BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh upah minimum provinsi, tingkat pendidikan dan jumlah penduduk secara parsial dan simultan terhadap pengangguran di provinsi Kalimantan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Data Pokok Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dapodik Kemendikdasmen) dari tahun 2019-2024. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi data panel dengan bantuan program Eviews 12. Hasil penelitian ini diperoleh secara parsial menunjukkan bahwa variabel tingkat pendidikan berpengaruh signifikan terhadap pengangguran di Kalimantan, sedangkan variabel upah minimum provinsi dan jumlah penduduk tidak berpengaruh signifikan terhadap pengangguran di Kalimantan. Secara simultan menunjukkan bahwa variabel upah minimum provinsi, tingkat pendidikan dan jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap pengangguran di provinsi Kalimantan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu acuan bagi pemangku kebijakan dalam merumuskan kebijakan upah minimum, meningkatkan kualitas pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja serta mengendalikan pertumbuhan penduduk sehingga dapat menekan angka pengangguran secara efektif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh upah minimum provinsi, tingkat pendidikan dan jumlah penduduk secara parsial dan simultan terhadap pengangguran di provinsi Kalimantan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Data Pokok Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dapodik Kemendikdasmen) dari tahun 2019-2024. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi data panel dengan bantuan program Eviews 12. Hasil penelitian ini diperoleh secara parsial menunjukkan bahwa variabel tingkat pendidikan berpengaruh signifikan terhadap pengangguran di Kalimantan, sedangkan variabel upah minimum provinsi dan jumlah penduduk tidak berpengaruh signifikan terhadap pengangguran di Kalimantan. Secara simultan menunjukkan bahwa variabel upah minimum provinsi, tingkat pendidikan dan jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap pengangguran di provinsi Kalimantan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu acuan bagi pemangku kebijakan dalam merumuskan kebijakan upah minimum, meningkatkan kualitas pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja serta mengendalikan pertumbuhan penduduk sehingga dapat menekan angka pengangguran secara efektif.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan menulis Bahasa Indonesia dengan mengimplementasikan metode pendekatan problem-based learning siswa kelas VII-3 SMPN 4 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 30 siswa sebagai subjeknya. Terdapat dua siklus di dalam penelitian ini, tiap siklus diuji dua kali. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis kualitatif dan kuantitatif. Penilaian afektif, kognitif, psikomotorik, lembar observasi siswa dan guru termasuk instrumen penelitian. Berdasarkan pada penelitian siklus I lembar aktivitas siswa memperoleh hasil sebanyak 47%, lembar aktivitas guru sebanyak 79%, kemudian pada aspek afektif sejumlah 14 siswa yang tuntas dengan presentase sebanyak 47%, dan aspek kognitif ada 10 siswa yang mencapai ketuntasan dengan presentase 33% kategori kurang, aspek psikomotorik sejumlah 0 siswa tuntas dan 30 orang yang tidak tuntas dengan presentase 100%. Indikator kesuksesan yang ditentukan belum bisa dicapai oleh hasil penelitian yang didapat pada siklus I, maka peneliti melakukan perbaikan pada siklus II. Siklus II, lembar aktivitas siswa memperoleh hasil sebanyak 80% kategori baik, lembar aktivitas guru sebanyak 93%. Berdasarkan rubrik penilaian aspek kognitif 25 siswa tuntas dengan presentase 83% kategori sangat baik dan siswa yang tidak tuntas 5 siswa dengan presentase 17%, aspek afektif sejumlah 27 siswa tuntas dengan presentase 90% kategori sangat baik dan siswa tidak tuntas sejumlah 3 siswa dengan presentase 10%, kemudian aspek psikomotorik sejumlah 25 siswa tuntas dengan presentase 83% kategori sangat baik dan sejumlah 5 orang yang tidak tuntas dengan presentase 17%. Berdasarkan temuan analisis data, terjadi kenaikan pada keteramapilan menulis teks prosedur sesudah diimplementasikannya pendekatan problem-based learning pada siswa kelas VII-3 SMPN 4 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan menulis Bahasa Indonesia dengan mengimplementasikan metode pendekatan problem-based learning siswa kelas VII-3 SMPN 4 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 30 siswa sebagai subjeknya. Terdapat dua siklus di dalam penelitian ini, tiap siklus diuji dua kali. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis kualitatif dan kuantitatif. Penilaian afektif, kognitif, psikomotorik, lembar observasi siswa dan guru termasuk instrumen penelitian. Berdasarkan pada penelitian siklus I lembar aktivitas siswa memperoleh hasil sebanyak 47%, lembar aktivitas guru sebanyak 79%, kemudian pada aspek afektif sejumlah 14 siswa yang tuntas dengan presentase sebanyak 47%, dan aspek kognitif ada 10 siswa yang mencapai ketuntasan dengan presentase 33% kategori kurang, aspek psikomotorik sejumlah 0 siswa tuntas dan 30 orang yang tidak tuntas dengan presentase 100%. Indikator kesuksesan yang ditentukan belum bisa dicapai oleh hasil penelitian yang didapat pada siklus I, maka peneliti melakukan perbaikan pada siklus II. Siklus II, lembar aktivitas siswa memperoleh hasil sebanyak 80% kategori baik, lembar aktivitas guru sebanyak 93%. Berdasarkan rubrik penilaian aspek kognitif 25 siswa tuntas dengan presentase 83% kategori sangat baik dan siswa yang tidak tuntas 5 siswa dengan presentase 17%, aspek afektif sejumlah 27 siswa tuntas dengan presentase 90% kategori sangat baik dan siswa tidak tuntas sejumlah 3 siswa dengan presentase 10%, kemudian aspek psikomotorik sejumlah 25 siswa tuntas dengan presentase 83% kategori sangat baik dan sejumlah 5 orang yang tidak tuntas dengan presentase 17%. Berdasarkan temuan analisis data, terjadi kenaikan pada keteramapilan menulis teks prosedur sesudah diimplementasikannya pendekatan problem-based learning pada siswa kelas VII-3 SMPN 4 Tarakan.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis elastisitas pengeluaran pemerintah terhadap pengangguran dan Produk Domestik Regional Bruto di Kota Tarakan periode 2017–2024. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya efektivitas kebijakan fiskal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menekan pengangguran daerah. metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik dokumentasi terhadap data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tarakan. Analisis dilakukan menggunakan perhitungan elastisitas untuk melihat persentase perubahan pengangguran dan Produk Domestik Regional Bruto terhadap perubahan pengeluaran pemerintah setiap tahun. hasil penelitian menunjukkan bahwa elastisitas pengeluaran pemerintah terhadap pengangguran bersifat inelastis dengan nilai rata-rata –5,95, yang berarti peningkatan pengeluaran belum mampu menekan pengangguran secara signifikan. Sedangkan elastisitas terhadap Produk Domestik Regional Bruto juga inelastis dengan rata-rata –1,38, menunjukkan bahwa peningkatan pengeluaran pemerintah belum efektif mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan fiskal yang lebih produktif dan tepat sasaran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis elastisitas pengeluaran pemerintah terhadap pengangguran dan Produk Domestik Regional Bruto di Kota Tarakan periode 2017–2024. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya efektivitas kebijakan fiskal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menekan pengangguran daerah. metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik dokumentasi terhadap data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tarakan. Analisis dilakukan menggunakan perhitungan elastisitas untuk melihat persentase perubahan pengangguran dan Produk Domestik Regional Bruto terhadap perubahan pengeluaran pemerintah setiap tahun. hasil penelitian menunjukkan bahwa elastisitas pengeluaran pemerintah terhadap pengangguran bersifat inelastis dengan nilai rata-rata –5,95, yang berarti peningkatan pengeluaran belum mampu menekan pengangguran secara signifikan. Sedangkan elastisitas terhadap Produk Domestik Regional Bruto juga inelastis dengan rata-rata –1,38, menunjukkan bahwa peningkatan pengeluaran pemerintah belum efektif mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan fiskal yang lebih produktif dan tepat sasaran.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•
This study aims to examine and elucidate the SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, and Review) method applied in reading comprehension. This study aims to investigate the utilization of this strategy by students and teachers. The researcher employed a descriptive approach utilizing purposive sample strategies to elucidate certain issues or occurrences during the study activities. This study was conducted at SMK Negeri 2 Tarakan, involving five students and one English teacher. The researcher gathered data via classroom observation, document analysis. The data was subsequently subjected to qualitative analysis. The study’s findings demonstrate that the SQ3R approach enhances students to take an active role in their learning.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi relatif produksi di sektor perdagangan, penyerapan pembiayaan, tingkat efektivitas pembiayaan, pola pemetaan efisiensi relatif produksi dengan penyerapan pembiayaan, dan perencanaan kebutuhan kapital untuk sektor perdagangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder dari situs web Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Penelitian ini menggunakan data dari tahun 2018-2023 dengan alat analisis Location Quotient (LQ) yang di transformasi ke dalam rumus efisiensi relatif produksi, penyerapan pembiayaan dan Incremental Capital Output Ratio (ICOR) pola pemetaan, dan perencanaan kebutuhan kapital. Hasil penelitian ini menunjukkan efisiensi relatif produksi wilayah yang memiliki nilai rata-rata yang tergolong basis adalah wilayah Jawa sebesar 1,01. Sedangkan nilai rata-rata tergolong non basis berada di wilayah Kalimantan dengan nilai sebesar 0.74. Penyerapan pembiayaan relatif wilayah yang memiliki nilai rata-rata tertinggi berada di wilayah Nusa Tenggara & Bali sebesar 1,76. Sedangkan nilai rata-rata terendah berada di Wilayah Kalimantan dengan nilai sebesar 1,00, namun tergolong netral. Efektivitas pembiayaan dengan nilai efektivitas terendah adalah Kawasan Sumatera dengan nilai 4,5 tergolong efektif, sementara yang tertinggi adalah kawasan Jawa dengan nilai 13,3 yang dikatakan tidak efektif. Pola pemetaan efisiensi relatif produksi dengan penyerapan pembiayaan menunjukkan bahwa provinsi yang terklasifikasi progresif inovatif adalah DKI Jakarta, dan Maluku Utara. Kemudian provinsi yang terklasifikasi gagal adalah Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Lampung,Jambi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Yogyakarta, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, Bali, Papua, dan Papua Barat. Perencanaan kebutuhan kapital setiap kawasan yang ada di Indonesia tahun 2024 hingga 2030 dengan pertumbuhan 3% dibutuhkan kapital sebesar 2,959 trilliun, untuk pertumbuhan 4,5% dibutuhkan kapital sebesar 4,646 trilliun, dan untuk pertumbuhan 6% dibutuhkan kapital sebesar 6,484 trilliun.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi relatif produksi di sektor perdagangan, penyerapan pembiayaan, tingkat efektivitas pembiayaan, pola pemetaan efisiensi relatif produksi dengan penyerapan pembiayaan, dan perencanaan kebutuhan kapital untuk sektor perdagangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder dari situs web Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Penelitian ini menggunakan data dari tahun 2018-2023 dengan alat analisis Location Quotient (LQ) yang di transformasi ke dalam rumus efisiensi relatif produksi, penyerapan pembiayaan dan Incremental Capital Output Ratio (ICOR) pola pemetaan, dan perencanaan kebutuhan kapital. Hasil penelitian ini menunjukkan efisiensi relatif produksi wilayah yang memiliki nilai rata-rata yang tergolong basis adalah wilayah Jawa sebesar 1,01. Sedangkan nilai rata-rata tergolong non basis berada di wilayah Kalimantan dengan nilai sebesar 0.74. Penyerapan pembiayaan relatif wilayah yang memiliki nilai rata-rata tertinggi berada di wilayah Nusa Tenggara & Bali sebesar 1,76. Sedangkan nilai rata-rata terendah berada di Wilayah Kalimantan dengan nilai sebesar 1,00, namun tergolong netral. Efektivitas pembiayaan dengan nilai efektivitas terendah adalah Kawasan Sumatera dengan nilai 4,5 tergolong efektif, sementara yang tertinggi adalah kawasan Jawa dengan nilai 13,3 yang dikatakan tidak efektif. Pola pemetaan efisiensi relatif