Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

25 hasil
Penulis: AYUNI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

pengaruh kinerja keuangan daerah, kemiskinan, dan pengangguran terhadap pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia di provinsi kalimantan utara

2026•

Pertumbuhan ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan dua indikator utama keberhasilan pembangunan daerah yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kinerja keuangan daerah, kemiskinan, dan pengangguran. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ketiga variabel tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi dan IPM di Provinsi Kalimantan Utara secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan Badan Pusat Statistik pada tahun 2017-2024. Analisis data dengan metode regresi data panel melalui pendekatan CEM untuk pertumbuhan ekonomi dan FEM untuk IPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan daerah, tingkat kemiskinan, dan tingkat pengangguran terbuka secara parsial maupun simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar -0,029. Apabila nilai adjusted R² negatif maka diperlakukan sebagai nol, yang mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara lebih ditentukan oleh faktor struktural di luar model. Sebaliknya, ketiga variabel tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap IPM baik secara parsial maupun simultan dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,9833 atau 98,33 persen, di mana kinerja keuangan daerah berpengaruh positif, sedangkan kemiskinan dan pengangguran berpengaruh negatif. Temuan ini mengimplikasikan bahwa peningkatan IPM di Kalimantan Utara dapat didorong secara efektif melalui penguatan pengelolaan keuangan daerah yang berorientasi pada pelayanan publik, pengentasan kemiskinan yang tepat sasaran, serta perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Tindak Pidana Akses Tanpa Hak dalam Sistem Elektronik

2026•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertanggungjawaban pidana atas kejahatan akses tidak sah dalam sistem elektronik dan untuk menelaah pertimbangan hukum hakim dalam Putusan Nomor 9/Pid.Sus/2021/PN Pli, dengan latar belakang meningkatnya kejahatan siber dan kebutuhan akan kepastian hukum dalam penegakan hukum berbasis teknologi informasi. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus, yang didukung oleh bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanggungjawaban pidana dalam tindak pidana akses tanpa izin masih didasarkan pada asas kesalahan (geen straf zonder schuld), yang mensyaratkan terpenuhinya unsur objektif dan subjektif serta tidak adanya dasar pengecualian pidana, di mana unsur "tanpa hak" dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik menjadi unsur kunci dalam menentukan kesalahan pelaku. Dalam Putusan Nomor 9/Pid.Sus/2021/PN Pli, hakim menyatakan bahwa terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah berdasarkan terpenuhinya unsur-unsur tindak pidana dan alat bukti yang sah; namun, secara kritis, pertimbangan hakim masih bersifat formalistik karena belum membahas secara menyeluruh batas-batas kewenangan akses, konteks penggunaan sistem elektronik, serta kemungkinan pertanggungjawaban pidana perusahaan. Dengan demikian, meskipun keputusan tersebut secara normatif sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, terdapat kebutuhan untuk memperkuat pendekatan hukum yang lebih komprehensif, progresif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kompleksitas kejahatan siber di Indonesia guna memastikan kepastian hukum dan keadilan substansial.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

pengaruh kinerja keuangan daerah, kemiskinan, dan pengangguran terhadap pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia di provinsi kalimantan utara

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pertumbuhan ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan dua indikator utama keberhasilan pembangunan daerah yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kinerja keuangan daerah, kemiskinan, dan pengangguran. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ketiga variabel tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi dan IPM di Provinsi Kalimantan Utara secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan Badan Pusat Statistik pada tahun 2017-2024. Analisis data dengan metode regresi data panel melalui pendekatan CEM untuk pertumbuhan ekonomi dan FEM untuk IPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan daerah, tingkat kemiskinan, dan tingkat pengangguran terbuka secara parsial maupun simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar -0,029. Apabila nilai adjusted R² negatif maka diperlakukan sebagai nol, yang mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara lebih ditentukan oleh faktor struktural di luar model. Sebaliknya, ketiga variabel tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap IPM baik secara parsial maupun simultan dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,9833 atau 98,33 persen, di mana kinerja keuangan daerah berpengaruh positif, sedangkan kemiskinan dan pengangguran berpengaruh negatif. Temuan ini mengimplikasikan bahwa peningkatan IPM di Kalimantan Utara dapat didorong secara efektif melalui penguatan pengelolaan keuangan daerah yang berorientasi pada pelayanan publik, pengentasan kemiskinan yang tepat sasaran, serta perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tindak Pidana Akses Tanpa Hak dalam Sistem Elektronik

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertanggungjawaban pidana atas kejahatan akses tidak sah dalam sistem elektronik dan untuk menelaah pertimbangan hukum hakim dalam Putusan Nomor 9/Pid.Sus/2021/PN Pli, dengan latar belakang meningkatnya kejahatan siber dan kebutuhan akan kepastian hukum dalam penegakan hukum berbasis teknologi informasi. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus, yang didukung oleh bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanggungjawaban pidana dalam tindak pidana akses tanpa izin masih didasarkan pada asas kesalahan (geen straf zonder schuld), yang mensyaratkan terpenuhinya unsur objektif dan subjektif serta tidak adanya dasar pengecualian pidana, di mana unsur "tanpa hak" dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik menjadi unsur kunci dalam menentukan kesalahan pelaku. Dalam Putusan Nomor 9/Pid.Sus/2021/PN Pli, hakim menyatakan bahwa terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah berdasarkan terpenuhinya unsur-unsur tindak pidana dan alat bukti yang sah; namun, secara kritis, pertimbangan hakim masih bersifat formalistik karena belum membahas secara menyeluruh batas-batas kewenangan akses, konteks penggunaan sistem elektronik, serta kemungkinan pertanggungjawaban pidana perusahaan. Dengan demikian, meskipun keputusan tersebut secara normatif sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, terdapat kebutuhan untuk memperkuat pendekatan hukum yang lebih komprehensif, progresif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kompleksitas kejahatan siber di Indonesia guna memastikan kepastian hukum dan keadilan substansial.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN INTERVENSI KOMBINASI PIJAT KAKI DAN ZIKIR TERHADAP PERUBAHAN HEMODINAMIK PASIEN HIPERTENSI DI RUANG IGD

2026•

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering dijumpai di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan dapat menyebabkan perubahan hemodinamik serta meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular apabila tidak ditangani secara optimal. Peningkatan tekanan darah, denyut jantung, dan frekuensi napas dapat meningkatkan beban kerja jantung sehingga diperlukan intervensi keperawatan nonfarmakologis sebagai terapi pendamping selain terapi farmakologis. Terapi pijat kaki yang dikombinasikan dengan zikir merupakan intervensi komplementer yang memberikan efek relaksasi fisik dan psikologis. Karya Ilmiah Akhir Ners ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan intervensi kombinasi pijat kaki dan zikir terhadap perubahan parameter hemodinamik pada pasien hipertensi di ruang IGD. Penulisan ini menggunakan metode studi kasus pada tiga pasien dengan diagnosis medis hipertensi yang dirawat di ruang IGD. Intervensi diberikan berupa terapi pijat kaki dan zikir selama ±15 menit, dengan pemantauan sebelum dan sesudah intervensi meliputi tekanan darah, mean arterial pressure (MAP), frekuensi nadi, frekuensi napas, dan saturasi oksigen. Hasil penerapan menunjukkan adanya penurunan parameter hemodinamik pada seluruh pasien setelah intervensi, ditandai dengan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik, penurunan nilai MAP, penurunan frekuensi nadi dan frekuensi napas, serta stabilitas saturasi oksigen yang lebih baik. Dapat disimpulkan bahwa intervensi kombinasi pijat kaki dan zikir efektif sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis dalam membantu menurunkan parameter hemodinamik pada pasien hipertensi di ruang IGD dan dapat digunakan sebagai terapi pendamping dalam praktik keperawatan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN INTERVENSI KOMBINASI PIJAT KAKI DAN ZIKIR TERHADAP PERUBAHAN HEMODINAMIK PASIEN HIPERTENSI DI RUANG IGD

2026•

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering dijumpai di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan dapat menyebabkan perubahan hemodinamik serta meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular apabila tidak ditangani secara optimal. Peningkatan tekanan darah, denyut jantung, dan frekuensi napas dapat meningkatkan beban kerja jantung sehingga diperlukan intervensi keperawatan nonfarmakologis sebagai terapi pendamping selain terapi farmakologis. Terapi pijat kaki yang dikombinasikan dengan zikir merupakan intervensi komplementer yang memberikan efek relaksasi fisik dan psikologis. Karya Ilmiah Akhir Ners ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan intervensi kombinasi pijat kaki dan zikir terhadap perubahan parameter hemodinamik pada pasien hipertensi di ruang IGD. Penulisan ini menggunakan metode studi kasus pada tiga pasien dengan diagnosis medis hipertensi yang dirawat di ruang IGD. Intervensi diberikan berupa terapi pijat kaki dan zikir selama ±15 menit, dengan pemantauan sebelum dan sesudah intervensi meliputi tekanan darah, mean arterial pressure (MAP), frekuensi nadi, frekuensi napas, dan saturasi oksigen. Hasil penerapan menunjukkan adanya penurunan parameter hemodinamik pada seluruh pasien setelah intervensi, ditandai dengan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik, penurunan nilai MAP, penurunan frekuensi nadi dan frekuensi napas, serta stabilitas saturasi oksigen yang lebih baik. Dapat disimpulkan bahwa intervensi kombinasi pijat kaki dan zikir efektif sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis dalam membantu menurunkan parameter hemodinamik pada pasien hipertensi di ruang IGD dan dapat digunakan sebagai terapi pendamping dalam praktik keperawatan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pendekatan Saintifik Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPA di SMP Negeri 3 Sei Menggaris

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pendekatan saintifik dengan menilai ranah kognitif, afektif maupun psikomotorik siswa pada mata pelajaran IPA di SMP Negeri 3 Sei Menggaris. Penelitian ini menggunakan metode kuantitaif, yaitu penelitian pra eksperimental dengan desain penelitian One Shoot Case Study untuk mengukur hasil belajar siswa pada ranah kognitif dengan nilai pembanding 75 yaitu nilai KKM di sekolah tersebut, sedangkan untuk mengukur ranah afektif dan psikomotorik siswa menggunakan analisis deskriptif. Sampel penelitian yaitu kelas IX sebagai kelas kontrol yang berjumlah 23 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa di SMP Negeri 3 Sei Menggaris pada aspek kognitif memiliki nilai rata-rata 79, dimana siswa lebih banyak termasuk pada kriteria B (Baik). Hasil uji one sample t-test diperoleh nilai t hitung t tabel maka, ho ditolak dan ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh pada hasil belajar kognitif siswa. Pada aspek afektif menunjukkan bahwa hasil belajar dengan nilai rata-rata 84,68, dimana siswa lebih banyak termasuk pada kriteria A (baik sekali). Untuk hasil belajar pada aspek psikomotorik siswa dengan nilai rata-rata 73,43, dimana siswa lebih banyak termasuk pada kriteria (B) baik dan cukup (C).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PINJAMAN PEER-TO-PEER LENDING TERHADAP PERTUMBUHAN KREDIT PERBANKAN DI KALIMANTAN

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyaluran dan outstanding pinjaman P2P, dana pihak ketiga, serta pertumbuhan ekonomi terhadap pertumbuhan kredit perbankan di Kalimantan, yang mencakup kredit investasi, kredit modal kerja, kredit konsumsi, dan total kredit perbankan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari publikasi Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk periode kuartal III tahun 2023 hingga kuartal III tahun 2024. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak Stata 17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, outstanding pinjaman P2P dan dana pihak ketiga memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan kredit investasi. Outstanding pinjaman P2P juga berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan kredit modal kerja, sementara penyaluran pinjaman P2P berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan kredit konsumsi. Baik penyaluran maupun outstanding pinjaman P2P secara signifikan memengaruhi total kredit perbankan. Secara simultan, seluruh variabel independen menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kredit investasi, konsumsi, dan total kredit, tetapi tidak signifikan terhadap kredit modal kerja.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PINJAMAN PEER-TO-PEER LENDING TERHADAP PERTUMBUHAN KREDIT PERBANKAN DI KALIMANTAN

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyaluran dan outstanding pinjaman P2P, dana pihak ketiga, serta pertumbuhan ekonomi terhadap pertumbuhan kredit perbankan di Kalimantan, yang mencakup kredit investasi, kredit modal kerja, kredit konsumsi, dan total kredit perbankan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari publikasi Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk periode kuartal III tahun 2023 hingga kuartal III tahun 2024. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak Stata 17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, outstanding pinjaman P2P dan dana pihak ketiga memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan kredit investasi. Outstanding pinjaman P2P juga berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan kredit modal kerja, sementara penyaluran pinjaman P2P berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan kredit konsumsi. Baik penyaluran maupun outstanding pinjaman P2P secara signifikan memengaruhi total kredit perbankan. Secara simultan, seluruh variabel independen menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kredit investasi, konsumsi, dan total kredit, tetapi tidak signifikan terhadap kredit modal kerja.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pendekatan Saintifik Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPA di SMP Negeri 3 Sei Menggaris

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pendekatan saintifik dengan menilai ranah kognitif, afektif maupun psikomotorik siswa pada mata pelajaran IPA di SMP Negeri 3 Sei Menggaris. Penelitian ini menggunakan metode kuantitaif, yaitu penelitian pra eksperimental dengan desain penelitian One Shoot Case Study untuk mengukur hasil belajar siswa pada ranah kognitif dengan nilai pembanding 75 yaitu nilai KKM di sekolah tersebut, sedangkan untuk mengukur ranah afektif dan psikomotorik siswa menggunakan analisis deskriptif. Sampel penelitian yaitu kelas IX sebagai kelas kontrol yang berjumlah 23 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa di SMP Negeri 3 Sei Menggaris pada aspek kognitif memiliki nilai rata-rata 79, dimana siswa lebih banyak termasuk pada kriteria B (Baik). Hasil uji one sample t-test diperoleh nilai t hitung t tabel maka, ho ditolak dan ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh pada hasil belajar kognitif siswa. Pada aspek afektif menunjukkan bahwa hasil belajar dengan nilai rata-rata 84,68, dimana siswa lebih banyak termasuk pada kriteria A (baik sekali). Untuk hasil belajar pada aspek psikomotorik siswa dengan nilai rata-rata 73,43, dimana siswa lebih banyak termasuk pada kriteria (B) baik dan cukup (C).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP BELANJA DAERAH KALIMANTAN UTARA TAHUN 2017-2022

2024•Koleksi Perpustakaan

Kalimantan Utara merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi sumber daya alam yang besar, namun belum dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Kalimantan Utara juga mengalami ketergantungan yang tinggi terhadap dana perimbangan dari pemerintah pusat, yang berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan antara penerimaan dan pengeluaran daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendapatan asli daerah dan dana perimbangan berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap belanja daerah di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2017-2022. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan menggunakan data sekunder dari kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2017-2022. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa:(1) pendapatan asli daerah secara parsial berpengaruh signifikan terhadap belanja daerah Kalimantan Utara pada tahun 2017- 2022. (2) dana perimbangan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap belanja daerah Kalimantan Utara tahun 2017- 2022. (3) Secara simultan pendapatan asli daerah dan dana perimbangan berpengaruh signifikan terhadap belanja daerah Kalimantan Utara tahun 2017-2022. Pendapatan asli daerah, dan dana perimbangan mampu menjelaskan pengaruh terhadap variabel belanja daerah Kalimantan Utara sebesar 92,56%. Sedangkan sisanya sebesar 7,44% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk model dalam penelitian ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATERI ALJABAR KELAS VII-2 SMP NEGERI 11 TARAKAN

2024•

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana kesulitan dan faktor penyebab kesulitan belajar siswa kelas VII-2 SMP Negeri Tarakan dalam menyelesaikan soal aljabar, menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini berjumlah tiga orang siswa yang dipilih berdasarkan rekomendasi guru. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan analisis dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesulitan siswa dalam menyelesaikan aljabar terdiri dari kesulitan prinsip dan kesulitan konsep. Kesulitan konsep dalam penelitian ini yaitu siswa tidak dapat menentukan variabel dan koefisien, siswa memahami bahwa variabel merupakan angka sedangkan koefisien merupakan huruf, siswa memahami bahwa tanda kurang bukan merupakan negatif, sedangkan jika ada notasi negatif sudah menjadi satu kesatuan dengan koefisien dan variabel. Kesulitan prinsip yaitu, siswa mengoperasikan pengurangan tanpa memperhatikan notasi negatif dan notasi positif, yang dimana notasi tersebut harus dihilangkan dengan cara mengalikan notasi negatif dengan negatif, atau notasi positif dengan negatif. Selain itu, siswa mengoperasikan perkalian dengan mengalikan antara variabel dengan variabel, kemudian konstanta dengan konstanta tanpa menerapkan sifat distributif ke dalam operasi hitung perkalian, serta siswa tidak memahami perkalian pangkat pada dua variabel atau lebih. Faktor penyebab kesulitan belajar siswa terdiri dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi faktor fisiologis ditandai dengan kondisi kesehatan yang kurang sehat seperti pusing atau sakit kepala. faktor psikologis terdiri faktor minat yaitu siswa cenderung merasa malas, bosan, tidak memperhatikan pelajaran. Faktor sikap yaitu siswa kurang aktif dalam pembelajaran, tidak memperhatikan guru, malas mencatat, dan tidak fokus terhadap pembelajaran. Faktor motivasi yaitu malas mengerjakan tugas, bosan dan memilih kegiatan aktivitas lain seperti bermain dan bercerita sama teman. Sedangkan faktor eksternal terdiri dari fakor keluarga, faktor sekolah dan faktor teman sebaya. Pada faktor keluarga yaitu suasana rumah yang kurang mendukung, pada faktor sekolah yaitu faktor guru dan sarana dan prasarana kurang lengkap serta faktor terakhir yaitu teman sebaya.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP BELANJA DAERAH KALIMANTAN UTARA TAHUN 2017-2022

2024•

Kalimantan Utara merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi sumber daya alam yang besar, namun belum dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Kalimantan Utara juga mengalami ketergantungan yang tinggi terhadap dana perimbangan dari pemerintah pusat, yang berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan antara penerimaan dan pengeluaran daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendapatan asli daerah dan dana perimbangan berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap belanja daerah di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2017-2022. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan menggunakan data sekunder dari kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2017-2022. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa:(1) pendapatan asli daerah secara parsial berpengaruh signifikan terhadap belanja daerah Kalimantan Utara pada tahun 2017- 2022. (2) dana perimbangan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap belanja daerah Kalimantan Utara tahun 2017- 2022. (3) Secara simultan pendapatan asli daerah dan dana perimbangan berpengaruh signifikan terhadap belanja daerah Kalimantan Utara tahun 2017-2022. Pendapatan asli daerah, dan dana perimbangan mampu menjelaskan pengaruh terhadap variabel belanja daerah Kalimantan Utara sebesar 92,56%. Sedangkan sisanya sebesar 7,44% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk model dalam penelitian ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATERI ALJABAR KELAS VII-2 SMP NEGERI 11 TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana kesulitan dan faktor penyebab kesulitan belajar siswa kelas VII-2 SMP Negeri Tarakan dalam menyelesaikan soal aljabar, menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini berjumlah tiga orang siswa yang dipilih berdasarkan rekomendasi guru. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan analisis dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesulitan siswa dalam menyelesaikan aljabar terdiri dari kesulitan prinsip dan kesulitan konsep. Kesulitan konsep dalam penelitian ini yaitu siswa tidak dapat menentukan variabel dan koefisien, siswa memahami bahwa variabel merupakan angka sedangkan koefisien merupakan huruf, siswa memahami bahwa tanda kurang bukan merupakan negatif, sedangkan jika ada notasi negatif sudah menjadi satu kesatuan dengan koefisien dan variabel. Kesulitan prinsip yaitu, siswa mengoperasikan pengurangan tanpa memperhatikan notasi negatif dan notasi positif, yang dimana notasi tersebut harus dihilangkan dengan cara mengalikan notasi negatif dengan negatif, atau notasi positif dengan negatif. Selain itu, siswa mengoperasikan perkalian dengan mengalikan antara variabel dengan variabel, kemudian konstanta dengan konstanta tanpa menerapkan sifat distributif ke dalam operasi hitung perkalian, serta siswa tidak memahami perkalian pangkat pada dua variabel atau lebih. Faktor penyebab kesulitan belajar siswa terdiri dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi faktor fisiologis ditandai dengan kondisi kesehatan yang kurang sehat seperti pusing atau sakit kepala. faktor psikologis terdiri faktor minat yaitu siswa cenderung merasa malas, bosan, tidak memperhatikan pelajaran. Faktor sikap yaitu siswa kurang aktif dalam pembelajaran, tidak memperhatikan guru, malas mencatat, dan tidak fokus terhadap pembelajaran. Faktor motivasi yaitu malas mengerjakan tugas, bosan dan memilih kegiatan aktivitas lain seperti bermain dan bercerita sama teman. Sedangkan faktor eksternal terdiri dari fakor keluarga, faktor sekolah dan faktor teman sebaya. Pada faktor keluarga yaitu suasana rumah yang kurang mendukung, pada faktor sekolah yaitu faktor guru dan sarana dan prasarana kurang lengkap serta faktor terakhir yaitu teman sebaya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PERAN GURU DALAM MENANAMKAN SIKAP SOPAN SANTUN PADA SISWA KELAS IV-C DI SD NEGERI UTAMA 2 TARAKAN

2024•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan peran guru dalam menanamkan sikap sopan santun pada siswa kelas IV-C di SD Negeri Utama 2 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian guru wali kelas dan 26 siswa kelas IV-C. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara serta angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam menanamkan sikap sopan santun pada siswa kelas IV-C di SD Negeri Utama 2 Tarakan sudah diterapkan dengan baik melalui peran guru sebagai pendidik dan peran guru sebagai penasihat dimana guru sebagai pendidik dalam memberikan contoh sudah melakukan perannnya seperti guru melakukan pendekatan personal kemudian menjadi teladan siswa tentang baik buruknya berbicara kepada guru. Dalam melatih siswa guru sudah melakukan perannya seperti guru memberikan arahan membiasakan siswa mengucapkan kata tolong, maaf dan terimakasih, menyapa teman dengan sopan dan membudayakan senyum, salam, sapa, sopan dan santun (5S). Dalam membimbing siswa guru sudah melakukan perannya seperti guru mengamati perilaku yang tidak pantas dan tidak dapat diterima kemudian membimbing siswa. Dan peran guru sebagai penasihat ialah guru sudah memberikan masukan pada siswa yang kurang sopan saat berbicara dengan guru bahwa siswa harus menghargai perbedaan dan menghormati yang lebih tua. Guru juga memberikan masukan pada siswa yang menggunakan kata-kata kasar ketika berbicara dengan teman sebaya. Guru sudah memberikan layanan pada siswa yang membutuhkan bantuan dalam penyelesaian masalah seperti guru memahami masalah, kemudian merencanakan pemecahan dan penyelesaian masalah serta memeriksa kembali hasil yang di peroleh.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN GURU DALAM MENANAMKAN SIKAP SOPAN SANTUN PADA SISWA KELAS IV-C DI SD NEGERI UTAMA 2 TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan peran guru dalam menanamkan sikap sopan santun pada siswa kelas IV-C di SD Negeri Utama 2 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian guru wali kelas dan 26 siswa kelas IV-C. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara serta angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam menanamkan sikap sopan santun pada siswa kelas IV-C di SD Negeri Utama 2 Tarakan sudah diterapkan dengan baik melalui peran guru sebagai pendidik dan peran guru sebagai penasihat dimana guru sebagai pendidik dalam memberikan contoh sudah melakukan perannnya seperti guru melakukan pendekatan personal kemudian menjadi teladan siswa tentang baik buruknya berbicara kepada guru. Dalam melatih siswa guru sudah melakukan perannya seperti guru memberikan arahan membiasakan siswa mengucapkan kata tolong, maaf dan terimakasih, menyapa teman dengan sopan dan membudayakan senyum, salam, sapa, sopan dan santun (5S). Dalam membimbing siswa guru sudah melakukan perannya seperti guru mengamati perilaku yang tidak pantas dan tidak dapat diterima kemudian membimbing siswa. Dan peran guru sebagai penasihat ialah guru sudah memberikan masukan pada siswa yang kurang sopan saat berbicara dengan guru bahwa siswa harus menghargai perbedaan dan menghormati yang lebih tua. Guru juga memberikan masukan pada siswa yang menggunakan kata-kata kasar ketika berbicara dengan teman sebaya. Guru sudah memberikan layanan pada siswa yang membutuhkan bantuan dalam penyelesaian masalah seperti guru memahami masalah, kemudian merencanakan pemecahan dan penyelesaian masalah serta memeriksa kembali hasil yang di peroleh.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI KEBERADAAN MIKROPLASTIK PADA UDANG WINDU (Penaeus monodon) DI TAMBAK KOTA TARAKAN

2023•

Pertumbuhan dan padatnya jumlah penduduk di wilayah pesisir menyebabkan dampak buruk bagi lingkungan terutama bagi usaha budidaya di tambak. Sampah plastik yang akan terakumulasi dan terfragmentasi menjadi ukuran yang kecil hingga berukuran 5 mm atau lebih kecil yang disebut mikroplastik. Mikroplastik dapat membahayakan biota yang dibudidayakan di tambak, seperti udang Windu (Penaeus monodon) yang merupakan komoditi dengan nilai ekonomis tinggi. Bukan hanya berbahaya bagi udang, namun juga berbahaya untuk manusia yang mengkonsumsinya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keberadaan, bentuk, warna, ukuran dan kelimpahan mikroplastik pada udang windu (Penaeus monodon) di tambak tradisional Kota Tarakan. Metode penentuan lokasi menggunakan metode purposive sampling berdasarkan aktivitas di lokasi Tambak Juwata permai Tarakan Utara (1), lokasi Bandara Tarakan Barat (2), dan tambak dilokasi Islamic center Tarakan Timur (3). Organ target yang dianalisis adalah insang dan usus. Ekstraksi sampel menggunakan metode Lumban Tobing (2020), yaitu melalui ekstraksi destruksi alkali dengan penambahan larutan KOH 10%, dan Penyaringan sampel menggunakan Cellulose Nitrate Membrane Filter 0,45 um, 47 mm, kemudian diamati menggunakan mikroskop Nikon type eclipse Ti2- U dengan perbesaran paling rendah 4x/0.10. Keberadaan mikroplastik pada tubuh Udang windu (Penaeus monodon) telah terindentifikasi pada semua lokasi tambak. Pada lokasi (1) di ditemukan mikroplastik sebanyak 172 partikel, tambak (2) 208 partikel, dan tambak (3) 160 partikel. Bentuk mikroplastik yang ditemukan adalah fiber, film, fragmen dan filamen. Warna mikroplastik yang teridentifikasi adalah wama hitam, merah, biru, coklat, putih, ungu, dan hijau, Ukuran yang ditemukan yaitu mulai dari 20 um- >5000 µm. Kelimpahan mikroplastik pada lokasi tambak (1) yaitu 11,47 partikel/individu, tambak (2) 13,87 partikel/individu dan lokasi tambak (3) 10,67 partikel/individu.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI KEBERADAAN MIKROPLASTIK PADA UDANG WINDU (Penaeus monodon) DI TAMBAK KOTA TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pertumbuhan dan padatnya jumlah penduduk di wilayah pesisir menyebabkan dampak buruk bagi lingkungan terutama bagi usaha budidaya di tambak. Sampah plastik yang akan terakumulasi dan terfragmentasi menjadi ukuran yang kecil hingga berukuran 5 mm atau lebih kecil yang disebut mikroplastik. Mikroplastik dapat membahayakan biota yang dibudidayakan di tambak, seperti udang Windu (Penaeus monodon) yang merupakan komoditi dengan nilai ekonomis tinggi. Bukan hanya berbahaya bagi udang, namun juga berbahaya untuk manusia yang mengkonsumsinya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keberadaan, bentuk, warna, ukuran dan kelimpahan mikroplastik pada udang windu (Penaeus monodon) di tambak tradisional Kota Tarakan. Metode penentuan lokasi menggunakan metode purposive sampling berdasarkan aktivitas di lokasi Tambak Juwata permai Tarakan Utara (1), lokasi Bandara Tarakan Barat (2), dan tambak dilokasi Islamic center Tarakan Timur (3). Organ target yang dianalisis adalah insang dan usus. Ekstraksi sampel menggunakan metode Lumban Tobing (2020), yaitu melalui ekstraksi destruksi alkali dengan penambahan larutan KOH 10%, dan Penyaringan sampel menggunakan Cellulose Nitrate Membrane Filter 0,45 um, 47 mm, kemudian diamati menggunakan mikroskop Nikon type eclipse Ti2- U dengan perbesaran paling rendah 4x/0.10. Keberadaan mikroplastik pada tubuh Udang windu (Penaeus monodon) telah terindentifikasi pada semua lokasi tambak. Pada lokasi (1) di ditemukan mikroplastik sebanyak 172 partikel, tambak (2) 208 partikel, dan tambak (3) 160 partikel. Bentuk mikroplastik yang ditemukan adalah fiber, film, fragmen dan filamen. Warna mikroplastik yang teridentifikasi adalah wama hitam, merah, biru, coklat, putih, ungu, dan hijau, Ukuran yang ditemukan yaitu mulai dari 20 um- >5000 µm. Kelimpahan mikroplastik pada lokasi tambak (1) yaitu 11,47 partikel/individu, tambak (2) 13,87 partikel/individu dan lokasi tambak (3) 10,67 partikel/individu.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS BREAK EVEN POINT (BEP) USAHA JAMUR TIRAM PUTIH DI UKM AQSHA KOTA TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK USAHA JAMUR TIRAM PUTIH DI UKM AQSHA KOTA TARAKAN Skripsi ini membahas tentang analisis titik impas antara biaya produksi dan hasil penjualan menggunakan Break Even Point (BEP) pada usaha jamur tiram putih di UKM Aqsha agar tidak mengalami kerugian. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif yang fokus pada bidang manajemen sebuah usaha. Populasinya adalah semua laporan keuangan pada usaha jamur tiram putih dan sampelnya adalah laporan keuangan pada UKM Aqsha tahun 2010-sekarang. Data diperoleh melalui dokumentasi, selanjutnya data penelitian ini dianalisis dengan model matematik Break Even Point (BEP) yang berfungsi untuk memberikan solusi jumlah minimal penjualan agar sebuah usaha tidak mengalami kerugian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: Posisi Break Even Poin (BEP) atau titik impas penjualan pada usaha jamur tiram putih di UKM Aqsha, dimana usaha jamur tiram putih di UKM Aqsha tidak menderita kerugian yaitu berada pada titik penjualan sebanyak 301kg dengan hasil penjualan sebesar Rp. 18.106.869 per produksi. Dengan demikian, apabila usaha jamur tiram putih di UKM Aqsha ingin memperoleh keuntungan maka harus melakukan penjualan diatas jumlah tersebut.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail