Pengaruh Nisbah Bagi Hasil, Suku Bunga Pasar dan Simpanan Tabungan Masyarakat Terhadap Dana Pihak Ketiga Pada Bank Umum Syariah di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh dari Nisbah Bagi Hasil, Suku Bunga Pasar dan Simpanan Tabungan Masyarakat terhadap Dana Pihak Ketiga pada Bank Umum Syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dan data sekunder berbentuk data tahunan. Sampel yang digunakan berjumlah 10 (sampel) BUS, dengan purposive sampling yang digunakan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis regresi data panel, analisis tipologi klassen, koefisien determinasi (R2), uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Hasil uji signifikansi secara simultan (uji F) menyatakan bahwa variabel nisbah bagi hasil, suku bunga pasar dan simpanan tabungan masyarakat secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap dana pihak ketiga. Sedangkan hasil pengujian secara parsial (uji T) nisbah bagi hasil berpengaruh signifikan terhadap dana pihak ketiga dengan nilai signifikan sebesar 0,00000,05. Suku bunga pasar tidak bepengaruh signifikan terhadap dana pihak ketiga dengan nilai signifikan sebesar 0,2316>0,05. Simpanan tabungan masyarakat berpengaruh signifikan terhadap dana pihak ketiga dengan nilai signifikan sebesar 0,00160,05. Dan R2 sebesar 98,57%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa variabel independen memiliki pengaruh sebesar 98,57% terhadap variabel dependen, sedangkan sisa nya sebesar 1,43% disebabkan oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan ke dalam model regresi. Hasil analisis pola sebaran tahun 2016 dan 2018 memberikan gambaran tipologi klassen terbagi menjadi tiga dan empat kuadran yaitu Kuadran I (Berkembang Pesat), Kuadaran II (Berkembang Pesat Tetapi Beresiko), Kuadran III (Kurang Berkembang Pesat & Minim Risiko) dan Kuadran IV (Tidak Berkembang Pesat & Beresiko). Pada tahun 2020 terbagi menjadi dua kuadran yaitu Kuadran I (Berkembang Pesat) dan Kuadran IV (Tidak Berkembang Pesat & Beresiko).