produksi dengan penyerapan pembiayaan menunjukkan bahwa provinsi yang terklasifikasi progresif inovatif adalah DKI Jakarta, dan Maluku Utara. Kemudian provinsi yang terklasifikasi gagal adalah Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Lampung,Jambi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Yogyakarta, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, Bali, Papua, dan Papua Barat. Perencanaan kebutuhan kapital setiap kawasan yang ada di Indonesia tahun 2024 hingga 2030 dengan pertumbuhan 3% dibutuhkan kapital sebesar 2,959 trilliun, untuk pertumbuhan 4,5% dibutuhkan kapital sebesar 4,646 trilliun, dan untuk pertumbuhan 6% dibutuhkan kapital sebesar 6,484 trilliun.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•
ABSTRAK Kebutuhan terhadap energi listrik merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat dan menjadi salah satu yang terpenting bagi masyarakat dan besarnya permintaan listrik pada suatu rentang waktu tidak dapat dihitung secara pasti, sehingga PT. PLN (Persero) Tarakan sebagai penyedia energi listrik harus mampu memprediksi kebutuhan beban listrik setiap harinya. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi beban listrik di PT. PLN (Persero) Tarakan. Penulis akan melakukan peramalan jangka pendek dengan model time series model ARIMA dan Regresi Linier yang akan dibandingkan hasil peramalannya dengan pengujian nilai MAPE. Peramalan dengan model time series model ARIMA menunjukkan nilai MAPE sebesar 14,68%, dan semakin optimal jika mempertimbangkan pola musiman dengan MAPE SARMA sebesar 6,14%. Sedangkan untuk peramalan dengan model Regresi Linier nilai MAPE sebesar 7,8%. Berdasarkan nilai MAPE kedua model maka peramalan dengan model time series lebih tepat dalam meramalkan beban listrik PT. PLN (Persero) Tarakan dalam jangka pendek.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Kebutuhan terhadap energi listrik merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat dan menjadi salah satu yang terpenting bagi masyarakat dan besarnya permintaan listrik pada suatu rentang waktu tidak dapat dihitung secara pasti, sehingga PT. PLN (Persero) Tarakan sebagai penyedia energi listrik harus mampu memprediksi kebutuhan beban listrik setiap harinya. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi beban listrik di PT. PLN (Persero) Tarakan. Penulis akan melakukan peramalan jangka pendek dengan model time series model ARIMA dan Regresi Linier yang akan dibandingkan hasil peramalannya dengan pengujian nilai MAPE. Peramalan dengan model time series model ARIMA menunjukkan nilai MAPE sebesar 14,68%, dan semakin optimal jika mempertimbangkan pola musiman dengan MAPE SARMA sebesar 6,14%. Sedangkan untuk peramalan dengan model Regresi Linier nilai MAPE sebesar 7,8%. Berdasarkan nilai MAPE kedua model maka peramalan dengan model time series lebih tepat dalam meramalkan beban listrik PT. PLN (Persero) Tarakan dalam jangka pendek.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
This study aims to examine and elucidate the SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, and Review) method applied in reading comprehension. This study aims to investigate the utilization of this strategy by students and teachers. The researcher employed a descriptive approach utilizing purposive sample strategies to elucidate certain issues or occurrences during the study activities. This study was conducted at SMK Negeri 2 Tarakan, involving five students and one English teacher. The researcher gathered data via classroom observation, document analysis. The data was subsequently subjected to qualitative analysis. The study’s findings demonstrate that the SQ3R approach enhances students to take an active role in their learning.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Kehamilan, persalinan, dan nifas merupakan proses alami dan fisiologis yang terjadi pada setiap wanita. Kesehatan ibu hamil merupakan suatu masalah kesehatan yang harus mendapatkan prioritas utama dalam pembangunan kesehatan ibu dan anak, karena menentukan kualitas sumber daya manusia pada masa mendatang. Asuhan kebidanan komprehensif adalah asuhan yang diberikan secara berkesinambungan kepada ibu selama kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan KB. Tujuan asuhan komprehensif adalah untuk menurunkan AKI dan AKB supaya kesehatan ibu dan bayi terus meningkat dengan cara memberikan asuhan kebidanan secara berkala pada Ny. M mulai dari masa kehamilan, bersalin, nifas, dan bayi baru lahir di praktek mandiri bidan Hj. Rahmi Padlilah, S.ST., Bdn., M.Keb. Sasaran asuhan kebidanan ditunjukkan kepada Ny. M usia 24 tahun G1P0A0 usia kehamilan 37 minggu 3 hari dengan memerhatikan komprehensif di praktek mandiri bidan Hj. Rahmi Padlilah, S.ST., Bdn., M.Keb. Waktu pelaksanaan Asuhan Komprehensif ini dilakukan pada tanggal 02 Maret 2024-12 Maret 2024. Penulis melakukan asuhan kehamilan pada Ny. M G1P0A0 dilakukan di praktek mandiri bidan Hj. Rahmi Padlilah, S.ST., Bdn., M.Keb, kelurahan Sebengkok, kecamatan Tarakan Tengah, kota Tarakan, Kalimantan Utara pada tanggal 02 Maret 2024. Pada kasus Ny. M masa kehamilan tidak memiliki masalah dalam kehamilannya dan Ny. M melakukan kunjungan antenatal care sebanyak 3 kali pada trimester 3 saja. Kemudian pada tanggal 09 Maret 2024 Ny. M melakukan kunjungan ulang pukul 08.00 mengatakan sudah terdapat tanda-tanda persalinan, yaitu keluar lendir bercampur darah, perut bagian bawah mules hingga tembus ke belakang. Asuhan kebidanan pada masa persalinan Ny. M dilakukan pada saat setelah kunjungan ulang, yaitu pukul 08.50 partus kala I fase aktif yang berlangsung selama 10 menit dari jam 08.50-09.00 WITA, kala II berlangsung selama 5 menit bayi lahir spontan menangis kuat, warna kulit kemerahan, tonus otot baik pukul 09.05 WITA, kala III berlangsung selama 7 menit plasenta lahir lengkap pukul 09.12 WITA, kala IV berlangsung selama 2 jam. Asuhan kebidanan pada masa nifas dilakukan pada 8 jam post partum dan hari ke 3 postpartum, hasil pemeriksaan tidak ditemukan masalah pada Ny. M. Asuhan kebidanan bayi baru lahir Ny. M dilakukan pada 8 jam dan hari ke 3. Hasil pemeriksaan tidak ditemukan masalah pada bayi. Asuhan kebidanan pada Ny. M masa kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir telah di dokumentasikan dengan metode SOAP. Kesimpulan dari hasil asuhan kebidanan komprehensif yang dilakukan pada Ny. M dimulai dari masa kehamilan, bersalin, nifas, dan bayi baru lahir, yaitu penulis mampu melakukan asuhan kebidanan selama masa kehamilan pada Ny. M, penulis melakukan asuhan sesuai dengan kebutuhan ibu, penulis mampu memberikan asuhan persalinan mulai dari kala I sampai dengan kala IV, penulis mampu memberikan asuhan masa nifas dan bayi bru lahir. Asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. M berjalan fisiologis dan tidak ditemukan kesenjangan dengan teori. Pada pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif ini penulis selaku pemberi asuhan selalu berusaha agar bisa memberikan asuhan kebidanan yang maksimal dengan mengacu pada teori yang telah diperoleh selama dibangku kuliah sebagai pengaplikasian sejumlah ilmu yang telah didapat. Diharapkan bidan dalam memberikan asuhan kebidanan berkesinambunan atau komprehensif selanjutnya selalu menerapkan manajemen kebidanan, mempertahankan dan meningkatkan kompetensi dalam memberikan asuhan sesuai dengan standar pelayanan kebidanan.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Tumbuhan terap (Artocarpus odoratissimus) merupakan tumbuhan endemik Kalimantan yang memiliki status near threatened (terancam punah) dalam spektrum Red List (daftar merah). Ekoenzim merupakan larutan organik serbaguna yang diproduksi dari proses fermentasi gula, limbah organik dan air dengan perbandingan 1:3:10. Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk menganalisis konsentrasi ekoenzim yang berpengaruh signifikan terhadap percepatan pertumbuhan bibit terap (Artocarpus odoraatissimus) di Kota Tarakan; dan 2) Untuk mengetahui apakah pengaruh ekoenzim terhadap pertumbuhan bibi terap (Artocarpus odoratissimus) di Kota Tarakan berpotensi sebagai bahan ajar biologi. Tahap penelitian meliputi pembuatan ekoenzim serta pengaplikasiannya pada bibit tumbuhan terap. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan ANOVA satu jalan dan Kruskal Wallis yang dilanjutkan dengan uji Duncan taraf 5%. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode ekperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan lima perlakuan tiga ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah P0: Kontrol (tanpa ekoenzim), P1: 1ml/liter, P2: 5ml/liter, P3: 10ml/liter, P4: 15ml/liter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konsentrasi ekoenzim tidak berpengaruh signifikan terhadap parameter tinggi tanaman (cm), Panjang daun (cm), lebar daun (cm), dan jumlah daun (helai). Namun, ekoenzim dengan konsentrasi 5ml/liter (0,5%) mampu memberikan perubahan terbaik pada kelima perlakuan yang ada. Penelitian ini berpotensi sebagai bahan ajar biologi pada jenjang SMA dan jenjang perguruan tinggi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kehamilan, persalinan, dan nifas merupakan proses alami dan fisiologis yang terjadi pada setiap wanita. Kesehatan ibu hamil merupakan suatu masalah kesehatan yang harus mendapatkan prioritas utama dalam pembangunan kesehatan ibu dan anak, karena menentukan kualitas sumber daya manusia pada masa mendatang. Asuhan kebidanan komprehensif adalah asuhan yang diberikan secara berkesinambungan kepada ibu selama kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan KB. Tujuan asuhan komprehensif adalah untuk menurunkan AKI dan AKB supaya kesehatan ibu dan bayi terus meningkat dengan cara memberikan asuhan kebidanan secara berkala pada Ny. M mulai dari masa kehamilan, bersalin, nifas, dan bayi baru lahir di praktek mandiri bidan Hj. Rahmi Padlilah, S.ST., Bdn., M.Keb. Sasaran asuhan kebidanan ditunjukkan kepada Ny. M usia 24 tahun G1P0A0 usia kehamilan 37 minggu 3 hari dengan memerhatikan komprehensif di praktek mandiri bidan Hj. Rahmi Padlilah, S.ST., Bdn., M.Keb. Waktu pelaksanaan Asuhan Komprehensif ini dilakukan pada tanggal 02 Maret 2024-12 Maret 2024. Penulis melakukan asuhan kehamilan pada Ny. M G1P0A0 dilakukan di praktek mandiri bidan Hj. Rahmi Padlilah, S.ST., Bdn., M.Keb, kelurahan Sebengkok, kecamatan Tarakan Tengah, kota Tarakan, Kalimantan Utara pada tanggal 02 Maret 2024. Pada kasus Ny. M masa kehamilan tidak memiliki masalah dalam kehamilannya dan Ny. M melakukan kunjungan antenatal care sebanyak 3 kali pada trimester 3 saja. Kemudian pada tanggal 09 Maret 2024 Ny. M melakukan kunjungan ulang pukul 08.00 mengatakan sudah terdapat tanda-tanda persalinan, yaitu keluar lendir bercampur darah, perut bagian bawah mules hingga tembus ke belakang. Asuhan kebidanan pada masa persalinan Ny. M dilakukan pada saat setelah kunjungan ulang, yaitu pukul 08.50 partus kala I fase aktif yang berlangsung selama 10 menit dari jam 08.50-09.00 WITA, kala II berlangsung selama 5 menit bayi lahir spontan menangis kuat, warna kulit kemerahan, tonus otot baik pukul 09.05 WITA, kala III berlangsung selama 7 menit plasenta lahir lengkap pukul 09.12 WITA, kala IV berlangsung selama 2 jam. Asuhan kebidanan pada masa nifas dilakukan pada 8 jam post partum dan hari ke 3 postpartum, hasil pemeriksaan tidak ditemukan masalah pada Ny. M. Asuhan kebidanan bayi baru lahir Ny. M dilakukan pada 8 jam dan hari ke 3. Hasil pemeriksaan tidak ditemukan masalah pada bayi. Asuhan kebidanan pada Ny. M masa kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir telah di dokumentasikan dengan metode SOAP. Kesimpulan dari hasil asuhan kebidanan komprehensif yang dilakukan pada Ny. M dimulai dari masa kehamilan, bersalin, nifas, dan bayi baru lahir, yaitu penulis mampu melakukan asuhan kebidanan selama masa kehamilan pada Ny. M, penulis melakukan asuhan sesuai dengan kebutuhan ibu, penulis mampu memberikan asuhan persalinan mulai dari kala I sampai dengan kala IV, penulis mampu memberikan asuhan masa nifas dan bayi bru lahir. Asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. M berjalan fisiologis dan tidak ditemukan kesenjangan dengan teori. Pada pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif ini penulis selaku pemberi asuhan selalu berusaha agar bisa memberikan asuhan kebidanan yang maksimal dengan mengacu pada teori yang telah diperoleh selama dibangku kuliah sebagai pengaplikasian sejumlah ilmu yang telah didapat. Diharapkan bidan dalam memberikan asuhan kebidanan berkesinambunan atau komprehensif selanjutnya selalu menerapkan manajemen kebidanan, mempertahankan dan meningkatkan kompetensi dalam memberikan asuhan sesuai dengan standar pelayanan kebidanan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tumbuhan terap (Artocarpus odoratissimus) merupakan tumbuhan endemik Kalimantan yang memiliki status near threatened (terancam punah) dalam spektrum Red List (daftar merah). Ekoenzim merupakan larutan organik serbaguna yang diproduksi dari proses fermentasi gula, limbah organik dan air dengan perbandingan 1:3:10. Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk menganalisis konsentrasi ekoenzim yang berpengaruh signifikan terhadap percepatan pertumbuhan bibit terap (Artocarpus odoraatissimus) di Kota Tarakan; dan 2) Untuk mengetahui apakah pengaruh ekoenzim terhadap pertumbuhan bibi terap (Artocarpus odoratissimus) di Kota Tarakan berpotensi sebagai bahan ajar biologi. Tahap penelitian meliputi pembuatan ekoenzim serta pengaplikasiannya pada bibit tumbuhan terap. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan ANOVA satu jalan dan Kruskal Wallis yang dilanjutkan dengan uji Duncan taraf 5%. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode ekperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan lima perlakuan tiga ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah P0: Kontrol (tanpa ekoenzim), P1: 1ml/liter, P2: 5ml/liter, P3: 10ml/liter, P4: 15ml/liter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konsentrasi ekoenzim tidak berpengaruh signifikan terhadap parameter tinggi tanaman (cm), Panjang daun (cm), lebar daun (cm), dan jumlah daun (helai). Namun, ekoenzim dengan konsentrasi 5ml/liter (0,5%) mampu memberikan perubahan terbaik pada kelima perlakuan yang ada. Penelitian ini berpotensi sebagai bahan ajar biologi pada jenjang SMA dan jenjang perguruan tinggi.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•
Perairan Tanjung Buka merupakan perairan yang memiliki potensi sumberdaya hayati laut, karena merupakan daerah estuari dimana berbagai jenis ikan memanfaatkannya sebgai tempat pemijahan dan mencari makan. Salah satu sumberdaya ikan yang banyak dimanfaatkan oleh nelayan adalah ikan Kuwe (Caranx ignobilis). Ikan ini banyak ditangkap dengan berbagai jenis alat tangkap, karena memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Oleh karena itu, kelestariannya menjadi terancam. Upaya untuk menjaga kelestariannya memerlukan data biologi perikanan. Salah satu aspeknya adalah pertumbuhan ikan. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa struktur ukuran guna menduga parameter pertumbuhan ikan Kuwe. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei – Juli 2023. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan mengambil hasil tangkapan nelayan yang menggunakan kelong (guiding barrier) sebagai alat tangkap. Sampel ikan yang diamati sebanyak 150 ekor dengan ukuran panjang total berkisar antara 14,3 cm hingga 29,3 cm. Panjang total ikan diukur menggunakan penggaris dengan ketelitian 1 mm, kemudian diklasifikasikan berdasarkan kelas ukuran. Model pertumbuhan menggunakan persamaan von Bertalanffy. Panjang total ikan Kuwe berkisar 14 – 30 cm. Panjang maksimal yang dapat dicapai (L∞) = 24,4 cm, koefisien pertumbuhan (K) = 5,3 cm/tahun dan umur teoritis (t0) = 0,3 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ikan Kuwe memiliki laju pertumbuhan yang cepat sehingga membutuhkan waktu yang singkat untuk mencapai panjang maksimum.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perairan Tanjung Buka merupakan perairan yang memiliki potensi sumberdaya hayati laut, karena merupakan daerah estuari dimana berbagai jenis ikan memanfaatkannya sebgai tempat pemijahan dan mencari makan. Salah satu sumberdaya ikan yang banyak dimanfaatkan oleh nelayan adalah ikan Kuwe (Caranx ignobilis). Ikan ini banyak ditangkap dengan berbagai jenis alat tangkap, karena memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Oleh karena itu, kelestariannya menjadi terancam. Upaya untuk menjaga kelestariannya memerlukan data biologi perikanan. Salah satu aspeknya adalah pertumbuhan ikan. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa struktur ukuran guna menduga parameter pertumbuhan ikan Kuwe. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei – Juli 2023. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan mengambil hasil tangkapan nelayan yang menggunakan kelong (guiding barrier) sebagai alat tangkap. Sampel ikan yang diamati sebanyak 150 ekor dengan ukuran panjang total berkisar antara 14,3 cm hingga 29,3 cm. Panjang total ikan diukur menggunakan penggaris dengan ketelitian 1 mm, kemudian diklasifikasikan berdasarkan kelas ukuran. Model pertumbuhan menggunakan persamaan von Bertalanffy. Panjang total ikan Kuwe berkisar 14 – 30 cm. Panjang maksimal yang dapat dicapai (L∞) = 24,4 cm, koefisien pertumbuhan (K) = 5,3 cm/tahun dan umur teoritis (t0) = 0,3 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ikan Kuwe memiliki laju pertumbuhan yang cepat sehingga membutuhkan waktu yang singkat untuk mencapai panjang maksimum.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini berfokus pada, bagaimana peranan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) dalam memberikan perlindungan hak-hak anak korban kekerasan seksual dan penelitian ini membahas perlindungan yang diberikan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak korban kekerasan seksual. Metode penelitian ini bersifat empiris dengan lokasi penelitian bertempat di Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi Kalimantan Utara. Pembahasan singkat pertama peranan perlindungan UPTD PPA berdasarkan Peraturan Gubernur No. 1 tahun 2019, memberikan pelayanan pengaduan, layanan pedampingan hukum, layanan pedampingan psikolog, layanan pedampingan rohani, perlindungan khusus, dan layanan mediasi terkait kasus perempuan dan anak dari ancaman bahaya. Yang di dalam pelaksanaan nya mengikuti SOP Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak. Kedua bentuk perlindungan dengan tertuang dalam pasal 1 ayat 2 Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002. Kesimpulan peran UPTD PPA Provinsi Kalimantan Utara dalam Pelaksanaan Pedampingan hukum terhadap anak sebagai korban kekerasan seksual tertuang dalam Peraturan Gubernur No. 1 Tahun 2019 belum terlaksana sepenuhnya. Adapun bentuk perlindungan yang di berikan UPTD PPA kepada anak Korban Kekerasan seksual belum maksimal dikarenakan beberapa hambatan seperti belum adanya UPTD PPA di kab/kota, keterbatasan sumberdaya manusia yang kompeten, kasih tidak lanjut, Psikolog dan Mediator tidak tetap, anggaran yang terbatas
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Saat ini penyalahgunaan narkotika tidak lagi hanya beredar pada kalangan orang dewasa, namun sudah menyasar ke kalangan anak yang sudah pada tahap sulit untuk diatasi. Hal ini disebabkan banyak pihak yang harus diajak bekerja sama hingga kepada pihak keluarga untuk menyelesaikan persoalan ini. Oleh karenannya perlu dibahas lebih lanjut terkait dengan hal ini melalui penelitian sehingga merumuskan judul yakni “Penghentian Penyidikan Terhadap Tindak Pidana Narkotika Yang Dilakukan Oleh Anak Di Kepolisian Resor Tarakan (Studi Kasus Surat Penghentian Penyidikan No. B/ 712/ X/ 2021/ Resnarkoba) tujuan penelitian untuk mengetahui dasar penghentian penyidikan narkotika anak di kepolisian resor tarakan (studi kasus surat pemberitahuan penghentian penyidikan dengan no. b/712/x/ 2021/resnarkoba) untuk mengetahui konsekuensi hukum dikeluarkannya surat pemberitahuan penghentian penyidikan (sp3) di kepolisian resor tarakanTipe penelitian yang gunakan untuk menyusun karya ilmiah ini adalah “Penelitian Hukum Empiris” ataupun “Penelitian Lapangan”. yang disebut sebagai kajian empiris ataupun kajian lapangan ialah kajian yang memakai data dari Lapangan ataupun Data Primer yang menjadi data yang diperoleh secara langsung dari asal data yang pertama lewat kajian Lapangan. Mengapa dari pihak penyidik terbitkan SP3 karena anak tersebut hanya penyalahguna karena semua unsur unsur di pasal 7b dan pasal 9 di Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2021 Tentang Penanganan Tindak Pidana Tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif tersebut terpenuhi dan setelah itu dilakukan rehabilitas. Dan konsekuensi hukum ketika pihak kepolisian mengeluarkan surat pemberitahuan penyidikan (SP3) terhadap kasus narkotika anak dan setelah saya menanyakan hal tersebut ternyata ada, karena dari pihak penyidik sudah memenuhi semua persyaratan untuk menghentikan penyidikan terhadap anak pelaku tersebut.dan setelah di hubungkan kepada Peraturan Peraturan Kepolisian Republik Indonesia No 8 Pasal 7 Huruf b Dan Pasal 9 anak pelaku tersebut memnuhi syarat untuk diterbitkan surat penghentian penyidikan (SP3). Kata Kunci : Narkotika Anak,Kepolisian, Penghentian Penyidikan