Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

11 hasil
Subjek: Regresi linier
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI PREDIKSI BEBAN LISTRIK JANGKA PENDEK BERBASIS MODEL REGRESI LINIER DAN TIME SERIES PADA PT. SIANTAR TARA SEJATI TARAKAN

2026•

Kebutuhan energi listrik serta dinamika konsumsi listrik yang fluktuatif menuntut perencanaan sistem tenaga listrik yang akurat dan efisien. Salah satu langkah penting dalam perencanaan tersebut adalah prediksi beban listrik jangka pendek, yang bertujuan untuk memprediksi konsumsi listrik dalam kurun waktu harian hingga mingguan guna mendukung pengambilan keputusan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan tingkat akurasi dua metode prediksi, yaitu Regresi Linier dan Time Series, dalam memprediksi beban listrik harian pada PT. Siantar Tara Sejati Tarakan. Penelitian ini menggunakan data beban listrik selama 14 hari dengan jumlah data sebanyak 336 data. Pengolahan data metode Time Series dilakukan menggunakan software Minitab, sedangkan metode evaluasi yang digunakan adalah Mean Absolute Percentage Error (MAPE) untuk mengukur tingkat akurasi masing-masing model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Time Series melalui hasil prediksi model ARMA (2,1) menghasilkan nilai MAPE sebesar 6,752866%, sedangkan metode Regresi Linier sebesar 9,027497%. Berdasarkan nilai tersebut, hasil prediksi model ARMA (2,1) menunjukkan tingkat akurasi yang lebih baik dibandingkan Regresi Linier, sehingga lebih efektif digunakan untuk prediksi beban listrik jangka pendek pada penelitian ini. Kata kunci: Prediksi Beban Listrik Jangka Pendek, Regresi Linier, Time Series, Dinamika Beban Listrik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI PREDIKSI BEBAN LISTRIK JANGKA PENDEK BERBASIS MODEL REGRESI LINIER DAN TIME SERIES PADA PT. SIANTAR TARA SEJATI TARAKAN

2026•

Kebutuhan energi listrik serta dinamika konsumsi listrik yang fluktuatif menuntut perencanaan sistem tenaga listrik yang akurat dan efisien. Salah satu langkah penting dalam perencanaan tersebut adalah prediksi beban listrik jangka pendek, yang bertujuan untuk memprediksi konsumsi listrik dalam kurun waktu harian hingga mingguan guna mendukung pengambilan keputusan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan tingkat akurasi dua metode prediksi, yaitu Regresi Linier dan Time Series, dalam memprediksi beban listrik harian pada PT. Siantar Tara Sejati Tarakan. Penelitian ini menggunakan data beban listrik selama 14 hari dengan jumlah data sebanyak 336 data. Pengolahan data metode Time Series dilakukan menggunakan software Minitab, sedangkan metode evaluasi yang digunakan adalah Mean Absolute Percentage Error (MAPE) untuk mengukur tingkat akurasi masing-masing model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Time Series melalui hasil prediksi model ARMA (2,1) menghasilkan nilai MAPE sebesar 6,752866%, sedangkan metode Regresi Linier sebesar 9,027497%. Berdasarkan nilai tersebut, hasil prediksi model ARMA (2,1) menunjukkan tingkat akurasi yang lebih baik dibandingkan Regresi Linier, sehingga lebih efektif digunakan untuk prediksi beban listrik jangka pendek pada penelitian ini. Kata kunci: Prediksi Beban Listrik Jangka Pendek, Regresi Linier, Time Series, Dinamika Beban Listrik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PEMILIHAN MODA KAPAL FERRY OLEH PELAKU PERJALANAN RUTE TARAKAN - KTT

