Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

14 hasil
Subjek: Kata kunci: Asuhan Kebidanan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. S DI PUSKESMAS KARANG REJO KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Continuity of Care (COC) merupakan pelayanan kebidanan yang diberikan secara berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga pelayanan keluarga berencana sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan maternal dan neonatal serta mendukung penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Tujuan studi kasus ini adalah memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. S melalui pendekatan Continuity of Care sejak kehamilan hingga pelayanan keluarga berencana. Metode yang digunakan adalah Literature Review Based Case dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi menggunakan Buku KIA dan rekam medis, serta telaah literatur. Pendokumentasian asuhan menggunakan metode SOAP. Berdasarkan hasil asuhan diperoleh Ny. S usia 42 tahun G3P2A0 dengan kehamilan risiko tinggi. Selama kehamilan ditemukan ketidaknyamanan fisiologis berupa edema ekstremitas bawah, pusing, gangguan tidur, dan peningkatan frekuensi berkemih yang dapat ditangani sesuai kebutuhan. Persalinan dilakukan melalui sectio caesarea atas indikasi kala 1 fase aktif memanjang yang mengakibatkan henti kemajuan persalinan. Masa nifas berlangsung fisiologis dengan involusi uterus dan penyembuhan luka operasi yang baik. Bayi lahir sehat tanpa komplikasi selama masa neonatal, dan ibu memilih Metode Operasi Wanita (MOW) sebagai kontrasepsi pascapersalinan. Penerapan asuhan kebidanan secara komprehensif dan berkesinambungan memberikan luaran maternal dan neonatal yang baik serta mendukung deteksi dini dan penatalaksanaan faktor risiko secara tepat. Penerapan pelayanan Continuity of Care secara konsisten pada ibu dengan kehamilan risiko tinggi diperlukan untuk mengoptimalkan kesehatan ibu dan bayi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. H USIA 39 TAHUN DI PUSKESMAS SEBENGKOK TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kehamilan risiko tinggi merupakan kondisi yang dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi pada ibu maupun janin sehingga memerlukan pemantauan dan asuhan kebidanan secara berkelanjutan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi adalah melalui penerapan Continuity of Care (CoC). Laporan ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. H usia 39 tahun mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana di Puskesmas Sebengkok Kota Tarakan. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan manajemen kebidanan dan pendokumentasian SOAP. Asuhan dilakukan secara berkesinambungan melalui pengkajian, pemeriksaan fisik, penegakan diagnosis, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi asuhan pada setiap tahap pelayanan. Hasil asuhan menunjukkan bahwa selama kehamilan Ny. H termasuk dalam kelompok kehamilan risiko tinggi berdasarkan usia ≥35 tahun dan status grande multipara, namun tidak ditemukan komplikasi yang mengganggu kesehatan ibu dan janin. Persalinan berlangsung spontan pervaginam, bayi lahir cukup bulan dengan kondisi baik, masa nifas berjalan fisiologis tanpa komplikasi, serta bayi baru lahir mengalami adaptasi normal. Pada akhir masa pemantauan, ibu memperoleh pelayanan keluarga berencana sesuai kebutuhan dan kondisinya. Asuhan kebidanan komprehensif yang diberikan secara berkelanjutan terbukti membantu deteksi dini faktor risiko, mencegah terjadinya komplikasi, serta mendukung kesehatan ibu dan bayi secara optimal. Oleh karena itu, penerapan Continuity of Care perlu terus ditingkatkan sebagai salah satu upaya dalam mendukung penurunan angka kesakitan dan kematian ibu serta bayi.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. I DI PUSKESMAS KARANG REJO KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Asuhan kebidanan komprehensif Continuity of Care (CoC) merupakan pelayanan yang diberikan secara berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga keluarga berencana untuk memantau kesehatan ibu dan bayi, mendeteksi dini komplikasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan. Laporan ini bertujuan memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. “I” usia 25 tahun di Puskesmas Karang Rejo menggunakan pendekatan manajemen kebidanan dan pendokumentasian SOAP dengan metode studi kasus deskriptif. Asuhan dilakukan sejak usia kehamilan 34 minggu 2 hari hingga pelayanan keluarga berencana. Hasil asuhan menunjukkan bahwa kehamilan berlangsung fisiologis dengan keluhan kontraksi palsu dan nyeri pinggang pada trimester III sebagai perubahan normal menjelang persalinan. Persalinan berlangsung spontan pada usia kehamilan 39 minggu 5 hari tanpa komplikasi. Bayi lahir spontan berjenis kelamin perempuan dengan berat badan 2800 gram, panjang badan 50 cm, segera menangis kuat, bergerak aktif, dan dalam keadaan sehat. Masa nifas berlangsung normal dengan involusi uterus baik, lochea normal, serta proses menyusui yang lancar. Pada masa neonatal tidak ditemukan tanda bahaya dan pertumbuhan bayi sesuai usia. Pada pelayanan keluarga berencana, ibu memilih kontrasepsi pil progestin yang sesuai untuk ibu menyusui. Kesimpulannya, seluruh rangkaian asuhan mulai dari kehamilan hingga keluarga berencana dapat dilaksanakan sesuai standar pelayanan kebidanan tanpa komplikasi bermakna, sehingga penerapan Continuity of Care mendukung kesehatan ibu dan bayi secara optimal.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. A USIA 25 TAHUN DI PUSKESMAS SEBENGKOK KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator yang menggambarkan derajat kesehatan suatu negara sehingga diperlukan pelayanan kesehatan maternal dan neonatal yang optimal. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi serta menurunkan AKI dan AKB adalah melalui penerapan asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan Continuity of Care. Asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. A usia 25 tahun di Puskesmas Sebengkok Kota Tarakan dilaksanakan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana. Hasil asuhan menunjukkan bahwa selama kehamilan Ny. A memiliki faktor risiko obesitas dengan IMT 35,7 kg/m², namun tidak ditemukan komplikasi seperti hipertensi dalam kehamilan, diabetes melitus gestasional, maupun gangguan pertumbuhan janin. Selama kehamilan, tekanan darah, LILA, tinggi fundus uteri, denyut jantung janin, serta hasil pemeriksaan laboratorium berada dalam batas normal. Persalinan berlangsung normal dengan kondisi ibu dan bayi baik. Pada masa nifas, proses involusi uterus berlangsung fisiologis, tidak ditemukan tanda infeksi maupun perdarahan, serta produksi ASI berjalan lancar. Bayi baru lahir dalam kondisi sehat, mampu menyusu dengan baik, mengalami peningkatan berat badan, dan tidak ditemukan tanda bahaya selama masa neonatus. Inisiasi Menyusu Dini (IMD) telah dilakukan segera setelah bayi lahir, meskipun pelaksanaannya belum sepenuhnya sesuai standar karena dilakukan selama kurang lebih 30 menit. Ibu juga telah mendapatkan konseling keluarga berencana dan memilih metode kontrasepsi suntik 3 bulan sesuai kebutuhannya. Pembahasan menunjukkan bahwa penerapan asuhan kebidanan komprehensif sesuai standar pelayanan mampu mendukung deteksi dini faktor risiko, mencegah terjadinya komplikasi, serta mempertahankan kesehatan ibu dan bayi. Dengan demikian, pendekatan Continuity of Care memberikan manfaat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan dan mendukung upaya penurunan AKI dan AKB.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. K DI PUSKESMAS PANTAI AMAL

2026•

Asuhan kebidanan komprehensif atau Continuity of Care yang dilakukan penulis dimulai pada kehamilan trimester III, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir secara berkelanjutan dengan menggunakan standar asuhan kebidanan. Asuhan yang diberikan mulai dari tanggal 25 April 2026 – 12 Mei 2026. Kunjungan asuhan kebidanan dilakukan di puskesmas Pantai Amal Kota Tarakan. Kunjungan hamil dilakukan sebanyak satu kali, kunjungan bersalin satu kali, kunjungan nifas dan bayi baru lahir satu kali. Sehengga penulis melakukan kunjungan komprehensif sebanyak empat kali. Asuhan kebidanan menyeluruh pertama kali dilaksanakan pada kunjungan kehamilan trimester III tanggal 25 April 2026, dengan usia kehamilan 38 minggu 3 hari, setelah dilakukan pengkajian pada kehamilan yang berada dalam kondisi normal tanpa ditemukan komplikasi. Persalinan ditangani pada 5 Mei 2026 dengan usia kehamilan 39 minggu 6 hari di Praktik Mandiri Bidan (PMB). Penanganan mengikuti standar 60 langkah Asuhan Persalinan Normal (APN), kala I memakan waktu 7 jam 40 menit, kala II 15 menit, dengan penilaian singkat menunjukkan bayi lahir cukup bulan, segera menangis, kulit kemerahan, serta tonus otot baik. kala III berlangsung 5 menit setelah bayi lahir setelah dipastikan tidak ada bayi kedua, lalu pemberian oksitosin secara intramuskular bagian paha lateral kanan, plasenta lahir lengkap. Pada kala IV, asuhan kebidanan berlangsung selama 2 jam dengan pemantauan tandatanda vital (TTV) ibu, yang berada dalam batas normal, perdarahan sekitar 100 cc, tanpa laserasi. Kunjungan nifas dan pemeriksaan bayi baru lahir dilakukan pada 12 Mei 2026 hasil pemeriksaan fisik dan TTV ibu serta perdarahan nifas berada dalam batas normal, tinggi fundus uteri (TFU) ½ simpisis, terdapat keluarnya lochea serosa tanpa tanda infeksi. Asuhan terhadap bayi meliputi pengukuran antropometri, menghasilkan data pada bayi jenis kelamin lakilaki dengan berat 2.460 gram, panjang 48 cm, lingkar kepala 31 cm, dan lingkar dada 32 cm, tidak terdapat kelainan kongenital. Telah dilakukan asuhan komprehensif pada Ny. K selama masa kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir dengan didapatkan bahwa tidak terdapat penyulit dan berlangsung fisiologis. Asuhan kebidanan yang berkelanjutan jika diberikan secara aktif dapat meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny.C Di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan

2026•

Asuhan Kebidanan Komprehensif merupakan pelayanan kebidanan yang diberikan secara berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga keluarga berencana guna untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi serta mendeteksi dini adanya faktor risiko maupun komplikasi yang dapat menyebabkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Tingginya kasus perdarahan, hipertensi dalam kehamilan, infeksi, prematuritas dan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) menunjukkan pentingnya pelayanan Continuity Of Care untuk diterapkan dalam praktik kebidanan. Berlatar belakang tantangan ini, dilakukan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. C di Puskesmas Karang Rejo sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan ibu dan anak. Asuhan kebidanan komprehensif dimulai pada tanggal 07 Maret 2026 di Puskesmas Karang Rejo melalui dua kali kunjungan antenatal sesuai standar 10 T. Kehamilan berjalan fisiologis dengan keluhan nyeri punggung bawah dan memerlukan asuhan kebidanan berkesinambungan. Persalinan berlangsung pada tanggal 1 April 2026 dengan usia kehamilan 38 minggu 6 hari. Asuhan dilakukan sesuai prosedur 60 langkah Asuhan Persalinan Normal (APN). Kala I berlangsung selama 2 jam 13 menit diikuti kelahiran bayi spontan selama 10 menit. Total durasi persalinan kurang dari 3 jam ini mengindikasikan partus presipitatus. Kala III berlangsung selama 5 menit setelah penyuntikan oksitosin, dengan plasenta lahir lengkap tanpa kelainan atau robekan. Kala IV dilakukan selama 2 jam, tanda vital ibu berada dalam batas normal. Asuhan masa nifas dan neonatus dilakukan pada 12 jam dan 7 hari postpartum yang menunjukkan kondisi ibu normal tanpa komplikasi perdarahan. Bayi berjenis kelamin laki-laki dengan berat badan lahir 2.700 gram dan panjang badan 49 cm serta mampu beradaptasi dengan baik. Keseluruhan asuhan pada Ny. C mulai dari kehamilan hingga masa nifas dan perawatan bayi baru lahir secara keseluruhan telah terlaksana sesuai standar asuhan kebidanan. Pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif secara berkesinambungan dapat membantu meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi, mendeteksi masalah secara dini, serta memberikan pelayanan yang optimal sesuai kebutuhan klien.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny.R di Puskesmas Sebengkok

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Asuhan komprehensif atau continuity of care pada Ny. R di Puskesmas Sebengkok (25 Maret-29 April 2026) meliputi masa kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir. Metode ini menekankan kerja sama terus-menerus antara bidan dan pasien guna mengurangi AKI dan AKB.Pada trimester 3 diberikan asuhan kehamilan pada usia kehamilan 35 minggu 5 hari dengan keluhan sakit punggung. Asuhan persalinan dilaksanakan pada 29 April 2026, Ny. R G4P2A1 melahirkan secara spontan pada pada usia kehamilan 40 minggu 4 hari mengikuti standar 60 langkah APN. Kala I terjadi pembukaan serviks 3-7 cm selama 3 jam dan dari 7-10 selama 50 menit. Kala II berlangsung 8 menit. Bayi lahir spontan segera menangis, jenis kelamin perempuan, warna kulit kemerahan, tonus otot aktif, memiliki berat lahir 2.450 gram, panjang 47 cm, lingkar kepala 30 cm, lingkar dada 33 cm, lingkar perut 30 cm. Kala III plasenta lahir lengkap setelah pemberian oksitosin, tanpa robekan jalan lahir. Kala IV berlangsung 2 jam postpartum menunjukkan tanda-tanda vital normal, kontraksi uterus bagus, dan pendarahan dalam batas normal. Pemeriksaan nifas dan bayi baru lahir dilaksanakan pada tanggal 30 April 2026 memperlihatkan tanda vital ibu dalam batas normal, tinggi fundus uteri 2 jari di bawah pusat, serta pengeluaran lochea rubra. Bayi didiagnosa mengalami BBLR dan labiopalatoskizis dengan refleks menghisap yang belum optimal. Pada asuhan kehamilan menggunakan standar 10T tidak ditemukan celah kecuali fundus uteri tidak sesuai dengan usia kehamilan. Asuhan persalinan dan nifas berjalan dengan normal. Asuhan bayi baru lahir berjalan dengan baik kecuali refleks menghisap bayi yang tidak baik karena mengalami labiopalatoskizis. Pencatatan didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Diharapkan pasien menyadari pentingnya pemeriksaan berkelanjutan, penulis memperoleh pengetahuan lebih luas, dan lembaga melengkapi asuhan komprehensif .

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny.S di Puskesmas Sebengkok

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Asuhan Kebidanan Komprehensif adalah pelayanan kebidanan yang diberikan secara menyeluruh, terpadu, dan berkesinambungan kepada perempuan sepanjang siklus kehidupannya, khususnya pada masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir. tujuannya dilakukan Asuhan Kebidanan Komprehensif diberikan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan ibu serta bayi, mendeteksi dini serta menangani komplikasi dan memberikan dukungan dan edukasi secara berkelanjutan. Asuhan Kebidanan yang dilakukan di Puskesmas Sebengkok pada Ny. S G1P0A0 yaitu dengan melakukan kunjungan antenatal care (ANC) hanya 3 kali selama kehamilan, padahal anjuran pemerintah ANC dilakukan 6x sampai dengan usia kehamilan 38 minggu. Pada saat pemeriksaan kunjungan ANC Ny. S ada beberapa standar asuhan 10 T yang dilakukan di Puskesmas Sebengkok pada tanggal 17 Maret 2026 pukul 08.00 WITA. Asuhan persalinan dilakukan pada tanggal 20 Maret 2026 pukul 05.25 WITA ibu datang dengan keluhan rasa mules pada perut serta keluarnya lendir yang bercampur dengan darah dari jalan lahir. Pada proses persalinan kala 1 Ny. S terjadi partus presipitatus atau partus yang berlangsung dengan sangat cepat sekitar 5 jam 25 menit, tetapi tidak terjadi resiko atau komplikasi seperti perdarahan dan retensio plasenta. Pada kala II persalinan yang berlangsung selama 37 menit, dengan lahirnya bayi perempuan yang memiliki berat badan 3000 gram, panjang badan 47 cm, lingkar kepala 31 cm dan lingkar dada 30 cm, kala III berlangsung 5 menit dengan plasenta lahir lengkap dan terdapat robekan perineum grade 2, kala IV berlangsung 2 jam. Asuhan nifas dilakukan pada 26 jam (KF 1), dan 6 hari (KF2) postpartum didapatkan hasil pemeriksaan tidak ditemukan masalah pada Ny. S. Asuhan bayi baru lahir dilakukan pada 26 jam (KN1) dan 6 hari (KN2) tidak didapatkan masalah pada bayi Ny. S. Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. S di mulai dari kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir efektif memantau dan menjaga Kesehatan ibu dan bayi sesuai dengan kebutuhan dan wewenang bidan. Diharapkan kedepannya bagi calon bidan yang akan memberikan asuhan kebidanan komprehensif dapat lebih meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sehingga saat menghadapi pasien dapat memberikan asuhan kebidanan secara optimal sesuai dengan standar asuhan kebidanan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU BERSALIN DENGAN MASSAGE EFFLEURAGE TERHADAP INTENSITAS NYERI PUNGGUNG PADA PERSALINAN KALA I

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU BERSALIN DENGAN MASSAGE EFFLEURAGE TERHADAP INTENSITAS NYERI PUNGGUNG PADA PERSALINAN KALA I ABSTRAK Nyeri punggung pada persalinan timbul akibat kotraksi otot rahim yang menyebabkan peregangan segmen bawah rahim dan leher rahim, membukanya mulut Rahim serta peregangan otot-otot serta jaringan dasar panggul yang membentuk jalan lahir. Massage effleurage yang dilakukan dengan memberikan sentuhan halus pada bagian kulit abdomen dengan teknik. Teknik massage effleurage bertujuan untuk meningkatkan sirkulasi darah, menghangatkan otot abdomen dan meningkatkan relaksasi fisik dan mental. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh massage effleurage terhadap intensitas nyeri persalinan Kala I. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan rancangan studi kasus pada ibu bersalin kala I di RSUD Malinau, Kalimantan Utara. Teknik massage effleurage dilakukan selama ibu bersalin kala I. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan dengan skala Numerik Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya penurunan skala nyeri dari angka 6 (nyeri sedang) menjadi angka 4 (nyeri sedang), menunjukkan efektivitas intervensi tersebut. Teknik massage effleurage terbukti aman, mudah dilakukan, dan mampu meningkatkan kenyamanan ibu bersalin secara fisik dan psikologis. Intervensi ini direkomendasikan sebagai bagian dari asuhan kebidanan komplementer dalam pelayanan ibu bersalin Kata kunci: Asuhan Kebidanan, massage effleurage , nyeri bersalin kala I, Malinau  

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN PERIMENOPAUSE DENGAN PEMBERIAN MINUMAN SARI KEDELAI PADA NY. D USIA 46 TAHUN DENGAN HOT FLASHES DI PUSKESMAS MALINAU SEBERANG

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Asuhan Kebidanan Perimenopause Dengan Pemberian Minuman Sari Kedelai Pada Ny. D Usia 46 Tahun Dengan Hot Flashes Di Puskesmas Malinau Seberang ABSTRAK Hot Flashes merupakan gejala vasomotor yang paling umum dialami wanita pada masa perimenopause, ditandai dengan rasa panas mendadak pada wajah dan tubuh bagian atas yang disertai keringat berlebih. Kondisi ini dapat mengganggu kualitas hidup, terutama tidur dan aktivitas harian. Terapi hormon sering digunakan namun memiliki efek samping, sehingga diperlukan alternatif alami seperti minuman sari kedelai yang mengandung isoflavon sebagai fitoestrogen. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan pada Ny. D yang mengalami hot Flashes dengan intervensi minuman sari kedelai. Desain penelitian menggunakan studi kasus pada satu responden perimenopause dengan keluhan hot Flashes. Intervensi berupa pemberian sari kedelai 250 ml per hari selama 7 hari, dengan pengukuran keluhan hot Flashes menggunakan instrumen Daily Diary of Hot Flashes (DDHF). Hasil menunjukkan adanya penurunan skor DDHF dari kategori parah menjadi ringan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian minuman sari kedelai efektif dalam mengurangi keluhan hot Flashes pada ibu perimenopause. Kata Kunci: Asuhan Kebidanan, hot Flashes, wanita perimenopause, sari kedelai

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN TERAPI KOMPLEMENTER RENDAM AIR HANGAT CAMPUR KENCUR PADA IBU HAMIL TRI MESTER III DENGAN EDEMA PADA TUNGKAI BAWAH

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ASUHAN KEBIDANAN KOMPLEMENTER TERAPI RENDAM AIR HANGAT CAMPUR KENCUR PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN EDEMA PADA TUNGKAI BAWAH DI PUSKESMAS LONG LOREH ABSTRAK Edema pada tungkai bawah merupakan keluhan yang umum dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester ketiga. Keluhan ini dapat mengganggu aktivitas dan kenyamanan ibu serta berisiko memengaruhi kesejahteraan kehamilan. Terapi komplementer seperti merendam kaki dalam air hangat yang dicampur kencur diyakini dapat membantu melancarkan sirkulasi darah dan mengurangi pembengkakan secara alami. Tujuannya yaitu memberikan asuhan kebidanan dengan pendekatan manajemen kebidanan melalui terapi komplementer berupa rendam kaki air hangat campur kencur pada ibu hamil dengan edema tungkai bawah di wilayah kerja Puskesmas Long Loreh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif studi kasus dengan pendekatan manajemen kebidanan dengan pendukumentasian SOAP,. Subjek penelitian adalah Ny. R umur 22 tahun G1P0A0 usia kehamilan 29 minggu 6 hari, janin tunggal hidup intra uteri, dengan edema tungkai bawah dan bersedia diberikan terapi rendam air hangat kencur selama 5 hari berturut-turut. Hasil setelah dilakukan terapi rendam air hangat campur kencur selama 10-15 menit setiap sore selama 5 hari, didapatkan penurunan derajat pembengkakan dan peningkatan kenyamanan subjek. Ibu juga melaporkan tidur lebih nyenyak dan merasa lebih rileks setelah intervensi. Kesimpulan terapi rendam air hangat campur kencur terbukti efektif sebagai terapi komplementer untuk membantu mengurangi edema pada tungkai bawah ibu hamil. Intervensi ini aman, mudah dilakukan, dan dapat dijadikan alternatif nonfarmakologis dalam pelayanan kebidanan

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL DENGAN PENERAPAN KOMPRES HANGAT UNTUK MENGURANGI NYERI PINGGANG DI RSUD MALINAU

2025•

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL DENGAN PENERAPAN KOMPRES HANGAT UNTUK MENGURANGI NYERI PINGGANG DI RSUD MALINAU ABSTRAK Kehamilan merupakan kondisi fisiologis yang sering kali menyebabkan ketidaknyamanan pada ibu hamil, salah satunya adalah nyeri punggung. Nyeri punggung pada ibu hamil dapat mempengaruhi kualitas hidup dan aktivitas sehari- hari. Penanganan yang tepat diperlukan untuk mengurangi keluhan tersebut agar ibu hamil dapat tetap merasa nyaman dan sehat. Salah satu intervensi non- farmakologis yang efektif untuk mengurangi nyeri punggung pada kehamilan adalah dengan kompres hangat. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan dengan pemberian kompres hangat untuk mengurangi nyeri punggung di RSUD Malinau. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan ibu hamil yang mengalami nyeri punggung. Kompres hangat dilakukan dua kali sehari selama 20 menit. Hasil menunjukkan penurunan intensitas nyeri punggung setelah pemberian kompres hangat, serta peningkatan kenyamanan ibu hamil. Pemberian kompres hangat terbukti efektif dalam mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil dan dapat digunakan sebagai alternatif intervensi non-farmakologis.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. N DI PUSKESMAS KARANG REJO

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi menunjukkan tingkat kesejahteraan masyarakat dan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir. Upaya yang dilakukan untuk menekan AKI dan AKB salah satunya dengan asuhan kebidanan komprehensif yang mencakup asuhan kebidanan dimulai dari kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, dan masa nifas. Tujuan laporan tugas akhir ini adalah menerapkan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. N dengan menggunakan dokumentasi SOAP. Pengkajian dilakukan pada Ny. N G3P2A0 yaitu melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 1 kali di Puskesmas Karang Rejo pada usia kehamilan 38 minggu 1 hari pada Tanggal 5 April 2022 Pukul 09.55 WITA. Persalinan pada tanggal 9 april 2022 di usia kehamilan 38 minggu 5 hari. Kala I berlangsung 8 jam 55 menit, Kala II berlangsung 7 menit, Kala III berlangsung 5 menit dan Kala IV berlangsung 2 jam. Pelaksanaan asuhan persalinan menggunakan standar Asuhan Persalinan Normal (APN) dan tidak ditemukannya komplikasi. Masa nifas Ny. N berjalan dengan normal, kunjungan nifas dilakukan 4 kali. Dilakukan pada 6 jam postpartum, 3 hari postpartum, 10 hari postpartum dan 32 hari postpartum. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi dan pengeluaran lochea berjalan secara fisiologis. Terdapat bendungan ASI pada hari ketiga postpartum dan dapat teratasi. Asuhan pada bayi baru lahir dilakukan 3 kali. Kunjungan dilakukan sejak 6 jam kelahiran sampai usia bayi 10 hari. Bayi lahir spontan dengan BB 3.750 gram, PB 51 cm, JK laki-laki, cukup bulan, menangis kuat, tidak ada kelainan kongenital.Berdasarkan asuhan komprehensif yang telah dilakukan pada Ny. N, dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukannya penyulit maupun kesenjangan antara teori dan asuhan yang telah diberikan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. D Di Puskesmas Pantai Amal

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Upaya percepatan penurunan AKI salah satunya adalah melaksanakan asuhan Continuity of Care. Continuity of Care adalah pelayanan yang dicapai ketika terjalin hubungan terus-menerus antara ibu hamil dan bidan. Sebagai bidan, diharapkan mampu memberikan perawatan kebidanan komprehensif mulai dari perawatan kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, dan nifas. Asuhan komprehensif yang diberikan pada Ny. D G2P1A0 adalah melakukan kunjungan kehamilan 1 kali pada usia kehamilan 38 minggu. Dari pemeriksaan fisik yang didapatkan hasil normal, dan pemeriksaan laboratorium 12.0 gr/dl sehingga Ny. D tidak mengalami anemia. Asuhan persalinan Ny. D tanggal 13 mei 2022 pukul 06:37 WITA dengan usia kehamilan 40 minggu, Kala I berlangsung selama 1 jam 30 menit, Kala II berlangsung selama 7 menit, Kala III berlangsung selama 7 menit, Kala IV berlangsung selama 2 jam. Tidak terjadi penyulit serta tidak ditemukan adanya permasalahan serta tidak adanya kesenjangan. Kunjungan pada bayi baru lahir dilakukan 1 kali pada tanggal 13 mei 2022 dari pemeriksaan fisik yang dilakukan didapatkan hasil normal, berjenis kelamin perempuan, berat badan 2.500 gram, panjang badan 47 cm, dan tidak ada kelainan. Kunjungan masa nifas dilakukan 1 kali pada tanggal 13 mei 2022 berjalan dengan baik dilakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri, kontraksi rahim, proses laktasi, dan pengeluaran lochea yang semuanya termasuk dalam batas fisiologis, sehingga dinyatakan tidak ada kesenjangan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail