ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Loan (NPL), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Return on Asset (ROA) dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) sebagai variabel mediasi pada bank KBMI IV di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan empat bank KBMI IV selama periode 2014–2024. Analisis dilakukan menggunakan metode Partial Least Square – Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DPK tidak berpengaruh signifikan terhadap LDR, sedangkan NPL dan CAR berpengaruh terhadap LDR. LDR berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA, sementara DPK, NPL, dan CAR memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap ROA. Selain itu, LDR terbukti memediasi pengaruh NPL dan CAR terhadap ROA, tetapi tidak memediasi pengaruh DPK terhadap ROA. Pada penelitian ini LDR mampu dijelaskan oleh DPK, NPL, dan CAR sebesar 62,6%, sedangkan sisanya 37,4% dijelaskan oleh variabel lain di luar model. Adapun variabel ROA mampu dijelaskan oleh DPK, NPL, CAR, dan LDR sebesar 76,1%, dan sisanya 23,9% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Hasil ini menunjukkan bahwa profitabilitas bank lebih dipengaruhi oleh efektivitas fungsi intermediasi dan pengelolaan risiko kredit dibandingkan dengan jumlah dana yang dihimpun.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyaluran dan outstanding pinjaman P2P, dana pihak ketiga, serta pertumbuhan ekonomi terhadap pertumbuhan kredit perbankan di Kalimantan, yang mencakup kredit investasi, kredit modal kerja, kredit konsumsi, dan total kredit perbankan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari publikasi Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk periode kuartal III tahun 2023 hingga kuartal III tahun 2024. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak Stata 17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, outstanding pinjaman P2P dan dana pihak ketiga memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan kredit investasi. Outstanding pinjaman P2P juga berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan kredit modal kerja, sementara penyaluran pinjaman P2P berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan kredit konsumsi. Baik penyaluran maupun outstanding pinjaman P2P secara signifikan memengaruhi total kredit perbankan. Secara simultan, seluruh variabel independen menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kredit investasi, konsumsi, dan total kredit, tetapi tidak signifikan terhadap kredit modal kerja.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh dana pihak ketiga, non performing financing, inflasi, nilai tukar, dan tingkat bagi hasil terhadap pembiayaan mudharabah pada perbankan syariah di Indonesia secara parsial dan simultan. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang merupakan data time series dalam bentuk bulanan dengan rentang waktu tahun 2013 hingga 2022 yang bersumber dari publikasi website Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan. Analisis penelitian menggunakan regresi linear berganda. Penelitian ini menggunakan aplikasi SPSS versi 26 yang kemudian diperoleh hasil uji t (parsial) bahwa dana pihak ketiga (X1), inflasi (X3), nilai tukar (X4), dan tingkat bagi hasil (X5) berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan mudharabah sedangkan non performing financing (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan mudharabah. Berdasarkan hasil uji F (simultan) bahwa variabel dana pihak ketiga (X1), non performing financing (X2), inflasi (X3), nilai tukar (X4), dan tingkat bagi hasil (X5) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan mudharabah. Hasil koefisien determinasi sebesar 0,768 atau 76,8% sedangkan sisanya 23,2% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak terdapat pada model regresi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suku bunga kredit, dana pihak ketiga, dan produk domestik bruto pada bank umum di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder hasil publikasi Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Badan Pusat Statistik (BPS). Data penelitian ini dimulai dari tahun 2015 – 2022 secara triwulanan. Penelitian ini menggunakan metode analisis Regresi Linier Berganda. Dalam hasil penelitian ini diperoleh hasil uji t (parsial) menunjukkan bahwa variabel suku bunga kredit dan produk domestik bruto memiliki pengaruh yang signifikan terhadap permintaan kredit investasi pada bank umum di Indonesia, sedangkan untuk variabel dana pihak ketiga tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap permintaan kredit investasi pada bank umum di Indonesia. Berdasarkan uji F (simultan) variabel suku bunga kredit, dana pihak ketiga, dan produk domestik bruto memiliki pengaruh yang signifikan terhadap permintaan kredit investasi pada bank umum di Indonesia. Selanjutnya diperoleh hasil dari koefisien determinasi atau (R2) sebesar 0,953 atau sebesar 95,3%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh dari Nisbah Bagi Hasil, Suku Bunga Pasar dan Simpanan Tabungan Masyarakat terhadap Dana Pihak Ketiga pada Bank Umum Syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dan data sekunder berbentuk data tahunan. Sampel yang digunakan berjumlah 10 (sampel) BUS, dengan purposive sampling yang digunakan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis regresi data panel, analisis tipologi klassen, koefisien determinasi (R2), uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Hasil uji signifikansi secara simultan (uji F) menyatakan bahwa variabel nisbah bagi hasil, suku bunga pasar dan simpanan tabungan masyarakat secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap dana pihak ketiga. Sedangkan hasil pengujian secara parsial (uji T) nisbah bagi hasil berpengaruh signifikan terhadap dana pihak ketiga dengan nilai signifikan sebesar 0,00000,05. Suku bunga pasar tidak bepengaruh signifikan terhadap dana pihak ketiga dengan nilai signifikan sebesar 0,2316>0,05. Simpanan tabungan masyarakat berpengaruh signifikan terhadap dana pihak ketiga dengan nilai signifikan sebesar 0,00160,05. Dan R2 sebesar 98,57%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa variabel independen memiliki pengaruh sebesar 98,57% terhadap variabel dependen, sedangkan sisa nya sebesar 1,43% disebabkan oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan ke dalam model regresi. Hasil analisis pola sebaran tahun 2016 dan 2018 memberikan gambaran tipologi klassen terbagi menjadi tiga dan empat kuadran yaitu Kuadran I (Berkembang Pesat), Kuadaran II (Berkembang Pesat Tetapi Beresiko), Kuadran III (Kurang Berkembang Pesat & Minim Risiko) dan Kuadran IV (Tidak Berkembang Pesat & Beresiko). Pada tahun 2020 terbagi menjadi dua kuadran yaitu Kuadran I (Berkembang Pesat) dan Kuadran IV (Tidak Berkembang Pesat & Beresiko).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh dana pihak ketiga, suku bunga, dan bagi hasil terhadap pembiayaan mudharabah pada Bank Muamalat Indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linier berganda dengan model persamaan Y = -0,00000001396 – 0,019 X1 + 0,0000001386 X2 + 0,002 X3 + e. Secara persial variabel dana pihak ketiga berpengaruh signifikan negatif terhadap pembiayaan mudharabah, dengan nilai thitung X1 (-2.679) ttabel (2,03693) dan nilai Sig. X1 (0,012) α (0,050). Variabel suku bunga berpengaruh signifikan positif terhadap pembiayaan mudharabah, dengan nilai thitung X2 (2,905) > ttabel (2,03693) dan nilai Sig. X2 (0.007) α (0,050). Variabel bagi hasil berpengaruh signifikan positif terhadap pembiayaan mudharabah, dengan nilai thitung X2 (6,562) > ttabel (2,03693) dan nilai Sig. X2 (0,000) α (0,050). Secara simultan variabel dana pihk ketiga, suku bunga, dan bagi hasil berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan mudharabah, dengan nilai Fhitung 23,050 > Ftabel 2,90 dan nilai Sig. Fhitung lebih kecil dari α (0,000 0,05). Dan diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,684 atau sebesar 68,4%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa variabel dana pihak ketiga, suku bunga, dan bagi hasil memiliki pengaruh sebesar 68,4 persen terhadap pembiayaan mudharabah, sedangkan sisanya sebesar 31,6 persen disebabkan oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan ke dalam model regresi.