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia sebagai negara kepulauan sangat bergantung pada transportasi laut untuk menjamin konektivitas antar wilayah. Kalimantan Utara sebagai provinsi baru menghadapi tantangan geografis yang membuat moda laut seperti kapal ferry menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pengguna dan faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan kapal ferry pada rute Tarakan – Kabupaten Tana Tidung (KTT). Dua moda utama yang tersedia adalah speedboat dan kapal ferry, dengan preferensi pengguna yang berbeda tergantung pada beberapa variabel. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei, yaitu penyebaran kuesioner kepada penumpang yang pernah menggunakan kedua moda transportasi. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk melihat hubungan antara variabel bebas (biaya perjalanan, waktu tunggu, dan waktu tempuh) terhadap variabel terikat (keputusan pemilihan moda). Selain itu, digunakan model logit biner selisih untuk menganalisis probabilitas pemilihan moda berdasarkan perbedaan atribut antar moda. Hasil analisis menunjukkan bahwa biaya perjalanan adalah faktor yang paling dominan memengaruhi keputusan pengguna dalam memilih kapal ferry, disusul oleh waktu tunggu dan waktu tempuh. Mayoritas pengguna kapal ferry berasal dari kalangan dengan pendapatan menengah ke bawah yang memprioritaskan efisiensi biaya dibandingkan kecepatan perjalanan. Temuan ini penting untuk pengembangan kebijakan transportasi laut dan peningkatan pelayanan pelabuhan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis pola konsumsi pangan pada mahasiswa pendatang di universitas borneo tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola konsumsi pangan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pola konsumsi pangan pada mahasiswa pendatang di Universitas Borneo Tarakan. Mahasiswa pendatang sering menghadapi tantangan dalam menjaga pola makan yang sehat akibat keterbatasan waktu, akses terhadap makanan bergizi, dan penyesuaian dengan lingkungan baru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling terhadap 100 responden mahasiswa angkatan 2021 yang berasal dari luar Kota Tarakan dan tinggal di kos. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa cenderung mengonsumsi makanan cepat saji dan instan. Faktor-faktor yang dianalisis meliputi ketersediaan pangan, harga, pengaruh teman sebaya, waktu, dan pengetahuan gizi. Berdasarkan hasil uji regresi, diketahui bahwa variabel harga, pengaruh teman sebaya, waktu, dan pengetahuan gizi berpengaruh signifikan terhadap pola konsumsi pangan, sedangkan ketersediaan pangan tidak berpengaruh signifikan. Pengetahuan gizi merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi pola konsumsi pangan mahasiswa. Oleh karena itu, peningkatan literasi gizi di kalangan mahasiswa sangat penting untuk mendorong pola makan yang lebih sehat dan seimbang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENAWARAN BERAS DI KALIMANTAN UTARA

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor produksi terhadap penawaran beras dan mengukur elastisitas penawaran beras di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan data sekunder dalam bentuk data time series selama enam tahun (2019–2024) yang diperoleh dari instansi resmi seperti BPS, PIHPSN, dan BPN. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda, disertai dengan pengujian asumsi klasik seperti uji normalitas, multikolinearitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas. Selain itu, dilakukan pula perhitungan elastisitas penawaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, variabel harga beras, harga bulan sebelumnya, jumlah produksi bulan sebelumnya, luas lahan panen, dan jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap penawaran beras di Kalimantan Utara. Secara parsial, luas lahan panen dan jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap penawaran, sementara variabel lainnya tidak berpengaruh signifikan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,978 menunjukkan bahwa 97,8% variasi penawaran beras dapat dijelaskan oleh variabel-variabel independen dalam model. Analisis elastisitas menunjukkan bahwa penawaran beras di Kalimantan Utara bersifat inelastis, yang berarti perubahan harga tidak secara proporsional memengaruhi jumlah beras yang ditawarkan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studii Peramalan Beban Listrik Jangka Pendek Berbasis Model Regresi Linier Dan Time Series Pada PT. PLN (Persero) Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Kebutuhan terhadap energi listrik merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat dan menjadi salah satu yang terpenting bagi masyarakat dan besarnya permintaan listrik pada suatu rentang waktu tidak dapat dihitung secara pasti, sehingga PT. PLN (Persero) Tarakan sebagai penyedia energi listrik harus mampu memprediksi kebutuhan beban listrik setiap harinya. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi beban listrik di PT. PLN (Persero) Tarakan. Penulis akan melakukan peramalan jangka pendek dengan model time series model ARIMA dan Regresi Linier yang akan dibandingkan hasil peramalannya dengan pengujian nilai MAPE. Peramalan dengan model time series model ARIMA menunjukkan nilai MAPE sebesar 14,68%, dan semakin optimal jika mempertimbangkan pola musiman dengan MAPE SARMA sebesar 6,14%. Sedangkan untuk peramalan dengan model Regresi Linier nilai MAPE sebesar 7,8%. Berdasarkan nilai MAPE kedua model maka peramalan dengan model time series lebih tepat dalam meramalkan beban listrik PT. PLN (Persero) Tarakan dalam jangka pendek.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Padi Sawah (Oryza sativa L) Di Tanjung Buka SP 1 Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan

2024•

Tingkat kesejahteraan petani sering dikaitkan dengan usaha tani petani padi sawah yang dicerminkan melalui tingkat pendapatan petani. Pendapatan petani tergantung produksinya. Produksi padi dipengaruhi oleh faktor-faktor produksi yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui berapa besar pendapatan petani padi sawah (Oryza sativa L) di Tanjung Buka SP 1 Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan (2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani padi sawah (Oryza sativa L) di Tanjung Buka SP 1 Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan (3) mengetahui faktor yang secara dominan mempengaruhi pendapatan petani padi sawah (Oryza sativa L) di Tanjung Buka SP 1 Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan penentuan sampel secara sensus dengan sampel sebanyak 66 responden. Hasil penelitian di analisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis didapatkan rata-rata pendapatan petani padi sawah sebesar Rp.14.908.088 per sekali panen. Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda didapatkan persamaan Y = -1570597,092 - 6565,988X1 + 257859,278X2 + 15023,747X3 - 634293,654X4 - 0,749X5 + 0,997X6 + e. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,987 pada koefisien determinasi berarti sebesar 98,7%. Berarti bahwa variabel bebas mempengaruhi variabel terikat sebesar 98,7%. Secara simultan (uji F) nilai uji F sebesar 742.930 nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05 yang menunjukkan bahwa variabel bebas berpengaruh signifikan serta berhubungan positif terhadap variabel terikat. Secara parsial (uji t) faktor yang paling berpengaruh terhadap pendapatan petani padi sawah yaitu variabel Tingkat Pendidikan (X2) dengan nilai thitung sebesar 2,974 nilai signifikansi 0,004 dan variabel Biaya Produksi (X5) dengan nilai thitung sebesar -4,539 nilai signifikansi 0,000 serta variabel Penerimaan (X6) dengan nilai thitung sebesar 30,126 nilai signifikansi 0,000. Secara dominan variabel penerimaan berpengaruh terhadap pendapatan petani padi sawah di Tanjung Buka SP 1 Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA JUAL KOMODITAS OLERIKULTURA DI KECAMATAN SEKATAK KABUPATEN BULUNGAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Olerikultura (tanaman sayur) adalah salah satu jenis tumbuhan yang dibudidayakan dengan metode pertanian modern holtikultura. Melalui metode ini petani bisa memproduksi sayuran dengan skala besar sehingga memenuhi kebutuhan masyarakat secara nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana karakteristik pembeli sayur komoditas olerikultura dan faktor apa yang mempengaruhi harga jual komoditas sayur olerikultura dengan menggunakan beberapa variabel yaitu penawaran, permintaan dan harga. Populasi dalam penelitian ini adalah pedagang dan konsumen, sampel penelitian berjumlah 30 orang. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan survei lapangan, wawancara dan pembagian kuesioner. Penelitian ini dilakukan di Desa Sekatak Buji Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan. Data yang diperoleh dilakukan Uji Asumsi Klasik yang meliputi Uji Normalitas, Uji Multikolinieritas dan Uji Heterokedesitas kemudian dilakukan Analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian diperoleh karakteristik responden berada dalam rentang usia 28-43 tahun. Tingkat pendidikan yang didominasi oleh lulusan SMA. Analisis jumlah tanggungan keluarga menunjukkan rentang 2-4 orang. Hasil regresi linier berganda menunjukkan variabel penawaran berpengaruh signifikan sebesar koefisien 0,636, variabel permintaan tidak signifikan (Sig 0,729 > 0,05), harga berpengaruh signifikan (0,026) dengan koefisien 0,043.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH DI DESA WISATA PULAU SAPI KECAMATAN MENTARANG KABUPATEN MALINAU

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH DI DESA WISATA PULAU SAPI KECAMATAN MENTARANG KABUPATEN MALINAU ABSTRAK Padi sawah adalah salah satu komoditas yang di budidayakan di Desa Wisata Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang Kabupaten Malinau. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetahui perbandingan biaya tetap dengan biaya variabel pada usahatani Padi Sawah di Desa Wisata Pulau Sapi, (2) Untuk menghitung pendapatan usahatani Padi Sawah di Desa Wisata Pulau Sapi (3) Untuk mengetahui faktor-faktor luas lahan, jumlah tenaga kerja dan total biaya berpengaruh terhadap pendapatan usahatani Padi sawah. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif, Analisis perbandingan biaya tetap dan biaya variabel, analisis pendapatan petani dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini adalah menunjukan bahwa nilai perbandingan VC/TC: 82% dan FC/TC: 18% Pendapatan petani sebesar Rp. 3.055.017/musim tanam. Adjusted R square sebesar .831, jumlah tenaga kerja, luas lahan dan total biaya mempengaruhi variable pendapatan sebesar 82,1%. Persamaan regresi yang dihasilkan adalah Y = 5.390 + 0.525X1 + 0.999X2 - 0.66X3. Uji F (simultan) sebesar 81.049 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000. Secara bersama-sama variabel bebas jumlah tenaga kerja (X1), luas lahan (X2), total biaya (X2), berpengaruh signifikan ( sig 0,005) terhadap variable terikat pendapatan (Y). Uji t (parsial), Jumlah tenaga kerja terhadap pendapatan, t hitung > t tabel (3.939 > 1.678) sig 0.000 (0.000 0.05). Luas lahan terhadap pendapatan, t hitung > t tabel (14.562 > 1678) sig 0.00 (0.00 0.05), Total biaya t tabel t hitung (1,678 1.843) sig (0.072 > 0,05). Kata Kunci: Pendapatan Usahatani, Regresi Linier Berganda

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI KULTIVAR PADI LADANG (Oriza sativa L) DI KECAMATAN MALINAU SELATAN KABUPATEN MALINAU

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kegiatan budidaya padi ladang di Kecamatan Malinau Selatan Kabupaten Malinau yang dilakukan oleh petani menghasilkan produksi yang fluktuatif dan menghadapi permasalahan yang terkait dengan faktor-faktor produksi, seperti luas lahan, modal, tenaga kerja dan benih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana karakteristik petani yang ada di Kecamatan Malinau Selatan Kabupaten Malinau dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi produksi padi ladang di Kecamatan Malinau Selatan Kabupaten Malinau. Metode penentuan responden dilakukan secara purposive sampling dengan 81 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji istrumen, asumsi kelasik statistik deskriptif dan analisis regresi linier bergana dan koefisien determinasi dengan bantuan perangkat lunak SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukan karakteristik petani di Kecamatan Malinau masih dalam usia produktif, petani mempunyai pendidikan yang rendah, jumlah tangungan rumah tanga rata-rata satu sampai lima (1-5) orang, rata-rata pengalaman bertani petani antara satu sampai sepuluh (1-10) dan sebelas sampai duapuluh (11-20) tahun. Faktor produksi yang berpengaruhi secara signifikan terhadap jumlah produksi padi ladang di Kecamatan Malinau Selatan Kabupaten Malinau adalah luas lahan, tenaga kerja dan benih. Dengan persamaan regresi Y = 22,148 + 0,220 (X₁) + 0,179 (X₂) + 0,402 (X₃) + 0,237 (X₄). Besar koefisien determinasinya adalah 35%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Inflasi dan Jumlah Penduduk Terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Kalimantan Utara

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh inflasi dan jumlah penduduk terhadap Produk Domestik Regional Bruto dan mengetahui pola spasial keterkaitan jumlah penduduk terhadap Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Kalimantan Utara. Jenis penelitian kuantitatif. Penelitian menggunakan data sekunder triwulan 2012-2019. Sedangkan pola spasial menggunakan data pada tahun 2012, 2015 dan 2019. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linier berganda, interpolasi untuk memperoleh data triwulan dan analisis tipologi klassen. Secara parsial variabel inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Kalimantan sedangkan jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Kalimantan Utara. Secara simultan seluruh variabel bebas berpengaruh terhadap Produk Domestik Regional Bruto. Nilai koefisien determinasi sebesar sebesar 0.96,1 atau 96,1% menunjukkan seluruh variabel independen simultan berpengaruh terhadap variabel dependen. Sedangan sisanya adalah 3,1% di luar variabel yang tidak diteliti oleh peneliti. Hasil analisis pola spasial tahun 2012 memberikan gambaran tipologi klassen terbagi menjadi dua kuadran yaitu kuadran II (tinggi produktif) dan III (rendah tidak produktif), pada tahun 2015 terbagi menjadi tiga kuadran yaitu kuadran II (tinggi produktif) III (rendah tidak produktif) dan IV (tinggi tidak produktif), dan pada tahun 2019 klassen terbagi menjadi dua kuadran yaitu kuadran II (tinggi produktif) dan III (rendah tidak produktif)

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail