Abstrak
Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering dijumpai di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan dapat menyebabkan perubahan hemodinamik serta meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular apabila tidak ditangani secara optimal. Peningkatan tekanan darah, denyut jantung, dan frekuensi napas dapat meningkatkan beban kerja jantung sehingga diperlukan intervensi keperawatan nonfarmakologis sebagai terapi pendamping selain terapi farmakologis. Terapi pijat kaki yang dikombinasikan dengan zikir merupakan intervensi komplementer yang memberikan efek relaksasi fisik dan psikologis. Karya Ilmiah Akhir Ners ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan intervensi kombinasi pijat kaki dan zikir terhadap perubahan parameter hemodinamik pada pasien hipertensi di ruang IGD. Penulisan ini menggunakan metode studi kasus pada tiga pasien dengan diagnosis medis hipertensi yang dirawat di ruang IGD. Intervensi diberikan berupa terapi pijat kaki dan zikir selama ±15 menit, dengan pemantauan sebelum dan sesudah intervensi meliputi tekanan darah, mean arterial pressure (MAP), frekuensi nadi, frekuensi napas, dan saturasi oksigen. Hasil penerapan menunjukkan adanya penurunan parameter hemodinamik pada seluruh pasien setelah intervensi, ditandai dengan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik, penurunan nilai MAP, penurunan frekuensi nadi dan frekuensi napas, serta stabilitas saturasi oksigen yang lebih baik. Dapat disimpulkan bahwa intervensi kombinasi pijat kaki dan zikir efektif sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis dalam membantu menurunkan parameter hemodinamik pada pasien hipertensi di ruang IGD dan dapat digunakan sebagai terapi pendamping dalam praktik keperawatan.