hari dengan 1 sesi setiap harinya. Pasien pertama yang tetap mengonsumsi obat diabetes rutin menunjukkan penurunan sebesar 112 mg/dL, kemudian pada pasien kedua yang tidak mengonsumsi obat untuk diabetes menunjukkan penurunan sebesar 103 mg/dL. Hal ini menunjukkan bahwa terapi kombinasi ini dapat menurunkan kadar glukosa darah. Kesimpulan dari karya ilmiah ini senam kaki diabetes dan rendam kaki air hangat dapat dijadikan sebagai terapi non-farmakologis yang dapat menurunkan kadar glukosa darah pada pasien dengan DMT2.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KOMPLEMENTER DENGAN PEMBERIAN KOMPRES AIR HANGAT DAN AROMATERAPI LAVENDER PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN NYERI PUNGGUNG

2025•

Nyeri punggung yang tidak ditangani dapat menyebabkan ketidaknyamanan seperti berkurangnya kualitas tidur pada ibu hamil yang mengganggu sistem kekebalan tubuh sehingga melemahkan pertahanan tubuh. Kompres hangat memberikan efek fisiologis yaitu vasodilatasi, meredakan nyeri dengan merelaksasi otot. Aromaterapi lavender bermanfaat karena memiliki efek menenangkan dan menormalkan emosi, lavender dikenal karena khasiatnya dalam meredakan nyeri. Tujuan studi kasus untuk mengetahui pengaruh pemberian kompres air hangat dan aromaterapi lavender terhadap tingkat nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Metode studi kasus ini studi kasus dengan rancangan studi kasus pre-test dan post test. Sampel dalam studi kasus ini adalah seorang ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung. Instrumen dalam studi kasus ini menggunakan NRS (Numeric Rating Scale). Hasil analisis tingkat nyeri punggung ibu hamil trimester III sebelum diberikan intervensi dan setelah diberikan intervensi menunjukkan adanya perbedaan berdasarkan lembar observasi pengukuran skala nyeri menggunakan NRS yang di isi oleh klien, yaitu dari tingkat 5 (nyeri sedang) menjadi tingkat 1 (nyeri ringan). Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh kompres air hangat dan aromaterapi lavender terhadap penurunan tingkat nyeri punggung ibu hamil trimester III. Diharapkan studi kasus ini dapat menjadi layak untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait pengobatan secara non farmakologis seperti kompres air hangat dan aromaterapi lavender untuk menurunkan tingkat nyeri punggung ibu hamil trimester III.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN TERAPI KOMPLEMENTER RENDAM AIR HANGAT CAMPUR KENCUR PADA IBU HAMIL TRI MESTER III DENGAN EDEMA PADA TUNGKAI BAWAH

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ASUHAN KEBIDANAN KOMPLEMENTER TERAPI RENDAM AIR HANGAT CAMPUR KENCUR PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN EDEMA PADA TUNGKAI BAWAH DI PUSKESMAS LONG LOREH ABSTRAK Edema pada tungkai bawah merupakan keluhan yang umum dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester ketiga. Keluhan ini dapat mengganggu aktivitas dan kenyamanan ibu serta berisiko memengaruhi kesejahteraan kehamilan. Terapi komplementer seperti merendam kaki dalam air hangat yang dicampur kencur diyakini dapat membantu melancarkan sirkulasi darah dan mengurangi pembengkakan secara alami. Tujuannya yaitu memberikan asuhan kebidanan dengan pendekatan manajemen kebidanan melalui terapi komplementer berupa rendam kaki air hangat campur kencur pada ibu hamil dengan edema tungkai bawah di wilayah kerja Puskesmas Long Loreh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif studi kasus dengan pendekatan manajemen kebidanan dengan pendukumentasian SOAP,. Subjek penelitian adalah Ny. R umur 22 tahun G1P0A0 usia kehamilan 29 minggu 6 hari, janin tunggal hidup intra uteri, dengan edema tungkai bawah dan bersedia diberikan terapi rendam air hangat kencur selama 5 hari berturut-turut. Hasil setelah dilakukan terapi rendam air hangat campur kencur selama 10-15 menit setiap sore selama 5 hari, didapatkan penurunan derajat pembengkakan dan peningkatan kenyamanan subjek. Ibu juga melaporkan tidur lebih nyenyak dan merasa lebih rileks setelah intervensi. Kesimpulan terapi rendam air hangat campur kencur terbukti efektif sebagai terapi komplementer untuk membantu mengurangi edema pada tungkai bawah ibu hamil. Intervensi ini aman, mudah dilakukan, dan dapat dijadikan alternatif nonfarmakologis dalam pelayanan kebidanan

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh pemberian terapi air hangat terhadap patensi jalan napas pada pasien infeksi saluran pernapasan akut

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Infeksi saluran pernapasan akut adalah salah satu penyebab paling umum konsultasi atau perawatan di fasilitas pelayanan Kesehatan, terutama dalam layanan anak. Infeksi saluran pernapasan akut disebabkan oleh virus atau campuran infeksi virus-bakteri. Infeksi saluran pernapasan akut sebagai penyebab kematian terbesar dengan persentasi 22,30% dari seluruh kematian anak di Indonesia. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi air hangat terhadap patensi jalan napas pada klien infeksi saluran pernapasan akut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu berbentuk studi kasus. Partisipan dalam studi kasus ini yaitu dua klien yang memiliki diagnosis medis yang sama yaitu infeksi saluran pernapasan akut yang diamati secara mendalam. Hasil studi kasus ini didapatkan kedua klien memiliki hasil yang sama yaitu berpengaruh secara positif dalam pengaruh pemberian terapi air hangat terhadap patensi jalan napas pada klien infeksi saluran pernapasan akut. Penerapan pengaruh pemberian terapi air hangat terhadap patensi jalan napas pada klien dengan infeksi saluran pernapasan akut memberikan gambaran asuhan keperawatan yang terjadi pada dua klien yang berbeda.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail